Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 TAKALAR Wahyuddin, Wahyuddin; Nurcahaya, Nurcahaya
Al-Khawarizmi Vol 2 No 1 (2018): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v2i1.4500

Abstract

This type of research was pre-experimental research (one group pretest-posttes design) which involved a class as an experimental class that aimed to determine the effectiveness of the Everyone Is A Teacher Here (ETH) Active Learning Model in Mathematics learning at 10th grade students in SMA Negeri 8 Takalar. This study referred to the criteria of the effectiveness of learning, namely: (1) individual learning completeness, gain and classical, (2) students’ activity in learning process, and (3) students’ response in learning process, (4) improvement of students' mathematics learning outcomes after the application of active learning model type Everyone Is A Teacher Here.Subjects in this study were students of class X MIA 3 SMA Negeri 8 Takalar as many as 30 students. The research was conducted for 6 meetings. Data collection techniques used are the test of learning outcomes, student activity observation sheets and the implementation of learning, and questionnaire responses of students. Data analysis techniques used were descriptive analysis to describe the learning outcomes, student activities, learning implementation, and student responses and infrensial analysis with normality test and hypothesis testing with One Sample t-test. The results shown that: (1) the average score of students' mathematics learning outcomes before being applied Active learning model Type Everyone Is A Teacher Here (ETH) was 85.7 and in the high category, where 27 students or 90% reach individual completeness, 3 students or 10% did not reach the completeness of individuals and this mean that the completeness of the classical was achieved with a normalized gain value of 0.78 in the high category. (2) Student activity in following learning with average percentage of student active activity is 83,3%. (3) The average of learning activity is 3.57 and it was in the category was done very well. (4) Student response to learning mathematics with Active Learning Model Type Everyone Is A Teacher Here (ETH) students who responded positively with the percentage of 85.1% and 14.9% of students who responded negatively. Thus it can be concluded that the Active Model of Learning Type Everyone Is A Teacher Here (ETH) was effectively applied in learning mathematics of students of class X SMA Negeri 8 Takalar.
Menumbuhkan Minat Baca, Keterampilan Literasi, dan Kreativitas Siswa melalui Implementasi Pohon Literasi: Developing the Reading Interest, Literacy Skills, and Creativity among Students through Literacy Tree Working Wall Pratiwi, Alifiah; Suryadi, Ray; Khartha, Aqzhariady; Reskiawan, Bimas; Sultan, Sultan; Nurcahaya, Nurcahaya; Amriani, Rina
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8309

Abstract

Pohon Literasi adalah inovasi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan minat baca, keterampilan literasi, dan kreativitas siswa melalui visualisasi bacaan dalam bentuk pohon yang interaktif. Konsep ini menggabungkan elemen visual dan interaktif untuk memotivasi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Puuroda selama empat bulan untuk mengevaluasi dampak implementasi Pohon Literasi terhadap keterampilan membaca dan menulis siswa. Metode kegiatan melibatkan pengenalan Pohon Literasi sebagai alat bantu visual yang memungkinkan siswa untuk menambahkan daun atau buah pada pohon sebagai representasi kemajuan bacaan mereka. Data dikumpulkan melalui observasi dan umpan balik guru untuk menilai keterlibatan siswa serta dampak terhadap motivasi dan keterampilan literasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pohon Literasi efektif dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa dengan menciptakan rasa pencapaian dan motivasi tambahan melalui visualisasi progres bacaan. Selain itu, aktivitas kreatif yang terkait dengan menghias pohon memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong ekspresi kreatif. Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu, solusi praktis seperti pemanfaatan bahan yang tersedia dan teknologi digital dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan komunitas pendidikan, Pohon Literasi dapat menjadi alat yang berharga dalam meningkatkan literasi dan kreativitas siswa secara menyeluruh.
Analisis Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik SDN 024 Rambah Samo Sari, Nauli Tama; Hasibuan, Nur Sahdiah; Rosalia, Rosalia; Nurcahaya, Nurcahaya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2005

Abstract

Pembentukan karakter disiplin pada peserta didik sekolah dasar merupakan aspek fundamental dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di SDN 024 Rambah Samo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas, guru BK, serta kepala sekolah, dan dokumentasi tata tertib sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis melalui tiga bentuk peran utama, yaitu sebagai teladan, pembimbing, dan pengelola kelas. Peran guru sebagai teladan diwujudkan melalui kedisiplinan pribadi, ketepatan waktu, konsistensi perilaku, serta komunikasi positif. Sebagai pembimbing, guru memberikan penguatan, arahan, konseling sederhana, dan pemantauan perilaku peserta didik. Sebagai pengelola kelas, guru menerapkan aturan kelas, rutinitas, reward and punishment, serta strategi disiplin positif sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian juga menemukan bahwa faktor keluarga, lingkungan teman sebaya, dan fasilitas sekolah turut memengaruhi keberhasilan pembentukan disiplin. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi peran guru menjadi kunci dalam membentuk karakter disiplin. Rekomendasi penelitian ini meliputi peningkatan pelatihan disiplin positif bagi guru, penguatan kolaborasi sekolah, orang tua, serta penyusunan program pembiasaan yang lebih sistematis.
Economic Resilience and Modern Livelihoods: A Multidisciplinary Study of Islamic Family Law and Sharia Economics Yusuf, Siti Sahnia Mammenasa Daeng; Akbarizan, Akbarizan; Nurcahaya, Nurcahaya
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i1.620

Abstract

This study aims to analyse the concept of economic resilience of Muslim families from an Islamic perspective by emphasising the integration of sharia maqashid principles and the collaborative role of husband and wife in facing modern economic challenges, especially in the era of digital transformation. The study also aims to identify relevant family economic strategies based on spiritual values and Islamic ethics to strengthen family well-being and stability. The research method is a qualitative, descriptive approach, based on an in-depth literature review of journals, books, and regulations related to family law and sharia economics. The results of the study show that the family's economic resilience depends not only on financial income but also on the strength of faith, effective communication, transparent financial management, and commitment to the principles of mashlahah, justice (adl), and balance (tawazun). Economic collaboration between husband and wife has proven to be a strategic factor in strengthening household stability. The implications of this research are theoretical and practical: enriching the literature on family resilience in a sharia perspective and providing recommendations for policy development, sharia financial education, and family development to create a family of sakinah, mawaddah, and rahmah.