Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) Test Instruments in Geometry Octaria, Dina; Ningsih, Yunika Lestaria; Destiniar, Destiniar; Fitriasari, Putri
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 6, No 4 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v6i4.8808

Abstract

Critical thinking, creativity, communication, and collaboration are all skills that students must have in the twenty-first century. A meaningful assessment, where the assessment can develop higher-order thinking skills, is one effort to realize the achievement of 21st-century skills. The goal of this research is to develop a HOTS test instrument relying on valid and reliable geometry for students. This study is a development study that employs the Akker development model. This study's data was gathered through questionnaires, documentation, interviews, and tests. The data were descriptively, qualitatively, and quantitatively analyzed. As a result of this research, the HOTS test instrument on the developed material is valid and reliable for students. The results of the expert's assessment of the content and language of the questions indicate the validity of the questions. The overall validity of the test instrument is 85.71 percent. A large-scale trial involving 110 students in grade 10 of senior high school yielded the empirical validity and reliability of the test items, with the test results indicating that 18 items were declared valid and reliable. As a result, the created Geometry test instrument can be used to assess students' HOTS abilities. 
DESAIN E-MODUL BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI KERUCUT UNTUK PESERTA DIDIK SMP Oktriani, Larasati; Ningsih, Yunika Lestaria; Fuadiah, Nyiayu Fahriza
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 1 No. 1 (2023): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v1i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis pendekatan contextual teaching and learning pada materi kerucut untuk peserta didik kelas IX. Kegiatan pembelajaran yang menggunakan bahan ajar e-modul dan pendekatan pembelajaran akan lebih menarik minat belajar karena lebih bersifat interaktif. Permasalahan yang dihadapi peserta didik dalam pembelajaran materi kerucut yaitu belum tersedianya bahan ajar yang mempermudah peserta didik dalam memahami materi pelajaran dengan mengaitkannya pada kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu perlu didesain bahan ajar berupa e-modul pada materi kerucut dalam kerangka analisis Hypothetical Learning Trajectory (HLT) berdasarkan aktivitas langkah-langkah pendekatan contextual teaching and learning yang terdiri dari 7 komponen yaitu konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian yang sebenarnya. Aktivitas pada e-modul ini dimuat dalam kegiatan pembelajaran serta video pembelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari, tujuannya untuk menuntun peserta didik dalam membangun pemahaman dan menemukan konsep materi kerucut secara lebih aktif dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desain (design research) yang terdiri dari 6 (enam) tahapan yaitu Identifikasi Masalah, Menentukan Tujuan dan Solusi, Mendesain dan Mengembangkan, Mendemonstrasikan Produk, Melakukan Evaluasi Produk, dan Mengomunikasikan Hasil Kepada Publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis contextual teaching and learning dapat mendukung proses pembelajaran peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK SMA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL Sari, Novita; Ningsih, Yunika Lestaria
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2023): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v1i2.113

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas X.4 SMA PGRI 2 Palembang menggunakan model Problem Based Learning berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dengan dua siklus menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan pada setiap siklusnya yaitu rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas X.4 SMA PGRI 2 Palembang berjumlah 33 orang dan objek penelitian adalah minat belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Didapat minat belajar peserta didik dari hasil observasi pra penelitian 45,44% terkategori kurang baik dan pada siklus I diperoleh 60,48% terkategori cukup baik dan meningkat pada siklus II menjadi 80% terkategori baik. Berdasarkan hasil angket minat belajar peserta didik, skor rata-rata pada siklus I sebesar 69,79 terkategori cukup baik meningkat pada siklus II menjadi 78,39 terkategori baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas X.4 SMA PGRI 2 Palembang pada pembelajaran matematika.
E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Mariska, Seftia; Ningsih, Yunika Lestaria; Mulbasari, Anggria Septiani
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i2.238

