Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi dan Budaya Kerja Melalui Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Mediasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pusat Data dan Infromasi Kementerian Pertahanan Susilowati, Susilowati; Sahim, Aswin Naldi; Pratikno, Yuni; Nurakhim, Bambang
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3299

Abstract

Peran Pusdatin Kemhan sebagai Walidata Kementerian Pertahanan memerlukan sumber daya manusia dengan kompetensi tinggi untuk penyelenggaraan layanan data terbuka, yang didukung oleh budaya kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan. 2) Mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai. 3) Mengetahui pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai. 4) Membuktikan bahwa komitmen organisasi menjadi variabel mediasi antara kompetensi dan kinerja pegawai. 5) Membuktikan bahwa komitmen organisasi menjadi variabel mediasi antara budaya kerja dan kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan inferensial melalui survei pada 140 orang. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling, menghasilkan 104 responden berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan software SmartPLS V3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, budaya kerja, dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan. Hubungan tidak langsung menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi (Partial Mediation). Namun, hubungan antara budaya kerja dan kinerja pegawai melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi tidak signifikan, artinya komitmen organisasi bukan sebagai mediasi (Unmediated). Penelitian ini menegaskan pentingnya kompetensi, budaya kerja, dan komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai, dengan komitmen organisasi memainkan peran mediasi antara kompetensi,budaya kerja terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Demosi, Mutasi dan Promosi Jabatan terhadap Kinerja dan Motivasi Sebagai Mediasi Karyawan Satuan Pengamanan di Bank Indonesia Kantor Pusat Mualim, Wisnu; Sahim, Aswin Naldi; Pratikno, Yuni; Nurakhim, Bambang
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh demosi, mutasi, dan promosi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada karyawan satuan pengamanan di Bank Indonesia Kantor Pusat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei yang melibatkan 109 responden serta menunjukkan terdapat 5 (lima) variable dengan 7 (tujuh) hipotesis yang pengujiannya menggunakan Smart PLS versi 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa demosi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja, promosi jabatan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, mutasi jabatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja, motivasi secara langsung juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja, motivasi tidak terbukti sebagai mediasi hubungan antara demosi, mutasi dan promosi terhadap kinerja karyawan dengan hasil tidak dapat mempengaruhi/tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berfokus pada demosi dan promosi dapat meningkatkan kinerja karyawan, sedangkan mutasi serta motivasi sebaiknya diminimalisir karena dapat menurunkan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai dinamika pengelolaan sumber daya manusia di satuan pengamanan, khususnya PT TDP sebagai perusahaan penyedia jasa pengamanan yang memperkerjakan karyawannya di Bank Indonesia Kantor Pusat.
Pengaruh Carring Perawat dan Karakteristik Individu Pasien Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Laia, Elman; Pratikno, Yuni; Hasudungan, Eddy Hermawan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3425

Abstract

Carring adalah perasan empati kepada pasien dan memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan dan melindungi pasien serta menunjang kesembuhan, serta memberikan ketenangan pada pasien. Karakteristik individu didefinisikan sebagai variasi kemampuan dan kemauan individu dalam melaksanakan aktifitas pekerjaan dikaitkan dengan kebutuhan berprestasi pengalaman/ masa kerja, ketingkat pendidikan. Kepuasan pasien bergantung pada jasa pelayanan keperawatan yang diberikan oleh perawat, apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Carring Perawat dan Karakteristik Individu Pasien Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Anna Medika Bekasi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan Kueioner dan Wawancara, dimana peneliti mendapatkan keterangan atau informasi secara lisan atau face to face. Dalam penelitian ini untuk menentukan sampel dari populasi yang akan diteliti, digunakan rumus Slovin dengan diperoleh sampel 66 orang sampel dari 195 responden. Arikunto (2006) menyebutkan bahwa sampel adalah bagian dari populasi (wakil populasi yang diteliti). Carring perawat terhadap kepuasan pasien diperoleh nilai sebesar 0,697 berarti ada pengaruh sangat kuat. Hal di buktikan dengan uji hipotesis variabel carring perawat terhadap tingkat kepuasan pasien diperoleh nilai sig. untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,033 < 0,05 dan nilai t hitung 2,183 > t tabel 1,999. Disimpulkan bahwa H1 terdapat pengaruh secara positif signifikan. Karakteristik individu pasien terhadap Tingkat Kepuasan Pasien diperoleh nilai sebesar 0,665 berarti ada pengaruh sangat kuat. Hal di buktikan dengan uji hipotesis variabel karakteristik individu pasien terhadap tingkat kepuasan pasien diperoleh nilai Sig. Untuk Pengaruh X2 Terhadap Y Adalah Sebesar 0,003 < 0,05 dan nilai t hitung 3,036 > t tabel 1,999. Sehingga terdapat pengaruh secara positif signifikan. Secara simultan variabel Carring Perawat, Karakteristik Individu Pasien dan variabel Tingkat Kepuasan Pasien dengan nilai korelasi secara simultan atau Model Summary menghasilkan nilai R sebesar 0,759 dan sedangkan nilai R Square sebesar 0,612 atau 61,2%, hal ini dapat dinyatakan bahwa hasil analisa secara bersama-sama variabel carring Perawat dan Karakteristik Individu Pasien terhadap variabel Tingkat Kepuasan Pasien memiliki pengaruh sangat kuat. Dibuktikan melalui hasil uji F (ANOVA) atau Fhitung di peroleh nilai sebesar 14,296 dimana lebih besar dari Ftabel (64) sebesar 3,14 dengan tingkat signifikan sebesar 0,001 karena 0,001 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat pengaruh secara positif signifikan Carring Perawat dan Karakteritik Individu Pasien secara simultan terhadap Tingkat Kepuasan Pasien
Pengaruh Kompetensi, Integritas dan Koordinasi terhadap Efektivitas Kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang Selatan Bastian, Ricky Yuanda; Rangkuti, Zulkifli; Pratikno, Yuni
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v4i3.1063

