Claim Missing Document
Check
Articles

Aliterasi dan Asonansi pada Puisi Anak Indonesia Karya A. Hasjmy Tri Mulyono; Leli Triana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7732

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa atau majas aliterasi dan asonansi yang terdapat di dalam puisi anak Indonesia karya A. Hasjmy. Objek penelitian ini adalah empat judul puisi A. Hasjmy yang masing-masing berjudul “Fajar”, “Menyesal”, “Nikmat Illahi”, dan “Tanah Ibuku”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan analisis struktur. Teknik pengumpulan datanya adalah baca dan catat dengan pembacaan secara heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliterasi dan asonansi terdapat pada empat puisi anak Indonesia karya A. Hasjmy, yaitu “Fajar”, “Menyesal”, “Nikmat Illahi”, dan “Tanah Ibuku”.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PROSES BELAJAR DI TK PERTIWI LONGKEYANG DAN IMPLIKASINYA Shofi Amaliani; Leli Triana; Agus Riyanto
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.493 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.900

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis peralihan kode dan pencampuran kode, faktor yang memengaruhi terjadinya peralihan dan pencampuran kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh, Pemalang, serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan. Sumber data adalah tuturan yang terjadi pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Penyediaan data penelitian menggunakan  metode observasi dan menggunakan teknik rekam, teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat alih kode dan campur kode. Alih kode dibagi menjadi dua jenis yaitu alih kode ke dalam dan alih kode ke luar, Alih kode ke dalam terdapat 5 data, alih kode ke luar 3 data. untuk campur kode terdapat dua jenis yaitu campur kode ke dalam 14 data. Faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang , yaitu faktor lingkungan, faktor suasana, faktor keterbatasan kosa kata dan faktor penggunaan istilah yang dikenal. Implikasinya dapat diterapkan pada pembelajaran bahasa Indonesia yaitu teks negosiasi.
Tuturan Imperatif Guru SD Negeri Sidamulya 01 dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Eva Fatmawati; Leli Triana; Syamsul Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur merupakan perilaku tuturan atau ujaran yang digunakan oleh pengguna bahasa dalam kegiatan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud tuturan imperatif yang dituturkan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Sidamulya 01 dan untuk mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Wujud data dalam penelitian ini berupa penggalan-penggalan tuturan imperatif yang disampaikan oleh guru SD Negeri Sidamulya 01. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak, teknik catat, teknik rekam, dan teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisis data menggunakan metode padan pragmatis serta dalam penyajian data menggunakan metode informal. Berdasakan hasil dari penelitian ini, terdapat 40 data tuturan imperatif. Hasil dari penelitian ini dapat diimplikasikan pada materi ajar di SMA kelas XI semester 1 K13 (kurtilas) yaitu pada KD 3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur.
Tindak Tutur Perlokusi dalam Tulisan Pendek Akun @Gila Sastra di Media Sosial Instagram dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Uzli Fatul Janah; Leli Triana; Syamsul Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia tidak dapat lepas dari permasalahan hidup. Oleh karena itu memerlukan tuturan yang memotivasi atau bersifat positif, supaya menumbuhkan semangat dalam diri seseorang. Ketika menyusun bahasa juga harus menggunakan bahasa yang bersifat memepengaruhi atau memberi saran dengan mengandung makna yang dalam bagi pembacanya. Penelitian ini mengkaji tentang Tindak Tutur Perlokusi dalam Tulisan Pendek Akun @Gila Sastra di Media Sosial Instagram dan Implikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jenis dan makna tindak tutur yang terdapat dalam instagram akun @gila sastra serta keterkaitan tindak tutur dalam instagram akun @gila sastra dengan kompetensi dasar 4.6 teks ceramah di SMA kelas XI. Metode yang digunkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menggunkan pendekatan deskriptif kualitati. Sumber data digunakan untuk memperoleh data dari hasil penelitian. Sumber data utama diperoleh berupa postingan tuturan caption dari akun instagramgila sastra. Wujud data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan caption akun instagram gila sastra. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode baca, simak dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode padan pragmatis metode yang dijadikan tanggapan atau reaksi mitra tutur sebagai penentunya . Instagram tersebut mengunggah kata-kata motivasi serta puisi atau hal-hal yang bersifat positif. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 1) jenis tindak tutur perlokusi yang bermakana peritah. 2) tindak tutur bermakna larangan. 3) tindak tutur bermakna harapan.4) tindak tutur dalam instagram akun @gila sastra dapat dikaitkan dengan kometensi dasar 4.6 teks ceramah di SMA kelas XI tentang kaidah kebahasaan. Saran penelitan Tindak tutur perlokusi dalam pendidikan menurut penulis sangat tepat untuk mengkaji ha-hal yang bersangkutan dengan komunikasi daring. Misalnya situs online secara media sosial instagram yang setiap waktunya meberikan informasi yang belum disampaikan dan masih banyak penutur yang menggunakan beragam tindak tutur yang lainnya.
Aliterasi dan Asonansi dalam Antologi Puisi Laka Wujude Karya Mahasiswa dan Dosen PBSI UPS Tegal dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Sekha Rakhmani; Tri Mulyono; Leli Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa atau majas aliterasi dan asonansi yang terdapat dalam antologi puisi Laka Wujude karya mahasiswa dan dosen PBSI UPS Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika. Teknik pengumpulan datanya adalah baca dan catat dengan pembacaan secara hermeneutik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil analisis penelitian ini disajikan dengan menggunakan teknik informal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ditemukan data secara keseluruhan yaitu 54 data. Aliterasi terdapat 28 data dan asonansi terdapat 26 data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) Bahasa Indonesia SMA/SMK kelas X/Fase E Kurikulum Merdeka. CP (Capaian Pembelajaran) Pada akhir fase E, Elemen Menulis dan materi terdapat dalam Bab 9 Menggali nilai didaktis dalam puisi, Subbab D. Mengalihwahanakan teks puisi, dengan tujuan pembelajaran menulis puisi dan kegiatan pembelajaran menggunakan gaya bahasa aliterasi dan asonansi.
Deiksis Tempat dan Waktu pada Novel Kekasih Semusim Karya Dini Fitria dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Silviana Yuliantika; Burhan Eko Purwanto; Leli Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan deiksis tempat dan waktu karya Dini Fitria serta mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Wujud data dalam penelitian ini berupa kutipan percakapan yang menunjukkan deiksis tempat dan waktu dalam novel Kekasih Semusim karya Dini Fitria. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data novel Kekasih Semusim karya Dini Fitria. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak bebas libat cakap. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil analisis penelitian ini disajikan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan data secara keseluruhan yaitu 103 data. Deiksis tempat terdapat 28 data dan deiksis waktu terdapat 75 data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII semester genap dalam kompetensi dasar (KD) 3..4.1 menemukan unsur kebahasaan dalam novel.
CAMPUR KODE PADA PIDATO USTAZAH MUMPUNI HANDAYAYEKTI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Indi Rahmayani; Leli Triana; Agus Riyanto
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v3i2.1905

