Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS SWOT WISATA DI DESA MANDE, KECAMATAN MANDE, KABUPATEN CIANJUR Lumongga, Az Zahrah; Setiawan, Setiawan; Yustikasari, Yustikasari
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam pemanfaatan potensi alam dan budaya yang dimiliki oleh desa-desa yang ada di Indonesia. Desa Mande yang memiliki daya tarik utama yaitu wisata alam Waduk Cirata dan kebudayaan Pencak Silat, hal ini diharapkan bisa menjadi atraksi wisata yang menarik jika pengelolaannya dilakukan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi potensi yang ada di Desa Mande serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan pariwisatanya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, studi pustaka dan observasi langsung ke Desa Mande. Peneliti melakukan wawancara dengan tokoh-tokoh kunci di Desa Mande yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, anggota Bumdes dan kelompok penggerak wisata. Pengunaan analisis SWOT bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan pariwisata di Desa Mande. Kekuatan desa ini meliputi keindahan alam dan kebudayaan yang masih belum dikelola secara optimal. Adapun kelemahan pengembangan pariwisata di desa ini yaitu keterbatasan fasilitas pendukung wisata, rendahnya kesadaran masyarakat dan minimnya tenaga ahli di bidang pariwisata.
VIDEO VIRAL TIKTOK DAN DINAMIKA KOMUNIKASI GEN Z DI DUNIA KERJA Bani, Bibo; Yustikasari, Yustikasari
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v7i3.38605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana video viral di platform media sosial TikTok memengaruhi gaya komunikasi lisan Generasi Z (Gen Z) dalam konteks organisasi. Gen Z, sebagai generasi digital native, menunjukkan kecenderungan untuk mengadopsi istilah-istilah viral dalam percakapan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap dua informan yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol viral dari media sosial tidak hanya digunakan sebagai ekspresi linguistik, tetapi juga sebagai penanda identitas sosial dan alat untuk membangun koneksi antar individu di tempat kerja. Penggunaan simbol ini juga berpotensi menciptakan hambatan komunikasi antar generasi, karena perbedaan referensi dan pemaknaan simbol. Penelitian ini menggunakan perspektif interaksionisme simbolik untuk menganalisis konstruksi makna dalam interaksi sosial Gen Z, serta mengungkap pentingnya literasi simbolik dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan inklusif di dalam organisasi.
Persepsi Peran Dan Gaya Manajemen Konflik Pada Sumber Daya Manusia Di Organisasi Ramadhanti, Galuh Aulia; Suminar, Jenny Ratna; Hadisiwi, Purwanti; Yustikasari, Yustikasari
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 5 No 3 (2022): JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v5i3.20380

Abstract

Konflik merupakan hal yang tidak bisa dikontrol oleh manusia. Setiap manusia memiliki gaya manajemen konflik dan persepsinya masing-masing sesuai dengan peran, pemikiran, dan lingkungannya dalam menghadapi konflik, khususnya pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelola karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi peran Sumber Daya Manusia dalam menghadapi konflik pada organisasi dan mengetahui bagaimana gaya manajemen konflik pada Sumber Daya Manusia di organisasi mereka. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomelogi, melihat pengalaman dari mereka yang merupakan Sumber Daya Manusia menghadapi dan menangani konflik organisasi. Dengan metode kualitatif, dilakukan wawancara dengan empat informan yang berasal dari organisasi berbeda, dengan memiliki kriteria organisasi, yaitu organisasi modern dan organisasi tradisional. Hasil dari penelitian ini adalah persepsi peran individu sebagai Sumber Daya Manusia dalam menanggapi konflik organisasi adalah hal yang alamiah dan normal, konflik dihadapi dengan bijak sesuai dengan penyebab konflik yang ada. Gaya manajemen konflik yang digunakan oleh Sumber Daya Manusia pada organisasi modern dan organisasi tradisional berbeda, pada organisasi modern menggunakan gaya manajemen konflik integratif. Pada organisasi tradisional menggunakan gaya manajemen konflik dominasi dan kompromi. Kesimpulan penelitian adalah gaya manajemen konflik yang dilakukan pada setiap Sumber Daya Manusia berdasarkan persepsi peran yang didapat dari prinsip dan lingkungan organisasi mereka.
Strategi manajemen krisis ITB atas isu pinjaman online di akun @ITBfess (X) Shadrina, Alyani Nur; Priyatna, Centurion Chandratama; Yustikasari, Yustikasari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i22025p407-414

Abstract

ITB’s crisis management strategy regarding the online loan issue on @ITBfess (X) The crisis experienced by ITB due to content of pinjaman online (pinjol) on the menfess social media account x @itbfess, in January 2024, has affected various aspects of education and public communication. Public dissatisfaction with the university's response, which was deemed non-transparent, triggered a crisis of trust and social protests. This study aims to analyze the crisis management strategy of the Bandung Institute of Technology (ITB) in maintaining the company's reputation during the crisis. The method used is a qualitative descriptive case study approach. Data were collected through interviews with two key informants and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results show that ITB applies a combination of Situational Crisis Communication (SCCT) and Image Restoration Theory (IRT) in each phase of the crisis (pre-crisis, crisis, and post-crisis). Direct response strategies and solution provision are part of the effort to maintain public trust. These findings provide a theoretical contribution to the literature on vulnerable crisis management and demonstrate the importance of responsive and contextual communication in reputation mitigation. Krisis yang dialami ITB akibat akibat konten pinjaman online (pinjol) pada akun menfess sosial media x @itbfess, pada Januari 2024, telah mempengaruhi berbagai aspek pendidikan dan komunikasi masyarakat. Ketidakpuasan publik terhadap respons universitas yang dinilai tidak transparan memicu krisis kepercayaan dan protes sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen krisis Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam menjaga reputasi perusahaan selama amsa krisis tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dua informan kunci dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITB menerapkan kombinasi teori Situational Crisis Communication (SCCT) dan Image Restoration Theory (IRT) pada tiap fase krisis (pra-krisis, krisis, pasca-krisis). Strategi respons langsung,serta pemberian solusi merupakan bagian dari upaya untuk mempertahankan kepercayaan publik. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur manajemen krisis yang rentan dan menunjukkan pentingnya komunikasi responsif dan kontekstual dalam mitigasi reputasi.
Health communication: the urgency and challenges of telenursing in remote nursing practice Yustikasari, Yustikasari; Baharuddin, Tawakkal; Subekti, Priyo; Anisa, Renata; Dewi, Retasari
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i1.9352

Abstract

This study examined the challenges and opportunities for telenursing services’ success in remote regions of Indonesia, particularly the role of health communication in addressing these issues. This research was done using Online Research Methods (ORMs) and analysed using NVivo 12 Plus. The results reveal the desperate need to use telenursing to enhance access to and efficiency and quality of services, especially in regions far removed from healthcare facilities. The analysis showed the existence of significant barriers to the care and technological infrastructure of the area, the scant digital literacy among healthcare providers and patients, and fears concerning data security and privacy. Additionally, there is a lack of sufficient government policies and resource funding, which would otherwise improve the situation. To respond to such challenges, this study advocates for adopting other tools such as health communication models, particularly promotional and trust-building therapeutic communication designed for interaction with patients at the clinic, to increase trust and responsiveness among healthcare workers towards telemedicine. Programmatic, regulatory, and institutional documents, schemes, and strategies for digital literacy, public advocacy, and services for training healthcare workers of advanced age are also enabling and essential factors for the practical and sustained application of telenursing in Indonesia.