Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS X IIS SMA NEGERI 1 PURIALA Femita, Femita; Surdin, Surdin; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v5i4.16667

Abstract

Masalah kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Puriala yang peneliti amati dilihat dari siswa yang sering terlambat datang ke sekolah dan tidak mengumpulkan tugas tepat waktu,kurang memperhatikan guru ketika sedang menjelaskan dan sering keluar masuk kelas ketika ada guru di dalam ruangan,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara disiplin belajar dengan hasil belajar geografi pada siswa kelas X IIS SMA Negeri 1 Puriala. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif korelasional yakni penelitian yang dimaksud bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya pengaruh antara dua atau beberapa variabel tanpa ada upaya untuk mengetahui variabel tersebut sehingga tidak terdapat manipulasi variabel.Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X IIS yang berjumlah 30 orang, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial dan uji korelasi sederhana ,Hasil penelitian diperoleh F hitung sebesar 5,976 dan F tabel sebesar 4.20. pada kedua perhitungan Fhitung ≥ Ftabel menunjukan bahwa antara kdisiplinan dengan hasil belajar memiliki suatu hubungan yang dapat mempengaruhi satu sama lain.Sedangkan nilai koefisien korelasi di peroleh T hitung sebesar 0,751 dan koefisien korelasi T tabel sebesar 0,61 sehingga ada korelasi yang kuat antara disiplin belajar dan hasil belajar siswa.Adapun hubungan kedua variabel tersebut berupa positif dan signifikan. Hubungan tersebut berjalan secara berbanding lurus, artinya apabila siswa memiliki sikap disiplin yang termaksud dalam kategori tinggi, maka akan memperoleh hasil belajar yang optimal. Sebaliknya, apabila sikap disiplin siswa termasuk dalam kategori rendah maka hasil belajar yang diperoleh rendah.
DESKRIPSI KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR PELABUHAN FERI DESA LABUAN BAJO KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA Firmansyah, Firmansyah; Ramli, Ramli; Surdin, Surdin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v5i2.13582

Abstract

Deskripsi Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Sekitar Pelabuhan Feri Desa Labuan Bajo Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaen Buton Utara. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui aktivitas ekonomi dan deskripsi kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar pelabuhan feri Desa Labuan Bajo Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang yang diambil dengan proposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) aktivitas ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan feri Labuan Bajo yaitu  sebesar  25%  atau 15 orang melakukan aktivitas sebagai nelayan,  sebesar 13.33% atau 8  orang sebagai pedagang kelililng,  sebesar 11.66%, atau 7  pemilik toko, penjual makanan sebanyak sebanyak 13.33%,  atau 8 orang , buruh pelabuhan  sekitar 10% atau 6 orang, petugas pelabuhan 6 orang atau 10% dan 6 orang dan 10% bekerja sebagai  ojek; 2) deskripsi sosial ekonomi masyarakat sekitar pelabuahan feri Labuan Bajo  menunjukan pendidikan secara umum masuk dalam kategori sedang dengan tingkat pendidikan masyarakat 33.33% berada pada tingkat pendidikan SMP dan 33.33% berada tingkat pendidikan SMA, pada aspek kesehatan masyarakat juga masuk dalam kategori baik dengan tingkat kesehatan masyarakat mencapai 63.33%, pada aspek perumahan juga berada pada kategori  baik dengan tingkat persentase 50%   lebih masyarakatnya memiliki rumah semi permanen dan permanen. Sedangkan pada aspek pendapatan masyarakat yang berada disekitar  pelabuhan Labuan Bajo tergolong tinggi dengan pendapatan sekitar Rp2.500.000 sampai Rp 3.000.000 perbulanya, serta pengeluaran masyarakat tergolong sedang dengan tingkat pengeluaran sebesar Rp. 1.000,000 – Rp. 1.350,000 perbulanya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SEBARAN DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM Tusadiah, Rani Nurhalima; Surdin, Surdin; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i1.16485

Abstract

SMA Negeri 8 Kendari merupakan salah satu sekolah di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, kota Kendari yang menjadi objek penelitian peneliti karena kurangnya motivasi dan antusias siswa dalam belajar sehingga hasil belajar siswa masih rendah yaitu di bawah kriteria ketuntasan minimal yang telah ditentukan oleh sekolah dengan nilai ≥ 70. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa, aktivitas mengajar guru, dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI IPS1SMA Negeri 8 Kendari dengan penerapan model problem based learning (PBL) pada materi sebaran dan pengelolaan sumber daya alam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 8 Kendari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Gambaran aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model problem based learning (PBL) pada setiap siklus meningkat dengan skor rata-rata 3,3 dengan kategori baik; 2) Gambaran aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model problem based learning (PBL) pada setiap siklus meningkat, dengan skor rata-rata 3,4  dengan kategori baik; 3) Hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 8 Kendari meningkat, dengan  nilai rata-rata 82 dan persentase ketuntasan belajar 84% atau 25 siswa dengan nilai ≥ 70 sesuai kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran geografi. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DI SMAN 1 KONTUNAGA Fince, Wa Ode; Nursalam, La Ode; Surdin, Surdin; Andrias, Andrias
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v5i2.13741

