Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Learning Number Patterns through Batik and Webbing Motifs: An Ethnomathematics Study in Kudus Lestari, Mulyaningrum; Malasari, Putri Nur
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.26220

Abstract

Number pattern learning lacks a link to everyday life. This research aims to find the concept of number patterns in batik and weaving motifs in the Japanese village of Kudus Regency. Qualitative approach with ethnographic model was used in this research. The subjects of this research were woven craftsmen in Japanese village, batik craftsmen in Alfa Shoofa Batik Kudus and Muria Batik Kudus. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation with research instruments in the form of interview guidelines, documentation, and field notes. The results of the research found the concept of arithmetic sequence in Kudus batik motifs. Kudus batik motifs form an arithmetic sequence with a difference of 6 and a difference of 3. In addition, odd and even number sequence patterns were found. Meanwhile, in the weaving of the Japanese village community, an arithmetic sequence with the formula Un = 2n -1 (odd number pattern) and Un = 2n (even number pattern) was found. The research findings can be developed as a learning resource for number patterns in mathematics learning. Pembelajaran pola bilangan kurang mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pola bilangan pada motif batik dan anyaman di desa Jepang Kabupaten Kudus. Pendekatan kualitatif dengan model etnografi digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah pengrajin anyaman di desa jepang, pengrajin batik di Alfa Shoofa Batik Kudus dan Muria Batik Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ditemukan konsep barisan aritmatika pada motif batik Kudus. Motif batik Kudus membentuk barisan aritmatika dengan beda 6 dan beda 3. Selain itu, ditemukan pola barisan bilangan ganjil, dan genap. Sementara pada anyaman masyarakat Desa Jepang ditemukan barisan aritmatika dengan rumus Un = 2n -1 (pola bilangan ganjil) dan Un = 2n (pola bilangan genap). Temuan penelitian dapat dikembangkan sebagai sumber belajar pola bilangan pada pembelajaran matematika.
Eksplorasi Etnomatematika Menara Kudus Setyaningsih, Diah Ayu; Malasari, Putri Nur
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2023
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v10i1.10127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur etnomatematika yang terdapat pada objek budaya Menara Kudus yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika, khususnya etnomatematika. Etnomatematika berperan dalam menjembatani kesenjangan antara budaya dan pembelajaran matematika. Etnomatematika adalah ilmu yang menghubungkan budaya lokal dengan konsep-konsep matematika. Menara Kudus merupakan situs budaya yang terletak di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, dan merupakan bangunan bersejarah yang memiliki nilai arsitektur yang unik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, triangulasi, representasi data, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Menara Kudus mengandung berbagai konsep matematika seperti bangun datar, bangun ruang, sudut, hubungan dua garis, kesebangunan, dan refleksi yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika kontekstual berbasis budaya lokal.
KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Hana, Alya Yusrul; Malasari, Putri Nur
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v10i2.9461

Abstract

Dalam memahami pelajaran siswa mempunyai gaya belajar tersendiri untuk dapat menguasainya. Akan tetapi setiap siswa pasti terdapat kesulitan dalam memahami pelajaran. Tujuan peneliti adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesulitan dalam belajar matematika yang dihadapi siswa karena gaya belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. dari hasil pencarian ditemukan sebanyak 49 artikel yang terbit dari tahun 2013-2023, kemudian diseleksi secara ketat menghasilkan 9 artikel yang relevan dengan topik kesulitan belajar matematika ditinjau dari perbedaan belajar para siswa, dibuktikan dari 9 artikel yang relevan dapat menunjukkan hasil 1) Gaya belajar visual mengalami kesulitan memahami konsep 2) kesulitan yang dialami gaya belajar auditori yaitu dalam pemecahan masalah 3) Pemahaman konsep sulit dicerna oleh siswa merupakan kesulitan belajar gaya kinestetik.
STUDI ETNOMATEMATIKA: AKTIVITAS MATEMATIS PADA PROSES PEWARNAAN BENANG TENUN TROSO Handayani, Anita Vivi; Malasari, Putri Nur
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v10i2.10033

