Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Standar Fasilitas Parkir Untuk Difabel Di RSUD Pasar Minggu Nadya Amanta; Maria Immaculata Ririk W; Sri Tundono
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.59 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2481

Abstract

Berdasarkan Permenkes Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016, bangunan Rumah Sakit harus menyediakan fasilitas yang dapat di akses oleh difabel termasuk lanjut usia, pada kenyataanya fasilitas tersebut di beberapa Rumah Sakit belum terpenuhi, salah satunya Rumah Sakit tersebut adalah Rumah Sakit Pasar Minggu. Makalah ini mendeskripsikan penerapan standar fasilitas difabel di area parkir dan drop off di RSUD Pasar Minggu. Metode yang digunakan adalah metode deduktif kuantitatif.Variabel yang dikaji meliputi ketersediaan parkir difabel, signage, ram dan faktor yang mempengaruhi ketidak sesuaian terhadap standar.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di area parkir, signage, dan ram belum memenuhi standar.Fasilitas tersebut batu terpenuhi sekitar 33%.Hal ini dapat dikatakan bahwa pada nilai rata-rata 33% kondisi fasilitas area parkir kurang baik.Tujuan dari makalah ini adalah mendapatkan faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian terhadap standar.Standar persyaratan teknis fasilitas tersebut penting untuk keamanan dan kenyamanan bagi difabel.
PENCEGAHAN KEBAKARAN PADA LINGKUNGAN PERMUKIMAN PADAT DI KELURAHAN KRENDANG, KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA BARAT Rizki Fitria Madina; Khotijah Lahji; Sri Tundono; Aulia Fahrani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 1 No 3 (2019): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.915 KB) | DOI: 10.25105/jamin.v1i3.6046

Abstract

Kawasan Tambora, Jakarta Barat, merupakan kawasan dengan tingkat kejadian bencana kebakaran yang tinggi (Dahlia, 2018). BPS (2017, 2018, 2019) mencatat terjadi 104 kali kejadian bencana kebakaran dalam kurun waktu 3 tahun dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2018, di mana bencana kebakaran ini didominasi oleh sambungan arus pendek. Kondisi ini disertai dengan kondisi fisik lingkungan yang tidak sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan baik dari aspek infrastruktur maupun material yang digunakan pada bangunan, serta perilaku warga dalam menggunakan instalasi kelistrikan yang tidak aman. Kegiatan PKM oleh tim PKM Jurusan Arsitektur Usakti ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan antisipasi masyarakat mengenai warga dan kawasan tanggap bencana sehingga frekuensi bencana kebakaran dapat menurun, melalui penyuluhan mengenai warga dan kawasan yang tanggap bencana kebakaran, serta pendampingan pembuatan jalur evakuasi bencana untuk kawasan RW 02 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatori dengan perangkat RW 02 dan perwakilan warga melalui focus group discussion (FGD). Tim PKM dan warga membahas bersama rencana jalur evakuasi bencana yang direncanakan oleh Tim PKM dan melakukan penyesuaian terhadap rencana tersebut pada saat FGD berlangsung. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah didapatkannya draft rencana jalur evakuasi bencana yang siap dikembangkan lebih lanjut.
BANTUAN TEKNIS PEMBANGUNAN BALAI WARGA, DI KELURAHAN KRENDANG, KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA BARAT Sri Tundono; Laila Zohrah; Popi Puspitasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 2 No 1 (2020): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.936 KB) | DOI: 10.25105/jamin.v2i1.6672

Abstract

Ketersediaan Balai warga sebagai sarana interaksi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam kelengkapan tercapainya suatu kawasan yang representatif. Ruas ruang bersama di kampung kota di Jakarta terancam akan hilang. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan partisipasi kegiatan gotong royong warga masyarakat dengan memberikan bantuan teknis dalam pembangunan balai warga. Lokasi kegiatan berada di kawasan RW 02 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dengan dasar pertimbangan belum tersedianya Balai Warga, hunian padat, rekam jejak kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2015. Survei lapangan dan identifikasi kesiapan lahan (2016-2017), perhitungan perencanaan dana pembangunan (2018-2019) dan eksekusi pembangunan (2019) dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Fokus kegiatan menitikberatkan pada partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan sampai pada pembangunan fisik. Hasilnya adalah berupa pedoman dan petunjuk teknis yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan warga dalam perencanaan pembangunan di bidang fisik dan prasarana Balai Warga.
LANGGAM ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN JAKARTA CONVENTION CENTER nurul asyifa sufi setyandri; sri tundono; ady rizalsyah thahir
AGORA:Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 17 No. 2 (2019): KOSMOLOGI ARSITEKTUR DAN BENTUK BANGUNAN
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.786 KB) | DOI: 10.25105/agora.v17i02.7496

