Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SDN PENINGGILAN 5 KOTA TANGERANG Mutiara, Rahma; Sumiyani, Sumiyani; Sa'odah, Sa'odah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4007

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan dalam keterampilan menyimak siswa dan pentingnya pendekatan kreatif dalam pembelajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman siswa dan guru, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi secara signifikan. Meskipun siswa menunjukkan ketertarikan tinggi, variasi kesiapan dan rasa percaya diri sebelum menyimak menghambat kinerja mereka. Siswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasi pokok-pokok pikiran, namun mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial dalam pembelajaran dapat memperkuat keterampilan menyimak, tetapi memerlukan dukungan guru untuk mempersiapkan siswa secara mental dan emosional. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran dan peran aktif media sosial dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.
A Problem-Posing-Based Critical Literacy Pedagogy Model for Developing Critical Reading Skills among Pre-Service Indonesian Language Educators Ramdhani, Intan; Sumiyani, Sumiyani
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.1272

Abstract

Despite the demand for 21st-century skills, literacy is rarely addressed as a transformative power to challenge social structures, and many pre-service teachers still lack sufficient critical reading competence. This study aims to analyze the core conceptual framework of Critical Literacy Pedagogy (CLP) and validate the effectiveness of the problem-posing model in developing the critical reading skills of pre-service Indonesian language educators. The study utilizes a concept analysis and an integrative review design, synthesizing Paulo Freire’s philosophical foundations with empirical validation. The empirical data, adapted from relevant quasi-experimental studies involving 56 pre-service teachers, indicate that the problem-posing model has a highly significant effect (p < 0.005) on all six sub-skills of critical reading. The most substantial improvements were observed in Explanation (F=96.898) and Analysis (F=65.202), signifying a successful pedagogical shift from passive "banking education" to autonomous social agency and higher-order thinking. The study concludes that the Problem-Posing based CLP model is a transformative approach that empowers pre-service teachers to interrogate dominance within texts. It is essential to integrate CLP into teacher education curricula to prepare educators as agents of social change who can navigate the complexities of modern discourse and digital disinformation.