Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGHARGAAN, KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DOSEN PASCASARJANA POLITEKNIK ANGKATAN LAUT DI SESKOAL JAKARTA Bambang Nurakhim
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 2 (2019): Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v14i2.44

Abstract

The purpose of this research was to study the effect of the reward, the quality of work life and job satisfaction on lecturer organizational citizenship behavior Polytechnic Naval Postgraduate School and the Naval Command and Staff Colledge Jakarta. This study uses a quantitative approach with survey method. Samples of this study were 77 lecturers with selected randomly. It can be concluded that: (1) the reward has a direct influence on the organizational citizenship behavior lecturer, (2) the quality of working life has a direct influence on the behavior of organizational citizenship lecturers, (3) job satisfaction has a direct influence on the behavior of organizational citizenship lecturers, (4) reward has a direct influence on job satisfaction lecturer, and (5) the quality of work life has a direct influence on job satisfaction of teachers, and (6) the reward has a direct influence on the quality of work life lecturers. Therefore, to improve organizational citizenship behavior lecturer, reward, quality of work life and job satisfaction should be improved.
LEADERSHIP EFFECT AND MOTIVATION ON PERFORMANCE OF EMPLOYEES AT THE DEPUTY FOR COORDINATION INVESTMENT AND MINING, COORDINATING MINISTRY FOR MARITIME AND INVESTMENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Bambang Nurakhim; Siti Ubaidah; Eddy Kusworo
Jurnal Ekonomi Vol. 11 No. 03 (2022): Jurnal Ekonomi, 2022 Periode Desember
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Leadership variable (X1) and the Motivation variable (X2) on the Employee Performance variable (Y) at the Deputy for Investment and Mining Coordination, Coordinating Ministry for Maritime and Investment of the Republic Of Indonesia. This research uses a quantitative approach with a descriptive study method. Primary data are obtained from a closed questionnaire instrument and assessed using a Likert scale. The data analysis tool used is multiple linear regression analysis using the SPSS version 26 application. The sampling technique used is the sampling technique with the Slovin formula. From a total population of 68 people, 40 people were used as samples. The results showed that the influence of leadership and motivation on employee performance was 71.1%. It shows that 71.1% of Leadership (X1) and Motivation (X2) simultaneously affect Employee Performance (Y), while the remaining 28.9% is influenced by other factors not examined in this study. Optimizing the role of leadership and motivation needs to be pursued to improve employee performance so that in the future, it can be even better in improving services to the community.
The Effect of Leadership Style and Organizational Culture on Employee Performance Through Work Motivation as an Intervening Variable at the Business Development Directorate of PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Cilegon Yuni Pratikno; Bambang Nurakhim; Armadhani Jati Prasetya
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.1.684

Abstract

This study aims to determine the effect of leadership style and organizational culture on work motivation to improve employee performance at the Directorate of Business Development PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Cilegon. The research was conducted using a questionnaire survey method to 60 employees as a sample. This study uses a quantitative approach with a path analysis research design. Data analysis in this study includes validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, autocorrelation test, and path analysis test. From the results of the study, it can be concluded that leadership style has a direct and significant effect on employee performance, organizational culture has a direct and significant effect on employee performance, leadership style has a direct and significant effect on work motivation, corporate culture has a direct and significant effect on work motivation, work motivation has a direct and significant effect on employee performance, leadership style has a direct and significant effect on employee performance with work motivation as an interverning variable, while organizational culture has a direct and significant effect on employee performance but is not significant through work motivation as an interverning variable.
Influence of Leadership and Competency Behavior on the Performance of Family Planning Extension Bambang Nurakhim; Agnes Aryanti Kaesmetan
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 1 No. 6 (2021): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2162.054 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v1i6.90