Abstract

SMAN 1 Kontunagga adalah salah satu sekolah di Kabupaten Muna yang menjadi objek penelitian peneliti karena hasil belajarnya geografi yang masih rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI IPS1 SMAN 1 Kontunaga saat mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri materi pokok sebaran flora dan fauna; 2) Untuk meningkatkan aktivitas mengajar guru di kelas XI IPS1 SMAN 1 Kontunaga saat melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri pada materi pokok sebaran flora dan fauna; 3) Untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS1 SMAN 1 Kontunaga yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri  pada materi pokok sebaran flora dan fauna. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif diperoleh dari lembar observasi dan tes hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terjadi peningkatan yaitu: (1) Aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 2,5 pada siklus II meningkat menjadi 3,2; (2) Aktivitas mengajar Guru siklus I sebesar 2,5 pada siklus II meningkat menjadi 3,6; (3) Hasil belajar siswa sebesar 60% atau ketutasan sebanyak 12 orang dari 20 orang siswa, pada siklus II meningkat menjadi 80% atau ketuntasan sebanyak 16 orang dari 20 orang siswa.
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN BAJO DESA WABAHARA KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA Ratnawati, Ratnawati; Harudu, La; Surdin, Surdin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i1.16486

Abstract

Penelitian ini berjudul Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Bajo Desa Wabahara Kecamatan Duruka Kabupaten Muna. Tujuan penelitian adalah 1) Untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat nelayan Bajo Desa Wabahara Kecamatan Duruka Kabupaten Muna. 2) Untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat nelayan Bajo Desa Wabahara Kecamatan Duruka Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuisioner dan dokumentasi. Data diperoleh dari 50 responden yang merupakan penduduk asli Desa Wabahara. Dari hasil penelitian ini dapat dideskripsikan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan Bajo di Desa Wabahara Kecamatan Duruka Kabupaten Muna, yaitu, (1) Sebagian besar tingkat pendidikan masyarakat adalah hanya menyelesaikan pendidikan pada tingkat SD sebesar 54%. (2) Dilihat pada aspek kesehatan masyarakat dalam kategori baik sebesar 82% tidak pernah terserang penyakit dan jika sakit mereka sudah memilih berobat ke dokter atau tenaga medis lainnya dibandingkan berobat ke dukun. (3) Dilihat pada perumahan responden sudah dikategorikan baik yaitu semua sudah memiliki rumah sendiri yang terdiri dari rumah permanen, semi permanen dan non permanen. (4) Dari segi pendapatan masyarakat nelayan Bajo yang ada di Desa Wabahara Kecamatan Duruka Kabupaten Muna dari informasi yang diperoleh dari responden sebagian besar mereka memilki pendapatan sebesar Rp.1.500.000-Rp.2.500.000 setiap bulannya atau sebesar 54%.
DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA BENTENG KERATON BUTON TERHADAP MASYARAKAT DI KECAMATAN BETOAMBARI KOTA BAU-BAU Marliati, Marliati; Surdin, Surdin; Kasmiati, Sitti
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i3.17981

Abstract

Kawasan wisata Benteng Keraton Buton merupakan salah satu objek wisata yang memberikan andil besar terhadap peningkatan wisatawan ke Kota Bau-Bau. Meningkatnya arus wisatawan ke Benteng Keraton Buton, berdampak pada peningkatan aktivitas pariwisata baik aktivitas dari wisatawan maupun aktivitas dari masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan negatif sosial budaya objek wisata Benteng Keraton Buton terhadap masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 2 orang pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 10 orang dari Tokoh Masyarakat, dan 48 orang anggota masyarakat di Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuisoner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) dampak positif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini antara lain mendorong mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan perbaikan lingkungan hidup, melestarikan kebudayaan tradisional, menjaga monumen atau situs peninggalan dan meningatkan tingkat pendidikan maupun pendidika pariwisata; dan 2) dampak negatif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini, yaitu meningkatnya penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat, dan perubahan gaya hidup, adanya perpindahan penduduk (migrasi) ke daerah tempat wisata, tingkat kenyamanan masyarakat yang menurun. 
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MEDIA POWER POINT DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 1 SAWA SriMuliani, Linda; Surdin, Surdin; Kasmiati, Sitti
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i3.17978

