Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Re-Mapping ECU Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor Injeksi 4 Tak 150cc Fatra, Fahmy; Mahendra, Sena; Setiawan, Irvan
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i1.14499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil performa, konsumsi bahan bakar spesifik dan emisi gas buang. Dengan memberikan perlakuan re-mapping ulang ECU standard pada sepeda motor Honda Cb150R injeksi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan re-mapping ECU standard. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium otomotif Universtas Ivet dengan pengujian yang dilakukan yaitu uji torsi, uji daya, uji konsumsi bahan bakar dan uji emisi gas buang. Adapun sampel yang digunakan yaitu motor Honda Cb150R dengan dilakukan variasi re-mapping ECU standar dan menggunakan bahan bakar pertamax. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat perbedaan torsi dan daya Pada sepeda motor Honda CB150R injeksi antara penggunaan mapping ECU standard dan penggunaan variasi re-mapping ECU standard, grafik menujukan peningkatan pada torsi dan daya yang di hasilkan dengan penggunaan variasi re-mapping ECU standard Stage 5 secara signifikan pada setiap RPM (1500 – 9500) dengan interval 1000 RPM. Pengujian dilakukan sebanyak 9 kali percobaan pada rentan putaran mesin 1500-9500 RPM, torsi meningkat sebesar 29% pada putaran 1500 RPM, sedangkan daya meningkat sebesar 40% pada putaran mesin 7500 RPM. Konsumsi bahan bakar mengalami penurunan sebanyak 22,6 % pada putaran mesin 9500 RPM. Terdapat peningkatan dan penurunan pada pengujian emisi gas buang menggunakan variasi re-mapping ECU standard stage 5 ika dibandingkan dengan mapping ECU standard pabrik, grafik menunjukan terdapat peningkatan nilai CO sebanyak 325%, unsur HC mengalami peningkatan sebanyak 58,3%, nilai CO2 mengalami penurunan sebanyak 25,7%, O2 mengalami peningkatan sebanyak 1% unsur lambda mengalami penurunan sebanyak 25,8% dan AFR mengalami penurunan sebanyak 25,8% pada putaran 1500 RPM. Kata kunci: re-mapping ECU standar, performa mesin, Honda Cb150R
ANALISIS PENGARUH KETEBALAN SHIM INJEKTOR NOZZEL TERHADAP WAKTU KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MITSUBISHI CANTER Mulyo, Candra Eko; Mahendra, Sena; Fatra, Fahmy
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4102

Abstract

Persaingan kendaraan niaga di pasar otomotif Indonesia kian tumbuh dan berkembang semakin pesat. Kendaraan diesel dapat mengalami penurunan performa setelah pemakaian lebih dari 5 tahun. Penurunan performa kendaraan itu dapat disebabkan oleh beberapa macam masalah seperti sistem bahan bakar yang tersumbat atau bermasalah, injector nozzle yang kotor sehingga terjadi penyumbatan pada nozzel yang menyebabkan tekanan nozzle itu berkurang. Bahan bakar yang digunakan pun menjadi boros sehingga tenaga atau performa yang dihasilkan pun berkurang. Pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis pengaruh ketebalan shim injector nozzle terhadap konsumsi bahan bakar, (2) Menganalisis pengaruh ketebalan shim injector nozzle terhadap emisi gas buang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dan menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisa pengaruh ketebalan shim pada injector nozzel yang mempengaruhi terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) Ukuran ketebalan shim pada injector nozzel yang lebih tipis akan menghasilkan tekanan injector yang kecil dan menghasilkan konsumsi bahan bakar yang irit serta menghasilkan emisi gas buang yang kecil persentasenya. (2) Ukuran ketebalan shim pada injector nozzel yang tebal akan menghasilkan tekanan injector yang lebis besar serta menghasilkan konsumsi bahan bakar yang boros serta menghasilkan emisi gas buang yang besar persentasenya.
PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA Gunawan, Syahrul; Apriyanto, Nuraedhi; Fatra, Fahmy
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4098

