Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Self Help Group terhadap Self Care pada Pasien Diabetes Melitus di Persadia Cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Wilandika, Angga; Ilmi Dinyati, Aghnia; Dede Supriyatna, Iyep
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.576 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i1.99

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan yang serius, dimana setiap tahun penderitanya bertambah. Dalam meningkatkan aktivitas self care pada pasien DM sebagai bentuk pengelolaan mencegah komplikasi, maka perlu dilakukan strategi penanggulangan. Intervensi yang dapat dilakukan dengan melibatkan aktivitas kelompok adalah self help group. Self help group melibatkan pasien DM untuk melaksanakan pengelolaan penyakit, memberikan dukungan antar anggota dan meningkatkan pengetahuan terhadap self care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan self care pada pasien diabetes melitus dengan aktivitas self help group. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan rancangan pre post test tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di PERSADIA cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Sampel penelitian adalah 10 responden dan pelaksanaannya selama empat kali pertemuan dalam empat minggu. Alat pengumpulan data berupa kuesioner summary of diabetes self care activities (SDSCA). Analisa data menggunakan uji ststistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self help group terhadap self care dengan nilai signifikasi p-value 0,0001 (α = 0,05). Skor self care mengalami perubahan, dimana skor pre-test sebesar 50,20 ± 8,829 sedangkan skor post-test sebesar 72,10 ± 6,707. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk program kelompok DM lainnya dan diaplikasikan sebagai rencana asuhan keperawatan berbasis komunitas.
PENGARUH SUPPORTIVE EDUCATIVE TERHADAP SELF CARE PASIEN HIPERTENSI PADA SALAH SATU PUSKESMAS DI BANDUNG Lukmawati, Endang; Wilandika, Angga; Widianti, Anggriyana Tri
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.636 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i2.124

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang mengalami peningkatan kejadian penyakit. Hipertensi salah satu penyakit kronis yang membutuhkan self care (perawatan diri) hal ini karena pasien hipertensi sering mengkonsumsi makanan yang berlemak dan garam berlebihan dengan adanya self care pasien mampu untuk mendeteksi, mengelola gejala dan perubahan gaya hidup yang terkait dengan hipertensi apabila penderita hipertensi tidak melakukan self care maka akan memperparah hipertensi dan menimbulkan komplikasi. Supportive educative (dukungan pendidikan) sangat dibutuhkan karena untuk meningkatkan kepatuhan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supportive educative terhadap self care pada pasien hipertensi di RW 10 Kelurahan Malabar Wilayah Kerja Puskesmas Talagabodas. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain pre eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu lansia yang menderita hipertensi sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Self Care Management. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis inferensial dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara self care sebelum dan sesudah diberikan intervensi supportive educative (p-value 0,001; α = 0,005) dengan skor mean 42,90 lebih rendah dibandingkan dengan sesudah diberikan intervensi sebesar 56,70. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi petugas kesehatan untuk melakukan intervensi keperawatan dalam meningkatkan self care melalui intervensi supportive educative. Dimana dengan supportive educative ini bisa meningkatkan self care pada pasien hipertensi dalam aspek manajemen berat badan, makan rendah garam, aktivitas fisik, manajemen stres, membatasi alkohol, membatasi merokok, dan penggunaan terapi.
HUBUNGAN ADEKUASI HEMODIALISIS UREA REDUCTION RATE (URR) DENGAN TINGKAT FATIGUE PADA PASIEN END STAGE RENAL DISEASE (ESRD) Gartika, Nina; Wilandika, Angga; Khaerudin, Fahmi
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.811 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i2.138

Abstract

Fatigue merupakan salah satu keluhan yang paling banyak dialami oleh pasien End Stage renal Disease (ESRD), dengan jumlah kejadian 83,5%. Fatigue sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien, fatigue yang berat akan menambah beban bagi hidup pasien, terutama pada pasien dengan hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adekuasi hemodialisis Urea Reduction Rate (URR) dengan fatigue pada pasien End Stage Renal Disease(ESRD). Desain penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Dengan melibatkan 51 sampel yang diambil secara total sampling. Pengukuran dilakukan sewaktu pada saat pemeriksaan laboratorium terjadwal dan dilakukan pengukuran fatiguedengan menggunakan FACIT Fatigue. Hasil penelitian menunjukan responden sebagian besar mengalami fatigue berat (62,7%) dan sisanya mengalami fatigue ringan (37,3). Hasil uji analisis data penelitian ini menggunakan Uji Korelasi Gamma dan Sommers’d didapatkan p value = 0,000 dan nilai sommers’d = 0,755. Dapat disimpulkan bahwa dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara adekuasi hemodialisis Urea Reduction Rate (URR) dengan tingkat fatigue pada pasien End Stage Renal Disease. Pasien harus mendapat adekuasi yang adekuat sebagai salah satu upaya mencegah komplikasi salah satunya fatigue.
PENGARUH JALAN KAKI DUA PULUH MENIT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Gartika, Nina; Nur Al Idrus, Syahida; Wilandika, Angga
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.126 KB) | DOI: 10.33867/jka.v7i2.219

