Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Tinjauan Filosofis: Membangun Landasan Etika dan Pengetahuan dalam Filsafat Pendidikan Kontemporer Susmita, Nelvia; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan filosofis terhadap pembangunan landasan etika dan pengetahuan dalam filsafat pendidikan kontemporer. Dengan melibatkan perspektif sejumlah filsuf. Pendidikan dianggap sebagai investasi strategis dalam membentuk generasi masa depan, tetapi isu-isu seperti kurangnya integrasi nilai etika dalam kurikulum dan ketidakseimbangan prioritas masih menjadi tantangan. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan fokus pada studi literatur, menggali berbagai pandangan filsafat pendidikan dan pendekatan kontemporer yang diterapkan dalam pengembangan keterampilan dan pengetahuan praktis. Sumber data utama berasal dari buku-buku filsafat pendidikan yang relevan dengan topik penelitian, serta artikel jurnal yang mendukung analisis filosofis terhadap paradigma pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan, sebagai landasan pemikiran dan moral pendidikan kontemporer, memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan integritas siswa. Berbagai aliran filsafat pendidikan, seperti progresivisme, rekonstruksionisme, liberalisme, dan kritisisme, dijelaskan dalam konteks perkembangan keterampilan dan pengetahuan praktis. Pentingnya landasan etika dalam pendidikan terungkap melalui penerapan pendidikan karakter. Fokus pada nilai-nilai akhlak terpuji dan pengembangan keterampilan kritis dan kreatif menjadi landasan untuk menciptakan lingkungan pendidikan holistik. Isu-isu aktual, seperti perilaku dan etika guru, juga menjadi perhatian utama, menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter siswa.
Teori-Teori Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Pembelajaran Bahasa Abad ke-21 Budiyanti, Kurnia; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.761

Abstract

Teori-teori pendidikan dan aliran-aliran filsafat memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa. Penelitian ini memaparkan sejauh apa pengaruh aliran-aliran filsafat itu melalui pendekatan-pendekatan filosofis terhadap pembelajaran bahasa di abad ke dua puluh satu. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber online yaitu buku, artikel, dan blog. Hasil yang dapat disimpulkan adalah bahwa aliran-aliran filsafat secara sadar ataupun tidak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pembelajaran bahasa abad ke dua puluh satu. Pengaruh ini salah satunya terlihat dalam pembelajaran Bahasa sebagai aplikasi dari teori behavioristik, kognitif, dan konstruktif. Penerapan teori-teori belajar dalam pembelajaran terlihat dalam bentuk metode, teknik, strategi, dan model pembelajaran.
Aplikasi Teori Konstruktivisme dalam Konteks Pengajaran Bahasa Asing Wati, Siska Oktawidya; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.767

