Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN BAHASA ALAY DI KALANGAN REMAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Yanti, Aulia Puji; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 6, No 2 (2021): Edisi Mei - Agustus 2021
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa alay yang digunakan remaja Desa Mejabung Panggung di Facebook dan Memaparkan implikasi hasil penelitian ini terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang ditemukan dalam penelitian ini diidentifikasikan dengan cara meneliti kembali data yang sudah diperoleh. Teknik yang digunakan yaitu teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan. Penelitian ini Memaparkan implikasi hasil penelitian ini terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Hasil penelitian penggunaan bahasa alay pada remaja Mejabung Kota Tegal di Facebook ditemukan 1. Dua puluh empat data yang sudah dipersentasekan, penggunaan huruf kapital 20%, pengurangan dan penambahan huruf 25%, penggunaan angka 8%, penggunaan bahasa daerah 17%, penggunaan bahasa asing 17%, dan mengganti huruf 13%. Semua data sudah dianalisis sesuai dengan prosedur penelitian yang ditentukan. 2. Hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP kelas VIII semester 1(satu) menggunakan kurikulum 2013, KD 3.4 Menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster (yang membuat bangga dan memotivasi) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar, KD 4.4 Menyajikan gagasan, pesan, ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau poster secara lisan dan tulis. Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan penelitian ini dapat bermanfaat bagi siswa untuk belajar tentang surat pribadi dan surat dinas.
INTERVERENSI SOSIAL PENGARANG DALAM NASKAH DRAMA ENDEL KARYA ALIN AMBARWATI (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Alfi Inayati, Leli Triana, dan Vita Ika Sari
Sasando Vol 4 No 2 (2021): SASANDO OKTOBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v4i2.168

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan interverensi sosial pengarang naskah drama Endel karya Alin Ambarwati dengan tinjauan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Sumber datanya adalah dialog naskah drama Endel karya Alin Ambarwati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dibaca dan diinterpretasikan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif. Teknik hasil penyajian penelitian ini adalah teknik informal. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa nterverensi sosial pengarang 6 data dengan tinjauan sosiologi sastra yaitu konteks sosial pengarang yang meliputi, status sosial pengarang, latar belakang budaya pengarang, posisi sosial pengarang, dan masyarakat yang dituju.
SIKAP BAHASA MASYARAKAT DUKUH BALSIAH DESA MALAHAYU KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES TERHADAP BAHASA JAWA DAN IMPLIKASINYA Maratun Solihha; Agus Riyanto; Leli Triana
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa masyarakat Dukuh Balsiah, Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, terhadap bahasa Jawa, mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan sikap bahasa masyarakat Dukuh Balsiah, Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, terhadap bahasa Jawa dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah tuturan masyarakat Dukuh Balsiah, Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, dan karakteristik masyarakatnya beserta hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan bahasa daerah yang dominan dalam komunikasi. Wujud data penelitian berupa penggalan-penggalan tuturan yang mengandung  sikap bahasa masyarakat Dukuh Balsiah, Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, terhadap bahasa Jawa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak, menggunakan teknik simak bebas libat cakap, simak libat cakap, teknik rekam, teknik catat dan menggunakan metode wawancara. Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding bedakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa masyarakat Dukuh Balsiah,  Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, terhadap bahasa Jawa bersikap negatif. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, kelas XI semester genap dengan materi teks naskah drama/film.
CITRA MASKULINITAS TOKOH LAKI LAKI DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI SMA mita oktapiyani; Sri Mulyati; Leli Triana
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v9i1.6819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra maskulinitas pada novel ayat-ayat cinta karya Habiburrahman El Shirazy, dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam mengkaji novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy adalah pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan novel Ayat-Ayat Cinta 2. Wujud data adalah kata, frasa, dan kalimat mengandung citra maskulinitas dalam novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan datanya yaitu menggunakan teknik pustaka yang dilakukan dengan cara membaca sumber data dalam novel ayat-ayat cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik analisis data deskriptif analisis. Teknik penyajian hasil analisinya yaitu metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan adanya citra maskulinitas tokoh laki-laki dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dengan berbagai macam citra maskulinitas. Pada penelitian ini teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu buku yang berjudul dominasi maskulin karya Bourdieu. Citra maskulinitas  yang ditemukan yaitu (a) Fahri 10,00%, (b)  Polisi Penjara dan Fahri Abdullah 6,50%, dan (c) Ashraf, Orang Mesir, Syaikh Ahmad, Bahadur, orang Mesir, penjaga loket, orang tua, Fahri Abdullah, Baruch, Imam Muda, Seorang Jamaah, Pemuda Yahudi, sekuriti, sopir taksi, Syaikh Utsman, Rabi Benyamin Bokser, seorang lelaki, Ustadz Jalal dan Basuki, Profesor Alex, Richard dan seorang lelaki 3,50% (d) paling sedikit yaitu tokoh Bahadur 3,50%. Penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia sastra di SMA kelas XI semester 2. Kompetensi dasar (KD) 3.36. Menganalisis pesan dari dua buku fiksi (novel dan buku kumpulan puisi) yang dibaca.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN PELAYANAN KTP DI KANTOR KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL DAN IMPLIKASINYA Ita Amalia; Leli Triana; Syamsul Anwar
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5640

