Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Piper ornatum for wound cleansing in diabetic foot ulcers Pravita Sari, Pricilia; Margono, Margono; Wahyuningtyas, Eka Sakti
Innovation in Health for Society Vol 3 No 2 (2023): July - December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ihs.10753

Abstract

Macroangiopathy leads to diabetic ulcers due to vascular insufficiency and neuropathy. Treating such wounds requires innovative approaches, including wound washing with a decoction of red betel leaves (Piper ornatum). This case study aims to evaluate the effectiveness of this method in patients with diabetic foot ulcers. The study employs a descriptive design with purposive sampling. The participant, Mrs. S, is a 41-year-old woman with grade 1 diabetic foot ulcers. Data were collected through participatory observation, unstructured interviews, and documentation. Results indicated that wound cleansing with red betel leaf decoction improved wound tissue regeneration. The Bates Jensen Wound Assessment Tool score decreased from 35 to 28 after four treatments, indicating significant wound regeneration. It is hoped that healthcare professionals will adopt this method to optimize wound healing. Keywords: Wound cleansing agent; innovation; clinical practice; diabetic foot ulcers; healthcare professionals
Formulasi Dan Optimasi Sediaan Salep Luka Akut Berbasis Daun Wungu Graptophyllum Pictum L. Griff Dan Madu Klanceng Oktaviyani, Tiwi; Wijayatri, Ratna; Wahyuningtyas, Eka Sakti; Handayani, Estrin; Kamal, Sodiq
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v17i2.409

