Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Strategi Bangku Pelosok dalam Pemberdayaan Pendidikan di Kabupaten Gowa Idris, Musfira; Muhammad Said, Nurhidayat; Haeruddin
Jurnal Berita Sosial Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/beritasosial.v10i1.54065

Abstract

This study aims to explore the strategies implemented by the Bangku Pelosok organization in improving access to and quality of education for communities in Ballassuka Village, Tombolo Pao Subdistrict, Gowa Regency. Using a descriptive qualitative approach grounded in Islamic community development, this research investigates the dynamics of strategic implementation through observation, in-depth interviews, and documentation. Key informants include organizational leaders, village officials, and local residents. Data analysis followed the steps of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Bangku Pelosok employs three primary strategies: a familial-based social approach, awareness campaigns and motivational initiatives, and the provision and improvement of educational facilities. These strategies have significantly impacted social change, such as increased community involvement and awareness, shifts in mindset regarding the importance of education, and greater student participation in formal education. The study recommends sustainable policy support and cross-sector collaboration to expand the strategic impact of similar organizations in other underserved areas.
Metode Dakwah Dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan (Studi Majelis Taklim al-Mukminun Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan) Azis, Abd; Alang, M Sattu; Said, Nurhidayat Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.944 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas Metode Dakwah Majelis Taklim Al Mukminun (Studi Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng). Secara khusus penelitian ini bertujuan: a) Untuk mengetahui bentuk aktivitas Majelis Taklim Al Mukminun di Kecamatan Bantaeng. b) Untuk memahami bentuk dakwah yang digunakan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kec. Bantaeng, c) Untuk mengetahui hambatan dan pendukung Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kec, Bantaeng. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), bila dilihat dari jenis data adalah penelitian kualitatif deskriptif Data diperoleh dari Pmebina dan anggota majelis taklim Al Mukminun Kecamatan Bantaeng. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran berbagai literatur atau referensi. Penelitian ini menggunakan panduan observasi, pedoman wawancara dan data dokumentasi sebagai Instrumen Penelitian. Hasil penelitan ini menujukkan bahwa 1) Bentuk aktivitas Majelis Taklim Al Mukminun yang rutin dilakukan adalah pengajian, Ceramah/Dakwah, Zikir dan doa bersama dilengkapu terapi keagamaan, 2) Cara dakwah yang diterpakan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng menggunakan metode bi al-Hikmah, metode al-Mujadalah dan metode al-Mau’Idza Al-Hasanah diawali dengan metode dakwah sufistik, 3) Adapun hambatan Majelis Taklim Al Mukminun dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Bagi Masyarakat di Kecamatan Bantaeng itu yang pertama itu masalah transportasi anggota, Kedua karena adanya anggapan bahwa Majelis Taklim ini adalah aliran baru sedangkan factor yang mendukung Majelis Taklim Al Mukminun yaitu semua anggota menginformasikan keberhasilannya mengubah diri dan menyebarluaskan sehingga informasi tersebar sampai keluar daerah bantaeng dan didukung pula dengan adanya dasar agama yang kuat dari didikan keluarga. Implikasi penelitian ini rekomendasi terhadap beberapa pihak yang berkompeten demi terselenggaranya Majelis Taklim yang dapat meningkatkan paham keagamaan seluruh masyarakat muslim Indonesia dengan metode pendekatan sufistik dan kegiatan lain yang ada di Majelis Taklim Al Mukminun yang terbukti berhasil juga sebagai inovasi baru bagi kementerian agama sebagai naungan Majelis Taklim Keyword: Dakwah dan Majelis Taklim
Da'wah for Social Justice: Creating Awareness of Social Issues Through a Religious Approach Karimullah, Suud Sarim; Said, Nurhidayat Muhammad; Rahmah, St.; Wasalmi, Wasalmi; Syafi’i, Achmad Ghozali
Jurnal Dakwah Risalah Vol 34, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v34i2.25373