Abstract

ABSTRACTOne type of learning where a creative approach is necessary to improve student understanding is mathematics. Given the tight connection between mathematics and culture in this instance, ethnomathematics is among the best answers to the issue. Among the numerous regional cultures that are connected to the study of mathematics is Troso. The purpose of this study is to elucidate the mathematical ideas and actions involved in dying the thread. An ethnographic approach is used in this study's qualitative description methodology. Three methods are utilized to acquire data: documentation, interviews, and observations. The research revealed that there were three types of mathematical activity: calculating, measuring, and calculating.ABSTRAKMatematika adalah salah satu jenis pembelajaran di mana pendekatan kreatif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman siswa. Dalam hal ini etnomatematika menjadi salah satu solusi yang tepat untuk permasalahan tersebut karena faktanya, terdapat hubungan erat antara matematika dengan budaya. Tenun Troso adalah satu dari sekian banyaknya budaya lokal yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aktivitas dan konsep matematis yang terdapat pada proses pewarnaan benang Tenun Troso. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktivitas matematis yang ditemukan sebagai hasil dari penelitian ini meliputi membilang, mengukur dan menghitung.
Enhancing the introverted student’s algebraic thinking through peer teaching with gusjigang wisdom: single subject research Malasari, Putri Nur; Widodo, Sri Adi
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 1 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i1.26594

Abstract

Purpose: This study aims to examine the influence of peer teaching that incorporates the local wisdom of gusjigang on the algebraic thinking skills of the student with introverted personality. Method: The research employed a descriptive quantitative approach with a Single Subject Research (SSR) A-B design. The participant was a second-semester mathematics student identified as an introvert. Data were collected through tests, observations and interviews. Analysis was conducted by comparing two phases: the baseline and the intervention. The within-phase analysis considered factors, such as interval duration, trend direction, stability, rate of change and data patterns. The between-phase analysis explored differences in variable values, trend shifts and changes in data levels across the two phases. Findings: The results demonstrate that peer teaching based on gusjigang local wisdom has a positive impact on the algebraic thinking abilities of the introverted student. This is reflected in the increase in the subject’s average score from 21.5 before the intervention to 68.5 after the intervention was implemented. Significance: The implementation of peer teaching infused with local wisdom plays an important role in encouraging introverted students to become more engaged in learning. By creating a more inclusive and supportive classroom environment, this approach helps to improve the algebraic thinking skills of students who are typically less active during mathematics instruction.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MASJID SUNAN MURIA KUDUS Aulia, Rizky; Malasari, Putri Nur
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6634

Abstract

Pandangan terhadap matematika yang bersifat abstrak, membuat sebagian besar siswa merasa kesulitan dalam mempelajarai matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep matematika pada desain Masjid Sunan Muria Kudus. Penelitian ini berada di Masjid Sunan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang mengusung pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui proses observasi, proses dokumentasi dan proses wawancara kepada Bapak Muhdi salah satu pengurus masjid dan Ibu Rina dari pamong budaya disbudpar Kudus. Peneliti menjadi instrument utama dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa Masjid Sunan Muria menggabungkan konsep bangun datar, bangun ruang dan kesebangunan. Konsep bangun datar yang ditemukan berupa persegi, persegi panjang, setengah lingkaran, lingkaran dan belah ketupat, serta bangun ruang seperti setengah bola, bola, balok dan tabung. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika secara realisitik dan melestarikan budaya melalui pendidikan.
Eksplorasi Etnomatematika Baju Adat Kudus Gaya Saudagar Ditinjau dari Aspek Literasi Matematis Handayani, Anita Vivi; Malasari, Putri Nur
MATHEdunesa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Mathedunesa Volume 14 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathedunesa.v14n2.p673-686

