Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Minat WUS Melakukan IVA Test di Wilayah Kerja Puskesmas SILO 1 Safitri, Rani; Firdaus, Lina
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2891

Abstract

Inspeksi Visual dengan Asam Asetat merupakan teknik skrining yang sederhana dan efektif untuk deteksi dini kanker serviks (IVA). namun cakupan pelaksanaannya di Indonesia masih rendah. Rendahnya partisipasi Wanita Usia Subur (WUS) diduga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yang berperan penting dalam membentuk pemahaman dan kesadaran terhadap kesehatan reproduksi. Untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan dengan minat WUS untuk melakukan Pemeriksaan IVA di tempat kerja Puskesmas Silo 1. Sebanyak 80 wanita usia subur (WUS) dalam penelitian ini dipilih secara sengaja menggunakan metodologi potong lintang dan desain deskriptif analitis. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner standar yang mengevaluasi tingkat pendidikan dan keinginan untuk menjalani IVA. WUS berpendidikan menengah dan tinggi cenderung memiliki minat lebih besar untuk melakukan IVA dibandingkan kelompok berpendidikan rendah. Uji chi-square menunjukkan korelasi substansial (p < 0,05) antara minat IVA dan pencapaian pendidikan. Pendidikan merupakan determinan penting dalam peningkatan partisipasi skrining kanker serviks. Upaya edukasi, konseling, dan promosi kesehatan perlu diperkuat terutama pada kelompok WUS berpendidikan rendah.
Hubungan Frekuensi Antenatal Care Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di PMB Nurul Asyroti Meiliana, Rully Dita; Safitri, Rani; Dita Meiliana, Rully
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.2951

Abstract

Komplikasi persalinan masih menjadi salah satu kontributor utama morbiditas serta mortalitas ibu-ibu Indonesia. Di antaranya faktor yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut merupakan rendahnya frekuensi kunjungan antenatal care (ANC), yang berperan penting dalam deteksi dini risiko kehamilan dan pencegahan komplikasi obstetri. Penelitian bertujuan menilai hubungan frekuensi kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi persalinan di PMB Nurul Asyroti Grenden Puger, Jember. Desain penelitian cross-sectional diterapkan pada 25 ibu bersalin yang dipilih dengan total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan wawancara terstruktur, dianalisis menggunakan Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan 60% responden melakukan kunjungan ANC <8 kali, dan 56% mengalami komplikasi persalinan. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi kunjungan ANC dan komplikasi persalinan (p = 0,021). Analisis multivariat memperlihatkan frekuensi kunjungan ANC sebagai faktor dominan yang berpengaruh terhadap komplikasi persalinan (OR = 0,24; 95% CI = 0,06–0,95; p = 0,042). Kesimpulan: Frekuensi kunjungan ANC terbukti berhubungan signifikan dengan komplikasi persalinan. Ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC teratur memiliki peluang lebih kecil mengalami komplikasi rutin sesuai standar WHO berisiko lebih rendah mengalami komplikasi persalinan. Diperlukan peningkatan edukasi dan mutu pelayanan ANC di tingkat praktik mandiri bidan untuk menekan angka komplikasi dan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.