Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EFEKTIFIKASI TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI PADA PENURUNAN ANSIETAS PASIEN HIPERTENSI PADA KELUARGA BINAAN DI DESA SINABUN Sudewa, I Ketut Ari; Rismayanti, I Dewa Ayu; Astriani, Ni Made Dwi Yunica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45771

Abstract

Semakin bertambahnya usia, maka risiko terkena penyakit kardiovaskular juga akan semakin meningkat. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang menjadi masalah kesehatan utama pada seseorang. Pada usia 40 tahun ke atas jantung akan bekerja lebih ekstra dalam memompa darah hal ini dikarenakan pembuluh darah dalam tubuh menjadi mengeras dan sedikit kaku. Penelitian studi kasus dibatasi oleh waktu dan tempat, dan kasus yang diteliti adalah kejadian, kegiatan atau individu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kasus kelolaan pada pasien hipertensi dengan intervensi hipnosis lima jari terhadap penurunan ansietas. Berdasarkan hasil pengukuran bahwa terdapat penurunan skala cemas 11 poin dari skor 26 menjadi 15 yang dirasakan oleh klien ansietas setelah diberikan intervensi hipnosis lima jari. Hasil intervensi yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat ansietas yang dirasakan sebelum dan sesudah dilakukan pemberian intervensi hipnosis 5 jari. Hipnosis 5 jari, terbukti efektif dalam menurunkan skala ansietas yang dirasakan oleh klien, yakni dengan menurunnya skor HRS-A setelah dilakukan intervensi.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN STROKE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DIRUANG ANTAREJA PANTI SOCIAL WERDA JAYA MARAPATI Janwaryani, Kadek dwi; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Widiartana, Gede Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48959

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia, dan sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik seperti hemiparesis. Salah satu bentuk rehabilitasi keperawatan yang efektif untuk mengurangi dampak tersebut adalah latihan Range of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan ROM dalam asuhan keperawatan pasien stroke dengan gangguan mobilitas fisik. Studi kasus dilakukan terhadap seorang pasien laki-laki berusia 62 tahun dengan riwayat stroke selama satu tahun yang mengalami kelemahan pada ekstremitas sisi kanan. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi latihan ROM secara rutin selama dua hari (2x24 jam) yang terdiri dari gerakan fleksi, ekstensi, dan abduksi yang dilakukan secara pasif dan aktif-asistif. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan rentang gerak sendi, kekuatan otot, serta semangat pasien dalam beraktivitas. Keterlibatan keluarga juga berperan penting dalam keberhasilan terapi ROM. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa penerapan latihan ROM terbukti efektif dalam meningkatkan mobilitas fisik pasien stroke dan mengurangi risiko komplikasi akibat imobilisasi. Disarankan agar perawat, keluarga, dan institusi pelayanan kesehatan berkolaborasi secara aktif dalam proses rehabilitasi pasien stroke.
Partner and Household Factors Associated with Breastfeeding Practice: A Systematic Review Supriatin, Supriatin; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Heri, Mochamad; Sadli, Mohamad
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 2 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss2.1537

Abstract

The role of partner and family in breastfeeding practice is still rare. Previous studies were more likely to discuss the impact of infant and mother factors. This study aimed to examine the role of partner and family factors associated with breastfeeding factors. This systematic review includes 18 journal articles from four databases such as PubMed, ScienceDirect, SCOPUS, and Scholar Google. The selection of journal articles was described in the PRISMA diagram. The findings revealed that the factors from partners including education, support, knowledge about breastmilk, age, and occupation, and factors from family and household including food security, family support, family intention, and type of family play a role in influencing the breastfeeding practice. Since this study only focused on partner and household factors, the findings emphasize the significant role of partner and family in improving the breastfeeding practice. The government and related stakeholders can take an important role in contributing to increasing the participation of partners or husbands in breastfeeding practices such give parental leave to support the wife during exclusive breastfeeding.                     
Revitalisasi Dewi Satoe (Desa Wisata Safety Tourisme) dalam Upaya Promosi Digital Pariwisata serta Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Revitalization of Dewi Satoe (Safety Tourism Village) in Digital Tourism Promotion and the Implementation of Occupational Safety and Health Putu, Indah Sintya Dewi; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Dewi, Komang Trisna Sari; Pratama, Agus Ari
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.758