Abstract

This study analyzes the critical role of da'wah in building social awareness, encouraging concrete actions, and empowerment in achieving social justice through a religious approach. The literature research method with a literature analysis review is used in this study as an approach that focuses on extracting, reviewing, and evaluating various literature sources that are relevant to the topic of study. The study's findings stated that da'wah is integral in advancing social awareness, encouraging concrete actions, and forming continuity in the struggle to achieve social justice through a religious approach. With a system based on spiritual values, da'wah can potentially change society's paradigm toward social issues. However, to achieve significant results, da'wah must be seen as an integral component in broader social efforts, focusing on partnerships, local understanding, and patience in overcoming challenges.
Penerapan Prinsip Komunikasi Islam Qaulan Baligha Ustadz Abdul Somad di Media Sosial Youtube Said, Nurhidayat; Ansar Akil; Afdal
Interaction: Jurnal Sosiologi Komunikasi Vol 1 No 1 (2025): Mendobrak batas: Memanfaatkan komunikasi dakwah modern untuk inovasi sosial
Publisher : Danudirja Setyabudi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64271/w9v0tc97

Abstract

This study examines the implementation of Islamic communication principles in Ustadz Abdul Somad's (UAS) da'wah content on YouTube. The research specifically analyzes how UAS applies three fundamental Islamic communication concepts: qaulan baligha (eloquent speech), qaulan sadida (truthful speech), and qaulan ma'rufa (kind speech) in delivering religious messages encompassing matters of faith (akidah), Islamic law (syar'i), and moral values (akhlak). Through qualitative library research methodology, this study systematically analyzes data from academic literature, scholarly articles, and validated sources focusing on UAS's da'wah content and Islamic communication principles. The findings reveal that UAS effectively implements these principles through clear, precise, and wisdom-filled messages on YouTube, demonstrating exceptional rhetorical skills that resonate with diverse audiences across Indonesia. This research contributes to understanding the effectiveness of Islamic communication principles in digital da'wah and highlights UAS's significant role in shaping contemporary religious discourse through social media platforms in Indonesian society.
An-Nadzir dalam Pusaran Modernitas (Analisis Tentang Peran Wanita Muslimah An-Nadzir dalam Menghadapi Tantangan Modernitas Dian Fadhilah; Nurhidayat Muh. Said; Arifuddin Tike
Jurnal Berita Sosial Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this research are: 1) How are the Islamic values integrated by An-Nadzir Muslim women in modern life? 2) What is the role of An-Nadzir Muslim women in modern society? 3) What are the challenges faced by An-Nadzir Muslim women in the era of modernity? The purpose of this research is to find out the Islamic values integrated by An-Nadzir Muslim women in modern life, to find out the role of An- Nadzir Muslim women in modern society and to find out what challenges faced by An- Nadzir Muslim women in the era of modernity. This study employed a qualitative approach, employing an ethnographic approach. The data source was the An-Nadzir Muslim women. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. The data collection techniques included data reduction, data presentation, verification, and conclusion drawing. The results of the study show that the values integrated by An-Nadzir Muslim women in modern life are 1) Simplicity 2) Maintaining Awrah 3) Avoiding Riya, the role of An-Nadzir Muslim women in modern society is 1) Cultural role 2) Economic role 3) Spiritual role, and the challenges faced by An-Nadzir Muslim women in the era of modernity are 1) Negative stereotypes from outside society 2) Slow shift in values. The implications of the research are: 1) It is hoped that the An-Nadzir community will maintain their identity amidst the global current. 2) It is hoped that the local government will support education and basic services for the An-Nadzir community, especially for women. 3) It is hoped that further researchers will expand the scope by examining it more deeply from other dimensions. 4) It is hoped that the general public will be more open and fair in viewing the An-Nadzir Islamic Group.
KOMPETENSI KOMUNIKASI DAI DUTA PEMINANGAN DALAM PROSESI NEDUTA DAN NESURO PADA SUKU KAILI DI KOTA PALU Yusuf, Moh; Said, Nurhidayat Muh.; Khalik, Abd.
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 1 (2017): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i1.9650