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis campur kode pada tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti di media sosial youtube, mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti dalam akun media sosial youtube, dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti di media sosial youtube. Teknik penyediaan data menggunakan metode teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data dengan menggunakan metode padan dengan  teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat campur kode berupa penyisipan nomina, penyisipan verba, penyisipan reduplikasi, penyisipan idiom, penyisipan baster, dan campur kode berupa penyisipan klausa. Campur kode dalam penelitian tersebut diperoleh 42 data. Faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode disebabkan oleh faktor pemilihan kata yang lebih mudah diingat dan berdasarkan kebiasaan. Hasil penelitian dapat diimplikasikan untuk pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat SMA kelas X semester II pada kompetensi dasar menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup dalam teks negoisasi secara lisan atau tulis.
PENGGUNAAN DEIKSIS PERSONA DALAM NOVEL PADA SENJA YANG MEMBAWAMU PERGI KARYA BOY CANDRA DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMA Ramadhani, Rizqi Wahyu; Anwar, Syamsul; Triana, Leli
Wahana Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v10i1.8262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis persona dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi Karya Boy Candra dan implikasinya pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah wacana pada novel Pada Senja yang Membawamu Pergi Karya Boy Candra. Berdasarkan data yang diperoleh dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi Karya Boy Candra dapat ditemukan deiksis persona yang ditemukan dari kalimat-kalimat dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi Karya Boy Candra berjumlah 190 data. Deiksis persona dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi Karya Boy Candra memiliki implikasi dalam pembelajaran sastra di sekolah. Temuan dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan rujukan bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XII semester 2 pada materi pokok menginterpretasi makna teks novel. Adapun saran yang dapat diajukan untuk guru Bahasa Indonesia diharapkan dapat manfaatkan novel tidak hanya dalam pembelajaran sastra saja, namun dapat digunakan pula sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia dalam hal penggunaan deiksis yang dikembangkan menjadi pemilihan kata sehingga dapat diimplikasikan pada pembelajaran menulis.
MEMBACA PUISI DENGAN METODE MEMBACA ESTETIK PADA SISWA SMK N 1 SLAWI Sari, Vita Ika; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia; Anwar, Syamsul
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3775

