Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Jenis-Jenis Ikan di Sungai Desa Murung Panti Hilir Kecamatan Babirik Mawaddah Medika Ananda; Meyninda Destiara; Nurul Himmah
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol 2, No 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v1i3.7019

Abstract

This study aims to identify what fish are found in Murung Panti Hilir Village. The type of research carried out is field research, namely research carried out by collecting data in the field. The data collection technique in sampling is purposive sampling, which is used to determine the research location point. While the sampling technique used the Line Transect method in the swamp area of the village of Murung Panti Hilir. Sampling is done by catching fish found using fishing nets or lunta tools. Installation of tools is carried out in the morning and afternoon. Each sample that is brought one by one will be documented at the place where the sample was found. After that, each sample was made into clear plastic and labeled. From the results of the research conducted, there are 12 types of fish in Murung Panti Hilir Village, Babirik District, namely Tapah Fish (Wallago leeri), Tawes Fish (Puntius javanivus), Saluang Batu Fish (Rasbora aurotaenia), Timah-Timah Fish (Panchax-Panchax), Julung-Julung Fish (Zenarchopterus buffoni), Puyau Lamah Fish (Osteochilus vittatus), Papuyu Fish (Anabas tesrudineus), Lais Tembiring Fish (Crytopterus sp.), Kelabau Fish (Osteochilus kelabau), Baung Fish (Macrones nemurus), Sanggaccompani Fish (Macroness nigriceps) ), and Nila Fish (Oreochromis niloticus).
Pelatihan Laboratorium Virtual Go-Lab dalam Mendukung Merdeka Belajar Suryandari Suryandari; Meyninda Destiara; Suwito Singgih
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6643

Abstract

Kurikulum merdeka belajar telah diberlakukan sejak awal tahun 2022 dalam mendukung learning loss recovery pasca pandemi covid-19. Pelatihan guru dapat menjadi salah satu upaya mewujudkan merdeka belajar berupa pelatihan dalam mempersiapkan platform pembelajaran digital yang mudah diakses dan memfasilitasi guru dan siswa dalam menggali learning and innovation skill serta information, media and technology skill sesuai dengan 21st century student outcomes. Proses yang dapat dilakukan agar Merdeka Belajar dapat diimplementasikan adalah dengan menciptakan guru-guru yang siap menggunakan dan mengembangkan platform digital melalui kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih peserta dalam menggunakan laman ILS Go-Lab guna menunjang pengembangan platform digital pembelajaran sains. Peserta yang mengikuti kegiatan adalah praktisi pendidik dan guru se- Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, serta dosen, alumni dan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Go-lab hadir dengan fasilitas tanpa batas dalam pengembangan platform digital, khususnya pada pembelajaran praktikum di laboratorium. Fasilitas yang ditawarkan berupa virtual laboratory terintegrasi dengan laman Inquiry Learning Spaces. Pelatihan ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat oleh Van De Ban dan Hawkins yang memiliki tahapan; a) to do for extension worker; b) to do to people; c) to do for people; d) to do with people; dan e) to do by the people. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada bulan Juni 2022 dan diawali dengan kegiatan penyuluhan yang dilanjutkan dengan pelatihan dan sebelum diakhiri, kegiatan diisi dengan pendampingan. Output dari kegiatan ini adalah platform digital pembelajaran pada ILS Go-Lab yang terintegrasi dengan virtual laboratory pada rumpun fisika, biologi dan kimia. Kegiatan ini mendapat hasil pengembangan laman ILS Go-Lab yang sudah dapat digunakan di kelas serta laboratorium.The independent learning curriculum has been implemented since the beginning of 2022 to support learning loss recovery after the Covid-19 pandemic. Teacher training can be one of the efforts to realize independent learning in the form of training in preparing a digital learning platform that is easily accessible and facilitates teachers and students in exploring learning and innovation skills as well as information, media and technology skills following 21st-century student outcomes. The process that can be carried out to implement Freedom Learning is to create teachers who are ready to use and develop digital platforms through training activities. This community service activity aims to train participants in using the ILS Go-Lab website to support the development of digital science learning platforms. Participants who participated in the activity were educators and teachers from all over Banjarmasin City and Banjar Regency, lecturers, alums and students of UIN Antasari Banjarmasin. Go-lab has unlimited facilities for developing digital platforms, especially in practicum learning in the laboratory. The facilities offered are in the form of a virtual laboratory integrated with the Inquiry Learning Spaces page. This training uses the community empowerment method by Van De Ban and Hawkins, which has stages; a) to do for extension workers; b) to do to people; c) to do for people; d) to do with people, and e) to do by the people. The training will be held in June 2022 and will begin with outreach activities followed by training, and before ending, the activities will be filled with mentoring. The output of this activity is a digital learning platform at ILS Go-Lab, which is integrated with virtual laboratories in the physics, biology and chemistry clusters. This activity resulted in the development of an ILS Go-Lab page which can already be used in classes and laboratories.
The Effectiveness of Augmented Reality-based Arthropod Book in terms of Student's Biology Learning Outcomes Maryana; Meyninda Destiara; Nurul Himmah
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 3 No 2 (2022): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v3i2.96