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD (Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis Problem-Based Instruction (PBI) pada materi sistem persamaan linier dua variabel untuk siswa kelas VIII yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tahap analisis melibatkan identifikasi kebutuhan pembelajaran dan karakteristik siswa. Tahap desain mencakup perancangan E-LKPD yang memadukan unsur-unsur PBI, seperti penyajian masalah nyata, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan kerja kelompok. Implementasi dilakukan dengan mengujicobakan E-LKPD pada sejumlah siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Abab. E-LKPD materi sistem persamaan linier dua variabel berbasis problem based instruction untuk siswa kelas VIII dinyatakan sangat valid dan mendapatkan skor sebesar 86,58%, E-LKPD dinyatakan sangat praktis dan mendapatkan skor sebesar 96,82%, dan E-LKPD dinyatakan efektif dan mendapatkan skor sebesar 79,58%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD materi sistem persamaan linier dua variabel berbasis problem based instruction untuk kelas VIII dinyatakan sangat valid, sangat praktis dan memiliki efek potensial untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 59 PALEMBANG PADA MATERI STATISTIKA Saputri, Ayu; Sari, Eka Fitri Puspa; Ningsih, Yunika Lestaria
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i2.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi numerasi siswa pada materi statistika di SMP Negeri 59 Palembang. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 59 Palembang, dengan sampel acak yang terdiri dari 34 siswa kelas VIII5. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk soal uraian mengenai materi statistika. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi numerasi peserta didik pada tiga indikator menunjukkan hasil sebagai berikut: indikator pertama, yang mengukur kemampuan untuk menganalisis informasi dalam berbagai bentuk, memperoleh persentase 70,59% dengan kategori sedang. Indikator kedua, yang mengukur kemampuan untuk menggunakan angka dan simbol matematika dasar dalam menyelesaikan masalah praktis dalam kehidupan sehari-hari, memperoleh persentase 55,51% dengan kategori rendah. Indikator ketiga, yang mengukur kemampuan untuk menggunakan hasil analisis dalam mengambil keputusan, memperoleh persentase 47,06%. Secara umum, tingkat literasi numerasi siswa di SMP Negeri 59 Palembang pada materi statistika berada dalam kategori rendah.
PBL BERBANTUAN MEDIA PADUDI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI 236 PALEMBANG Mawar, Maya Guita; Firdaus, Masagus; Ningsih, Yunika Lestaria
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i1.928

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Padudi (Papan dadu diagram batang) terhadap hasil belajar siswa pada materi penyajian data di SD Negeri 236 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang berbentuk posttest only control group design.  Populasi penelitian seluruh siswa kelas IV SD Negeri 236 Palembang, Sampel penelitian adalah kelas IV. B yang berjumlah 22 siswa dan kelas IV.C yang berjumlah 25 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan rata-rata hasil posttes kelas eksperimen adalah 86.14 dan hasil posttes kelas kontrol adalah 69.20. Hasil hipotesis yang didapat dari uji independent t-test (uji-t) bahwa diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,025, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papan dadu diagram batang (Padudi) terhadap hasil belajar materi penyajian data di SD Negeri 236 Palembang.
INTEGRATING GEOGEBRA IN LEARNING RIGHT TRIANGLE GEOMETRY:A DESCRIPTIVE STUDY OF FIRST-YEAR UNIVERSITY STUDENTS’ RESPONSES Sianturi, Agustina; Ningsih, Yunika Lestaria
Perpendicular : Journal of Mathematics Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): Perpendicular : Journal of Mathematics Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/perpendicular.v1i2.1531

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly influenced instructional practices in mathematics education, particularly in the teaching of abstract and conceptually demanding topics such as geometry and trigonometry. One foundational topic that frequently presents learning challenges is right triangle geometry, which underpins students’ understanding of trigonometric ratios and their applications. This study aims to describe university students’ responses to the use of GeoGebra as a technology-assisted learning tool in right triangle geometry instruction. Employing a descriptive survey research design, the study involved 30 first-year students enrolled in a Mathematics Education program at Universitas PGRI Palembang. Data were collected through a structured student response questionnaire administered after a GeoGebra-assisted learning session. The questionnaire examined four aspects: perceived conceptual understanding, learning motivation, interactivity, and ease of problem solving. Data were analyzed using descriptive statistics in the form of percentage distributions. The findings indicate that students demonstrated positive to very positive responses across all assessed aspects, particularly in learning motivation and perceived conceptual clarity supported by visual representations. While the results do not claim instructional effectiveness or learning gains, they suggest that GeoGebra is perceived as a supportive and engaging tool for learning right triangle geometry. The study contributes descriptive evidence regarding students’ perceptions of GeoGebra-based instruction and provides pedagogical insights for mathematics educators integrating digital tools in geometry learning.
A Didactical Design of Teaching Decimal Numbers for Fourth-Grade Elementary Students Mitria, Mitria; Fuadiah, Nyiayu Fahriza; Ningsih, Yunika Lestaria
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 17 No 2 (2026): Inclusive Education dan Differentiated Instruction
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v17i2.2458