Abstract

Tulisan ini menganalisis secara singkat tentang kompetensi komunikasi para dai baik yang telah berhasil atau gagal ketika diutus keluarga calon mempelai laki-laki mengawal prosesi neduta dan nesuro. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Lokasi penelitian yang dipilih adalah wilayah Provinsi Sulawesi-Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis, fenomenologis, komunikatif serta teori-teori yang relevan dengan kajian kompetensi dai dalam proses peminangan. Sumber data penelitian ini dikategorikan menjadi tiga bagian, data tertulis, data lapangan dan dokumentasi. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen ada tiga: Panduan observasi; pedoman wawancara dan data dokumentasi adalah catatan peristiwa dalam bentuk tulisan lansung, instrumen penilaian, foto kegiatan pada saat penelitian. Data diolah dengan mengklasifikasi materi data transkrip wawancara, catatan lapangan (hasil wawancara/observasi), data primer dan sekunder dan berdasarkan keterkaitan antar komponen dalam konteks fokus permasalahan penelitian. Data dianalisi dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi tekni dan sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dai yang mendapat amanah untuk prosesi meminang harus memiliki kompetensi yang kompleks, mencakup kompetensi komunikasi, kompetensi spriritual, kompetensi intelektual, kompetensi sosial budaya, kompetensi strata sosial (posisi dai yang harus lebih tinggi dari mad’unya). Secara empiris tanpa lima kompetensi yang telah dijelaskan di atas, akan sulit peminangan berhasil dengan penerimaan. Dapat dibayangkan seseorang yang tidak saling kenal atau tidak ada perasaan suka, secara tiba-tiba di atur dalam sebuah perjodohan, hal ini tentu tidak akan berhasil tanpa ditunjang kompetensi dan dukungan strategi komunikasi yang mumpuni dari seorang dai peduta dan pesuro. Dalam hal ini tingkat kesulitan neduta lebih tinggi dari nesuro karena neduta merupakan tradisi perjodohan bagi suku kaili yang berusaha merapatkan kembali hubungan darah atau kerabat yang sudah jauh. Tradisi ini berlaku bagi suku kaili, sejak ratusan tahun lalu, karena mereka hidup berpencar di lembah Palu, sehingga dengan menjodohkan anak-anak mereka garis keturunan mereka tetap bertahan. Sedangkan nesuro merupakan model peminangan yang saling suka atau telah ada kesepakatan untuk melanjutkan kehidupan berumah tangga, sehingga prosesnya tidak terlalu memaksa. Oleh karena itu baik neduta maupun nesuro dai harus memiliki kompetensi yang kompleks, dalam situasi ini kompetensi komunikasi (mencakup kemampuan komunikasi bathiniah, kemampuan membaca gestur, kemampuan dalam memberi penjelasan secara komunikatif persuasif verbal dan non verbal), kompetensi spriritual (menguasai fikih khitbah, kemampuan ini mencakup pemahaman dai dalam menjelaksan tentang perintah Allah dalam al-Quran tentang perintah menikah dan menikahkan, bagaimana nabi Muhammad saw meminang hingga ke proses pernikahan dan tahapan yang beliau lakukan dalam menikahkan para sahabatnya), kompetensi intelektual (kemampaun dai menjelaskan berbagai hal mencakup wawasan kekinian dai, dampak negatif pergaulan bebas, meliputi wawasan managemen, wawasan ekonomis, wawasan empiris atau dampak memaksakan pesta terlalu besar), kompetensi sosial budaya (hal ini mencakup pemahaman dai terhadap budaya-budaya, pemahaman dai tentang pengaruh akulturasi, pengaruh tradisi etnis setempat dan sekitarnya), kompetensi strata sosial atau menyandang jabatan (hal ini mencakup posisi dai yang harus lebih tinggi dari mad’unya), sehingga ada rasa patuh yang muncul dari kehadiran dai yang memiliki strata yang lebih tinggi dari mad’unya, apabila  kompetensi ini dimiliki seorang dai duta peminangan orang tua calon mempelai bisa di arahkan kemana saja. Kompetensi sosiolingustik (Kemampuan memahami bahasa setempat atau minimal istilah-istilah setempat). Kemampuan atau kompetensi yang telah dijelaskan diatas menjadi modal kekayaan materi dai dalam berdakwah pada saat meminang sehingga benar-benar mad’u mendapat pencerahan serta terhindar dari perselisihan.
METODE PELAYANAN INFORMASI PENSERTIFIKATAN TANAH NEGARA MELALUI PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN ENREKANG Ismaya, Ismaya; Najib, Muhammad; Said, Nurhidayat Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i1.9708