Abstract

Mathematics learning, which is still dominated by an abstract approach, causes low interest and understanding of mathematical concepts among students. Therefore, the ethnomathematics approach is considered capable of bridging between local culture and mathematics education in a more contextual and meaningful way. This study aims to explore the forms of ethnomathematics contained in Saudagar-style Kudus traditional clothes and review them based on aspects of mathematical literacy, namely content, context, and process. This research used a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews with cultural figures, and visual documentation of the elements of Kudus traditional clothing. The results showed that Kudus traditional clothes contain various mathematical concepts such as flat and spatial shapes (rectangles, circles, cones, tubes), the concept of tangent lines, and arithmetic rows and series. The findings also represent aspects of mathematical literacy as a whole: content (space and shape, quantity, change and relationship), context (personal, occupational, societal, scientific), and process (formulate, employ, interpret, evaluate). Thus, Saudagar-style Kudus traditional clothes have great potential to be used as a contextual learning resource to improve students' mathematical literacy skills.
KONSEP MATEMATIS PADA PROSES PEMBUATAN JENANG KUDUS: STUDI ETNOMATEMATIKA Masduki, Putri Nabila; Malasari, Putri Nur
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i2.39488

Abstract

AbstractEthnomathematics is one of the alternatives that can be used to make mathematics learning innovations that link mathematics in everyday cultural activities. The purpose of this research is to find out the mathematical concepts that exist in the process of making Kudus jenang. The subjects of this study were three resource persons from three jenang businesses in Kudus, selected through purposive sampling technique. The data collection technique used interview, observation, and documentation techniques with research instruments including interview guidelines, observation guidelines, documentation, and field notes. Source and method triangulation techniques were used to test the validity of the research data. The results showed that there was a mathematical concept in the process of making Kudus jenang. The mathematical concepts applied in it are the concept of comparison, conversion, fractions, and calculation by enumeration as well as the concepts of algebra, linear programming, social arithmetic, combination, set, flat and spatial, translation and rotation. Abstrak Etnomatematika adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk membuat inovasi pembelajaran matematika dengan mengaitkan matematika dan aktivitas budaya sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep-konsep matematis yang ada pada proses pembuatan jenang Kudus. Subjek penelitian ini adalah tiga narasumber dari tiga tempat usaha jenang yang ada di Kudus dipilih melalui teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara, pedoman observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik triangulasi sumber dan metode digunakan untuk menguji keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat konsep matematis pada proses pembuatan jenang Kudus. Konsep matematis yang diterapkan di dalamnya berupa konsep perbandingan, konversi, pecahan, dan perhitungan secara pencacahan serta konsep aljabar, program linier, aritmetika sosial, kombinasi, himpunan, bangun datar dan bangun ruang, translasi, dan rotasi.
Pengembangan dan Analisis Kemampuan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Statistika Model PISA Amalia, Eka Nurul; Malasari, Putri Nur
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the problems in learning mathematics is the lack of student's ability to solve story problems. Story questions can provide many benefits for students. Improving mathematical literacy skills is one solution that can be done to overcome this problem. Improvement can be done through a habituation process. Based on the problem description, mathematical literacy questions were developed which could be used as material for students' reflection. This research uses a design research approach with preliminary research stages, a prototyping stage, summative evaluation, and systematic reflection and documentation. The mathematical literacy question instrument that had been developed was also validated by two validators and the results were very valid. Next, the instrument was tested on class VIII students at one of the MTs in Kudus, and the majority of students had low mathematical literacy skills. This condition also influences the low ability of students to solve story problems. Based on the research results, it is necessary to carry out more intensive training in mathematics learning.
Using the Concrete-Representational-Abstract Approach to Enhance Students’ Interest in Mathematics Refers to the Primer Mathematical Skills Azmidar, Azmidar; Malasari, Putri Nur
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students’ interest in mathematics is very influential to the achievement of learning outcomes, so the teacher is recommended to utilize the precise approach to enhance students’ mathematics interest. This study aims to analyze the achievement of mathematics students’ interest using the Concrete-Representation-Abstract (CRA) approach refers to primer mathematical skills. The study uses a quasi-experimental and a post-test design. The students in grade VII are the population in this study and use two groups were purposely selected, an experimental group that receives CRA and a control group that gets common learning (CL). The result shows that the mathematics interest’ of students who received the CRA approach is higher than students who only received CL. Refers to the indicator of students’ mathematics interest, the interaction with a teacher or friend to discuss the material scale gets the high score, and the lower score at the indicator diligently solving the assignment.Keywords: The Concrete-Representation-Abstract approach, mathematics interest.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i3.pp894-903