Abstract

"The Influence of Leadership and Competency Behavior on The Performance of Family Planning Extension (PLKB) in the Office of Population Control and Family Planning Karawang Regency". This study aims to determine the influence of Leadership Behavior and Competency on the Performance of Kb Extension. Sampling techniques use total sampling (n = 46), and data analysis techniques using Correlation and Regression with SPSS version 22 programs. The results showed that Leadership Behavior had a positive and significant effect on the Performance of KB Extension (t count = 10.215, p < 0.00). Competency positively and significantly affects the Performance of KB Extension (t count = 2,532, p < 0.015). Leadership and Competency Behavior simultaneously positively and significantly affects the Performance of KB Extension (F count = 94.706, p < 0.00). Contribution of Commitment and Competence to the Performance of KB Extension is shown by adjusted R Square value of 0.701 or (70.1%). The remaining 29.9% is affected by other variables. The implication of this research is that there should be a policy of the head of the Karawang District Office of Population Control and Family Planning in improving the Performance of Kb Extension Workers.             
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UD MUNCUL AGUNG Bambang Nurakhim; Nurul Wahdini; Debby Hernita Damanik
Equilibrium Point : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5, No 2 (2022): Equilibrium Point : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/ebp.v5i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada karyawan ud muncul agung. Dengan menggunakan data kuantitatif.Hasil menunjukkan bahwa lingkungan kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada ud muncul agung dimana sesuai dengan hasil penelitian bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal tersebut bisa dilihat dengan data-data melalui hasil beberapa pertanyaan yang ada didalam instrument kuesioner.Dalam hal ini, bisa disimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan lingkungan disekitar sehingga pekerjaan tidak terhambat oleh adanya beberapa faktor yang bisa menghambat pekerjaan salah satunya adalah tempat dan kenyamanan kerja.Kata kunci : Lingkungan Kerja dan Kinerja Karyawan
Pengaruh Kompetensi dan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai Direktorat Manajemen Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi Jermia Djati; Harries Madiistriyatno; Bambang Nurakhim
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i2.4610

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kompetensi dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada Direktorat Manajemen Informasi KPK. Metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda dengan program SPSS versi 25.00 sebagai alat ukur kelayakan pengujian penelitian. Variabel penelitian berupa variable bebas yaitu kompetensi (X1) dan teknologi informasi (X2) sedangkan untuk variabel terikatnya adalah kinerja (Y). Data diperoleh dengan pengisian kuesioner dan studi dokumenter. Kuesioner berisi pertanyaan, untuk variabel bebas sedangkan untuk variable terikat menggunakan teori dari John P. Campbell. Skala pengukuran menggunakan skala likert. Jumlah responden sama dengan jumlah populasi yaitu 79 orang dengan teknik sampling jenuh. Kesimpulan dari hasil penelitian Pengaruh Kompetensi dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai Direktorat manajemen Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi adalah Variabel Kompetensi (X1) berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja (Y) dikarenakan nilai pada Uji-t (0,000) lebih kecil dari alpha (α) 0,05.  Variabel Teknologi Informasi (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) dikarenakan nilai pada Uji-t (0,045) lebih kecil dari alpha (α) 0,05.  Sedangkan Kompetensi dan Teknologi Informasi secara simultan terhadap kinerja dengan uji simultan (uji f) dengan melihat nilai F hitung sebesar (255,849) > F tabel (2,333) dengan nilai signifikansinya 0,000 < 0,05 sehingga variabel kompetensi dan teknologi informasi secara bersama-sama dapat memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja.
Pengaruh Kompetensi Kerja Guru dan Sarana Prasarana Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMK Yaspia Jakarta Selatan Sahlani, Sahlani; Nurakhim, Bambang; Ubaidah, Siti
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 4 No. 04 (2024): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i01.614