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia sebanyak 70% orangmenderita hipertensi pada tahun 2018. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangiterjadinya komplikasi pada hipertensi yaitu berupa aktivitas fisik jalan kaki. Penelitiantentang pengaruh jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah sudah banyak dilakukantetapi khusus pada usia dewasa madya dengan durasi tertentu (20 menit) belum pernahdilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh jalan kaki 20menit terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitianyang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis quasi experiment without control group preposttest design. Sampel yang terlibat sebanyak 15 orang penderita hipertensi yang diambilsecara consecutive sampling. Analisis inferensial yang digunakan adalah uji statistik t-testdengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarresponden berjenis kelamin perempuan (73,3%), berpendidikan SD (46,7%), bekerjasebagai IRT (60,0%), dan memiliki kategori IMT overweight (53,3%). Hasil uji statistikrerata nilai tekanan darah sistolik dan diastolik setelah perlakuan (p-value = 0,000). Dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh jalan kaki 20 menit terhadap penurunan tekanandarah. Saran yang dapat diberikan bahwa jalan kaki 20 menit selama tiga kali seminggudapat menjadi pilihan sebagai terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tekanan darah
Picture-Based Education dan Efikasi Diri Pencegahan Penularan COVID-19 Pada Remaja Masjid Wilandika, Angga; Nur'Afifah , Shafithri; Dewi, Inggriane Puspita
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.216 KB) | DOI: 10.33867/jka.v9i2.334

Abstract

Tingginya jumlah kasus COVID-19 memerlukan strategi pencegahan penyebaran yang cepat, terutama dalam penerapan protokol kesehatan khususnya pada kalangan remaja yang memiliki kecenderungan aktivitas yang tinggi. Perilaku dapat terjadi dengan menentukan terlebih dahulu keyakinan untuk percaya dan berhasil dalam melaksanakan perilaku tersebut. Edukasi menjadi salah satu upaya dalam mempengaruhi keyakinan diri tersebut. Oleh karena itu, edukasi yang komprehensif dan tepat dinilai dapat meningkatkan efikasi diri pencegahan penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi efektivitas Picture-based Education (PBE) terhadap efikasi diri remaja masjid. Penelitian ini menggunakan one group pre-test and post-test design, dengan melibatkan sebanyak 17 orang remaja masjid berusia 11-14 tahun. Penilaian efikasi diri remaja menggunakan Kuesioner Efikasi Diri Pencegahan Penularan COVID-19. Uji pengaruh intervensi PBE terhadap efikasi diri menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menemukan intervensi picture-based education secara signifikansi berpengaruh (Z = -3,426; p < 0.05) terhadap perubahan efikasi diri pencegahan penularan COVID-19 pada remaja masjid. Remaja masjid dapat secara yakin untuk berhasil dalam melakukan aktivitas pencegahan melalui penerapan protokol kesehatan pencegahan infeksi COVID-19 dengan bantuan PBE. Dengan meningkatkan keyakinan diri maka remaja tersebut memiliki kecenderungan positif melakukan perilaku pencegahan penularan COVID-19, seperti menggunakan masker secera konsisten, mencuci tangan dengan sabun secara rutin, dan melakukan jaga jarak antar individu. Selanjutnya, metode picture-based education ini dapat dikembangkan lebih luas dalam menilai berbagai perilaku psikologis lainnya pada remaja terutama berkaitan dengan upaya melakukan pencegahan infeksi COVID-19.
Video Edukasi Tentang Cuci Tangan Pada Siswa Sekolah Dasar: Dampak Terhadap Pengetahuan Wilandika, Angga; Harahap, Putri Saprilasari; Yusof, Suzana; Saad, Zahrah
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.393

Abstract

Perilaku cuci tangan merupakan kebiasaan yang sederhana dan penting bagi anak usiasekolah dasar, namun upaya untuk menumbuhkan kebiasaan ini tidak mudah. Upayapeningkatan pengetahuan dasar mengenai cara-cara cuci tangan yang baik dan benardengan media seperti video animasi merupakan salah satu upaya untuk membiasakanperilaku cuci tangan tersebut. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi dampak edukasiberbasis video animasi terhadap perubahan pengetahuan cuci tangan pada siswa sekolahdasar. Desain one-group pre-post test digunakan dengan melibatkan 30 orang siswasekolah dasar pada salah satu sekolah dasar di Kota Padangsidimpuan. Teknik samplingmenggunakan purposive sampling dengan kriteria siswa aktif, mampu membaca danmenulis. Pengetahuan cuci tangan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan mencucitangan. Intervensi yang diberikan yaitu edukasi melalui video animasi cuci tangan. Analisisyang digunakan yaitu analisis deskriptif untuk menjabarkan karakteristik demografidan analisis inferensial menggunakan paired t-test untuk membandingkan perubahanpengetahuan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan cuci tangansiswa sekolah dasar secara signifikan mengalami perubahan setelah dilakukan edukasi (t= -8.89; p < 0,05). Dengan demikian hasil penelitian membuktikan edukasi menggunakanvideo animasi berdampak terhadap peningkatan pengetahuan terkait mencuci tangan padasiswa sekolah dasar. Metode ini dapat menjadi alternatif strategi untuk meningkatkanpengetahuan perilaku tertentu pada anak-anak usia sekolah
The Effect of E-Module TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) on HIV Self-Efficacy in Preventing HIV Vulnerable Behaviour Wilandika, Angga; Kamila, Ami; Sofiyah, Yusi
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v23i2.20111

Abstract

HIV infection is one of the three threats to reproductive health in adolescents (TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja). In order to reduce this risk to adolescents, a strategy is needed to prevent this problem by providing education through electronic modules or e-modules. Education with e-modules is expected to increase adolescent self-efficacy in preventing HIV risk behaviour. This study purpose was to determine the effect of education through e-module on changes in self-efficacy to prevent HIV risk behaviour in adolescents. This quantitative study used a single group pretest-posttest research design. The sample in this study were VIII grade junior high school students at one of the private schools in Bandung Regency which consisted of several classes by providing education using e-modules. There were 40 students involved in this research. The intervention given to students was education about the dangers of HIV and risk behaviours using E-Module of TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja. Meanwhile, the instrument used in the study was the self-efficacy assessment instrument for the prevention of HIV-risk behaviour. The results of the study found that there was a change in the scores of self-efficacy in the prevention of HIV risk behaviour in students, before and after education through e-modules. Therefore, it can be concluded that e-module is effective in increasing adolescent self-efficacy. The results of this study become recommendations for academics and practitioners who are involved in the health sector for adolescents to implement an intervention to prevent risky behaviours that threaten adolescents, especially in relation to HIV/AIDS problems.
Strengthening the Capacity of AIDS Care Volunteers for Community-Based Homecare: A Participatory Pathway to Stigma Reduction and Social Transformation Wilandika, Angga; Sari, Diah Nur Indah; Cahyati, Sinta
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v9i2.2144

Abstract

HIV-related stigma remains a major barrier to effective homecare for people living with HIV (PLHIV). This community service program focused on empowering AIDS Care Volunteers in Bandung, Indonesia. The program aimed to enhance knowledge, caregiving skills, and social acceptance toward PLHIV. Thirty AIDS care volunteers participated in a capacity strengthening workshop co-designed and implemented using a Community-Based Participatory Research (CBPR) approach. Activities included participatory learning sessions, role-play simulations, group reflections, and collective action planning. Evaluation combined pre–post testing and qualitative reflections. Results showed significant improvements in HIV knowledge (t = –7.60, p<0.001) and social acceptance (Z = –4.026, p<0.001). Participants also demonstrated increased critical awareness, emergence of local leadership, and stronger collaboration with the Bandung City AIDS Commission. These outcomes highlight the potential of community-based empowerment programs to reduce stigma and strengthen sustainable HIV care.
Pendampingan Kesehatan Aplikasi Case-Based Learning (CBL) dalam Peningkatan Efikasi Diri Pencegahan Perilaku Berisiko HIV Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Kota Bandung Wilandika, Angga
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13659

Abstract

Strategies in reducing HIV risk can be done by strengthening knowledge and self-efficacy to avoid various HIV risk behaviors. The effort of the prevention is to apply the case-based learning (CBL) method of HIV cases. This activity was carried out for 21 students who came from several colleges in Bandung. The health mentoring was held in two days, each day for 4 hours by implementing HIV/AIDS cases as a trigger for increasing knowledge and self-efficacy in preventing HIV risk behavior. The results after conducting CBL showed there was an increase in the level of HIV knowledge by 19,1%. Students who had HIV knowledge in the good category at first as much as 71,4% and increased to 90,5% after mentoring. In addition, there was a significant increase in the level of self-efficacy. Where at the beginning of health mentoring, students who had high self-efficacy were 28,6% and increased to 80,9% after CBL. The application of CBL can increase HIV knowledge more comprehensively so that it has an impact on increasing the self-efficacy of preventing HIV risk behavior.