Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH NURUL HUDA MARGOYOSO DI KELURAHAN SUNGAI SELAYUR KOTA PALEMBANG Febriani, Febriani; Oktavia, Maharani; Nuranisa, Nuranisa
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4775-4780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat RW 3 Kelurahan Sungaiselayur Kota Palembang dalam pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah Nurul Huda Margoyoso. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan kunci yaitu ketua RW 3 dan ketua bank sampah, serta informan pendukung yaitu 2 orang nasabah bank sampah dan 1 orang tokoh masyarakat RW 3 lainnya. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat RW3 Sungaiselayur diberikan kesempatan untuk memberikan keputusan dalam pengadaan program bank sampah dengan cara memberikan ide-ide, saran atau masukan. Sampah yang dikelola berupa sampah organik menjadi pupuk kompos sedangkan sampah anorganik hanya ditabung dan dijual kembali belum adanya pendaur ulangan menjadi kerajinan tangan, adanya program bank sampah membantu pendapatan masyarakat, berkurangnya pembuangan sampah secara ilegal, lingkungan menjadi bersih dan nyaman, mempererat silaturahmi masyarakat. Akan tetapi, partisipasi masyarakat dinilai kurang karena  belum optimalnya peran stake holder dalam memberikan motivasi, sosialisasi, rendahnya kesadaran masyarakat, belum diadakan pelatihan pendaur ulangan sampah anorganik, dan minimnya lapak bank sampah.
PELATIHAN PENGOLAHAN DAGING KELAPA MENJADI (VIRGIN COCONUT OIL) SEBAGAI UPAYA EKONOMI KREATIF DESA LABUAN Nuranisa, Nuranisa; Nurkhasanah, Nurkhasanah; Amiruddin, Muhammad; Kurniawan, Arie; Hamzah Karim, Siti Aminah; Lengkong, Siti Nur Asyura; Tokay, Anwar
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 2 (2025): Inovasi Teknologi dan Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Desa Mandiri
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2463

Abstract

Penjualan hasil panen kelapa kepada tengkulak menyebabkan pemanfaatan buah kelapa yang tidak efesien dalam proses pengolahan menjadi produk, sehingga pengolahan buah kelapa menjadi produk masih kurang. Inovasi pembuatan Virgin Coconut Oil adalah salah satu bentuk pengolahan hasil pascapanen yang dapat dimanfaatkan sebagai produk Kesehatan yang dapat digunakan oleh Masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat Desa Labuan dalam kegiatan pelatihan pembuatan VCO dari daging kelapa sebagai ekonomi kreatif masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan kepada masyarakat dengan menyajikan materi dan praktek langsung dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal sebagai produk olahan hasil panen. Evaluasi akan dilakukan dalam bentuk pre-test Untuk mengetahui pemahaman awal mereka tentang pengolahan hasil panen. Keberlanjutan program dilakukan dengan pengamatan hasil fermentasi Virgin Coconut Oil selam 3 sampai 5 hari. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman Masyarakat mengenai pengolahan buah kelapa dan keterampilan dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal yang dapat dijual sebagai produk ekonomi kreatif masyarakat. Kata Kunci : Kelapa, Virgin Coconut Oil, Desa Labuan
ISLAMIC LEGAL PERSPECTIVE ON PROTECTION OF WOMEN VICTIMS OF FEMICIDE IN INDONESIA Nuranisa, Nuranisa; Wahyuni, Nur; Kurniati, Kurniati
ANAYASA : Journal of Legal Studies Vol. 3 No. 2 (2026): ANAYASA
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/ays.v3i2.496