Abstract

 Jakarta Convention Center (JCC) berlokasi di Kompleks Senayan Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta. Kompleks JCC merupakan Convention Center berstandar internasional. Convention Center merupakan tempat pertukaran informasi melalui kegiatan pertemuan, pameran atau konvensi. Dalam membangun Convention Center yang fungsional maka harus memperhatikan beberapa aspek penting mulai dari struktur bangunan tersebut hingga keadaan sekitarnya dan juga langgam arsitektur yang diterapkan. Langgam arsitektur kontemporer merupakan arsitektur yang mempertimbangkan aspek struktur, bentuk massa, fasad, dan harmonisasi ruang terbuka dari sebuah bangunan. Langgam arsitektur kontemporer dapat memaksimalkan fungsi dari Convention Center. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan langgam arsitektur kontemporer pada bangunan Jakarta Convention Center. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data yang didapat melalui studi literatur dan objek di lapangan. Penulis akan melakukan analisis tentang penerapan langgam arsitektur kontemporer pada bangunan Jakarta Convention Center berdasarkan variabel yaitu: struktur, bentuk massa, fasad dan harmonisasi ruang terbuka yang membuktikan adanya penerapan langgam arsitektur kontemporer pada Jakarta Convention Center.
VIEWS ON THE MANIFESTATION OF LOCAL WISDOM (CASE: KAMPUNG NAGA, WEST JAVA) Agus Saladin; Agus Budi Purnomo; Sri Tundono
International Journal on Livable Space Vol. 3 No. 1 (2018): WISDOM and EVOLUTION
Publisher : Jurusan Arsitektur - FTSP - Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.685 KB) | DOI: 10.25105/livas.v3i1.3868

Abstract

AbstractThe physical object of architecture is a manifestation of thoughtful concept of the architect. Philosophically, in vernacular architecture, the concept of thoughts is being revealed in the form of local wisdom. Kampung Naga, as one of the vernacular villages in West Java, maintains its traditional culture although the inhabitants have undergone modern thought. The modern era has developed immensely which could affect the decline in preserving the local wisdom. To anticipate the decline, it is necessary to make an effort to formulate the local wisdom which is still existed. This paper aims to explain the results of research in Kampung Naga which focusing on physical elements and accommodating the results of previous research concerning on local wisdom. Data and information as written materials were obtained through field survey, literature review, and previous research studies. The results of the study show that local wisdom in Kampung Naga has an effect on the aspects of life in terms of social interaction, land law, physical building ideas and its spatial order. The paper will be ended with the diagrammatic conceptual model of the aspects of the manifestation of local wisdom in Kampung Naga. Keywords: manifestation, local wisdom, Kampung Naga
ECO-CONTEXT PADA RUMAH SUSUN KAMPUNG AKUARIUM DI PENJARINGAN Fira Fahmiah Syafriani Baharuddin; Etty R Kridarso; Sri Tundono
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v12i1.008

