Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Program Pemeriksaan Fungsi Paru dengan Peak Flow Meter di SD Taruna Karya 153, Kecamatan Cibiru Chandra, Paulus; Gustifante, Balsa Nobility; Ciptady, Angelica Jovita; Mayangsari, Marsha Putri Agung; Mulki, Siti Malikul; Fatma, Rifka; Haratua, Matthew Prima; Nezzar, Muhammad; Iffada, Nabira Irnadianis; Fachrina, Fajwa Fikla; Amin, Kartika Amelya; Arifin, Rizki Yazid; Andriani, Dini; Martini, Lilis; Sujatmiko, Budi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13468

Abstract

ABSTRAK Penyakit pernapasan masih banyak terjadi terutama pada anak anak. Hal ini mencakup asma, alergi, ataupun infeksi saluran pernapasan. Upaya penanggulangan masalah khususnya melalui deteksi dini menjadi hal yang krusial dalam meminimalisasi bahaya yang ditimbulkan penyakit pernapasan. Peak flow meter (PFM) merupakan merupakan salah satu metode pengukuran sederhana yang efektif dan efisien untuk mengukur fungsi paru. Pengukuran peak expiratory flow rate (PEFR) dengan PFM dapat membantu mendeteksi asma serta gangguan fungsi paru lainnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengukur dan menggambarkan fungsi paru siswa-siswi kelas 4-6 di SD Taruna Karya 153. Metode dari pengabdian ini adalah dengan pemeriksaan langsung pada murid-murid menggunakan alat antropometri yaitu timbangan berat badan digital, stadiometer, dan pemeriksaan fungsi paru dengan menggunakan PFM. Hasil dari kegiatan ini dari 240 siswa-siswi kelas 4-6 SD Taruna Karya 153 yang mengikuti pemeriksaan, rata-rata PEFR yang diukur adalah 205,83±71,74 dengan rincian PEFR siswa 234,57±70,42 dan siswi 178,28±59,76. Kesimpulannya siswa-siswi SD kelas 4-6 memiliki tingkat IMT pada batas normal, tetapi sebagian besar memiliki PEFR yang relatif rendah dibandingkan dengan pengukuran PEFR anak di Thailand, Tebing Tinggi, dan Medan. Hal ini mungkin disebabkan karena perbedaan ras, genetik, geografik, etnis, dan umur. Selain itu, kondisi kesehatan sebagian partisipan yang mengindikasikan gejala gangguan pernapasan ataupun kondisi lingkungan seperti polusi domestik ataupun kebiasaan merokok anggota keluarga di lingkungan tempat tinggal juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil pengukuran fungsi paru. Saran pemeriksaaan fungsi paru dapat dilakukan secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan peserta didik sejak dini. Kata Kunci: Anak, Pemeriksaan, Peak Flow Meter, Fungsi paru  ABSTRACT Respiratory diseases are still common, especially in children. This includes asthma, allergies, or respiratory tract infections. Efforts to overcome the problem, especially through early detection, were crucial in minimizing the dangers posed by respiratory diseases. Peak flow meter (PFM) is a simple measurement method that is effective and efficient for measuring lung function. Measuring peak expiratory flow rate (PEFR) with a PFM can help detect asthma and other lung function disorders. This service aims to measure and describe the lung function of students in grades 4-6 at Taruna Karya 153 Elementary School. The method used in this service was to directly examine the students using anthropometric tools, namely digital weight scales and stadiometers, and lung function measurement using a PFM. From 240 students in grades 4-6 of Taruna Karya 153 Elementary School who took part in the examination, the overall average PEFR measured was 205.83±71.74 with average PEFR for male students 234.57±70.42 and female students 178.28±59.76. In conclusion, elementary school students in grades 4-6 have BMI levels within normal limits, but most have relatively low PEFR compared to the PEFR measurements of children in Thailand, Tebing Tinggi and Medan. This might be due to differences in race, genetics, geography, ethnicity, and age. Apart from that, the health condition of some participants which indicated symptoms of respiratory problems or environmental conditions such as domestic pollution or smoking habits were also factors that influenced low lung function measurement results. It is recommended that lung function checks be carried out periodically to monitor students' health conditions from an early age.  Keywords: Children, Measurement, Peak Flow Meter, Lung Function
Karakteristik Pasien Tuberkulosis Lost to Follow Up dari Empat RS di Kota Bandung Muthiah, Azizah; Indraswari, Noormarina; Sujatmiko, Budi
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus tuberkulosis (TB) yang tidak terlaporkan dan tidak terdeteksi di Indonesia sebelum pelaksanaan sistem pengawasan TB nasional pada tahun 2017 mencapai 47% dari total kasus, termasuk di dalamnya kasus TBlost to follow up atau hilang dari pengamatan. Pasien yang termasuk dalam kelompok ini akan meningkatkan risiko perburukan klinis, kambuh, gagal pengobatan, dan menjadi resistan terhadap obat, selain itu mereka juga akan mejadi sumber penularan di masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien rawat jalan TB yang hilang dari pengamatan dari empat rumah sakit terpilih di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan rancangan potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 pasien TB paru yang putus berrobat selama>2 bulan berturut-turut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Karakteristik pasien TB rawat jalan yang hilang dari pengamatan yaitu 62% berjenis kelamin laki-laki, median usia 41 tahun, 68% sudah menikah, median lama pendidikan 9 tahun, 48% bekerja sebagai wiraswasta, 92% memiliki asuransi kesehatan dan 48% di antaranya bukan penerima bantuan iuran, 84% membayar pengobatan menggunakan asuransi, 44% termasuk ke dalam golongan pendapatan rendah, 80% memiliki rumah pribadi, 86% merupakan penduduk asli Kota Bandung, 56% pernah atau masih merokok, 88% memiliki PMO, 84% tidak pernah menderita TB dan 96% tidak memiliki keluarga yang pernah menderita TB, serta 76% tidak pernah hilang dari pengamatan dan 86% tidak memiliki keluarga yang pernah hilang dari pengamatan.
KNOWLEDGE ABOUT BREASTFEEDING PRACTICES AMONG BREASTFEEFING MOTHERS IN WEST JAVA PRIANGAN Ajeng Talitha Gandari; Insi Farisa Desy Arya; Dida Akhmad Gumida; Siti Nur Fatimah; Budi Sujatmiko
The Indonesian Journal of General Medicine Vol. 1 No. 8 (2024): The Indonesian Journal of General Medicine
Publisher : International Medical Journal Corp. Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70070/17wd6n06