Abstract

Abstract Learning media has a very important function in the learning process. The large number of students who lack interest in learning is influenced by the lack of use of teaching media by teachers, so that students are getting bored with the use of media that is less varied. Based on this view, this study focused on examining the effectiveness of augmented reality-based arthropod book in terms of students’ biology learning outcomes. This study aims to determine the biology learning outcomes of students using augmented reality-based Arthropoda book, as well as to determine the effectiveness of the book. This type of research is a field research, in which a research that goes directly to the field. In addition, data were obtained in quantitative methods with the type of pre-experimental design and the One Group Pretest-Posttest design. The results of this study indicate that biology learning process using augmented reality-based Arthropoda book is more effective, which can be seen from the learning outcomes of students increased however the difference is not significant, because the N-Gain Score for pretest and posttest scores reached in the moderate or quite effective category.
Jenis-Jenis Ikan di Desa Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan sebagai Bahan Ajar SMA Nur Amanah; Meyninda Destiara; Nurul Himmah
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 3 No 2 (2022): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v3i2.5206

Abstract

Desa Tabunganen merupakan desa yang terletak di ujung sungai Barito Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Pada Desa Tabunganen banyak terdapat aliran sungai dan mayoritas mata pencaharian masyarakat adalah nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan di sungai Desa Tabunganen Kalimantan Selatan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi pada zona yang ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 3 zona, yaitu zona 1 (kawasan di samping jalan dekat pemukiman warga), zona 2 (kawasan di tengah sungai dan berdekatan dengan pemukiman warga), dan zona 3 (kawasan muara sungai yang berbatasan dengan sungai Barito). Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan 12 jenis ikan dari 7 bangsa, 10 suku dan 11 marga yaitu Ikan Seluang (Rasbora aurotaenia), Ikan Senggiringan (Macroness nigriceps), Ikan Gapi-gapi (Poecilia reticulate), Ikan Kipar (Scatophagus argus), Ikan Baga-Baga (Barbodes belinca), Ikan Timah (Panchax-Panchax), Ikan Ular-Ularan atau Tangkur Kuda (Microphis branchyrus lineatus), Ikan Belurungan Licin (Oxyeleotris urophthalmus), Ikan Belunguran Punting (Oxyeleotris marmorata), Ikan Julung-Julung (Zenarchopterus buffoni), Ikan Sumpit (Toxotes jaculatrix), dan Ikan Bilis (Stolephorus commersonii).
Development of elementary science learning device based on the KKNI curriculum review project based Istiqamah Istiqamah; Siti Salihah; Nurul Himmah; Meyninda Destiara
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i2.15411