Abstract

Angka kebutuhan hunian menjadi masalah dengan urgensi tinggi saat ini dikarenakan semakin tingginya angka pertumbuhan penduduk terutama di daerah DKI Jakarta, hal ini menyebabkan banyak terbentuknya pemukiman liar. Rumah susun menjadi salah satu alternatif penyelesaian permasalahan hunian tetapi belum mencakup penyelesaian masalah lingkungan yang juga terbentuk karena itu. Pendekatan arsitektur Eco-Context atau yang dikenal dengan Ecology-Contextual memiliki prinsip-prinsip perancangan yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan seperti banjir. Rumah Susun Kampung Akuarium menjadi objek bangunan yang paling tepat untuk mendesripsikan kondisi ini dan diharapkan dapat menjadi patokan evaluasi tingkat pemenuhan Eco-Context terhadap rumah susun dan juga kaitannya dalam mengatasi masalah lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfokus pada pengamatan dan analisis objek dengan metode pengumpulan data yaitu melaui observasi, wawancara hingga studi literatur. Data yang ada kemudian dianalisis dan diuraikan dengan penjelasan yang lebih dapat dimengerti. Penilaian menggunakan rentang nilai kesesuaian antara bangunan yag ada dengan pendekatan Eco-context sesuai dengan teori yang berkaitan untuk menilai seberapa sesuai dengan tema. The number of housing needs is a problem with high urgency at this time due to the high rate of population growth, especially in the DKI Jakarta area, this has led to the formation of many illegal settlements. Flats are one of the alternative solutions to residential problems but not environmental problems. The Eco-Context architectural approach known as Ecology-Contextual has design principles that can overcome environmental problems such as flooding. The Kampung Akuarium Flat is the most appropriate building object to describe this condition and is expected to be a benchmark for evaluating the level of Eco-Context compliance for flats and also its relation to addressing environmental problems. This research was carried out using a qualitative descriptive method that focuses on observation and object analysis with data collection methods, namely through observation, interviews and literature studies. The existing data is then analyzed and described with a more understandable explanation. The assessment uses a range of suitability values between existing buildings and the Eco-context approach in accordance with related theories to assess how well it fits the theme.
THE USE OF SECONDARY SKIN MATERIALS FOR NATURAL LIGHTING IN HOTELS RESORTS Siti Sarah Kamilah Irfan; Maria Immaculata Ririk Winandari; Sri Tundono
Journal of Architecture&ENVIRONMENT Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2355262x.v22i1.a14124

Abstract

Natural lighting is one aspect of ecological architecture to reduce energy use by utilizing sunlight as the main lighting. However, direct and excessive sunlight decreases the comfort level of room users because it can increase the room temperature and interfere with visualization. So it takes control of the distribution of sunlight into the room. In addition, the issue of environmental damage has become hot news among the community today, especially in the property sector, such as using materials that can damage the surrounding environment. Efforts to regulate the entry of sunlight into the room but not harm the surrounding environment, one of which is the application of second skin that utilizes environmentally friendly materials. This paper aims to determine the form and material of secondary skin that is environmentally friendly and suitable for use in resort hotels. This research uses a qualitative comparative method based on three objects in the form of secondary skin in the hotel resort building: Ananta Legian Hotel Bali, EcoSuites (A Reed-Clad Hotel Greece), and Lenora Hotel Bandung with variables namely opening, shape, and shading. For three secondary skin material objects in the resort hotel building, namely Amnaya Resort Kuta, Four Points by Sheraton Bali, and Potato Heads Studio Hotel Bali with variables namely shape, material, and aesthetics. Based on the results of the study, it was found that there are two types of second skin openings that are applied to the hotel resort building, namely dead openings and sliding openings that are applied to adjust the shape with the dominance of the modified rectangular base shape and the shadow produced from the second skin itself adjusts to the function of the shaded space. Environmentally friendly materials used are made from nature, such as vegetation, wood, and roaster bricks that do not damage the surrounding environment, which are applied in a modified rectangular base shape and can improve the aesthetics of the building.
Pengelolaan Laboratorium Fisika Bangunan di Jurusan Arsitektur (Analisis Kelayakan Berdasarkan ISO/IEC 17025:2017 ) Rizki Fitria Madina; Sri Tundono; Sri Novianthi Pratiwi; Lili Kusumawati; Inavonna -; Khotijah Lahji; Fajar Rezandi
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 4, No 3 (2023): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v4i3.15282

Abstract

The Building Physics Laboratory is an educational facility that supports the quality of education. In the last 5 years, the Building Physics Laboratory at the Department of Architecture Universitas Trisakti has had the opportunity to collaborate in research activities, but does not yet have accreditation that guarantees the laboratory quality. This study was conducted to determine the condition of the building physics laboratory in the Department of Architecture at universities in Indonesia. The research results are used to prepare laboratory commercialization and laboratory development plans for the Universitas Trisakti’s Building Physics Laboratory. From this research, it is known that although the facilities and infrastructure of the Building Physics Laboratory in Universitas Trisakti are more equipped than the majority of its competitors, the condition of management and resource utilization of the Building Physics laboratory at the Department of Architecture Universitas Trisakti needs improvement if they want to get ISO 17025:2017 accreditation.
IDENTIFICATION OF GREEN SPACE CRITERIA IN THE HOSPITAL ENVIRONMENT AS A SUPPORT FOR THE PATIENT'S RECOVERY PROCESS Canthika Nada; Tulus Widiarso; Sri Tundono
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v6i2.19568

