Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JIMTEK

Peningkatan Performansi Mesin Di Bagian Preparation Dengan Metode Total Productive Maintenance Di Dukung Implementasi 5s Martin Ardianto; Giyanto Giyanto; Khamaludin Khamaludin
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 2 No 1 (2021): Maret - Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.561 KB)

Abstract

PT. Bando Indonesia merupakan salah satu perusahaan produsen V-belt dan Conveyor yang terkemuka di Indonesia. Dalam usaha untuk mempertahankan mutu dan meningkatkan produktifitas, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah masalah perawatan fasilitas/mesin produksi. Total Prodicktive Maintenance (TPM) merupakan sebuah konsep yang baik untuk merealisasikan hal tersebut. Data yang digunakan merupakan data breakdown yang terjadi di mesin banbury 1 selama bulan Juli-Desember 2019. Parameter yang digunakan dalam mengetahui tingkat produktivitas mesin adalah dengan menghitung nilai OEE dan Six big losses dari mesin banbury 1, dengan menggunakan record selama pertengahan tahun 2019. Sehingga nantinya akan diketahui informasi keadaan aktual dari mesin tersebut. Selanjutnya akan dibuat suatu strategi untuk meningkatkan produktivitas berbasisi TPM dengan pendekatan 5S. Hasil perhitungan nilai OEE tahun 2019 pada mesin banbury 1 sebesar 77.63% ini dipengaruhi nilai availability rate 96%, performance rate 81%, dan quality rate 99.93%. jika dilihat dari hasil keselurahn mesin banbury 1 hasil OEE pada tahun 2019 rendah maka setelah adanya perbaikan di bulan Januari 2020 hingga bulan maret 2020 maka nilai OEE mengalami peningkatan sebesar 96.31%. Six Big Losses yang dominan pada mesin banbury 1 yaitu Reduced speed losses dan Idling and minor stopages losses. Reduced speed losses memiliki nilai sebesar 20.52% dan persentase terhadap losses lain yaitu 59.48%. Sedangkan Idling and minor stopages losses memiliki nilai losses sebesar 10.09% dan persentase terhadap losses lain sebesar 29.25%, setelah adanya perbaikan di bulan Januari 2020 hingga bulan Maret 2020 pada mesin banbbury 1 maka ada peningkatan pada Reduced speed losses dan idling and minor stopages losses, reduced speed losses memiliki nilai sebesar 10.10% dan persentase losses lainya yaitu 53.99% dan idling and minor stopages losses memiliki nilai sebesar 8.58% dan persentase terhadap losses lainya memiliki nilai 99.85%.
Implementasi Metode Six Sigma Untuk Menurunkan Cacat Produk Pada Ukm Onetixs Isra Hidayat; Khamaludin Khamaludin; Mutia Amyranti
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 3 No 1 (2023): Mei - Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jimtek.v3i1.3787

Abstract

Product quality is a determining factor in customer satisfaction and trust in the products produced. Product defects can cause losses to convection convection. Therefore, this study aims to implementation of Six Sigma method to reduce product defects in Onetixs SMEs. Five stages are used to improve product quality in Onetixs convection, namely Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC). The results of research on Onetixs convection obtained the type of defect in Onetixs shoes based on the pareto diagram of the highest defects caused by glue stains. Another type of defect is caused by non-sticky soles, and poorly sewn seams. Of the 1040 samples observed, there were 146 defective products caused by 30% non-adhesive sole defects, 38% glue stain defects, and 32% untidy seam defects. Furthermore, the DPMO value of attribute data obtained is 46795 and is at the level of 3.18 sigma. Based on the causes of defects obtained from the fishbone diagram, the proposed improvements given to reduce defects due to glue stains are to improve the quality of work during the shoe gluing process, pay attention to the quality of the glue mixture, pay attention to the quality of the mixture of glue and tools used for gluing, improve the method of gluing, periodically check shoesKeywords: Fishbone Diagram, Pareto Diagram, Quality, Six Sigma
Ketahanan Degradasi Lapisan Bening Poliuretan Berbasis Akrilik Poliol Dengan Hexan Diisosianat Oleh Accelerated Weathering Nur Wahyuning; Khamaludin Khamaludin; Lily Arlianti
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 3 No 1 (2023): Mei - Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jimtek.v3i1.3797

Abstract

Proses automotive coatings melibatkan tahapan persiapan bodi mobil, yaitu primer surfacer, basecoats, dan clearcoats. Clearcoat merupakan lapisan bening poliuretan yang terbentuk dengan merekasikan poliol (-OH) dan isosianat (-NCO-). Poliuretan digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk coatings pada otomotif. keunggulan poliuretan dalam automotive coatings mencakup kemampuannya untuk melindungi cat kendaraan dari kerusakan akibat bahan kimia dan sinar matahari, memberikan efek kilau yang menarik pada kendaraan, serta tahan terhadap goresan dan korosi. Namun demikian, terdapat kelemahan lapisan poliuretan pada kendaraan, yaitu kurangnya kestabilan terhadap sinar matahari yang dapat menyebabkan perubahan lapisan bening poliuretan menjadi kekuningan atau bahkan menyebabkan perubahan warna pada warna asli kendaraan. Salah satu metode yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan lapisan poliuretan terhadap sinar matahari adalah proses percepatan degradasi cuaca (accelerated weathering). Perubahan fisik yang terjadi pada lapisan setelah menjalani proses degradasi dapat diukur dengan memantau retensi kilau dan perubahan dimensi ketebalannya. Penelitian ini melaksanakan serangkaian uji dengan berbagai variasi komposisi perbandingan OH/NCO, dengan rasio antara 1:1, 2:1, 3:1, 4:1, 5:1, dan 6:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi OH/NCO dengan rasio 2:1 menghasilkan hasil yang paling optimal dalam menjaga ketahanan terhadap sinar matahari, tanpa mengalami perubahan lapisan poliuretan menjadi kekuningan atau merusak warna asli kendaraan.
Analisis Jenis Kerusakan Perkerasan Lentur (Flexible Pavement) Pada Ruas Jalan Raya Pasar Kemis. Kecamatan Pasar Kemis. Kabupaten Tangerang Banten Fadillah, Muhammad; Khamaludin, Khamaludin; Abdillah, Hafiz
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 4 No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jimtek.v4i2.7166

Abstract

The road is intended for general traffic. Basically, the implementation of public roads is required to ensure that roads can be used as much as possible for the prosperity of the people, especially to increase national economic growth, for example on the Pasar Kemis highway, Tangerang Regency with a length of 4.86 km. As for some of the damage factors on the highway, namely: cracks, aggregate thirst, holes, and waves with varying degrees of damage for the most dominant, namely the level of damage there are 3 types of damage such as waves 53.7%, holes 48.3% and loose aggregate 30 ,6% of the calculation and summation. The purpose of this study was to determine the types of road damage on flexible pavement, the factors causing damage to traffic volume loads, rainfall and drainage systems to the value of damage to highways. In this study using quantitative methods and qualitative methods where numerical data from observations and calculations in the field will be analyzed by statistical methods.