Abstract

Abstract: Acute wounds require quick and appropriate treatment to prevent complications such as infection and scar tissue formation. This study aims to develop and optimize an ointment formula based on Graptophyllum pictum L. Griff wungu leaf extract and klanceng honey, which is intended to prepare for the healing of acute wounds. Graptophyllum pictum L Griff leaves are known to have anti-inflammatory and antimicrobial properties, while klanceng honey is famous for its ability to accelerate tissue regeneration. The research process included the determination of Graptophyllum pictum L Griff leaves to ensure the authenticity of the ingredients, extraction using the maceration method with 96% ethanol and the manufacture of Graptophyllum pictum L Griff leaves ointment with concentrations of F1 10%, F2 7.5% and F3 5%. Evaluation of physical properties through a series of preparation tests to assess organoleptic, homogeneity, pH, dispersibility, adhesion, and stability. The optimization of the ointment preparation of the combination of Graptophyllum pictum L Griff leaves and klanceng honey showed that the ointment met all quality criteria as an ointment preparation intended for acute wounds, the preparation also had excellent stability. This research is expected to be the basis for the development of natural products for the treatment of acute wounds that are more effective, and safe to use.
Basic Life Support (BLS) bagi Driver Ojek Online GrabBike untuk mengatasi Gawat Darurat Kecelakaan Lalu Lintas Hidayah, Nurul; Wahyuningtyas, Eka Sakti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gawat darurat adalah kondisi di mana harus dilakukan penanganandengan cepat dan tepat pada situasi kecelakaan lalu lintas, bencana,maupun konflik manusia. Kondisi kegawatdaruratan ini merupakanmasalah umum yang biasa ditemui di dunia kesehatan. Basic LifeSupport (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah tindakansegera pada kondisi gawat darurat untuk membebaskan jalan nafas(airway), mengatasi masalah pernapasan (breathing), danmempertahankan sirkulasi darah (circulation) korban. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini membantu mitra untuk mengatasikondisi gawat darurat pada kecelakaan lalu lintas. Tim pengabdiankepada masyarakat ini bermitra dengan paguyupan ojek onlineGrabBike di Kota Magelang. Jumlah driver ojek online GrabBikeyang mengikuti kegiatan ini sejumlah 15 orang. Pengabdian kepadamasyarakat ini menggunakan metode workshop. Metode padapengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi beberapa tahapantara lain: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap penyusunanlaporan, dan tahap publikasi. Tujuan diselenggarakan pengabdiankepada masyarakat ini adalah mengajarkan kepada driver ojek onlineGrabBike di Kota Magelang bagaimana melakukan BLS yang benar,bagaimana menangani korban dalam kondisi gawat darurat dengancepat dan tepat sesuai panduan American Heart Association (AHA)2015. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan denganbaik dan lancar. Mitra paham dan mampu melakukan simulasi BLSuntuk mengatasi kondisi gawat darurat kecelakaan lalu lintas.
Efek Perlakuan Kombinatif Plasma Medis dan Ekstrak Daun Binahong Terhadap Penyembuhan Luka Fase Proliferasi Pada Mencit Diabetik Wahyuningtyas, Eka Sakti; Nasruddin, N; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Lutfiyati, Heni; Sikumbang, Isabella Meliawati; Nurani, Laela Hayu; Kartikadewi, Arum; Salsabila, Nia; Putri, Gela Setya Ayu; Kurniasiwi, Putri; Dewi, Devi Kemala
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plasma medicine is a relatively new and multidisciplinary studyinvolving the study of plasma science, biomedicine, pharmacy, andother health sciences to utilizing plasma for medical therapy. Plasmais the fourth substance, after solids, liquids, and gases. Plasma canproduce biological molecules of Reactive Oxygen and NitrogenSpecies (RON) which, if controlled in the right dose, can bebeneficial for health. This animal study examines the effect ofcombinative treatment of medicine plasma and binahong leaf extracton proliferation phase wound healing in a diabetic test model. Thestudy used Balb mice 7-8 years old which were induced by STZ withacute wounds which were divided into 4 groups, namely the woundgroup of diabetic mice without treatment (C), the group of diabeticmice with the treatment of binahong leaf extract (B), the group ofcombined treatment wounds plasma jet (P) and the wound group ofdiabetic mice treated with a combination of plasma and, binahongleaf extract (PB). Binahong leaf extract concentration 1% in DMSOsolvent. The jet type medicine plasma treatment was carried outevery day from day 0 to day 6. Macroscopic observation of thewound was carried out every day from day 0 to day 7. On day 7 itappears that the size of the wound area for P is much smaller thanfor C, B, and PB. The size of area B and PB is relatively the same,but smaller than C. The results of this study indicate that thebinahong leaf extract tends to inhibit the performance of medicineplasma in accelerating the healing of the proliferation phase.
Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Video Berbahasa Jawa terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah Mayor Lestari, Bekti; Wahyuningtyas, Eka Sakti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Kecemasan pasien pre operasi dapat muncul pada semua tahap operasi, tetapi yang paling sering adalah pada tahap pre operasi, dan hal ini harus diatasi agar tidak mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis pasien. Kecemasan pasien pre operasi dapat diatasi salah satunya dengan cara memberikan edukasi kesehatan dengan media yang tepat yaitu video. Video yang disampaikan dengan bahasa yang sesuai dengan karakteristik pasien maka pasien dapat lebih mudah untuk menerima informasi dan mengaplikasikan materi yang didapatkannya. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan video berbahasa Jawa terhadap kecemasan pasien pre operasi bedah mayor, mengetahui kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi, menganalisa pengaruh edukasi kesehatan dengan video berbahasa Jawa. Metode :Metode yang digunakan yaitu quasi experiment pretest-posttest one group. Teknik pengambilan data dengan teknik sampling non probability, consecutive sampling, berjumlah 30 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kecemasan HARS (Hamilton Ansiety Rating Scale). Data diolah menggunakan analisis deskripstif statistic, yaitu analisa univariat dan analisa bivariat ( dengan uji statistik spearman ). Hasil :Uji spearman pada edukasi kesehatan dengan menggunakan video berbahasa Jawa didapatkan nilai signifikansi terhadap kecemasan pasien pre operasi bedah mayor sebesar 0,000. Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi kesehatan dengan video berbahasa Jawa terhadap kecemasan pasien pre operasi bedah mayor di Ruang Cempaka 1 RSUD Kabupaten Temanggung.
A Case Study: Application of Kersen Leaf Extract (Muntingia Calabura L.) and Manuka Honey Ointment Combination On Second Degree Superficial Burns Shella Oktavia Cahyaningrum; Estrin Handayani; Eka Sakti Wahyuningtyas; Ratna Wijayatri
Viva Medika Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i1.1302

Abstract

Background: Burns are a significant cause of morbidity and mortality globally. Intensive treatment is necessary to prevent infection and manage erythema in burn wounds. This case study aims to evaluate the effectiveness of a combination ointment containing Kersen (Muntingia calabura L.) leaf extract and Manuka honey in treating second degree superficial burns. Methods: A case study design employing evidence-based practice was used. Data were collected through interviews, observations, and physical examination. The study was conducted from October 14-28, 2023 in Mirikerep Hamlet, Pringsurat Village, Temanggung Regency, Indonesia. A comprehensive nursing care approach was implemented, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. Results: Macroscopic examination revealed a significant reduction in wound area from 5.5x3 cm to 0.5x0.3 cm after treatment with the combination ointment. The ointment effectively promoted epithelialization and tissue regeneration in the healing process of second-degree superficial burns. Conclusions: The combination ointment containing Kersen leaf extract and Manuka honey demonstrates potential as an effective treatment for second degree superficial burns. Further research is warranted to elucidate the mechanisms underlying its therapeutic effects.
MADU MANUKA SEBAGAI TERAPI PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN ULKUS DIABETIK : LITERATURE REVIEW Wahyuningtyas, Eka Sakti; Rizkiyani, Anggun Dwi; Handayani, Estrin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i1.7510