Abstract

Teori konstruktivisme seperti teori Piaget dicermati sebagai teori perkembangan kognitif. Teori Piaget menyatakan bahwa pelajar bahasa melakukan penemuan sendiri sehingga para pelajar dinyatakan mampu mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. perkembangan kognitif merupakan suatu proses genetik, yaitu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis dalam bentuk perkembangan sistem syaraf. Makin bertambah umur seseorang, makin komplekslah susunan sel syarafnya dan makin meningkat pula kemampuannya. Kegiatan belajar terjadi seturut dengan pola tahap-tahap perkembangan tertentu dan umur seseorang, sehingga dalam pembelajaran Ba- hasa Inggris, guru harus mampu menentukan cara atau strategi mengajar yang sesuai dengan tingkat karakteristik intelektual pelajar. Dalam pembelajaran bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris, teori ini memberikan sumbangan yang besar sehingga perlu dicermati dalam hal bagaimana aplikasi kedua teori ini di kelas Bahasa Inggris. Penelitian ini bersifat deskriptif dilakukan dengan library research melalui penelusuran literatur-literatur terdahulu. Proses penelitian kepustakaan ini dilakukan dengan menilik kajian-kajian yang ada sesuai topik yang relevan.
Pemikiran Rasionalisme: Tinjauan Epistemologi terhadap Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Manusia Karimaliana, Karimaliana; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan epistemologis terhadap dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia melalui perspektif pemikiran rasionalisme. Rasionalisme, sebagai salah satu aliran pemikiran dalam filsafat, menekankan penggunaan akal budi dan deduksi sebagai sarana utama untuk memperoleh pengetahuan yang sahih. Dalam kajian ini, peneliti menggali akar pemikiran rasionalisme, memahami konsep-konsep kunci seperti ide, deduksi, dan pengetahuan apriori yang menjadi pondasi bagi epistemologi rasionalisme. Metode Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan mengumpulkan data dari sumber kepustakaan. Sumber kepustakaan yang digunakan terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer terdiri dari buku-buku dalam bidang filsafat ilmu, sedangkan sumber sekunder terdiri dari artikel-artikel jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian dan memberikan pemetaan kerangka sumber ilmu pengetahuan. Untuk sampai pada kesimpulan, hasil data dianalisis (Darmalaksana, 2020). Hasil ditemukan melalui proses sistematis kerangka ilmu pengetahuan. Metode penelitian ini melibatkan analisis kritis terhadap karya-karya tokoh-tokoh rasionalisme klasik seperti René Descartes, Baruch Spinoza, dan Gottfried Wilhelm Leibniz. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi perkembangan pemikiran rasionalisme dalam konteks sejarah perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisme memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia. Penggunaan akal budi sebagai alat utama dalam mencapai kebenaran memiliki dampak yang mendalam pada perkembangan epistemologi dan metodologi ilmiah. Meskipun rasionalisme mengalami tantangan dan kritik dari aliran pemikiran lain seperti empirisme, kontribusinya tetap relevan dalam memahami sumber, validitas, dan batasan pengetahuan manusia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran rasionalisme dalam pembentukan dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia, serta memicu diskusi lebih lanjut tentang dinamika hubungan antara akal budi dan pengalaman empiris dalam mengembangkan pengetahuan yang komprehensif.
Teori Pendidikan Dan Aliran Filsafat Dalam Pembelajaran Bahasa Abad 21 Latif, Latif; Zaim, M
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: teori pendidikan yang berpengaruh dalam pembelajaran bahasa abad dua puluh satu; aliran filsafat yang berpengaruh dalam pembelajaran bahasa abad dua puluh satu, dan desain pembelajaran bahasa abad dua puluh satu. Penelitian ini mengarahkan pendidik agar menggunakan teori pendidikan dan aliran filsafat dalam pembelajaran bahasa serta membantu peserta didik merancang pembelajaran bahasa abad dua puluh satu.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan  pendekatan deskriptif.  Jenis penelitian yang digunakan studi literatur narrative systemativ review. Hasil temuan penelitian ini masih terdapat  pendidik tidak meggunakan teori pendidikan dan aliran filsafat yang berpengaruh terhadap pembelajaran bahasa. Fakta di lapangan teknologi abad dua puluh satu sudah menjadi bagian dalam kehidupan tetapi tidak digunakan secara efektif dalam pembelajaran bahasa abad dua puluh satu.
Sikap Ilmiah Mahasiswa dalam Melakukan Penelitian: Investigasi pada Tugas Akhir Marleni, Lusi; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.814

Abstract

Penelitian skripsi merupakan tahapan penting dalam perjalanan akademik seorang mahasiswa yang menuntut integritas, ketekunan, dan keterampilan analitik yang tinggi. Salah satu aspek kunci yang mendefinisikan kualitas penelitian adalah sikap ilmiah yang diterapkan oleh peneliti. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menguraikan sikap ilmiah mahasiswa dalam penelitian skripsi dengan menyoroti pemahaman metodologi, objektivitas, kejujuran, kritisisme, dan terbuka untuk kritik di Prodi S1 PGPAUD Universitas Pahlawan tahun dua ribu dua puluh tiga. Melalui eksplorasi mendalam terhadap sikap ilmiah mahasiswa dalam melakukan penelitian sebagai tugas akhir, hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pemahaman metodologi yang dimiliki mahasiswa lebih banyak pada level sedang yaitu delapan puluh lima persen, dan mahasiswa menunjukkan sikap ilmiah kritis tujuh puluh tiga persen walaupun hanya enam puluh lima persen dari mahasiswa tersebut terbuka untuk dikritik. Selain itu delapan puluh tujuh persen mahasiswa telah transparan dan menghormati hasil penelitian orang lain. Sikap jujur dan objektif telah teridentifikasi sebanyak tujuh puluh tiga persen dan tujuh puluh lima persen. Dalam hal ini, mahasiswa telah menunjukkan sikap ilmiah yang positif dalam melakukan penelitian skrips sebagai tugas akhir.
Tinjauan Filosofis: Membangun Landasan Etika dan Pengetahuan dalam Filsafat Pendidikan Kontemporer Susmita, Nelvia; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan filosofis terhadap pembangunan landasan etika dan pengetahuan dalam filsafat pendidikan kontemporer. Dengan melibatkan perspektif sejumlah filsuf. Pendidikan dianggap sebagai investasi strategis dalam membentuk generasi masa depan, tetapi isu-isu seperti kurangnya integrasi nilai etika dalam kurikulum dan ketidakseimbangan prioritas masih menjadi tantangan. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan fokus pada studi literatur, menggali berbagai pandangan filsafat pendidikan dan pendekatan kontemporer yang diterapkan dalam pengembangan keterampilan dan pengetahuan praktis. Sumber data utama berasal dari buku-buku filsafat pendidikan yang relevan dengan topik penelitian, serta artikel jurnal yang mendukung analisis filosofis terhadap paradigma pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan, sebagai landasan pemikiran dan moral pendidikan kontemporer, memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan integritas siswa. Berbagai aliran filsafat pendidikan, seperti progresivisme, rekonstruksionisme, liberalisme, dan kritisisme, dijelaskan dalam konteks perkembangan keterampilan dan pengetahuan praktis. Pentingnya landasan etika dalam pendidikan terungkap melalui penerapan pendidikan karakter. Fokus pada nilai-nilai akhlak terpuji dan pengembangan keterampilan kritis dan kreatif menjadi landasan untuk menciptakan lingkungan pendidikan holistik. Isu-isu aktual, seperti perilaku dan etika guru, juga menjadi perhatian utama, menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter siswa.
Teori-Teori Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Pembelajaran Bahasa Abad ke-21 Budiyanti, Kurnia; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.761