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kesiapan kerja pada Siswa kelas XII TBSM SMK Yasemi Karangrayung 2) Untuk menganalisis pengaruh pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja pada Siswa kelas XII TBSM SMK Yasemi Karangrayung 3) Untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja pada Siswa kelas XII TBSM SMK Yasemi Karangrayung. Jenis penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah penelitian asosiatif yang bersifat ex post facto. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Populasi sebanyak 160 siswa. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Teknik proportional random sampling dengan rumus Solvin dengan jumlah sample 114 siswa. Pengujian yang di gunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. uji persyaratan analisis dengan menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji autokolerasi, uji multikolinearitas dan uji heteroskedasitas. Sedangkan uji hipotesis data dengan menggunakan uji regresi sederhana regresi ganda, uji t, uji F, uji Adjusted R Square (determinan) dengan menggunakan bantuan program pengolahan spss versi 25.0. Hasil uji t Literasi digital nilai sig. sebesar 0,000 di bawah 0,05 sehingga H1 di terima. Pengalaman Praktik Kerja Industri nilai sig. sebesar 0,000 di bawah 0,05 sehingga H2 di terima. Ada pengaruh positif Literasi Digital dan Pengalama Praktik Kerja Industri terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII TBSM SMK Yasemi Karangrayung. Uji F nilai sig. sebesar 0,0000 lebih rendah dari 0,05 sehingga H3 di terima. Berdasarkan hasil hitungan determinan di peroleh nilai Adjusted R Square sebesar 39.9%.
PENGARUH PENGGUNAAN REM TERHADAP JARAK PENGEREMAN PADA SEPEDA MOTOR HONDA GL 100 Faiz Masykuron; Fahmy Fatra; Bayu Ariwibowo
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4460

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan rem terhadap jarak pengereman pada sepeda motor honda GL100 tahun 1982. Hasil penelitian adalah (1) hasil tekanan rem depan terbaik menunjukkan hasil tekanan tertinggi terdapat pada kampas rem variasi Indoparts yaitu 0,75% pada kecepatan 40km/jam dengan tekanan 240Psi. Dari hasil tekanan rem depan dengan merk Indoparts menghasilkan jarak titik henti 3,4 meter, dan hasil dari jarak pengereman menghasilkan waktu titik henti pengereman yaitu 4,34 detik. (2) Hasil tekanan rem belakang terbaik yang dihasilkan dalam pengujian menunjukkan hasil tekanan tertinggi terdapat pada kampas rem standar Aspira yaitu 1,04% pada kecepatan 80km/jam dengan tekanan 250Psi, Dari hasil tekanan rem belakang dengan merk Aspira menghasilkan jarak titik henti 6,5 meter dan hasil dari jarak pengereman menghasilkan waktu titik henti yaitu 6,79 detik. Kesimpulannya terjadi perbedaan hasil antara jarak dan waktu titik henti dikarenakan pengaruh dari berat poros maupun berat penumpang dan penguji.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DALAM MENGGUNAKAN DAN MEMELIHARA ALAT UKUR BERSTANDAR KKNI MELALUI MODEL BEROIRENTASI KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW SISWA KELAS X TKRO SMKN SUMBER Muhammad Febrianto; Fahmy Fatra; Fuad Abdillah; Nurul Burhan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4461

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penggunaan modul berorientasi Kooperatif Learning Tipe Jigsaw untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI bagi siswa kelas X TKRO SMKN Sumber. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas. dengan dua siklus, yaitu: siklus I, dan siklus II dengan masing-masing siklus dua kali pertemuan. Subyek yang diteliti adalah siswa kelas X TKRO SMKN Sumber sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi: tes, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: analisis kualitatif dan analisis komparatif dengan menghitung persentase kompetensi siswa yang kemudian dibandingkan persentase ketuntasan pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan modul berorientasi kooperatif learning tipe jigsaw dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI di kelas X TKRO SMKN Sumber Tahun Ajaran 2023/2024. Terbukti dari adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa pada kompetensi siswa dalam menggunakan dan memelihara alat ukur berstandar KKNI dari pra siklus, siklus I dan siklus II, yaitu pada pra siklus baru sebesar 38,89% siswa yang mencapai nilai ketuntasan minimal (KKM 75), siklus I meningkat menjadi 69,44% dan siklus II juga meningkat lagi menjadi 91,67%.
PENGARUH PENGGUNAAN GAS ELPIJI TERHADAP PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR 4 TAK 100 CC Sri Hartono; Joko Suwignyo; Fahmy Fatra; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 2 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i2.4319

