Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas Belajar Anak Melalui Penggunaan Media Video Risnajayanti; Usman; Idhayani, Nurul; Esita, Zulaeni; Amaludin, Roni; Salma, Sitti; Amalia, Wa Ode Sari
Jurnal Smart Paud Vol. 6 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jspaud.v6i2.52

Abstract

Media video adalah seperangkat komponen atau media yang mampu menampilkan gambar sekaligus suara dalam waktu yang bersamaan. Media video bertujuan untuk menyampaikan materi pembelajaran melalui tayangan gambar gerak yang diproyeksikan membentuk karakter sama dengan obyek aslinya, rangsangan belajar yang baik akan memberikan pengalaman belajar yang efektif. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pengajaran yang berdasarkan pada kebutuhan anak begitu juga sebaliknya, untuk menggunakan media tertentu diperlukan metode yang sesuai berdasarkan pada kebutuhan anak didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media video dalam pembelajaran di PAUD, yang di lakukan PAUD Tahfidzul Qur’an Yurefi. Pemilihan lokasi ini dianggap memiliki pembelajaran yang dilakukan secara efektif dengan menggunakan media video dalam memotivasi belajar anak. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif, dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media video dalam aktivitas belajar dapat menarik perhatian, menyenangkan, serta menghilangkan kejenuhan bagi anak didik
Model Pembelajaran Terpadu Jaring Laba-Laba untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Permatasari, Sri Jumiaty; Usman; Amaludin , Roni; Jumatin
Jurnal Smart Paud Vol. 6 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jspaud.v6i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan lapangan model pembelajaran terpadu tipe jaring laba-laba, untuk mengetahui rancangan model pembelajaran tipe jaring laba-labauntuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun, dan untuk mengetahui apakah model pembelajaran tipe jaring laba-laba untuk meningkatakan perkembangan kognitif anak valid, praktis dan efektif. Jenis Penelitian ini adalah R & D. Teknik analisis pada penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis hasil menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran pada saat ujicoba model pembelajaran terpadu tipe jarring laba-laba untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Kuncup Mekar sudah berada pada kategori praktis atau reliable dengan persentase 76.38%. Respon guru terhadap model pembelajaran terpadu tipe laba-laba untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di TK Dharma Wanita Kuncup Mekar berada pada kategori positif yaitu “baik/setuju”. Ini terlihat dari hasil analisis data yang menyebutkan bahwa dari empat responden yang memberikan respon 91.79% setuju dan selebihnya sangat setuju. Sedangkan hasil analisis aktivitas anak melalui model pembelajaran terpadu tipe jaring laba-laba untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di Kelompok B TK Dharma Wanita Kuncup Mekar Kabupaten Muna Barat sudah berada pada kategori Sangat tinggi atau efektif dengan 76,3%.
Deskriptif Kuantitatif Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP di Daerah Pesisir Kota Kendari Usman, Usman; Amaludin, Roni; Rohmiati, Rohmiati; Risnajayanti, Risnajayanti; amalia, waode sari; hermanto, hermanto; andilah, sultan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i3.3627

Abstract

Kemampuan literasi matematika siswa mencerminkan tingkat kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Literasi matematika melibatkan soal-soal non-rutin yang memerlukan analisis terlebih dahulu sebelum dapat diselesaikan. Keterampilan ini menjadi salah satu elemen kunci dalam keberhasilan siswa menyelesaikan soal-soal PISA, karena mencakup kemampuan untuk menganalisis, memberikan alasan, menyampaikan ide secara efektif, serta merumuskan, memecahkan, dan menginterpretasikan berbagai masalah matematika dalam konteks yang beragam. Namun, hasil studi menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan tingkat kesulitan PISA, siswa Indonesia umumnya hanya mampu mencapai level 1 hingga level 3, dengan hanya sedikit yang mampu mencapai level 5 atau 6. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif kemampuan literasi matematika siswa SMP di daerah pesisir Kota Kendari, khususnya di SMP Negeri 11 Kendari, dengan subjek sebanyak 29 siswa dan dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa di sekolah tersebut secara deskriptif masih rendah, dengan rata-rata nilai 35,57, median dan modus 35,00, varians 55,41, serta nilai maksimum dan minimum masing-masing sebesar 53,33 dan 25,00.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Pada Kelompok A Di TK Wulele Sanggula II: Improving Children's Fine Motor Skills Through Collage Activities in Group A at Wulele Sanggula II Kindergarten Firna Safitri; Enchi, Nensi; Nur Jutira; Musdalifa; Wa Ode Nabila Irwan; Nurzan Najmah Ibrahim; Hapsah Alsa Putri; Roni Amaludin
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i1.3343