Abstract

Development research is carried out to produce valid project-based Student Worksheets (LKM) from experts. The type of research used is research and development (Research and development or R&D) and the development model used is adapting from the Borg & Gall model stage which is limited to the fourth stage, namely 1. Information Gathering, 2. Planning, 3. Product Design, 4. Validation Test by Experts and Product Revision. The results of material expert validation with an average presentation of 82.1%, with a fairly valid category with minor revisions, because there are several suggestions and inputs from the validator that need to be revised slightly. The components of the validation aspect by media expert validation consist of 3 components, namely: presentation of material, content and completeness of presentation. The results of the media expert validation with an average presentation of 81.2% with a fairly valid category but with minor revisions according to input from media experts. The components of the media expert validation aspect consist of 2 components, namely the feasibility of display and presentation.Abstrak Penelitian pengembangan dilaksanakan untuk menghasilkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis project yang valid dari para ahli. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and development atau R&D) dan model pengembangan yang digunakan yaitu mengadaptasi dari tahap model Borg & Gall yang dibatasi hingga tahapan keempat yaitu 1. Pengumpulan Informasi, 2. Perencanaan, 3. Desain Produk, 4. Uji Validasi Oleh Pakar dan Revisi Produk. Hasil validasi ahli materi dengan rata-rata presentasi 82,1%, dengan katagori cukup valid dengan revisi kecil, karena ada beberapa saran dan masukan dari validator yang perlu direvisi sedikit. Adapun komponen aspek validasi oleh validasi ahli media terdiri dari atas 3 komponen yaitu: penyajian materi, isi dan kelengkapan penyajian. Hasil validasi ahli media dengan rata-rata presentasi 81, 2% dengan katergori cukup vali namun dengan revisi kecil sesuai masukan dari ahli media. Adapun komponen aspek validasi ahli media terdiri atas 2 komponen yaitu kelayakan tampilan dan penyajian.
Jenis-Jenis Ikan di Desa Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan sebagai Bahan Ajar SMA Amanah, Nur; Destiara, Meyninda; Himmah, Nurul
Al Jahiz Vol 3 No 2 (2022): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v3i2.5206

Abstract

Desa Tabunganen merupakan desa yang terletak di ujung sungai Barito Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Pada Desa Tabunganen banyak terdapat aliran sungai dan mayoritas mata pencaharian masyarakat adalah nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan di sungai Desa Tabunganen Kalimantan Selatan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi pada zona yang ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 3 zona, yaitu zona 1 (kawasan di samping jalan dekat pemukiman warga), zona 2 (kawasan di tengah sungai dan berdekatan dengan pemukiman warga), dan zona 3 (kawasan muara sungai yang berbatasan dengan sungai Barito). Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan 12 jenis ikan dari 7 bangsa, 10 suku dan 11 marga yaitu Ikan Seluang (Rasbora aurotaenia), Ikan Senggiringan (Macroness nigriceps), Ikan Gapi-gapi (Poecilia reticulate), Ikan Kipar (Scatophagus argus), Ikan Baga-Baga (Barbodes belinca), Ikan Timah (Panchax-Panchax), Ikan Ular-Ularan atau Tangkur Kuda (Microphis branchyrus lineatus), Ikan Belurungan Licin (Oxyeleotris urophthalmus), Ikan Belunguran Punting (Oxyeleotris marmorata), Ikan Julung-Julung (Zenarchopterus buffoni), Ikan Sumpit (Toxotes jaculatrix), dan Ikan Bilis (Stolephorus commersonii).
Pelatihan Pembuatan Spesimen Hewan dan Tumbuhan: Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar di SMA Negeri 3 Martapura Destiara, Meyninda; Pertiwi, Agustina Ambar; Himmah, Nurul
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v3i2.13594

Abstract

Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang alam dan lingkungan. Sehingga lingkungan dapat menjadi sumber belajar yang dikemas menjadi sebuah media ajar. SMA Negeri 3 Martapura merupakan sekolahan yang memiliki lingkungan yang masih alami. Sehingga kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di sekolah tersebut dengan tujuan memberikan penguatan materi dan memberikan pelatihan kepada siswa tentang membuat spesimen herbarium dan insektarium dari tumbuhan sekitar sekolah. Metode yang digunakan adalah tutorial dan pendampingan secara kelompok kepada peserta. Hasil dalam kegiatan ini menujukkan bahwa peserta pengabdian antusias dan dapat memahami morfologi hewan dan tumbuhan dalam mengikuti pelatihan hal ini diperoleh dari hasil produk herbarium dan insektarium yang dibuatnya dengan rapi dan utuh dengan melibatkan keterangan dan nama ilmiah pada spesies yang diawetkan.
EFEKTIVITAS AUTHORING ILS GO-LAB DALAM MENUNJANG LITERASI DIGITAL PADA MERDEKA BELAJAR Suryandari, Suryandari; Destiara, Meyninda; Singgih, Suwito
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i1.14841