Abstract

This study aims to measure the impact of LPG on the performance of a 100 cc 4-stroke motorcycle running on pertalite, including torque, engine power, exhaust emissions, and fuel consumption. This quantitative research uses the true experiment method with descriptive analysis to systematically present the test results. The study shows that the torque produced by LPG is 6.49 Nm at 5000 RPM, which is lower than the torque produced by pertalite, which is 7.27 Nm at the same RPM. The engine power generated by LPG is also lower at 5.06 Hp at 7000 RPM, while the engine power on pertalite is higher at 6.13 Hp at the same RPM. In terms of exhaust emissions, LPG is proven to be more environmentally friendly compared to pertalite. LPG exhaust emissions are lower in all components, such as CO, O2, CO2, HC, Lambda, and AFR. Furthermore, LPG is more efficient in fuel consumption, with efficiency reaching 27.99% to 49.98% better than pertalite. Overall, pertalite is superior in terms of torque and engine power, while LPG is better in terms of exhaust emissions and fuel consumption efficiency.
Dampak Kadar Hardener Dan Jenis Thinner (Nc) Terhadap Hasil Lapisan Pengecatan Pada Cat Nitrocellulose (Nc) Fahmy Zuhda Bahtiar; Fahmy Fatra; Heru Sugiantoro; Riko Diki Arwanto
AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education Vol 4 No 1 (2023): AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/aeej.v4i1.202

Abstract

This study aims to determine the effect of hardener volume and NC thinner types (super and ND) on the coating results, such as adhesion, gloss, hardness, and gasoline resistance to nitrocellulose paints (NC). This study used 5ml, 10ml, and 15ml of hardener volume variations with super and ND thinner types. The object of this research is nitrocellulose paints. This study found that the best adhesion test was produced at 5ml, 10ml, and 15ml of hardener volumes using super and ND thinners classified as 5B or 0% (percent area removed). For the best gloss test, the hardener volume was 15ml using super thinner with an average yield of 33,3 GU (Gloss Unit). The best hardness test was produced at volumes of 5ml, 10ml, and 15ml using super and ND thinners, while the best result for gasoline resistance testing was produced at volumes of 5ml, 10ml, and 15ml using super and ND thinners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume hardener dan penggunaan thinner jenis NC (super dan ND) terhadap hasil coating seperti gloss, adhesi, hardness dan gasoline resistance terhadap cat NC. Penelitian ini menggunakan variasi volume hardener 5ml, 10ml dan 15ml dengan penggunaan jenis thinner super dan ND. Obyek penelitian ini adalah cat nitroselulosa merek steel gloss. Hasil pada penelitian ini didapatkan bahwa uji adhesi terbaik dihasilkan pada semua variasi volume hardener dengan menggunakan thinner super dan ND yang tergolong klasifikasi 5B atau 0%. Untuk uji kilap terbaik diperoleh pada volume hardener 15ml dengan menggunakan super tiner dengan yield rata-rata 33,3 GU (Gloss Unit). Uji kekerasan terbaik dihasilkan pada semua variasi volume menggunakan tiner super dan ND, sedangkan hasil terbaik untuk pengujian gasoline resistance dihasilkan pada semua variasi volume hardener menggunakan tiner super dan ND.
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ASAM TARTRAT TERHADAP PEMBENTUKAN KERAK DI DALAM PIPA PENGEBORAN MINYAK BUMI Fahmy Fatra; Joko Suwignyo
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.991

Abstract

Kerak yang ditimbulkan pada pipa pengeboran minyak bumi yaitu kerak barium sulfat (BaSO₄). Kerak ini merupakan masalah serius yang banyak dihadapi pada proses pengeboran minyak bumi dan gas di laut lepas. Masalah serius tersebut mengakibatkan penyempitan diameter dalam pipa, dan berkurangnya transfer air pada pipa sehingga dapat berakibat pipa menjadi pecah. Pada penelitian ini menjelaskan proses pengendapan barium sulfat (BaSO₄) pada aliran laminer di sistem perpipaan. Larutan barium sulfat (BaSO₄) dibuat dengan cara mencampurkan larutan equimolar barium klorida (BaCl₂) dan natrium sulfat (Na₂SO₄). Parameter yang diteliti adalah variasi konsentrasi barium sulfat yaitu 1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm, 2500 ppm, dan 3000 ppm, laju aliran 30 ml/menit (konstan), temperatur 20°C (konstan) dan konsentrasi aditif asam tartrat (0, 5, 10 ppm). Proses pembentukan kerak barium sulfat (BaSO₄) dimonitor dengan alat konduktivitas meter. Hasil kerak barium sulfat (BaSO₄) yang diperoleh baik sebelum penggunaan aditif asam tartrat (C₄H₆O₆) maupun setelah dicampur aditif asam tartrat (C₄H₆O₆) kemudian dikeringkan dan dikarakterisasi dengan analisa SEM dan XRD. Dari hasil pengujian SEM dapat disimpulkan bahwa larutan tanpa menggunakan aditif, kristalnya akan mudah menempel di pipa dikarenakan bentuknya yang tumpul sehingga kristal mudah untuk menempel di pipa. Sedangkan larutan dengan menggunakan aditif bentuk kristalnya runcing, artinya kristal akan sulit untuk menempel di pipa sehingga dapat menghambat pertumbuhan kerak di dalam pipa. Sedangkan dari hasil uji XRD, kerak yang terjadi yaitu kerak barium sulfat (barit). Kata kunci: barium sulfat, konsentrasi larutan, asam tartrat
PENGARUH PUTARAN MIXTURE ADJUSTING SCREW DAN SPEED ADJUSTING SCREW DENGAN VARIASI PENYETELAN CELAH KATUP TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR Joko Suwignyo; Fahmy Fatra
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1486

