Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI PADA PRODUK BAI’ AL-WAFA’ DI BMT UGT SIDOGIRI CABANG BULAK RUKEM SURABAYA setiawan, priyo; wahab, abd
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v3i2.3927

Abstract

AbstrakIslam is a religion that loves brotherhood. Islam teaches good cooperation between humans in the fields of muamalah and transactions. One form of transaction in trading is buying and selling. A person who will build a house will surely he will plan in advance before building his house, either by saving first or collecting building materials needed little by little. There are those who are looking for alternatives in building permanent houses, that is by buying building materials in stages, the buyer will store the building materials that he has bought at a building store. Buyers and shopkeepers enter into a custody agreement. The problem that then arises is if the store uses the stored goods to be sold again to other buyers, even though the store is able to bear the risks that may arise. These problems will be linked in the application of the principle of wadi'ah to the MUI DSN fatwa number 02 / DSN-MUI / IV / 2000 on building materials safekeeping services.This research is analytical descriptive by describing the conditions found in the field and analyzing them to get conclusions. With empirical legal research, the author examines the implementation of the wadi'ah contract on safekeeping of building materials associated with the MUI Fatwa DSN. Descriptive qualitative analysis is used to analyze the reality of the implementation of the wadi'ah contract on safekeeping building materials.The practice of storing building materials in Sumber Urip Surabaya's building stores has fulfilled the terms and conditions of the yaddhamanah wadi'ah contract, where the buyer acts as the entrusted person, while the building store acts as the person who receives the item deposited. The deposit is in the form of cement. It is said yaddhamanah because the building store uses cement from the buyer's savings by selling the cement to other buyers without notifying the buyer when the contract occurs. Keywords: Implementation, Wadi’ah, Safekeeping
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PENDAPATAN PERKAPITA TERHADAP KONSUMSI RUMAH TANGGA DI INDONESIA: ANALISIS EKONOMI ISLAM Wahab, Abd; Suprayitno, Aryadimas; Athallah Susanto, Arva; Rusgianto, Sulistya
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Vol 8 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jekobi.v8n2.p20-35

Abstract

The decline in people's purchasing power and weakening household consumption growth in recent years pose serious challenges for the Indonesian economy. Financial literacy and income inequality are thought to be factors that influence people's consumption behavior. This study aims to analyze the effect of financial literacy and per capita income on household consumption in Indonesia from an Islamic economic perspective. A quantitative approach was used with panel data regression analysis through the Fixed Effect Estimated Generalized Least Squares (EGLS) model. The data used was secondary data from 34 provinces in Indonesia for the three periods of 2016, 2019, and 2022, sourced from the Financial Services Authority (OJK) and the Central Statistics Agency (BPS). The results of the study show that financial literacy and per capita income have a positive and significant effect on household consumption, which means that the higher the level of literacy and income, the greater the level of consumption. These findings emphasize the importance of improving financial literacy as an effort to strengthen household financial welfare. From an Islamic economic perspective, the results of this study emphasize the importance of fair, balanced, and socially oriented consumption behavior as a manifestation of the implementation of the maqashid sharia principle, which will encourage wiser and more sustainable household financial management.
Peningkatan Numerasi Keuangan melalui Pelatihan dan Pendampingan pada Usaha Sparepart PC Second Setiadi, Henky; Agustinus, Prayetno; Meilina, Erni; Marnas, Marnas; Wahab, Abd
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.199

Abstract

Kemampuan numerasi keuangan merupakan fondasi penting dalam pengambilan keputusan ekonomi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas numerasi keuangan pada satu unit usaha sparepart PC second di Kota Jambi yang belum memiliki sistem pencatatan keuangan formal. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik. Metode yang diterapkan bersifat deskriptif kualitatif, mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pencatatan kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Kegiatan ini memperkuat argumen bahwa numerasi keuangan dapat ditingkatkan melalui pelatihan yang bersifat kontekstual dan aplikatif.
PENGARUH STRES KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN, OLAHRAGA, DAN PARIWISATA KOTA BANJARMASIN Supit, Grace Mercy; Wahab, Abd; Suryani, Sri
Servqual: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 3 No. 2 (2026): Servqual: Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : CV. Anugerah Duta Perdana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena menurunnya kinerja pegawai diduga dipengaruhi oleh stres kerja dan lingkungan kerja. Stres kerja dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan motivasi, serta menghambat pencapaian kinerja, sedangkan lingkungan kerja yang kurang kondusif dapat mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin. Sampel penelitian diambil berdasarkan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel 54 orang pegawai instansi. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t dan uji f dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap pegawai dengan nilai t hitung 2,397 > t tabel 2,012 dan signifikan 0,021 > 0,05. Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kerja pegawai dengan nilai t hitung 4,233 > t tabel 2,012 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, stres kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerj pegawai dengan nilai f hitung 14,592 > F tabel 3,20 dan signifikan 0,000 < 0,05.
PELATIHAN PEMBUATAN SIRUP JERUK MADANG LOK BAINTAN Saputra, Adam; Agustina, Titien; Jaya, Fanlia Prima; Syamsuddinnor, Syamsuddinnor; Wahab, Abd; Diana, Diana; Sampurnawati, Sampurnawati; Dewi, Tusiana; Nurdin, Muhammad; Suryani, Sri; Lestari, Niti; Syafril, Syafril; Erwansyah, Ferli
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Bakti Banua: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/965exg64

Abstract

Pelatihan pembuatan sirup jeruk madang di Desa Lok Baintan dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian lokal. Selama ini, jeruk madang umumnya dipasarkan dalam bentuk buah segar dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan wawasan kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan jeruk madang menjadi produk sirup yang higienis dan bernilai jual. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi kewirausahaan, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dan evaluasi hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam proses produksi dan pengemasan sirup jeruk madang, terbentuknya produk prototipe, serta meningkatnya motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan produk unggulan desa dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan