Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Kepuasan Optimalisasi Kinerja Jaringan Berbasis Load Balancing dan Wifi-Offload Menggunakan Uji T Paired (Studi Kasus pada UPN Veteran Jakarta) Fajar Rahayu I Mariati; Mohammad Rachman Waluyo; Teris Ekamila Wahyundari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v6i2.3010

Abstract

Penggunaan WiFi merupakan salah satu teknologi yang tepat untuk melakukan pembelajaran di lingkungan universitas. Karena itu, sarana dan prasarana telekomunikasi haruslah mumpuni dalam memenuhi kebutuhan untuk berkomunikasi dengan cepat, dan tanpa batas. Semua pengguna jaringan WiFi di lingkungan Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jakarta, dapat berkomunikasi tanpa lagi menunggu antrian. Tantangan utama pada sistem komunikasi nirkabel adalah sumber daya yang tidak dapat mengimbangi akan lonjakan trafik yang terjadi akibat penggunaannya, maka fenomena bottleneckterjadi. Pada ruang dosen Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta belum terdapat hotspot yang mumpuni dalam menyediakan jaringan wifi yang menyebabkan surfing. Oleh karena itu solusi pemerataan trafik yang ada pada setiap segmen berbasiskan data pengguna Wifi dan jumlah user yang mengakses setiap harinya dan orientasi akhirnya bagaimana kepuasan optimalisasi kinerja jaringan berbasis Load Balancing dan Wifi-Offload menggunakan Uji T Paired. Dari pengujian dengan SPSS untuk Uji Normalitas didapat nilai Sig= 0,434 > 0,05 dan 0,344 > 0,05 berarti sebaran datanya normal sedangkan untuk pengujian t Test didapat penambahan fasilitas hotspot terjadi peningkatan sebesar 99,323, peningkatan sebesar itu secara statistik bisa dikatakan benar-benar meningkat maka diperoleh nilai t sebesar -3,279 dengan nilai signifikansi = 0,003 < 0.05 berarti ada perbedaan. Bisa disimpulkan bahwa sebaiknya diberikan fasilitas tambahan mempengaruhi peningkatan rata-rata pemakaian sebesar 99,323 dimana peningkatan yang terjadi antara 37,464 sd 161,181.
Economic technology analysis of LTE advanced pro dual spectrum licensed and unlicensed access using discounted cash flow methods Setiyo Budiyanto; Erman Al Hakim; Fajar Rahayu
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 22, No 1: April 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v22.i1.pp342-351

Abstract

Since implementing the long term evolution (LTE) technology, the surge in data service traffic has increased, causing an increase in demand spectrum, which has resulted in gaps in capacity requirements. Wireless service providers can respond to LTE technology updates. With LTE advanced pro technology that utilizes unlicensed spectrum technology can provide solutions to increase capacity and throughput. In this study, LTE advanced pro planning by capacity method to find the number of eNodeB and using the discounted cash flow method to analyze the feasibility of the costs to be invested in the implementation of the LTE. The results of the four simulated scenarios concluded that the number of eNodeB from the IV scenario with 20 MHz bandwidth at 1800 MHz frequency and 20 MHz bandwidth at 5 GHz frequency amounted to 23 sites, with a positive NPV value of $ 271,936.96, IRR of 14.91%, and for payback period occurred in the 3rd year. Thus the fourth scenario is feasible to be implemented.
A queue theory in the cross-polarization of antenna in satellite communication Rio Mubarak; Setiyo Budiyanto; Putri Wulandari; Fajar Rahayu; Andi Adriansyah; Mudrik Alaydrus
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 22, No 2: May 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v22.i2.pp884-892

Abstract

Satellite communication is a telecommunications technique that uses satellites as a connecting component, for example VSAT. In antenna installation, there is an important process which is called the cross-polarization. Cross-polarization is one process that cannot be released inside installation of VSAT antennas for satellite communication. Sometimes, in this process, a user queue will occur. Queuing theory explain the process is done and also calculate the other factors that are in the process. By knowing queuing theory to the cross-polarization, it will be easy to know the efficiency of queuing theory in the cross-polarization. Based on the characteristics of the cross-polarization, user can be known the queuing model that used and performance of the queuing system. The queuing model for the cross-polarization, using Kendall notation, M/M/1. Based on the analysis that has been done; by using 1 server the value of service level (ρ) is 0.67, using 2 servers = 0.33 and 3 servers = 0.22. The waiting time in the queue is longer if using 1 server which is 0.67 hours or 40 minutes. If a satellite operator uses 2 servers, waiting time in the queue is 25 minutes and 3 servers is 2.8 minutes which means that there is almost no waiting time in the queue.
Design and monitoring body temperature and heart rate in humans based on WSN using star topology Setiyo Budiyanto; Freddy Artadima Silaban; Lukman Medriavin Silalahi; Selamet Kurniawan; Fajar Rahayu I. M.; Ucuk Darusalam; Septi Andryana
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 22, No 1: April 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v22.i1.pp326-334

Abstract

Electronic health (E-health) uses information and communication technology including electronics, telecommunications, computers, and informatics to process various types of medical information, to carry out clinical services (diagnosis or therapy). Health is the most important asset in human life, therefore maintaining health is a top priority and serious attention needed. Heart rate and body temperature are vital signs that the hospital routinely checks for clinical signs and are useful for strengthening the diagnosis of a disease. In this research monitoring heart rate and body temperature with the wireless sensor network (WSN) method that uses NodeMCU 1.0 as a controller module and wireless as communication between nodes, the wireless network used in this research Wi-Fi network. As a data taker, a DS18b20 temperature sensor and a heart rate sensor (pulse sensor) are needed, which will be displayed by the ThingSpeak web and smartphones. From the test results, the success rate of the system in detecting heart rates is 97.17%. Whereas in detecting body temperature the success rate of the system is 99.28%. For data transmission, the system can send data smoothly at a maximum distance of 15 meters with a barrier.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Usaha Pengolahan Sampah Organik Pada Level Rumah Tangga Nurfajriah Nurfajriah Nurfajriah; Fajar Rahayu I Mariati; Mohammad Rachman Waluyo; Halim Mahfud
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.676 KB)

Abstract

Sampah menjadi salah satu masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Keutanan (KLHK) Indonesia jumlah timbunan sampah nasional pada tahun2020 mencapai 67,8 ton. Penerapan 3R atau reuse, reduce dan recycle sampah merupakan salah satu program terbaik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup karena mengedepankan penanganan sampah dari sumbernya. Pengolahan sampah organik tuntas di tempat bila digulirkan secara terpadu bisa menuntaskan permasalahan sampah dari sumber yang pada akhirnya mendapat mendukung tercapainya kondisi lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman. Akan tetapi ternyata pengolahan sampah dengan sistem pemilahan sampah belum terlaksana secara terpadu. Sampah yang sudah dipilah sejak level rumah tangga belum tentu akan ditangani secara terpisah ketika telah sampai di tempat pembuangan akhir (TPA). Inilah yang terjadi pada kebanyakan TPA di Indonesia.Eco Enzyme (EE) adalah alternatif alami dari bahan kiia sintetis berbahaya di rumah. Dengan membuat Eco Enzyme (EE), kita mengurangi produksi limbah kimia sintetis dan sampah plastic sisa kemasan produk rumah tangga pabrikan. Dengan membuat Eco Enzyme (EE), kita telah berpartisipasi mengurangi beban bumi sekaligus menerapkan gaya hidup minim kimia sintetis. Manfaat dari EE antara lain : Pertanian (untuk menyiram tanaman dan memperbaiki kualitas buah pada tanaman horti), peternakan (Mengilangkan bau amis di aquarium sekaligus menyehatkan ikan), Rumah tangga (mencuci buah dari residu pestisida, membersihkan lantai rumah,dll), kesehatan (Relaksasi dengan merendam kaki kedalam air hangat yang sudah di campur EE, menjernihkanudara diruangan, membersihkan badan, obat kumur, hand sanitizer alami, dll), dan masih banyak lagi manfaatlainnya dari eco enzyme. Tim PKM UPN Veteran Jakarta membantu dalam pelatihan pembuatan Eco Enzyme kepada Ibu-ibu di lingkungan Kp. Pulo RT 01 RW 09 Kelurahan Rangkapan Jaya Kecamaan Pancoran Mas,Depok. Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan pendampingan untuk melihat hasil dari pembuatan eco enzyme untuk mengetahui apakah ada belatung hidup di larutan atau apakah larutan berbau got atau tidak. Eco enzyme baru bisa di panen setelah 90 hari dengan cara disaring dan disimpan di wadah tertutup.
PELATIHAN APLIKASI JUALAN ONLINE BAGI PKBM DI MERUYA SELATAN Setiyo Budiyanto; Badaruddin Badaruddin; Lukman Medriavin Silalahi; Fajar Rahayu
MINDA BAHARU Vol 6, No 2 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i2.2866

Abstract

Kebutuhan kewirausahaan bagi generasi muda milenial dan didukung dengan perkembangan teknologu mutakhir terkini sehingga mampu meningkatkan daya persaingan untuk memperoleh pekerjaan pada dewasa ini. Objek pengabdian masyarakat terletak di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wiyata Utama yang berfokus pada menciptakan tenaga manusia yang unggul dalam persaingan global. Pengenalan teknologi jualan On-Line merupakan hasil penerapan teknologi informasi dibidang kewirausahaan. Peserta didik program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan memiliki peluang besar untuk meningkatkan ketrampilan di bidang teknologi informasi serta dapat membuka peluang usaha. Program ini merupakan bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, adapun peserta pelatihan ini merupakan siswa PKBM Wiyata Utama. Tujuan yang dicapai adalah peserta pelatihan dapat membaca peluang wirausaha yang dapat dilaksakan secara online. Hasil akhir yang dicapai dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta memberikan tanggapan membangun dan berharap agar kegiatan ini sering diadakan baik dengan topik pelatihan yang terkini.
Website Creation Training for Employees as a Media Information at BSI Solusi Hijau, Bogor Regency Fajar Rahayu; Andhika Octa Indarso; Windhiadi Yoga Sembada
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v4i1.25-33

Abstract

Solusi Hijau wants to develop website as a means to disseminate environmental hygiene programs to inform people that they can save money from the waste they produce. However, at the moment BSI Solusi Hijau does not have any official website, and wants to develop a pilot project utilizing website as an information medium that has wider positive impact and reaches more waste bank customers. This community service activity was held by the UPN Veterans Jakarta Lecturer team at the BSI Solusi Hijau aiming at improving its employee skills, especially in creating an official website. It is hoped that after receiving training on website creation, all employees will be able to independently develop and manage its own website.
Community Economy Improvement Through Digital Tourism Village in Pabean Udik Village, Indramayu Nurfajriah Nurfajriah; Mohammad Rachman Waluyo; Santika Sari; Fajar Rahayu
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v4i2.108-115

Abstract

Poverty is a complex issue encompassing multi dimensions such as economic access, social factors, culture, politics and participation in society. Specifically, rural poverty poses a significant challenge to the advancement of development in rural areas. To address the issue, based on the Indramayu Village Development Acceleration (PPDI MBKM) initiative a community service activity was conducted to improve the local economy through the restoration and the management of land or public facilities, particularly the establishments of parks as potential business ventures for the surrounding communities. The activities aimed at creating opportunities for local vendors and entrepreneurs to sell their products and services around the parks. Hopefully, the efforts open diverse business opportunities and contribute to the overall improvement of the rural economy.
Analisis Performa Jaringan Komunikasi Data pada Monitoring Detak Jantung (BPM) Menggunakan Smartphone Berbasis Wemos Jessica Fajrian; Achmad Zuchriadi; Fajar Rahayu
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v5i2.936

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong adanya perubahan dalam aktivitas diberbagai bidang yang didukung dengan pertumbuhan internet diseluruh dunia. Saat ini banyak ditemukan inovasi baru dalam bidang kesehatan dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Salah satunya adalah pemantauan detak jantung (BPM) dengan aplikasi pada smartphone. Pemantauan ini dilakukan secara real time dari sebuah alat pendektesi (user) ke aplikasi pada smartphone (end user) melalui jaringan internet. Akan tetapi, pemantauan secara real time memungkinan adanya keterlambatan pengiriman data atau bahkan data tidak terkirim yang disebabkan oleh jaringan sehingga hasil data yang diterima tidak optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis performa suatu jaringan dari mikrokontroler yang mengirimkan data ke cloud. Jaringan yang digunakan dalam pengujian menggunakan jaringan internet seluler dengan dua provider yaitu Telkomsel dan Indosat. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan melakukan pengujian jaringan yang berfokus pada parameter Quality of Service (QoS) yaitu delay, jitter, throughput, dan packet loss. Sehingga diharapkan dapat memberikan pertimbangan kepada user maupun end user dalam menggunakan alat monitoring detak jantung (BPM) diantara dua provider yang diuji. Hasil pengujian QoS pada sistem yang telah dibuat menunjukan bahwa penggunaan jaringan telkomsel menghasilkan nilai yang lebih optimal berupa delay sebesar 268.076 ms dengan kategori sangat baik, jitter sebesar 0.4108 dengan kategori sangat bagus, throughput sebesar 7.464 Kbit/s dengan kategori buruk, dan packet loss sebesar 0% dengan kategori sangat baik. Pengujian tersebut dilakukan dengan menggunakan alat yang telah dibuat dan diuji oleh 30 objek hingga berhasil mengirimkan hasil BPM pada aplikasi MHA.
Agricultural monitoring system using esp32 microcontroller with IOT-Based LORA transmission Achmad Zuchriadi; Fajar Rahayu; Silvia Anggraeni; Muhamad Alif Razi; Muchamad Oktaviandri; Irga Irga
Jurnal Mantik Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v7i2.3823

Abstract

Smart farming is an agricultural management plan based on precise monitoring and calculation of agricultural parameters that are useful as a reference in taking appropriate actions. The application of Smart Farming is inseparable from the IoT system that supports processing and data collection. Remote large agricultural area, far from the public, limited access to electricity and difficult cellular network access. Responding to this, this research designed an IoT-based agricultural monitoring system by implementing the ESP 32 microcontroller and LoRa Transmission which uses solar panels as a power supply and is displayed via the Web Server Dashboard. Tests are carried out in the form of sensor readings, dashboard displays, and data transmission. The results obtained are that the agricultural monitoring system design works well with the sensors used to work and the ESP32 microcontroller to process data. LoRa and Internet data transmission can be sent properly indicated by synchronous data access. The monitoring dashboard can work properly as shown by the appropriate home page and graphic page.