Abstract

Penggunaan media yang digunakan tidak variatif, pembelajaran yang monotone berpengaruh terhadap rendahnya kemampuan mengingat siswa dalam pemahaman materi, sehingga sudah saatnya diadakan pembaharuan dalam pembelajaran Geografi agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiapakah terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar siswa dalam penggunaan media power point dibandingkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Geografi kelas X IPS SMA Negeri 1 SAWA. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS yang berjumlah 25 orang yang diambil dari dua kelas berdasarkan nilai rata-rata pretest siswa. Dari dua kelas tersebut, terpilih satu kelas eksperimen yang diajar menggunakan media power point (X IPS1) dan kelas lain sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional (X IPS2). Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, yaitu pre-test dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai pre-test diperoleh tHitung=1,042 sedangkan untuk tTabel= 2,010 pada taraf signifikansi 0,05 serta menghitung derajat kebebasan= 25+25-2= 48. Dengan demikian, maka dapat diperoleh thitung < tTabel, maka H0 diterima artinya tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata dalam penggunaan media power point dengan penggunaan metode konvensional kelas X IPS; dan 2) untuk post-test diperoleh diperoleh thitung =3,24. Sedangkan untuk tTabel=2,010 diperoleh dari taraf signifikan 0,05, serta dengan menghitung derajat kebebasan = 25+25-2 = 48. Dengan demikian, maka H0 ditolak yang terdapat perbedaan nilai rata-rata penggunaan media power point dengan penggunaan metode konvensional. Berdasarkan uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media power point lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metdoe konvensional. 
DAMPAK PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP LINGKUNGAN FISIK Surdin, Surdin; Nurhidayati, Nurhidayati; Andrias, Andrias
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v7i1.21675

Abstract

Desa Wonua Kongga merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan yang banyak memiliki potensi di bidang pertambangan nikel, sehingga sebagian besar penduduk di wilayah tersebut bekerja di pertambangan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pertambangan nikel terhadap lingkungan fisik di Desa Wonua Kongga Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif responden sebanyak 25 yang dipilih secara random Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menanggapi beberapa terkait kegiatan pertambangan nikel sebagai berikut: 1) adanya polusi udara terutama debu yang dihasilkan dari proses penambangan dan pengangkutan biji nikel dengan presentase 100%; 2) pertambangan nikel menimbulkan kebisingan dengan presentase 84%; 3) penggalian  tanah dengan  kedalaman tertentu bila turun hujan tanah yang berlubang menyebabkan terjadi longsor dengan presentase 60%; 4) terjadinya kerusakan jalan, dimana jalan berlubang dan ketika musim hujan jalan berlumpur presentase 76%; 5) areal hutan berkurang dengan presentase 100%; 6) pencemaran air laut, dimana air laut kotor dan berwarna kemerahan dengan presentase 84%; 7) pencemaran air sungai/kali, dimana air sungai/kali kabur dan berlumpur serta berwarna kuning dengan  presentase 64%; dan 7) kerusakan lahan, dimana terbentuknya lahan tandus akibat penggerukan dengan presentase 100%.
Pendidikan Dan Pelatihan Aplikasi Penginderaan Jauh Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Geografi Harudu, La; Irsan, Laode Muhamad; Amaluddin, La Ode; Surdin, Surdin; Kasmiati, Sitti; Nursalam, La Ode; Hasanah, Nur
Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/keyboard.v1i2.146

Abstract

Pendidikan dan Pelatihan Penginderaan Jarak Jauh sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru geografi. Melalui pelatihan tersebut di atas, diharapkan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi terkait penginderaan jauh dapat teratasi, sehingga kinerja para pendidik meningkat dan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Ruang lingkup pelatihan diarahkan pada pengantar penginderaan jauh pengenalan Software, akuisisi data, koreksi citra, klasifikasi citra, dan indeks vegetasi. Sebagian besar guru-guru geografi atau 65 % tidak tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, dan 25 % tahu dan tidak pernah mempelajari software Envi 5.0, serta 10 % mengatakan tahu dan pernah mengajarkan materi penginderaan jauh. Fenomena ini menunjukkan bahwa perlunya peningkatan pengetahuan pada guru geografi di Kota Kendari khususnya penginderaan perangkat lunak jauh. Sedangkan guru pengetahuan terkait aplikasi Envi 5.0 yaitu guru-guru geografi atau 65 % tidak tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, dan 25 % tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, serta 10 % mengatakan tahu dan pernah mengajarkan materi penginderaan jauh. Sebagian besar guru sangat setuju menggunakan aplikasi Envi 5.0 dalam pembelajaran Geografi karena: 1) meningkatkan pemahaman spasial; 2) keterampilan; dan 3) menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional dengan keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan zaman.  
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada Balai Standardisasi Dan Pelayanan Jasa Industri Di Samarinda Surdin, Surdin; Askiah, Askiah; Eka Hadiyanti, Sofia Ulfa
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i2.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 30 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t hitung 2,703 dan signifikansi 0,012. Sebaliknya, karakteristik individu menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan, dengan nilai t hitung 2,017 dan signifikansi 0,054. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja, ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 11,959 dan signifikansi 0,001. Nilai Adjusted R² sebesar 0,430 menunjukkan bahwa 43% kinerja pegawai dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.