Abstract

The purpose of this study was to determine the form of code creators and code mixing in one's social interaction to make language variations, the factors that influence creators and code mixing in the making of ID cards, Tegal Regency, and their application to Indonesian language learning in high school. Qualitative descriptive approach is the approach used. Sources of data are speeches that occur in the service of making ID cards in Pangkah District, Tegal Regency. Provision of research data using observational and technical methods of observing, free-of-conversation. Based on the research results, there are code switching and code mixing. Code switching and code mixing are divided into two types, namely code switching into exit code switching. Researchers focus more on researching code-switching and internal code-switching, internal code-switching contains 21 data, for internal code-mixing there are 22 data. The factors that influence the occurrence of code switching and code mixing in the ID card making service in Pangkah District, Tegal Regency, are the narrative factor, the narrative factor, the presence of three people, and the topic of conversation. The implication for learning Indonesian in high school is the negotiation text material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode dalam tuturan pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode pada pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kulitatif merupakan pendekatan yang digunakan. Sumber data pada penelitian adalah tuturan langsung yang terjadi dalam pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Teknik penyediaan data menggunkan metode teknis simak bebas libat cakap. Analisis data dengan menggunakan metode padan, teknik yang digunakan adalah teknk pilah unsur penentu. Berdasarkan hasil penelitian terdapat alih kode dan campur kode. Alih kode dan campur kode terbagi menjadi dua jenis yaitu alih kode ke dalam alih kode keluar. Peneliti lebih fokus meneliti pada alih kode dan campur kode ke dalam, alih kode ke dalam terdapat 21 data, untuk campur kode ke  dalam terdapat 22 data. Faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada pelayanan pembuatan KTP di Kecamatan Pangkah, Kabupaaaten Tegal, yaitu faktor penutur, faktor lawan tutur, faktor hadirnya orang ke tiga, dan topik pembicaraan. Implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi teks negoisasi.
Register Berbentuk Nomina pada Pedagang Pakaian di Pasar Pagi Kota Tegal Leli Triana; Khusnul Khotimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.652 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4670

Abstract

Penelitian ini mengkaji regsiter berbentuk nomina yang digunakan oleh pedagang pakaian di Pasar Pagi Kota Tegal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna register pedagang pakaian di Pasar Pagi Kota Tegal. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik accidental sampling atau teknik tidak terencana dilanjutkan dengan teknik simak dan teknik catat. Metode yang digunakan dalam menganalisis data penelitian ini adalah metode padan transasional yang diwujudkan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang pakaian di Pasar Pagi Kota Tegal menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi dengan pembeli ketika melakukan transaksi jual beli pakaian. Dalam tuturannya, pedagang menggunakan register nomina berbentuk kata dasar, kata berimbuhan, kata ulang, dan kata majemuk. Register tersebut merujuk pada makna jenis atau model, warna pakaian, bahan baku, dan motif pakaian.
Strategi Kesantunan Berbahasa Mahasiswa UPS Tegal dalam Percakapan WhatsApp Leli Triana; Tri Mulyono
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 13 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.731 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v13i2.203