Abstract

Backgrounds: ASI is Breast milk is produced by the mother and contains all the nutrients needed by the baby for the growth and development needs of the baby. The breastfeeding recommendation recommended by WHO and UNICEF is to initiate early breastfeeding (IMD) one hour after birth, followed by exclusive breastfeeding for the first six months of birth and providing complementary foods until the age of 24 months. Lack of experience and knowledge of mothers about the importance of exclusive breastfeeding, there is no special care for the mother's breast in preparing for the birth of a child, so the baby's mother is more confident with formula milk.10 Lack of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding and correct breastfeeding techniques will result in several problems for the mother such as sore nipples, swollen breasts, mastitis, or breast abscess. While the problem with babies is that babies often cry, which is interpreted by mothers and families that breast milk is not enough for babies. The purpose of this study was to describe the knowledge of breastfeeding mothers regarding breastfeeding in West Java Region IV Priangan. Methods: The research design is a descriptive method using a cross-sectional design. The data collection technique is primary data obtained through online questionnaires made through google forms. The research subjects were selected by taking non-probability sampling, namely purposive sampling. As forthe number of samples to be studied in this study was 384 samples. This research has been approvedby the Health Research Ethics Committee of Padjadjaran University. Results: The description of breastfeeding mother's knowledge is provenindicate the correct response to the knowledge description item. Most mothers have a good picture of knowledge about breastfeeding for babies. Both from the aspect of the benefits of breastfeeding for babies and mothers, to the factors that influence breastfeeding, the mother's knowledge is good in this regard. Conclusion: Overall, the description of mother's knowledge about breastfeeding in West Java is good. This is proven by the results of the answers from this study. This happens because the information that mothers get from social media and the surrounding community.
Co-Authors Adelse Prima Mulya Adelse Prima Mulya, Adelse Ajeng Talitha Gandari Amin, Kartika Amelya Andriana, Novina Andriani, Dini AR, Keisha Shafira Ari indra Susanti Arifin, Rizki Yazid Ayu Juliawan, Ayu Azizah - Muthiah Basyirasaniyanti, Belgia Chandra, Paulus Ciptady, Angelica Jovita Dida Akhmad Gumida Dimas Erlangga Luftimas Dwi Agustian Dwi Utari Rahmiati Fachrina, Fajwa Fikla Fatkhiyah, Khusnul Fatma, Rifka Fauzan Nabil, Muhammad Gustifante, Balsa Nobility Haratua, Matthew Prima Hasna, Ferena Hawary Helni Mariani Hendriaffalya, Raden Diva Adelia Nur Huda, Latifa Nurul Husna, Nabila Iffada, Nabira Irnadianis Indriansah, Dian Insi Farisa Desy Arya Iqbal Ainnun Azis Irvan Afriandi Irwan Hermawan Issoedibyo, Kusuma Azzahra Antonia Juliawan, Indra Agung Kamal, Nayla Hanifa Kosassy, Siti Mutia Kusumawardani, Destin Vandyta Kuswandewi Mutyara Laksita, Muhammad Naufal Mangnga, Vanessa Angelica Grace Maran, Novia Vina Martini, Lilis Mayangsari, Marsha Putri Agung Mia Milanti Dewi Mia Wahdini Mochamad Bilal, Mochamad Muharam, Toni Mulki, Siti Malikul Mulya Nurmansyah Ardisasmita Mulya, Adelse Prima Muthiah, Azizah Nabila Ramadina Navela, Tiara Ane Nezzar, Muhammad Nisa Nisrina Salsabila Nita Arisanti Nita Arisanti Nita Arisanti Noormarina Indraswari Noormarina Indraswari Noormarina Indraswari Noormarina Indraswari Nur, Rafa Aisyah Nuraisyah, Salwa Mazaya Nuraya, Tabina Alaika Nurfauzi, Najla Aulia Shafa' Okta Wismandanu Putri, Raesya Ramadhan, Naufal Izzuddin Wahyu Ramadina, Nabila Ramdhani, Yuda Kusmayadi Reizaputra, Hafizh Al-Gazhali Rismansyah, Aishwarya Zahra Raissa Rosaef, Jemimma Pamelasari Ruhiyat, Yayat Salman Salman Salsabila, Nisa Nisrina Samson CMS Saputri, Raden Ayu Hardianti Sharon Gondodiputro Shuffi Galuh Aditiyanti Simangunsong, Yehezkiel Austincamry Siringoringo, Birgita Natalia Siti Mutia Kosassy Siti Nur Fatimah Syifa Fauziah Talenta, Diva Inzani Tambun, Joyce Stefany Tisnasari Hafsah, Tisnasari Trianing Tyas Anggaeni Trianing Tyas Kusuma Anggaeni Tyas Anggaeni, Trianing Widyadhana, Ajril Wijaya, Theo Elbert Wulan Mayasari Yosef Leu Maing Deni Kurniadi Sunjaya Supriyati Yulia Sofiatin Zahrah, Najla Rafifah Zakira, Adila Jihan