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan mixture adjusting screw dan putaran speed adjusting screw, 2) mengetahui pengaruh variasi celah katup terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor, dan 3) mengetahui pengaruh variasi putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis deskriptif untuk mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan idle mixture adjusting screw dan idle speed adjusting screw serta mengetahui pengaruh variasi penyetelan celah katup terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian ini dilakukan di Bengkel Laboratorium PVTMO Unisvet. Sampel yang digunakan adalah sepeda motor Supra X 125 tahun 2007 yang dipengaruhi variasi idle speed adjusting screw, idle mixture adjusting screw, dan celah katup. Teknik analisis data secara deskriptif membandingkan pengaruh variasi tersebut terhadap konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal utama. Pertama, pada celah katup (IN 0,02 OUT 0,05) dan idle mixture adjusting screw (IMAS) 1/5, 1, dan 2 putaran, diperoleh konsumsi bahan bakar untuk IMAS 1/5 sebesar 33 ml (2000 RPM), 38 ml (3000 RPM), dan 48 ml (4000 RPM); IMAS 1 sebesar 13 ml (2000 RPM), 19 ml (3000 RPM), dan 26 ml (4000 RPM); serta IMAS 2 sebesar 12 ml (2000 RPM), 17 ml (3000 RPM), dan 23 ml (4000 RPM). Kedua, pada celah katup (IN 0,05 OUT 0,08) dengan IMAS yang sama, hasilnya adalah IMAS 1/5: 24 ml (2000 RPM), 32 ml (3000 RPM), 43 ml (4000 RPM); IMAS 1: 12 ml (2000 RPM), 17 ml (3000 RPM), 23 ml (4000 RPM); IMAS 2: 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM), 22 ml (4000 RPM). Ketiga, pada celah katup (IN 0,15 OUT 0,15) dengan IMAS 1/5, 1, dan 2 putaran selama 3 menit, diperoleh IMAS 1/5: 22 ml (2000 RPM), 29 ml (3000 RPM), 38 ml (4000 RPM); IMAS 1: 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM), 21 ml (4000 RPM); IMAS 2: 9 ml (2000 RPM), 14 ml (3000 RPM), 19 ml (4000 RPM).
PENGARUH TIPE IGNITION COIL TERHADAP TORSI DAN DAYA MOTOR BENSIN PADA VARIASI TIGA JENIS BAHAN BAKAR Endra Priyanto; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan menggunakan coil standar dan coil racing, mencari perbedaan dari coil standar dan coil racing terhadap kinerja mesin Jupiter MX 135cc. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Proses eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tiga variasi ignition coil (Thailand, choho, dan ktc) yang dipengaruhi bahan bakar (premium, pertalite, dan pertamax) sebagai parameter performa motor yang meliputi daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar sepeda motor 4 tak 135cc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar spesifik pada motor Jupiter MX 135cc. Selain itu, daya ignition coil aftermarket lebih besar daripada ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar Pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan pertalite dan premium, juga berpengaruh terhadap torsi yang dihasilkan. Konsumsi bahan bakar yang lebih irit dihasilkan dengan penggunaan ignition coil aftermarket dibandingkan ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar pertalite dan pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan premium dengan persentase penurunan konsumsi bahan bakar pertalite: ignition coil standar 21%, ignition coil Thailand 3%, ignition coil Choho 1%, dan ignition coil KTC 7%. Dan bahan bakar pertamax ignition coil standar.