Abstract

Desa Pemuteran memiliki potensi ekowisata besar melalui pengelolaan wisata berbasis masyarakat, salah satunya ekowisata Giri Kerthi dengan jalur trekking menuju Bukit Udeng-Udengan dan Bukit Batu Kursi. Namun, jalur trekking yang terjal dan berbatuan menimbulkan risiko keselamatan, sementara banyak pemandu wisata belum memiliki pengetahuan memadai tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, promosi ekowisata masih terbatas pada brosur dan promosi mulut ke mulut, dengan minimnya pemanfaatan media digital karena keterbatasan keterampilan pemasaran daring. Program pengabdian ini bertujuan merevitalisasi Desa Pemuteran sebagai Desa Wisata Safety Tourism (Dewi Satoe) melalui penguatan promosi digital dan penerapan standar K3. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan, pelatihan, pendampingan, dan transfer teknologi. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test pelatihan K3 dan BHD, serta indikator capaian digital melalui pembuatan website resmi dan aktivasi media sosial. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pemandu, dari 17 responden kategori kurang dan 20 cukup menjadi 33 kategori baik pasca pelatihan. Pada keterampilan, sebelum pelatihan 35 responden kategori kurang dan 14 cukup, meningkat menjadi 30 kategori baik. Dari sisi promosi digital, mitra kini memiliki website aktif dan akun media sosial yang mampu menjangkau audiens lebih luas dibandingkan metode promosi sebelumnya. Kesimpulan program ini terbukti meningkatkan kapasitas pemandu wisata dalam keselamatan dan keterampilan darurat, sekaligus memperkuat promosi digital yang berdampak langsung pada daya saing Desa Pemuteran sebagai destinasi wisata aman, berkelanjutan, dan berpotensi meningkatkan kepuasan serta jumlah kunjungan wisatawan.
Pengabdian Masyarakat tentang Bahaya Rabies melalui Media Komunikasi Informasi dan Edukasi pada Masyarakat Desa Bungkulan Singaraja Bali Rismayanti, I Dewa Ayu; Sundayana, I Made; Marthasari, Ni Ketut Putri; Yunica Astriani, Ni Made Dwi; Antariksawan, I Wayan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12527

Abstract

ABSTRAK Rabies disebabkan oleh virus rabies yang dapat menyerang susunan saraf pusat. Hewan terutama anjing, kucing dan kera dapat menularkan rabies dengan gigitan pada manusia. Di Bali penyakit rabies pertama muncul pada tahun 2008 dan masih tetap ada hingga sekarang. Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan rabies di masyarakat sangatlah penting. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan melalui media komunikasi informasi dan edukasi pada masyarakat desa bungkulan singaraja. Tahap pelaksanaannya adalah dengan memberikan penyuluhan yang di hadiri 35 warga desa Bungkulan Singaraja, sebelum dan sesudah kegiatan para warga diberikan pre dan post-test. Pada evaluasi akan mengukur tentang pengetahuan dan pemahaman warga tentang pencegahan terhadap rabies. Bahwa seluruh warga dapat menjawab dan memahami tentang bahaya penyakit rabies. Penyuluhan tentang bahaya rabies ini sangatlah penting guna menekan angka kejadian rabies di Bali khususnya di desa Bungkulan Singaraja. Kata Kunci: Penyuluhan, Rabies, Edukasi  ABSTRACT Rabies is caused by the rabies virus which can attack the central nervous system. Animals, especially dogs, cats, and monkeys can transmit rabies by biting humans. In Bali, rabies first appeared in 2008 and is still present today. Efforts to increase knowledge about rabies prevention in the community are very important. This Community Service aims to provide health education through information and educational communication media to the Bungkulan Singaraja village community. Research Method: The implementation stage was to provide counseling which was attended by 35 Bungkulan Singaraja villagers, Before and after the activity the residents were given a pre and post-test. The evaluation will measure residents' knowledge and understanding of rabies prevention. Result: All residents can answer and understand the dangers of rabies. Conclusion: Education about the dangers of rabies is very important to reduce the incidence of rabies in Bali, especially in Bungkulan Singaraja village. Keywords: Counseling, Rabies, Education
EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM BERBASIS TITIK AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA PENDERITA ARTRITIS GOUT DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARA PATI Kusuma, Gede Eka Darma; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Widiarta, Gede Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53208