Abstract

Introduction: Diabetic ulcers are chronic wounds that are difficult to heal due to neurological disorders (neuropathy) and vascular disorders in the legs, causing tissue damage. One way to treat Diabetic Ulcers is by treating wounds using manuka honey. This study aims to determine the effectiveness of giving manuka honey to Diabetic Ulcer patients by literature review. Method: This research is a literature search study using the electronic databases Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. The keywords used in the search were Manuka Honey AND Wound Healing AND Diabetic Ulcers. The inclusion criteria used in the article are accessible, full-text manuscript, in English, free, and journal year used is limited to the last 10 years. Results: The results of the literature study found 6 articles that met the inclusion and exclusion criteria which discussed the use of manuka honey for wound healing in Diabetic Ulcer patients. 6 articles reported that honey shortened the length of wound healing time, increased the rate of bacterial clearance, eradicated infection, accelerated granulation growth, reduced hospitalization time, facilitated debridement, accelerated epithelialization growth and maintained moisture in the wound. Conclusion: 6 articles stated that giving manuka honey was effective in healing wounds in Diabetic Ulcer patients.
Aplikasi perawatan luka dengan menggunakan minyak zaitun pada ulkus diabetes mellitus Azizah, Lutfi Shofiatul; Handayani, Estrin; Wahyuningtyas, Eka Sakti
Borobudur Nursing Review Vol 1 No 2 (2021): Borobudur Nursing Review Vol 1 No 2 (July-December 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5405

Abstract

Latar belakang :Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang sering dikenal dengan kencing manis, yaitu kadar gula dalam darah yang tidak mampu diproses oleh pankreas shingga tidak mampu menghasilkan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Diabetes Mellitus memmiliki dua tipe yaitu tipe satu dan tipe dua. Diabetes tipe satu atau IDDM (Insulin Dependent Diabetes Mellitus) terjadi karena adanya gangguan pada produksi insulin. Diabetes Mellitus tipe dua yaitu hrmoon yang tidak dapat berfungsi dengan baik didalam tubuh dan menimbulkan adanya luka ulkus Diabetes Mellitus. Untuk mengatasinya maka perlu dilakukan terapi nonfarmakologi. Salah satunya dengan aplikasi perawatan luka dengan menggunakan minyak zaitun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengaaplikasikan perawatan luka dengan menggunakan minyak zaitun pada ulkus Diabetes Mellitus. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus atau puposive sampling. Sample yang diambil dalam penelitian ini adalah seorang dengan masalah ulkus Diabetes Mellitus dengan skor hasil 32. Data penelitian ini diambil dengan mengunakan metode observasi partisipatif, wawancara tidak struktur, dan dokumentasi. Setelah ditabulasi data yang dianalisis dengan menggunakan domain analisis. Hasil : hasil penelitian didapatkan bahwa aplikasi perawatan luka dengan menggunakan minyak zaitun dapat mempercepat perubahan perbaikan pada ukuran luka , jumlah eksudate, warna disekitar luka, jaringan granulasi dan epitalisasi. Kesimpulan: Minyak zaitun dapat digunakan untuk perawatan luka dapat mempercepat perubahan perbaikan pada ukuran luka, jumlah eksudate, warna disekitar luka, jaringan granulasi dan epitalisasi. Saran: Oleh karena itu minyak zaitun dapat diaplikasikan pada pasien dengan ulkus diabetes Mellitus tipe 2.
Penerapan senam hipertensi untuk menurunkan curah jantung pada penderita hipertensi Lestari, Febi Ayu; Wahyuningtyas, Eka Sakti; Subrata, Sumarno Adi
Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (2022): Borobudur Nursing Review Vol 2 No 1 (January-June 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.5453

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Terapi hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologi dari beberapa golongan obat antihipertensi dapat menyebabkan efek samping yang cukup berat, Terapi non farmakologi dapat dilakukan dengan cara hidup sehat, makan makanan bergizi, olahraga teratur salah satunya senam Hipertensi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menerapkan senam hipertensi untuk penurunan curah jantung pada pasien hipertensi. Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik sampling yaitu purposive samping. sample yang diambil adalah seorang pasien usia 50 tahun yang mengalami Hipertensi dengan hasil tekanan darah 160/100mmHg. data penelitian diambil menggunakan metode observasi partisipasi, wawancara tidak terstuktur, dan dokumentasi. Hasil: hasil penelitian ini menunjukan bahwa senam hipertensi pada responden yang mengalami hipertensi dapat mengurangi tekanan darah setelah 4 kali kunjungan dalam dua minggu rata 10/5 mmHg. Kesimpulan: Senam Hipertensi berguna untuk menurunkan tekanan darah karena senam dapat merilekskan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah melalui mekanisme aktivitas pengurangan pompa jantung. Saran: oleh karena itu terapi senam hipertensi dapat diaplikasikan pada pasien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah.
Standarisasi Parameter Spesifik Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L) Asal Daerah Blitar Jawa Timur Jihan Arini; Ratna Wijayatri; Eka Sakti Wahyuningtyas; Estrin Handayani; Herma Fanani Agusta
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 2 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i2.1642