Abstract

Teori-teori pendidikan dan aliran-aliran filsafat memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa. Penelitian ini memaparkan sejauh apa pengaruh aliran-aliran filsafat itu melalui pendekatan-pendekatan filosofis terhadap pembelajaran bahasa di abad ke dua puluh satu. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber online yaitu buku, artikel, dan blog. Hasil yang dapat disimpulkan adalah bahwa aliran-aliran filsafat secara sadar ataupun tidak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pembelajaran bahasa abad ke dua puluh satu. Pengaruh ini salah satunya terlihat dalam pembelajaran Bahasa sebagai aplikasi dari teori behavioristik, kognitif, dan konstruktif. Penerapan teori-teori belajar dalam pembelajaran terlihat dalam bentuk metode, teknik, strategi, dan model pembelajaran.
Aplikasi Teori Konstruktivisme dalam Konteks Pengajaran Bahasa Asing Wati, Siska Oktawidya; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.767

Abstract

Teori konstruktivisme seperti teori Piaget dicermati sebagai teori perkembangan kognitif. Teori Piaget menyatakan bahwa pelajar bahasa melakukan penemuan sendiri sehingga para pelajar dinyatakan mampu mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. perkembangan kognitif merupakan suatu proses genetik, yaitu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis dalam bentuk perkembangan sistem syaraf. Makin bertambah umur seseorang, makin komplekslah susunan sel syarafnya dan makin meningkat pula kemampuannya. Kegiatan belajar terjadi seturut dengan pola tahap-tahap perkembangan tertentu dan umur seseorang, sehingga dalam pembelajaran Ba- hasa Inggris, guru harus mampu menentukan cara atau strategi mengajar yang sesuai dengan tingkat karakteristik intelektual pelajar. Dalam pembelajaran bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris, teori ini memberikan sumbangan yang besar sehingga perlu dicermati dalam hal bagaimana aplikasi kedua teori ini di kelas Bahasa Inggris. Penelitian ini bersifat deskriptif dilakukan dengan library research melalui penelusuran literatur-literatur terdahulu. Proses penelitian kepustakaan ini dilakukan dengan menilik kajian-kajian yang ada sesuai topik yang relevan.
Pemikiran Rasionalisme: Tinjauan Epistemologi terhadap Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Manusia Karimaliana, Karimaliana; Zaim, M; Thahar, Harris Effendi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan epistemologis terhadap dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia melalui perspektif pemikiran rasionalisme. Rasionalisme, sebagai salah satu aliran pemikiran dalam filsafat, menekankan penggunaan akal budi dan deduksi sebagai sarana utama untuk memperoleh pengetahuan yang sahih. Dalam kajian ini, peneliti menggali akar pemikiran rasionalisme, memahami konsep-konsep kunci seperti ide, deduksi, dan pengetahuan apriori yang menjadi pondasi bagi epistemologi rasionalisme. Metode Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan mengumpulkan data dari sumber kepustakaan. Sumber kepustakaan yang digunakan terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer terdiri dari buku-buku dalam bidang filsafat ilmu, sedangkan sumber sekunder terdiri dari artikel-artikel jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian dan memberikan pemetaan kerangka sumber ilmu pengetahuan. Untuk sampai pada kesimpulan, hasil data dianalisis (Darmalaksana, 2020). Hasil ditemukan melalui proses sistematis kerangka ilmu pengetahuan. Metode penelitian ini melibatkan analisis kritis terhadap karya-karya tokoh-tokoh rasionalisme klasik seperti René Descartes, Baruch Spinoza, dan Gottfried Wilhelm Leibniz. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi perkembangan pemikiran rasionalisme dalam konteks sejarah perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisme memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia. Penggunaan akal budi sebagai alat utama dalam mencapai kebenaran memiliki dampak yang mendalam pada perkembangan epistemologi dan metodologi ilmiah. Meskipun rasionalisme mengalami tantangan dan kritik dari aliran pemikiran lain seperti empirisme, kontribusinya tetap relevan dalam memahami sumber, validitas, dan batasan pengetahuan manusia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran rasionalisme dalam pembentukan dasar-dasar ilmu pengetahuan manusia, serta memicu diskusi lebih lanjut tentang dinamika hubungan antara akal budi dan pengalaman empiris dalam mengembangkan pengetahuan yang komprehensif.