Abstract

The recovery process for patients in the hospital doesn't only come from medical factors, but also from other factors, one of them being an environmental factor. The study on this paper focuses to identify the criteria for green spaces that support the recovery process of patients, which is expected to be a reference for preparing guidelines to design green spaces in hospitals. The research methodology used is descriptive qualitative by analyzing relevant scientific articles. Green space criteria can be seen from several principles, such as the main principles on green hospital concept both in theory or design. The study results are the main principles of green spaces design, such as designing green spaces inside and outside buildings, that is organize the vegetation, in and out access, furnituring and use the hardscapes. The conclusion drawn from this study is the importance of utilizing of green spaces as a place to support the patient’s recovery process through a design that refers to the principles of the green hospital optimally.
PENERAPAN STRATEGI DESAIN PASIF DI BANGUNAN PUSAT KREATIF Maria Immaculata Ririk Winandari; Viviana Khoerunnisa Baharessa; Sri Tundono
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 2 (2023): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v7i2.5329

Abstract

Konsumsi energi bangunan yang berlebihan dapat mengakibatkan pemanansan global. Dampak dari pemanasan global ini menyebabkan kenaikan suhu yang dapat menggangu tingkat kenyamanan termal dalam bangunan. Hal tersebut dapat ditanggulangi dengan penerapan prinsip Arsitektur Berkelanjutan yaitu efisiensi energi. Upaya penghematan energi dilakukan melalui strategi desain pasif, yaitu pengaplikasian skylight, jendela, dan sun shading. Penerapan desain pasif ini berfokus dalam mengoptimalkan pencahayaan alami dan penghawaan alami yang dapat mengurangi konsumsi energi listrik pada bangunan. Optimalisasi ini juga sebagai upaya memperoleh kenyamanan termal dalam bangunan Pusat Kreatif sehingga menciptakan suasana ruangan yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas pengguna ruang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui posisi, bentuk, dan material pada jendela, sun shading, skylight yang efektif digunakan pada perancangan Pusat Kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah (1) penerapan flat skylight menggunakan material glazing Polycarbonat (2) Penerapan jendela tipe pivot window dan fixed window (3) Penerapan sun shading bentuk kisi-kisi vertikal di sisi timur-barat dengan material bambu.
Co-Authors Abimanyu Sudarto, Dafa Maulana Ady R Thahir ady rizalsyah thahir Ady Rizalsyah Thahir, Ady Rizalsyah Agus Budi Purnomo Agus Budi Purnomo Agus Budi Purnomo Agus Saladin Agus Saladin Agus Saladin Agus Saladin Alyfia, Tiara Putri Andajani, Sih Anita Tita Yulita Arvianthi, Tiara Astri Maulinda Aulia Fahrani Bambang Susetyarto , Martinus Canthika Nada Citra Fila Telis Citra Fila Telis Citra Fila Telis Cut Gina Petrina Enny S. Sardiyarso Etty Kridarso Etty R Kridarso Etty R Kridarso Etty R. Kridarso Etty R.Kridarso R. Kridarso Fahrani, Aulia Fajar Rezandi Faradila Faradila Fira Fahmiah Syafriani Baharuddin Giodi Amanu Nugraha Phasa Hadi Prabowo Hafidzar, Dimas Bagus Hezky Leo Muhammad Inavonna Inavonna - Kridarso , Etty R Lahji, Khotijah Laila Zohrah Lili Kusumawati Madina, Rizki Madina, Rizki Fitria Magdalena, Florent Menak Marbun, Gerald Joel Hasiholan Maria Immaculata Ririk W Maria Immaculata Ririk Winandari Maria Immaculata Winandari Winandari Martinus Bambang Susetyarto Melanie , Christine Grace Mulki , Kays Nadya Amanta Nurrohman, Muhammad Lazuardy nurul asyifa sufi setyandri Panget, Muhamad Kurniawan Popi Puspitasari Prabowo , A. Hadi Prabowo, A. Hadi Prawira , Joshua Renur, Muhammad Siddiq Alfarabi Retno Wulandari, Wahyuni Rizki Fitria Madina Rizki Fitria Madina Saladin, Agus Salsabila, Salsabila Sari, Christina Siti Sarah Kamilah Irfan Sitti Adinda Nabila Virgiani Sri Novianthi Pratiwi sufi setyandri, nurul asyifa Susetyarto, Martinus Bambang Tulus Widiarso Umara, Asyifa Putri Viviana Khoerunnisa Baharessa Wahyudi Siswanto Zeifar Azfahry Zohrah, Laila