Abstract

This dedication shows that the lack of stability of the concept and aesthetic reading process is one of the obstacles that inhibits the fostering of the appreciation of the literature of students of SMK N 1 Slawi. The purpose of this dedication is 1) Identifying the ability to read literary texts, especially reading poetry in students of SMK N 1 Slawi. 2) Describe the application of aesthetic reading in literary learning, especially reading poetry at SMK N 1 Slawi. The method used in this service is a qualitative instrumental approach. Where this dedication will produce new methods in reading aesthetics. The sample in this service is class XI student of SMK N 1 Slawi. Data collection techniques used were observation, interviews, observations on all parties involved in the implementation of this service. The results of this dedication of 10% of students are able to read poetry well and by 90% of students have not been able to read poetry well in the first meeting. There was an increase in the ability to read poetry after being given aesthetic reading stimulus by the team, that is 70% of students were skilled in reading poetry and 30% of students had difficulty in determining gestures and appreciation.
STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK PEMBELAJARAN TIK BAHASA INDONESIA Khotimah, Khusnul; Triana, Leli
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.9.1.13-20

Abstract

Untuk mengetahui evektivitas penggunaan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE dalam keterampilan berfikir kritis dan mengetahui perbandingan antara kelompok yang menggunakan model pembelajaran dengan kelompok konvensional mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022. Kelompok yang menggunakan model Student Facilitator and Explaining  atau SFE adalah kelompok eksperimen dan yang tidak menggunakan model adalah kelompok kontrol. Penelitian ini juga akan menganalisa bagaimanakah keefektifan model Student Facilitator and Explaining  atau SFE, pada perkuliahan TIK mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022.Populasi yang ada dan kemudian dianalisa yaitu seluruh mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022 dengan jumlah 3 kelas dengan total keseluruhan yaitu 75 mahasiswa,  kemudian untuk mempersempit populasi maka diambil sampel sebanyak 50 mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok penelitian, kelompok A dengan jumlah 25 bertindak sebagai kelompok eksperimen sedangkan kelompok B berjumlah 25 bertindak sebagai kelompok kontrol.  Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengadopsi teknik cluster random sampling. Sedangkan untuk Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes untuk melihat nilai. Kemudian dianalisis menggunakan uji t-non independent dan uji t independent.Untuk simpulan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berfikir kritis mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022 dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE dengan hasil t hitung 7,51 > t tabel 1, 67 dari hasil perhitungan dengan uji t-non independent. Pembelajaran TIK menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE terbukti lebih efektif apabila dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan model pembelajaran dalam kegiatan perkuliahannya. Dibuktikan dari perhitungan kelompok eksperimen yaitu 83,60 terbilang besar dibandingkan dari kelompok kontrol yaitu 77,60. Dengan demikian diharapkan untuk setiap proses pembelajaran yang dilakukan hendaknya dimaksimalkan untuk menggunakan model pembelajaran agar mahasiswa memliki motivasi dalam belajar serta mampu meningkatkan hasil belajar atau nilai.