Abstract

The phenomenon of femicide, or the killing of women based on gender-related motives, in Indonesia has shown a troubling increase, while the national legal system has yet to establish specific regulations addressing this crime. This legal vacuum results in the handling of femicide cases being limited to general homicide provisions under the Criminal Code (KUHP), without adequately considering the gender-based dimensions inherent in such acts.This study aims to analyze the protection of women as victims of femicide from the perspectives of Islamic law and positive law, as well as to examine how the principles of maqāṣid al-syarī‘ah and siyāsah syar‘iyyah can serve as a philosophical foundation for formulating national legal policies capable of preventing femicide and protecting women.The research employs a normative juridical approach with comparative and conceptual analysis, utilizing primary sources such as the Qur’an, Hadith, and principles of Islamic law, alongside secondary sources including the Criminal Code (KUHP), the Law on Sexual Violence Crimes (UU TPKS), and relevant legal literature.The findings indicate that Islamic law firmly prohibits all forms of violence and the killing of women, as such acts fundamentally contradict the principles of ḥifẓ al-nafs (protection of life) and the overarching notion of justice within Islamic jurisprudence. Meanwhile, the national legal system urgently requires regulatory reform through the integration of the values of maqāṣid al-syarī‘ah and siyāsah syar‘iyyah into the formation of a Gender-Just, Humanistic, and Comprehensive Anti-Femicide Law.
INOVASI PESTISIDA NABATI: SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN Muhammad Amiruddin; Amiruddin, Muhammad; Khasanah, Nur; Nuranisa, Nuranisa; Jusriadi, Jusriadi; Mutmainah, Mutmainah; Dwiyanto, Diky
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6em8sf34

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi serta memanfaatkan pestisida nabati sebagai strategi pengendalian hama yang berkelanjutan di Desa Padang Tumbuo, Kabupaten Tojo Una-Una. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati berbasis tumbuhan lokal, serta evaluasi efektivitas kegiatan melalui pre-test dan post-test. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati antara lain daun widuri, daun mimba, serai wangi, bawang putih, cabai, lengkuas dan daun sirsak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani yang sangat signifikan. Pada tahap pre-test, sebanyak 71% peserta berada pada kategori “sangat tidak paham” dan tidak terdapat peserta pada kategori “paham” maupun “sangat paham”. Setelah pelaksanaan kegiatan (post-test), terjadi peningkatan yang drastis, di mana 89% peserta berada pada kategori “sangat paham” dan 19% pada kategori “paham”. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pelatihan dan demonstrasi langsung sangat efektif dalam mentransfer pengetahuan serta membentuk sikap positif petani terhadap penggunaan pestisida nabati. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia sintetis. kegiatan ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan dikembangkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa, sebagai upaya mendukung pengurangan penggunaan pestisida kimia dan mendorong penerapan sistem pertanian yang berkelanjutan. Innovation of Local Plant-Based Botanical Pesticides as an Effort for Sustainable Pest Control among Farmers in Padang Tumbuo Village Abstract This community service activity aims to improve farmers' knowledge and skills in producing and utilizing botanical pesticides as a sustainable pest control strategy in Padang Tumbuo Village, Tojo Una-Una Regency. The implementation method includes initial observation, socialization, training, and demonstration of making botanical pesticides based on local plants, as well as evaluating the effectiveness of the activity through pre-tests and post-tests. The main ingredients used in making botanical pesticides include widuri leaves, neem leaves, lemongrass, garlic, chili, galangal, and soursop leaves. The evaluation results show a very significant increase in farmers' understanding. In the pre-test stage, 71% of participants were in the "very unclear" category and there were no participants in the "understanding" or "very understanding" categories. After the implementation of the activity (post-test), there was a drastic increase, where 89% of participants were in the "very understanding" category and 19% were in the "understanding" category. These findings indicate that the training and direct demonstration methods are very effective in transferring knowledge and forming positive attitudes of farmers towards the use of botanical pesticides. Overall, this activity contributes significantly to increasing farmers' awareness and capacity to reduce dependence on synthetic chemical pesticides. This activity has great potential for replication and development in other regions with similar challenges, as an effort to reduce the use of chemical pesticides and encourage the implementation of sustainable agricultural systems