Abstract

The Influence of Competence, Integrity and Coordination on the Work Effectiveness of Members of the Regional People's Representative Council of South Tangerang City. The work effectiveness of council members is not yet optimal in the Regional People's Representative Council (DPRD) of South Tangerang City. Integrity, competence and coordination factors dominantly influence the work effectiveness of board members. This research aims to analyze the magnitude of the influence of competence, integrity and coordination on the work effectiveness of members of the South Tangerang City Regional People's Representative Council. The research approach applied is quantitative, namely research that emphasizes analysis on numerical data or numbers obtained using statistical methods. This research uses survey methods and explanatory/causal analysis. The sample was members of the South Tangerang City DPRD, namely 50 members of the Council. Analysis using multiple linear regression analysis. The results of the analysis show that there is a significant influence of competence, integrity and coordination on the work effectiveness of members of the Regional People's Representative Council of South Tangerang City, both individually and simultaneously.
PENGARUH MUTASI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA SATUAN KERJA STAF UTAMA PERENCANAAN UMUM DAN ANGGARAN KEPOLISAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA Pebriana, I Gusti Komang Crysma Arya; Pratikno, Yuni; Sukiman
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v4i2.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutasi dan pengalaman kerja terhadap prestasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, guna memperoleh gambaran empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan kinerja dan prestasi kerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 29.00. Jumlah sampel penelitian sebanyak 65 responden. Uji statistik yang digunakan meliputi uji t untuk menguji pengaruh parsial, uji F (ANOVA) untuk pengaruh simultan, serta analisis korelasi (R) untuk mengetahui tingkat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Mutasi (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5,556 lebih besar dari t tabel sebesar 1,997 (5,556 > 1,997), sehingga dapat disimpulkan bahwa Mutasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Y) dengan tingkat pengaruh yang kuat. Variabel Pengalaman Kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 7,272 lebih besar dari t tabel 1,997 (7,272 > 1,997), yang berarti Pengalaman Kerja juga berpengaruh positif terhadap Prestasi Kerja Pegawai. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 30,361 lebih besar dari F tabel sebesar 2,75 (30,361 > 2,75) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti Mutasi (X1) dan Pengalaman Kerja (X2) bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Y). Nilai korelasi (R) sebesar 0,813 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, di mana 81,3% variasi Prestasi Kerja Pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 18,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISME DALAM MENCAPAI TINGKAT KINERJA PADA BIRO PERAWATAN PERSONEL SATUAN KERJA STAF SUMBER DAYA MANUSIA MARKAS BESAR KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA putra, I Wayan Taurus Eka; Pratikno, Yuni; Sukiman, Sukiman
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v4i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan profesionalisme terhadap kinerja personel, baik secara parsial maupun simultan, guna mengetahui sejauh mana faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas kerja personel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 29.00. Sampel penelitian terdiri dari 80 responden. Uji yang digunakan meliputi uji t untuk mengetahui pengaruh parsial, uji F (ANOVA) untuk pengaruh simultan, serta analisis koefisien determinasi (Adjusted R Square) untuk mengukur kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Tingkat Pendidikan (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 6,271 lebih besar dari t tabel sebesar 1,990 (6,271 > 1,990), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Personel (Y). Variabel Profesionalisme (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 6,959 lebih besar dari t tabel 1,990 (6,959 > 1,990), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti Profesionalisme juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Personel. Hasil uji F menunjukkan bahwa F hitung sebesar 66,600 lebih besar dari F tabel sebesar 2,72 (66,600 > 2,72) dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga Tingkat Pendidikan (X1) dan Profesionalisme (X2) secara simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja Personel (Y). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,624 menunjukkan bahwa 62,4% variasi Kinerja Personel dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 37,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.