Abstract

This research aims to describe the politeness strategies of UPS Tegal students' language proficiency in communicating with lecturers through WhatsApp media. This type of research is qualitative descriptive. Data used in research this is what UPS Tegal students said to the lecturer when communicating through WhatsApp media. The method of providing data in this study was the method of listening with tapping techniques as a basic technique, followed by a skillful and involved listening and note taking technique. Data analysis method used is the pragmatic matching method. Presentation of data analysis is the informal method. The results showed that there were four politeness strategies used, which were straightforward strategies, indirect strategies, positive politeness strategies, and negative politeness strategies. (1) A straightforward strategy in the form of very short, firm, and straightforward speeches with concise, concise, direct targets. Speech with this strategy is a polite speech. (2) Indirect strategies of declarative speech intended to govern (imperative). (3) Positive politeness strategies in the form of sympathy, involving speakers and interlocutors in one activity, giving reasons, and giving gifts. (4) Negative politeness strategies in the form of speech containing pessimism, humbling, apologizing, and asking questions
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA YOUTUBE NIHONGO MANTAPPU “JIKA AKU MENJADI MENTERI PENDIDIKAN…” Tiara Urbaningrum; Leli Triana; Vita Ika Sari
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 02 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/semantika.v3i02.593

Abstract

Pada artikel ini penulis mengkaji bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam vlog di YouTube Nihongo Mantappu milik Jerome Polin yang berjudul “JIKA AKU MENJADI MENTERI PENDIDIKAN…”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur ilokusi menurut teori Austin yang dikembangkan menjadi lima bentuk, antara lain representatif atau asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif yang ada dalam video tersebut. Alasan lain yang mendasari penelitian ini adalah untuk menjelaskan maksud dan tujuan tuturan yang diucapkan Jerome Polin dalam video berbentuk opini yang membahas topik pendidikan. Jenis riset ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan teknik studi dokumen, teknik simak, dan teknik catat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tindak tutur ilokusi dalam vlog YouTube Nihongo Mantappu milik Jerome polin yang berjudul “JIKA AKU MENJADI MENTERI PENDIDIKAN INDONESIA…” meliputi (1) 30 tuturan representatif atau asertif, (2) 3 tuturan komisif (3) 4 tuturan direktif, (4) 1 tuturan ekspresif, dan (5) 1 tuturan deklaratif.
TINDAK TUTUR PERFOMATIF PADA BUKU AUTOBIOGRAFI RENTANG KISAH KARYA GITA SAVITRI DEVI Tiara Urbaningrum; Leli Triana; Vita Ika Sari
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 02 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/semantika.v3i02.596

Abstract

Tuturan adalah hal yang sangat penting dalam berkomunikasi, hal ini dapat dilihat dalam banyak aspek kehidupan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa berkomunikasi satu sama lain. Penggunaan tuturan sangat berpengaruh pada mitra tutur, hal ini dapat dilihat dari bagaimana respon mitra tutur kepada penutur. Penelitian ini mengkaji tindak tutur performatif Gita Savitri Devi dalam buku Rentang Kisah yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur performatif dalam buku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari tuturan Gita Savitri dalam buku Rentang Kisah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan teknik catat. Analisis data menggunakan metode korelasi dengan penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan 82 tuturan performatif yang diklasifikasikan menjadi lima, yaitu representatif terdapat 44 data, direktif terdapat 8 data, ekspresif terdapat 26 data, komisif terdapat 1 data dan deklaratif terdapat 3 data.
BAHASA PROKEM DALAM BUKU PENGABDI NETIJEN KARYA GERALDY TAN: KAJIAN FONOLOGI DAN IMPLIKASINYA Laeli Farkhati; Burhan Eko Purwanto; Leli Triana
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 02 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/semantika.v3i02.605

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bahasa prokem dalam buku Pengabdi Netijen karya Geraldy Tan dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur fonologis bahasa prokem dalam buku Pengabdi Netijen karya Geraldy Tan dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan penulis (Geraldy Tan) dalam buku Pengabdi Netijen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik lanjutan dari metode simak yaitu teknik catat.  Dalam menganalisis data menggunakan metode padan ortografis dan metode padan translasional. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian informal dan formal. Hasil penelitian menujukkan bahwa di dalam buku Pengabdi Netijen terdapat beberapa proses struktur fonologis bahasa prokem, meliputi: netralisasi (perubahan fonemis), zeroisasi (penghilangan fonem), metatesis (perubahan urutan fonem), monoftongisasi (perubahan dua fonem vokal menjadi satu fonem vokal), dan anaptiksis (penambahan fonem). Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII kompetensi dasar 4.4 menulis cerita sejarah pribadi dengan memperhatikan kebahasaan, terdapat pada materi teks cerita (novel) sejarah. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu siswa dalam mengerjakan tugas menulis cerita sejarah pribadi.