Abstract

Motor development is the process by which children acquire the skills and movement patterns necessary to perform various physical activities. Early childhood education (PAUD) also plays an important role in detecting and providing early intervention for various developmental problems that may occur in children. This research focuses on describing children's fine motor skills through collage activities, which are designed to improve both aspects simultaneously. The research techniques used are observation and documentation. Observation allows researchers to see phenomena directly, while documentation provides additional data that can be analyzed further. The results of the research can be proven to be an effective method for improving children's fine motor skills and encouraging their creativity. This activity involves hand-eye coordination as well as various fine motor skills, such as arranging and gluing, which supports children's fine motor development.   ABSTRAK Perkembangan motorik adalah proses di mana anak-anak memperoleh keterampilan dan pola gerakan yang diperlukan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Pendidikan anak usia dini (PAUD) juga berperan penting dalam mendeteksi dan mengintervensi dini berbagai masalah perkembangan yang mungkin terjadi pada anak. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan kemampuam motorik halus anak melalui kegiatan kolase, yang di rancang untuk meningkatkan kedua aspek tersebut secara bersamaan. Adapun teknik  penelitian yang di gunakan adalah observasi dan dokumentasi, Observasi memungkinkan peneliti melihat fenomena secara langsung, sementara Dokumentasi memberikan data tambahan yang bisa dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian yang di dapat terbukti bahwa metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan mendorong kreativitas mereka. Aktivitas ini melibatkan koordinasi mata dan tangan serta berbagai keterampilan motorik halus, seperti menyusun dan menempel, yang mendukung perkembangan motorik halus anak.
Integrating Technology in Mathematics Education: A Research Synthesis of Learning Outcomes and Pedagogical Implications Amaludin, Roni; Akib, Irwan; Sukmawati, Sukmawati
PPSDP International Journal of Education Vol. 4 No. 2 (2025): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v4i2.738

Abstract

The integration of digital technologies is transforming mathematics education, yet empirical findings on its impact remain varied. This research synthesis examines the effects of technology integration on learning outcomes and pedagogical practices. A systematic search of the Scopus database was conducted for peer-reviewed articles published between 2020 and 2024 using keywords such as “technology integration,” “digital learning,” and “mathematics education.” The synthesis of 20 studies indicates that tools like GeoGebra, Augmented Reality (AR), and Artificial Intelligence (AI) enhance conceptual understanding, student engagement, and personalized learning. Furthermore, pedagogical approaches like Realistic Mathematics Education (RME) and Flipped Learning, when combined with technology, foster active and student-centered environments. The critical role of teacher digital competence (TPACK) was a consistent theme. While technology shows significant benefits, future efforts must address equitable access, develop effective feedback mechanisms, and explore culturally adaptive AI applications to ensure inclusive and sustainable integration.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KAIN FLANEL BAGI GURU PAUD AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 KENDARI Usman, Usman Usman; Nurlina, Nurlina; Idhayani, Nurul; Amaludin, Roni; Risnajayanti, Risnajayanti; Esita, Zulaeni; Salma, Sitti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i1.1219

Abstract

Media dalam proses pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar peser ta didik dalam pembelajaran yang diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai peserta didik. Penggunaan media dalam pembelajaran terhadap proses dan hasil belajar pada peserta didik menunjukkan perbedaan antara pembelajaran tanpa media dengan pembelajaran menggunakan media, oleh karena itu penggunaan media pembelajaran sangat penting untuk mempertinggi kualitas pembelajaran. Lingkungan belajar yang diatur oleh guru mencakup tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metodologi pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Secara khusus terkait dengan metodologi pembelajaran, aspek ini terkait dengan dua hal yang saling menonjol yaitu metode dan media pembelajaran. Media memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Guru PAUD sebagai tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran dituntut kreatvitasnya untuk menggali potensi sumber dan media pembelajaran yang ada dilingkungannya agar dapat membelajarkan anak didiknya secara berkualitas. Agar dapat jadi fasilitator yang baik guru PAUD diharapkan dapat membekali diri dengan wawasan dan keterampilan pembuatan media pembelajaran sehingga guru dapat menjalankan perannya dengan baik. Kenyataan bahwa guru PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Kendari pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kualitas dan efektifitas pembelajaran di PAUD masing-masing. Keadaan ini disebabkan kurangnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang keaktifan dan motifasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Itulah sebabkan kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran akan dilakukan. Hal ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan guru-guru dalam membuat media pempelajaran.
Dampak Aktivitas Pertambangan terhadap Pola Pikir dan Perilaku Beragama di Kawasan Pertambangan Morosi Ardianto Aziz Ardi; Muliyani Muliyani; Usman Usman; Roni Amaludin
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i1.31070