Abstract

Muntingia calabura L, atau yang biasa disebut kersen banyak ditemukan di wilayah beriklim tropis Indonesia seperti daerah Blitar Jawa Timur. Tanaman kersen (Muntingia calabura L) banyak ditemukan pada wilayah beriklim tropis, serta temasuk dalam jenis tanaman perennial yang mampu tumbuh tinggi hingga 10 meter, dengan batang tegak yang berbentuk bulat, berkayu, dan memiliki sistem percabangan sympodial. Standarisasi tanaman kersen (Muntingia calabura L) memiliki tujuan sebagai upaya memperoleh produk herbal yang terjamin keamanan, khasiat, dan mutunya. Ekstrak tanaman ini distandarisasi berdasarkan dua parameter, yaitu parameter spesifik dan parameter non-spesifik. Parameter spesifik, tanaman yang digunakan adalah (Muntingia calabura L), dengan bagian yang dimanfaatkan yaitu daun (folium). Hasil uji organoleptik memperlihatkan bahwa ekstrak yang diperoleh memiliki konsistensi yang kental berwarna hijau tua kehitam-hitaman, beraroma khas pahit, serta memiliki rasa pahit. Pengujian kandungan kimia mengungkap bahwa ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L) memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, dan terpenoid. Pada parameter non-spesifik, hasil uji kadar air menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L) memiliki kadar air 0%, dengan bobot jenis sebesar 1,0443 g/ml. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa ekstrak ini bebas dari cemaran logam berat, baik kadmium (Cd) maupun timbal (Pb).
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afiana Rohmani Aisyah, Shofi Afra Andrifan, Andrifan Arbasita Endarwati Arum Kartikadewi Astuti, Ratih Arum Aulia, Salshabilla Ramadhisa Ayu Shabrina Azizah, Lutfi Shofiatul Azzahra, Ni'matun Nada Bekti Lestari Cahyanda, Annisa Shinta Chisupa, Eric Devi Kemala Dewi Dewi, Devi Kemala Djeneba Traore Erinda Tri Iswati Ermawati Ermawati Erni Rubiyati Erni Yuliati Estrin Handayani Fatimah, Indah Nur Febri Ayuningsih Gela Setya Ayu Putri Hafiz, Nur Heni Lutfiyati Heni Lutfiyati Heni Lutfiyati, Heni Heni Setyowati Esti Rahayu Heny Purwaningsih Herma Fanani Agusta Hidayat, Imron Wahyu Husni, Lailatul Ika Widyasari Imron Wahyu Hidayat Indah Saputri Dewi Isabella Meliawati Sikumbang Isabella Meliawati Sikumbang Isabella Meliawati Sikumbang Isnanti, Hervina Iwan Shalahuddin Jannah, Ratna Raudhotul Jihan Arini Kartikadewi, Arum Khasanan, Putri Uswatun Kurnia Uji Hartati Laela Hayu Nurani Laela Hayu Nurani Laela Hayu Nurani Lestari, Bekti Lestari, Febi Ayu Lilik Kurniati Margono Margono Matussilmiyuliyani, Ida Mayawati, Desti Muhammad Dzaky Fakhruddin N Nasruddin Nafis Avi Lavirda Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin, N Nia Salsabila Nia Salsabila Nirmana, Kurniasani Nur Wahyuni Nurjana, Susiati NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Hidayah Nusandani, Magriza Tiara Oktaviyani, Tiwi Prasetya, Erizal Yoga Pravita Sari, Pricilia Priyo, Priyo Putri Kurniasiwi Ramadhanti, Wening Ratna Wijayatri Ratna Wijayatri Rifana Tia Ardana Riza Nur Afifah Rizkiyani, Anggun Dwi Robiul Fitri Masithoh Sabrien, Diva Adela Salsabila, Nia Saniya Puspa Fasya Saputro, Tatag Dwi Sari, Rika Cahya Endah Shella Oktavia Cahyaningrum Shofa Chasani Sikumbang, Isabella Meliawati Sodiq Kamal Sri Hananto Ponco Nugroho Sumarno Adi Subrata Tisa Fitria Wahyu Hidayati Wijayatri, Ratna Yuliyah Zuba Nur Arifah