Abstract

Kemampuan untuk menyelesaikan tugas yang didasarkan pada pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang ditunjukkan oleh seorang guru disebut kompetensi kerja. Sarana prasarana pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung. Prestasi belajar siswa yang dinyatakan dalam bentuk simbol, angka, huruf, maupun kalimat yang dapat mencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Kerja Guru dan Sarana Prasarana Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMK Yaspia Jakarta Selatan. Penulis menggunakan teknik pengambilan sampel total, atau populasi secara keseluruhan. Sampelnya terdiri dari 36 orang guru dan karyawan, berdasarkan rumus Suharsimi Arikuinto (2017). Berdasarkan hasil analisis korelasi parsial, ditemukan kompetensi kerja guru berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai 0,966, yang menunjukkan tingkat pengaruh yang sangat kuat sebesar 93,3%, maka uji hipotesis variabel Kompetensi Kerja Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa diperoleh nilai thitung sebesar = 10.315 > t0,05 (34) = 1,695 maka Ho ditolak dan Ha diterima itu menunjukkan bahwa ada cukup bukti bahwa pengaruh besar. Sementara hasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa Sarana Prasarana Sekolah berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai 0,894, disimpulkan bahwa pengaruhnya kuat dengan nilai koefisien determinasi 79,9%, dengan uji hipotesis variabel Sarana Prasarana Sekolah terhadap Prestasi Belajar Siswa diperoleh nilai thitung = 5,615 > t0,05 (34) = 1,695 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti mempunyai bukti, bahwa ada pengaruh signifikan. Kompetensi Kerja Guru dan Sarana Prasarana Sekolah berdampak positif pada Prestasi Belajar Siswa. Nilai Model Summary atau R sebesar 0,976 dan nilai R Square sebesar 0,953, atau 95,3%, menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan uji ANOVA atau Fhitung variabel Kompetensi Kerja Guru dan variabel Sarana Prasarana Sekolah terhadap Prestasi Belajar Siswa diperoleh nilai sebesar 331,334. Jika nilai Ftabel (35) lebih besar dari 2,880 dan memiliki tingkat signifikan sebesar 0,000 (karena 0,000 < 0,05), maka pengaruh secara keseluruhan dianggap sangat signifikan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta Rozi, Chaidir; Nurakhim, Bambang; Sukiman, Sukiman
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 4 No. 04 (2024): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i01.627

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta. 2) Untuk mengetahui disiplin kerja terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta. 3) Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, berjenis desktiptif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta. Teknik sampling diambil secara total sebanyak 31 karyawan SMK 17 Agustus 1945 sebagai responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pangaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel gaya kepemimpinan berpengaruh secara signifikan dan parsial terhadap variabel kinerja karyawan pada SMK 17 Agustus 1945 Jakarta, diperoleh nilai thitung sebesar 3,659. artinya thitung > ttabel (3,659 > 2,048) dan nilai sig t = 0,001 lebih kecil dari nilai a = 5% dengan tingkatan korelasi yang kuat, signifikan, dan positif. Variabel disiplin kerja juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta secara signifikan dan parsial dengan nilai thitung sebesar 4,932. artinya thitung > ttabel (4,932 > 2,048) dan nilai sig t = 0.000 lebih kecil dari nilai a = 5% dengan tingkatan korelasi yang sangat kuat, signifikan dan positif. Variabel gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan SMK 17 Agustus 1945 Jakarta, secara signifikan dan simultan diperoleh nilai Fhitung sebesar 44,811 sedangkan Ftabel sebesar 3,34 maka Fhitung > Ftabel. Hasil perhitungan statistik menggunakan SPSS 26 yang tertera pada tabel di atas, diperoleh tingkat signifikansi 0,000. Nilai signifikansi yang dihasilkan tersebut lebih kecil dari 0,05 atau Ftabel < Fhitung = 3,34 < 44,811. Ftabel 3,34 diperoleh dengan melihat tabel F dengan derajat df = k-1 (3-1) dan df = n-k (31-3) pada taraf signifikansi 0,05. Karena tingkat signifikansi pada uji Anova sebesar 0,000 di bawah 0,05 Ftabel < Fhitung artinya semua variabel independent/bebas gaya kepemimpinan (X1), disiplin kerja (X2) memiliki pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen/terikat kinerja karyawan (Y).
Pengaruh Sistem Pengawasan Dan Disiplin Kerja Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan Di Pt. Revo Solusindo Hadityo, Catur Hendro; Nurakhim, Bambang; Sukiman, Sukiman
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 4 No. 04 (2024): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i01.631

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh sistem pengawasan dan disiplin kerja terhadap efektivitas kinerja karyawan PT. Revo Solusindo. Tujuan dalam penelitian ini: 1). Untuk mengetahui pengaruh Sistem Pengawasan Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan di PT. Revo Solusindo. 2). Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan di PT. Revo Solusindo. 3). Untuk mengetahui pengaruh Sistem Pengawasan dan disiplin kerja secara bersama-sama Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan di PT. Revo Solusindo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, berjenis deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Revo Solusindo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel menggunakan Total Sampling, diambil sampel sebanyak 50 Karyawan di PT. Revo Solusindo sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini: 1). Terdapat pengaruh sistem pengawasan Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan, terbukti nilai hitung untuk variabel Sistem Pengawasan(X1) sebesar 5.726 sedangkan nilai tabel untuk N = 50 sebesar 1.675. Jadi 5.726 > 1.675, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat dinyatakan bahwa Sistem Pengawasan(X1) berpengaruh signifikan Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan(Y). 2). Terdapat pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan, terbukti nilai thitung untuk variabel Disiplin Kerja(X2) sebesar 7.761, sedangkan nilai ttabel untuk N = 50 sebesar 1.675. Jadi 7.761 > 1.675, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Disiplin Kerja(X2) berpengaruh Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan(Y). 3). nilai thitung untuk variabel Disiplin Kerja(X2) sebesar 7.761, sedangkan nilai ttabel untuk N = 50 sebesar 1.675. Jadi 7.761 > 1.675, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Disiplin Kerja(X2) berpengaruh Terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan(Y).
Pengaruh Komunikasi Kerja Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. YEB Teknik Abadi Di Jakarta Neolaka, Aglom Mel Yoksam; Nurakhim, Bambang; Panjaitan, Eddy H.H.
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 4 No. 04 (2024): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i01.632

Abstract

Komunikasi merupakan proses pemindahan dan pertukaran pesan, dimana pesan ini dapat berbentuk fakta, gagasan, perasaan, data atau informasi dari seseorang kepada orang lain. Pelatihan adalah proses pembelajaran yang memungkinkan karyawan melaksanakan pekerjaan yang sekarang sesuai dengan standar. Kinerja merupakan tingkat pencapaian hasil kerja atas pelaksanaan tugas tertentu dalam hal ini mencakup kinerja individu karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi Kerja dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. YEB Teknik Abadi di Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik Total Sampling atau secara keseluruhan populasi di jadikan sampel ada 40 orang karyawan mengacu pada rumus Suharsimi Arikuinto, 2017, jadi diperoleh sampel 40 orang sampel.Berpengaruh positif komunikasi kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai parsial sebesar 0,913 berarti ada pengaruh sangat kuat atau pengaruhnya dengan koefisien determinasi sebesar 83,4%. Hal di buktikan dengan uji hipotesis variabel komunikasi kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai to = 7,044 > t0,05 (38) = 1,685, maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada pengaruh yang sangat signifikan antra kedua variabel tersbut. Bedasarkan hasil perhitungan terdapat pengaruh positif Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan diperoleh nilai parsial sebesar 0,888 berarti ada pengaruh sangat kuat atau pengaruhnya dengan koefisien determinasi sebesar 78,8%. Hal di buktikan dengan uji hipotesis variabel pelatihan terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai to = 5,571 > t0,05 (38) = 1,685, maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti berpengaruh sangat signifikan. Secara simultan pengaruh positif variabel komunikasi kerja dan pelatihan terhadap variabel kinerja karyawan dengan nilai korelasi secara simultan atau Model Summary menghasilkan nilai R sebesar 0,954 dan sedangkan nilai R Square sebesar 0,910 atau 91,0%, hal ini dapat dinyatakan bahwa hasil analisa secara bersama-sama variabel komunikasi kerja dan pelatihan terhadap variabel kinerja karyawan memiliki pengaruh sangat kuat. Dibuktikan melalui hasil uji F (ANOVA) atau Fhitung di peroleh nilai sebesar 186,200 dimana lebih besar dari Ftabel (39) sebesar 2,840 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan variabel komunikasi kerja dan pelatihan secara bersama-sama atau simultan terhadap kinerja karyawan terdapat pengaruh signifikan.