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana efektifitas metode pelayanan informasi yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pensertipikatan tanah Negara melalui program PTSL. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang berlokasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini tergolong kualitatif, data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang menggunakan metode informative communication. Tingkat efektivitas metode informative communication yang digunakan oleh Kantor Pertanahan kurang efektif, qaulan baliga (ucapan yang sampai pada lubuk hati orang yang diajak bicara) dan qaulan masyura (ucapan yang mudah, yakni mudah dicerna, mudah dimengerti, dan dipahami oleh komunikan) masih belum terlaksana dengan baik.
BENTUK DAKWAH DI TWITTER MENJELANG PILKADA DKI JAKARTA TAHUN 2017 Syam, Taufiq; Tajibu, Kamaluddin; Jasad, Usman; Said, Nurhidayat M
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i1.10097

Abstract

Mencoba melakukan studi kasus terhadap perang dakwah yang terjadi di media sosial, dalam hal ini yang terdapat di Twitter berdasarkan atas wacana, opini, berita-berita di situs online, video dan komentar dari beberapa akun yang terlibat dari perang dakwah ini yang terjadi sebelum pemilihan gubernur di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau naturalistik. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan sosioligi komunikasi dalam bentuk studi kasus (case study) terhadap arena produksi kultural merujuk pada konsep, pendapat, pemikiran, dan komentar para da`i maupun masyarakat dalam bentuk tulisan, berita/ wacana, pesan gambar, status personal, komentar terhadap status seseorang dan video ceramah dan debat dakwah yang diunggah ke media sosial yang nantinya akan menggiring opini publik ke dalam ranah pembentukan mindset kecenderungan (disposisi) terhadap suatu otoritas (authority) yang sedang terjadi. Lokasi penelitian ini adalah media sosial terkhusus pada media sosial yang sering digunakan yaitu Tweeter. Sumber data pada penelitian dari informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu para pengguna media sosial Facebook. Teknik pengumpulan data adalah observari, dokumentasi. Instrumen penelitian adalah pedoman observasi dan alat dokumentasi. Proses pengujian keabsahan data terdiri kredibilitas, transferbilatas, depenbilitas dan konfimabilitas. Teknik pengolahan dan analisis data terdiri dari reduksi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.Berdasarkan pada data penelitian, terdapat beberapa status dari para dai atau pun public figure yang dijadikan sebagai objek penelitian. Jumlah status dakwah di media sosial yang dijadikan sebagai data penelitian yaitu data yang bersumber dari Twitter sebanyak 54. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dakwah di media sosial pada masa Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 tidak terlepas dari bentuk dakwah secara umum yaitu da‘wah bi al-lisan, da‘wah bi al-qalam, dan da‘wah bi al-hal, yang teritegrasikan dengan bentuk dakwah siyasah yang terdiri dari siyasah khajiriyah, siyasah dakhiliyah dan siyasah tarbawiyah.
HISTORY OF THE ENTRY OF ISLAM IN THE MUSLIM MINORITY AREA OF TANA TORAJA Tahir, Qaharuddin; Alang, Sattu; Said, Nurhidayat Muhammad; Halik, Abd.
Jurnal Diskursus Islam Vol 9 No 1 (2021): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v9i1.20721

Abstract

Tana Toraja is known as the only district in South Sulawesi with a Muslim minority population. This research discusses the early history and route of entry of Islam in Tana Toraja. This research is a qualitative research, with a phenomenological approach in the context of da'wah, communication and history. Data collection was carried out by observation, interviews and literature review. Data analysis techniques were carried out, referring to the data analysis principles proposed by Miles and Huberman. Which offers an interactive model analysis system, which consists of three components, namely data reduction, data display, and drawing and verifying conclusions. The results showed that the entry of Islam in Tana Toraja began with the interaction of local people with traders from Bugis Luwu, Bone and Sidenreng, then followed by the Islamization of two Toraja nobles, namely Puang Sondong in Batualu and Rangga in Madandan.