Abstract

Area Morosi di Sulawesi Tenggara memiliki potensi tambang yang besar, namun dampaknya terhadap masyarakat setempat perlu dianalisis. Analisis dampak pertambangan di Morosi menyoroti bagaimana kegiatan tersebut memengaruhi pemikiran dan tindakan keagamaan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis : 1) Pola pikir dan perilaku beragama masyarakat di kawasan pertambangan sebelum dan setelah adanya aktivitas pertambang; 2) dampak dari aktivitas pertambangan terhadap pola pikir dan perilaku beragama masyarakat di kawasan pertambangan; 3) Langkah-langkah penyelesaikan masalah yang terkait dengan dampak pertambangan terhadap pola pikir dan perilaku beragama di kawasan pertambangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Kemuadian data yang terkumpul akan dianalisis dengan teknik analisis kualitatif, yaitu analisis tematik. Analisis tematik dilakukan dengan cara mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari data wawancara dan observasi partisipatif, kemudian tema-tema tersebut diorganisir menjadi kategori-kategori dan dianalisis lebih lanjut. Penelitian menunjukkan bahwa pertambangan dapat mempengaruhi pemikiran dan perilaku keagamaan, khususnya pada masyarakat mayoritas Islam di daerah pertambangan Morosi. Penting untuk mengevaluasi pola pikir dan perilaku beragama sebelum dan setelah adanya aktivitas pertambangan. Sebelumnya, masyarakat Morosi menjunjung tinggi nilai-nilai agama, namun aktivitas pertambangan mengubah pola pikir mereka. Meskipun agama tetap dianggap penting, adaptasi terhadap kondisi ekonomi baru dan ke majemukan sosial menjadi tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pertambangan pada pola pikir dan perilaku beragama mencakup perubahan sikap terhadap praktik keagamaan, namun agama tetap diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah penyelesaian mencakup komunikasi komunitas, pembentukan kelompok khusus, penggalangan dana, pendidikan masyarakat, konsultasi dengan ahli, partisipasi dalam pengambilan keputusan, pengawasan independen, dan lobi advokasi. Dengan pemahaman ini, tindakan dapat diambil untuk meminimalkan dampak negatif pertambangan, mempertahankan nilai-nilai agama, dan mendorong budaya berkelanjutan di wilayah tambang Morosi.   The Morosi area in Southeast Sulawesi has large mining potential, but the impact on local communities needs to be analyzed. Analysis of the impact of mining in Morosi highlights how these activities influence the religious thoughts and actions of communities around the mining area. This research aims to analyze: 1) The mindset and religious behavior of people in mining areas before and after mining activities; 2) the impact of mining activities on the mindset and religious behavior of communities in mining areas; 3) Steps to resolve problems related to the impact of mining on religious thought patterns and behavior in mining areas. This type of research is descriptive qualitative. The data collection techniques used were in-depth interviews and participant observation. Then the collected data will be analyzed using qualitative analysis techniques, namely thematic analysis. Thematic analysis was carried out by identifying themes that emerged from interview data and participant observation, and then these themes were organized into categories and analyzed further. Research shows that mining can influence religious thinking and behavior, especially in the majority Muslim community in the Morosi mining area. It is important to evaluate religious thought patterns and behavior before and after mining activities. Previously, the Morosi people upheld religious values, but mining activities changed their mindset. Although religion remains important, adapting to new economic conditions and social diversity is a challenge. The research results show that the impact of mining on religious thought patterns and behavior includes changes in attitudes toward religious practices, but religion remains integrated into everyday life. Resolution steps include community communication, formation of special groups, fundraising, public education, consultation with experts, participation in decision-making, independent oversight, and advocacy lobbying. With this understanding, action can be taken to minimize the negative impacts of mining, maintain religious values, and encourage a sustainable culture in the Morosi mining area.
PENGARUH CITRA KANDIDAT TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMILU DI DESA DONGKALA KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Amalia, Muna; Asiri, La; Gazalim, Junaid; Amaludin, Roni
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 10 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v10i2.3571

Abstract

This study aims to examine the influence of candidate image on public political participation during the election in Dongkala Village, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. The research employed a quantitative approach using simple linear regression analysis. The findings reveal that candidate image has a significant effect on political participation, with a correlation coefficient of 0.744, indicating a strong and positive relationship, and a coefficient of determination (R²) of 0.554, meaning that 55.4% of the variation in political participation can be explained by the candidate’s image. The t-test shows that the candidate image significantly affects political participation, and the F-test confirms that the regression model is appropriate for prediction. These results highlight the crucial role of candidate image in encouraging public engagement in the democratic process. It is recommended that candidates and election organizers strengthen political communication that fosters trust and closeness with the community. Future research could expand the scope of variables to gain a more comprehensive understanding of the factors influencing political participation