Abstract

Gout arthritis, atau yang sering disebut sebagai kondisi asam urat tinggi, adalah gangguan kesehatan yang muncul karena penimbunan kristal monosodium urat atau uric acid di area sendi, sehingga memicu peradangan dan rasa sakit. Jika rasa sakit tersebut tidak segera diatasi, hal itu bisa menghambat rutinitas fisik harian seseorang. Salah satu pendekatan non-obat untuk menangani pasien gout arthritis melibatkan penerapan terapi bekam kering. Studi ini dimaksudkan untuk menilai keampuhan bekam kering dalam menurunkan tingkat nyeri mendadak, dengan lansia yang menderita gout arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati. Pendekatan pada penelitian yang diterapkan adalah asuhan keperawatan melalui studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah lansia yang menderita atau mengidap gout arthritis dengan kriteria usia di atas 60 tahun dan mengalami nyeri sedang. Proses penelitian melibatkan metode wawancara, pengamatan langsung, serta evaluasi kondisi fisik, disertai dengan analisis dokumentasi dan kuesioner yang mengadopsi format askep gerontik. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat penurunan intensitas nyeri dari skala 5 turun ke skala nyeri 2, terjadi penuruan asam urat dari 10,8 mg/dL menjadi 6,7 mg/dL setelah klien diberikan terapi bekam kering sebanyak satu kali dalam sehari pada waktu pagi hari dan dengan lama perlakuan yaitu 5-15 menit selama 3 hari secara berturut. Pemberian bekam kering sangat efektif dalam mengatasi masalah pada keperawatan nyeri akut pada penyakit gout arthritis.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN RHEMATOID ARTHRITIS DENGAN INOVASI INTERVENSI TERAPI AKUPUNTUR DI KLINIK DAWAN USHADA KABUPATEN KLUNGKUNG Sari, Ni Wayan Puji Padma; Rismayanti, I Dewa Ayu; Astriani, Ni Made Dwi Yunica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53462

Abstract

Artritis Reumatoid (RA) merupakan gangguan peradangan yang secara khusus mempengaruhi membran sinovial pada sendi, dan biasanya ditunjukkan oleh rasa sakit di sendi, kekakuan sendi, berkurangnya kemampuan bergerak, serta kelelahan. Artritis Reumatoid (RA) biasanya muncul pada rentang usia 30 hingga 50 tahun, dengan tingkat kejadian tertinggi antara 40 dan 60 tahun. Perempuan mengalami kondisi ini dua hingga tiga kali lebih sering daripada laki-laki. Artritis Reumatoid (RA) dipercaya sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap antigen yang belum teridentifikasi. Persendian pada bahu biasanya terjadi pada satu sendi yang disebut RA monoartikuler, gejala lainnya yang terjadi yaitu terbentuknya nodul – nodul pada kulit diatas sendi yang menyebabkan pembengkakan. Sebagian besar masyarakat menganggap remeh penyakit rematik, karna sifatnya yang seolah – olah tidak menimbulkan kematian, hal ini membuat kasus rheumatoid arthritis semakin meningkat setiap tahunnya. Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk menguraikan Perawatan Keperawatan Komplementer yang menangani masalah utama perawatannya, yakni nyeri mendadak pada pasien melalui penerapan teknik akupuntur. Gambaran Kasus Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien yang memiliki keluhan tentang rheumatoid arthritis dengan pemberian terapi akupuntur. Hasil  Intervensi yang diberikan sesuai dengan diagnose yaitu terapi akupuntur. Diagnose keperawatan yang muncul pada pasien yaitu nyeri akut yang berhubungan dengan penyakit kronis. Kesimpulan Berdasarkan analisis pemberian terapi akupuntur efektif untuk menurunkan tingkat nyeri akibat rheumatoid arthritis.
ANALISIS TERAPI MUSIK KLASIK BEETHOVEN TERHADAP PASIEN CKD ON HD DI RSUD WANGAYA Dewi, Ni Made Ayu Laksmi; Rismayanti , I Dewa Ayu; Astriani, Ni Made Dwi Yunica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53519

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) merupakan penyakit kronis dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif yang menimbulkan beban kesehatan global dan nasional yang signifikan. Pasien CKD yang menjalani hemodialisa sering mengalami ansietas akibat krisis situasional, perubahan kondisi fisik, serta kekhawatiran terhadap perjalanan penyakit dan terapi jangka panjang. Ansietas yang tidak ditangani dapat memperburuk kondisi fisiologis dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi musik klasik Beethoven dalam menurunkan tingkat ansietas pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. S di Ruang Hemodialisa RSUD Wangaya Kota Denpasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi keperawatan dengan pengukuran tingkat ansietas menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Intervensi terapi musik klasik Beethoven diberikan selama 15–30 menit dalam posisi Fowler, disertai latihan pernapasan terkontrol dan relaksasi otot serta pemantauan respons fisiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. S mengalami ansietas kategori berat berdasarkan hasil pengukuran HARS yang disertai peningkatan tanda vital. Setelah penerapan terapi musik klasik Beethoven, tingkat ansietas menurun menjadi kategori sedang, disertai perbaikan respons fisiologis dan peningkatan rasa tenang. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik klasik Beethoven dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis pendukung dalam membantu menurunkan ansietas dan mendukung stabilitas fisiologis pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa.