Lita Soetopo
Department Of Agronomy, Faculty Of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KARAKTER MORFOLOGI DAUN DAN IDENTIFIKASI PLOIDI TANAMAN F1 JERUK HASIL FUSI PROTOPLAS JERUK SIAM MADU DENGAN MANDARIN SATSUMA Annisa, Lailil Fitra; Martasari, Chaireni; Soetopo, Lita; Purnamaningsih, Sri Lestari
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu jenis jeruk lokal yang potensial untuk dikembangkan ialah Siam Madu. Siam Madu memiliki kulit yang tipis sekitar 2 mm, permukaannya halus dan licin, serta memiliki rasa yang manis, bentuk daun memanjang. Jumlah biji pada jeruk Siam Madu cukup tinggi antara 10-15 biji per buah (Sukarmin, 2008). Untuk memperoleh jumlah biji yang sedikit pada jeruk Siam Madu, dibutuhkan teknologi pemindahan sifat tanpa biji (seedless) dari Mandarin Satsuma yang memilikisifat male streril. Salah satunya dengan fusi protoplas. Fusi protoplas ialah penggabungan dua atau lebih protoplas yang bersentuhan dan melekat satu sama lain. (Mollers  et  al.,  1992). Dari fusi protoplas tersebut, dapat diketahui tipe ploidi dan karakter-karakter daun tanaman hasil fusi. Sel dari jaringan daun muda digunakan untuk fusi protoplas. Tanaman hasil fusi protoplas menimbulkan manipulasi ploidi yaitu allopoliploid. Allopoliploid ialah keadaan dimana yang terlibat ialah set-set kromosom non-homolog (Elord et al., 2002). Pengamatan ploidi dilakukan menggunakan alat flowcitometry. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan September 2013. Tempat di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropik (BALITJESTRO). Karakterisasi pada jeruk dilakukan pada tanaman jeruk yang telah berumur tiga tahun. Pada hasil pengamatan, terdapat kelompok yang memiliki karakter daun kombinasi kedua tetuanya dan dapat diketahui bahwa FS14 dan FS69 memiliki ploidi tetraploid. Sedangkan pada FS31 termasuk diploid.
Eksplorasi Plasma Nutfah Anggrek Epifit di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Konservasi Wilayah Pronojiwo, Jawa Timur Saputra, Nugraha Dwi; Soetopo, Lita
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman anggrek ialah satu dari tanaman hias yang memiliki nilai estetika tinggi. Pengrusakan hutan hujan tropis dapat mengakibatkan berkurangnya plasma nutfah alami anggrek di alam. Untuk menyelamatkan anggrek yang hidup secara alami, diperlukan upaya untuk menjaga dari ancaman kepunahan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis anggrek epifit dan pohon inang di kawasan Ranu Darungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2018 di resort Ranu Darungan, konservasi wilayah II, Pronojiwo, TNBTS. Luas lokasi penelitian adalah 12.000 m² (1,2 ha) dan lokasi berada pada ketinggian 803-1234m dpl, dengan suhu berkisar 22,9-29,4⁰C pada siang hari. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan line transek dan petak survei yang tersebar secara acak sistematis. Identifikasi dilakukan berdasarkan morfologi anggrek yaitu dengan mengamati bunga, umbi semu, bentuk daun dan pola pertumbuhan batang. Penelitian berhasil menemukan 1.013 populasi anggrek epifit, terdiri dari 22 genus dan 53 spesies. Satu dari beberapa genus, Podochillus sp, tidak dapat diidentifikasi hingga tingkat spesies karena tidak dalam keadaan berbunga. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan pada Eria monostachya Lindl. dengan nilai kerapatan relatif  = 24.087%, frekuensi relatif = 8.86% dan Indeks Nilai Penting  = 32.9 % menunjukkan spesies tersebut memiliki populasi tinggi dan penyebaran yang luas. Jenis pohon yang sering menjadi inang anggrek epifit adalah Gintungan (Bischofia javanica), Pasang (Lithocarpus), Meniran (Myrica javanica), Aro (Dachrycarpus imbricatus). Indeks keanekaragaman anggrek epifit pada setiap jalur sedang dan indeks keanekaragaman dari seluruh jalur tinggi.
Co-Authors Abdillah Syahroni, Abdillah Adhytya Cahya Darmawan Adiredjo, Afifuddin Latif Afandi, Sutanto Wahyu Afifah, Nur Annisa, Lailil Fitra Arifin Noor Sugiharto Arifin, Syaiful Arifin, Syaiful Arkadyah Dina Figianti Budiyanti, Husnul Khotimah Leksono Budiyanti, Husnul Khotimah Leksono Chaireni Martasari Chaireni Martasari Damanhuri Damanhuri Damanhuri Darmawan Saptadi, Darmawan Darmawan, Adhytya Cahya Desti Margi Utami, Desti Margi Dewansyah, Bahtiar Ahmad Dewansyah, Bahtiar Ahmad Dewi, Martina Sari Dewi, Martina Sari Edy Hendra Saputra Fajrina. M, Amalia Fajrina. M, Amalia Farida Yulianti Febriana, Candra Ayu Febriana, Candra Ayu Festhya Rytha Purnamasari, Festhya Rytha Hardianti, Oktarina Hardianti, Oktarina Heriyansyah, Fadli Heriyansyah, Fadli Hidayati, Noer Zein Hidayati, Noer Zein Ika Rahayu Ika Rahayu Irsyad F., Mochamad Irsyad F., Mochamad Istianingrum, Putri Izmi Yulianah Kartikasari, Dasa Novi Kartikasari, Dasa Novi Kinasih, Nimas Ayu Kinasih, Nimas Ayu Lailil Fitra Annisa Latif Adiredjo, Afifuddin Marjani Marjani Masruroh, Mei Masruroh, Mei Muhammad Afif Niken Kendarini Nina Dwi Yulia, Nina Dwi Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Novitasari, Adin Novtara, Aditya Aji Nugraha Dwi Saputra Pandji Dimas Febriandito Parnidi Parnidi Parnidi, Parnidi Paweningsih, Risma Dwi Paweningsih, Risma Dwi Prasetyo, Riza Agus Prasetyo, Riza Agus Purnamasari, Festhya Rytha Puspaningrum, Bella Yuniar Putra, Mhd. Nurhadi Putri Istianingrum Rachmadhani, Sylvia Rachmadhani, Sylvia Respatijarti Respatijarti Respatijarti, Respatijari Rico Hutama Sulistiyo, Rico Hutama Rohmatin, Anis Rohmatin, Anis Saptadi, Darmawan Saputra, Edy Hendra Saputra, Nugraha Dwi sitepu, farah afifah Sri Lestari Purnamaningsih Sulistiyo, Rico Hutama Sumeru Ashari Sutanto Wahyu Afandi Syahroni, Abdillah Ulfa, Diana Maria Ulfa, Diana Maria Widyasari, Wiwit Budi WIDYASARI, Wiwit Budi Yulia, Nina Dwi Yustiana Yustiana, Yustiana Yustiana, Yustiana Zahro, Jamilatuz Zahro, Jamilatuz