Abstract

Learning obstacles to decimal concepts at the elementary level can hinder students' mathematical development in subsequent grades. A common difficulty lies in interpreting decimal values, which requires a well-structured instructional design to minimize these barriers. This study aims to develop a didactic design for teaching decimals based on an analysis of learning barriers and learning trajectories. Using Didactical Design Research (DDR), this study was conducted through three stages: prospective analysis, metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. Data were collected through interviews, tests, documentation, and video recordings. Initially, learning barriers in ontogenic, epistemological, and didactic aspects were identified in fifth-grade students who had already learned decimals. Based on these findings, a Hypothetical Learning Trajectory was developed and implemented with 19 fourth-grade students who had not yet learned decimals. The results showed that the didactic design significantly improved students' ability to interpret decimals and strengthened their understanding of decimal operations. These findings underscore the importance of addressing learning obstacles in instructional design and recommend the integration of the DDR approach in mathematics teaching to enhance conceptual understanding from an early stage.
Integration of Ethnomathematics-Project-Based-Learning to Enhance Understanding of Geometric Transformations Kesumawati, Nila; Ningsih, Yunika Lestaria; Octaria, Dina; Rohana
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol. 16 No. 2 (2025): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : UNNES JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v16i2.36267

Abstract

Transformation geometry is an important topic in mathematics education. However, undergraduate instruction is often abstract and focused on procedures, which limits students’ conceptual understanding. Project-Based Learning and ethnomathematics are known to support meaningful learning. Nevertheless, studies that integrate ethnomathematics into a Project-Based Learning framework for teaching transformation geometry in mathematics education programs are still limited. This study aims to develop and evaluate an ethnomathematics-based PjBL model to improve students’ understanding of transformation geometry. The research employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model, encompassing the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The study was conducted with second-year undergraduate students enrolled in a Transformation Geometry course in the Mathematics Education program at Universitas PGRI Palembang. Ethnomathematical contexts drawn from local cultural practices, such as weaving patterns, wood carving motifs, and traditional architecture, were integrated into project-based learning activities. Data were collected through expert validation sheets, pretest–posttest instruments, observation sheets, and student response questionnaires. The results indicate that the developed learning model is valid, as evidenced by expert assessments of content, pedagogy, and media; practical, based on high levels of implementation and positive student responses; and effective, as shown by significant improvements in students’ transformation geometry learning outcomes. These findings suggest that integrating PjBL with ethnomathematics offers a contextually grounded and pedagogically robust approach to enhancing conceptual understanding of transformation geometry at the undergraduate level. Abstrak Geometri transformasi merupakan topik penting dalam pendidikan matematika. Namun, pembelajaran pada jenjang perguruan tinggi masih sering bersifat abstrak dan berfokus pada prosedur, sehingga membatasi pemahaman konseptual mahasiswa. Project-Based Learning dan etnomatematika telah dikenal mampu mendukung pembelajaran yang bermakna. Meskipun demikian, penelitian yang mengintegrasikan etnomatematika ke dalam kerangka Project-Based Learning untuk pembelajaran geometri transformasi pada program pendidikan matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model Project-Based Learning berbasis etnomatematika guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap geometri transformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa semester dua yang mengikuti mata kuliah Geometri Transformasi pada Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas PGRI Palembang. Konteks etnomatematika yang bersumber dari praktik budaya lokal, seperti motif tenun, ukiran kayu, dan arsitektur tradisional, diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, instrumen pretest–posttest, lembar observasi, dan angket respons mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan bersifat valid berdasarkan penilaian ahli terhadap aspek materi, pedagogik, dan media; praktis berdasarkan tingkat keterlaksanaan yang tinggi dan respons positif mahasiswa; serta efektif yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar geometri transformasi mahasiswa secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Project-Based Learning dengan etnomatematika menawarkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan kuat secara pedagogis untuk meningkatkan pemahaman konseptual geometri transformasi pada jenjang perguruan tinggi.