Abstract

Kemampuan yang  populer dengan istilah 4C skills of frameworks for 21th century learning ini harus didukung dengan kemampuan literasi antara lain literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia. Kolaborasi literasi ini terbukti mampu menunjang pembelajaran inovatif selaras dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka Belajar. Selaras dengan kebutuhan tersebut, ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran harus menyesuaikan dengan kebutuhan kelas masa depan. Go-Lab dapat sebagai alternatif media digital pembelajaran praktik yang kolaboratif dan komprehensif salah satunya dalam proses penyusunan e-modul pembelajaran sains. Go-Lab dapat menjadi wadah e-modul laboratorium virtual dengan fitur feed back respon peserta didik sehingga memberikan kontribusi optimalisai framework pembelajaran laboratorium virtual. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan responden penelitian dari peserta kegiatan Pelatihan Laboratorium Virtual Berbantuan Go-Lab dalam Mendukung Kurikulum Merdeka UIN Antasari Banjarmasin sebanyak 43 peserta. Instrumen kemampuan literasi digital yang disajikan dalam angket/kuesioner google form. Instrumen  yang disusun merupakan adaptasi modifikasi yang merujuk pada 8 komponen literasi digital; (1) Functional skill and beyond (2) Creativity; (3) Collaboration; (4) Communication; (5) The ability to find and select infomation; (6) Critical thinking and evaluation; (7) Cultural and social understanding; dan (8) E-safety. Hasil analisis dari data angket literasi digital Go-Lab mendapatkan pesentase 88%. Dengan demikian Pelatihan Laboratorium Virtual Go-Lab dalam mendukung Merdeka Belajar mendapat predikat “sangat setuju” mampu menunjang literasi pada Merdeka Belajar.
Training on Making Briquettes from Rice Husk Waste as an Alternative Fuel Helda Rahmawati; Siti Shalihah; Sari Indriyani; Meyninda Destiara; Khairiatul Muna
Journal of Social Work and Science Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v3i3.795

Abstract

The large number of farmers harvesting rice in peat areas, especially in Malintang village, creates mountains or piles of rice husks along the road. Because the peat area is an agricultural area, there is a lot of rice husk waste. Based on the initial observation of the facilitator team to the community in Malintang village, most people use this rice husk waste for gardening purposes such as being used as a mixture of fertilizer or animal feed. However, this rice husk waste has not been optimally utilized as an alternative fuel. Therefore, the facilitator team wants to facilitate training in making this briquette into one of the alternative energies that can be used by peat communities, especially in Malintang sub-district. This training aims to (1) provide education to the people of Gambut District about the benefits of briquettes as an alternative fuel, (2) provide training to the community on how to make briquettes as an alternative fuel, (3) find out the perception of the peat community regarding briquettes as an alternative fuel. Based on the results of the questionnaire analysis, it was found that 75% of the public's perception of briquette making was that they did not know about how to make briquettes and how to use them, however after training the community had received education about the use of rice husk waste into briquettes.
Training on Oyster Mushroom Cultivation for Tadris Biology Students in Developing an Independent Entrepreneurial Spirit Meyninda Destiara; Nurul Himmah; Istiqamah
Journal of Social Work and Science Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v3i3.796

Abstract

Oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) are a product related to conventional biotechnology where the product is a food that can be consumed. Oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) cultivation training is a community service effort related to conventional biotechnology, which is a food that can be consumed. This training stage includes biotechnology and biological entrepreneurship courses, which aim to develop capabilities in developing biology-based businesses. With this training, it is hoped that you will gain knowledge about oyster mushroom cultivation, as a product related to conventional biotechnology, and know how to implement it in entrepreneurship.