Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISTEM PENGAPIAN SEPEDA MOTOR Dita Dian Putri Maharani; Fuad Abdillah; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 2 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sistem pengapian sepeda motor kelas XI TBSM 2 SMK Muhammadiyah 2 Blora tahun ajaran 2019/2020 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Accelerated Intruction (TAI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas XI TBSM 2 SMK Muhammadiyah 2 Blora Tahun Ajaran 2019/2020 yang berjumlah 35 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kognitif dan psikomotorik. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif dengan bentuk angket. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan. Penelitian ini menggunkan instrument tes psikomotorik dan kognitif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kualitatif yang diperoleh dari instrumen nontes, yang berupa lembar jobsheet. Hasil penelitian sistem pengapian pada kelas XI TBSM 2 SMK Muhammadiyah 2 Blora tahun ajaran 2019/2020 menunjukkan bahawa: Tingkat kemampuan siswa mengalami peningkatan dibuktikan dengan jumlah siswa yang lulus saat prasiklus pada pembelajaran sistem pengisian sebelum diterapkanya model pembelajaran TAI sebesar 4 siswa dari 35 siswa, akan tetapi pada siklus akhir setelah diterapkanya model pembelajaran TAI mengalami peningkatan jumlah siswa yang lulus semua dari 35 siswa. Model pembelajaran kooperatif tipe TAI mempengaruhi hasil belajar kognitif siswa, pada kegiatan siklus I pertemuan pertama siswa yang mencapai nilai KKM berjumlah 6 siswa dengan persentase ketuntasannya 17,14% dan pada kegiatan siklus I pertemuan kedua siswa yang mencapai nilai KKM berjumlah 19 siswa dengan persentase ketuntasannya 54,29 %. Dapat diperoleh kesimpulan bahwa persentase ketuntasan siswa dalam penelitian ini adalah: pra siklus 11,43%, siklus I pertemuan pertama 17,14 %, siklus I pertemuan kedua 54,29 %, siklus II pertemuan pertama 74,29% dan siklus II pertemuan kedua sebesar 82,86 %. Terlihat bahwa prestasi belajar siswa mengalami kenaikan yang signifikan dan melebihi target yang telah ditentukan yaitu 70%. Penerapan model pembelajaran Tipe TAI dapat meningkatkan hasil berlajar siswa. Hal ini sesuai dengan simpulan dari rumusan masalah yang kedua dan peningkatan rata-rata nilai siswa yang memiliki bertambah pada akhir siklus penelitian sebesar 81 dibandingkan saat pra siklus yang memiliki rata-rata nilai hanya sebesar 63. Kata kunci: hasil belajar, sistem pengapian, team accelerated instruction (TAI)
MENINGKATKAN KOMPETENSI PENDINGIN MESIN MELALUI METODE TUTOR SEBAYA DENGAN MEDIA ENGINE STAND Susi Ariska Handayani; Joko Suwignyo; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 1 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran, penddik mengajar secara klasikal dengan menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi pembelajaran, sehingga hasilnya peserta didik tidak terpantau dan kurang aktif. Sedangkan dalam pembelajaran produktif, seperti hal nya praktek yang menggunakan media engine stand yang merupakan pembelajaran yang menuntut peserta didik harus menguasai kemampuan praktek. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti merasa perlu melakukan penelitian dengan mencoba menerapkan metode Tutor Sebaya pada proses pembelajaran kompetensi dasar Sistem Pendingin sebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana penerapan Metode Tutor Sebaya dalam proses Belajar Mengajar dalam Kompetensi Dasar Sistem Pendingin Mesin 2. Seberapa besarkah peningkatan hasil belajar Kompetensi Dasar Sistem Pendingin Mesin dengan menggunakan Metode Tutor Sebaya di SMK Walisongo Kaliori Rembang sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk meningkatkan metode Tutor Sebaya pada proses belajar mengajar kompetensi dasar Sistem Pendingin Mesin 2. Meningkatkan hasil belajar Kompetensi Dasar Sistem Pendingin melaui metode tutor sebaya Metode penelitian dengan menggunakan Penerapan metode tutor sebaya (peer-teaching) ini dalam kompetensi dasar Sistem Pendingin mesin dapat membawa dampak yang positif bagi peserta didik dan juga dapat meningkatkan kemampuan, keaktifan serta kekreatifan peserta didik dalam melakukan proses belajar. Selain itu dapat meningkatkan pula tingkat pemahaman peserta didik terhadap kompetensi Sistem Pendingin sesuai prosesur yang sudah disampaikan Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan penerapan metode tutor sebaya pada pembelajaran melakukan praktek sistem pendingin mesin menggunakan engine stand yang mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada setiap pertemuan pembelajaran yang dilakukan. Terjadinya peningkatan pemahaman peserta didik ditunjukkan dengan meningkatnya skor tes kognitif dan kategori rendah pada skor pretest menjadi kategori tinggi pada skor posttest dalam setiap pertemuan pembelajaran sehingga hipotesis yang menyatakan Penerapan metode tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kompetensi sistem pendingin mesin menggunakan engine stand, jika selama proses pembelajaran didukung oleh suasana pembelajaran dan keadaan motivasi belajar peserta didik dengan baik, serta kemampuan pendidik yang optimal dalam mengelola kelas. Selain itu metode yang digunakan dalam pembelajaran dinilai mampu menyajikan materi belajar secara lengkap, menarik, dan tentunya mudah dipahami oleh peserta didik. Kata kunci : penerapan model pembelajaran tutor sebaya
KESIAPAN SARANA PRASARANA BENGKEL DAN GURU DALAM MENUNJANG PRAKTIKUM TKR DI SMK BINA BANGSA KERSANA MENGACU PADA PERMENDIKNAS RI NO. 40 TAHUN 2008 Toto Firmanto; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan program keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Bina Bangsa dalam melaksanakan pembelajaran yang meliputi perangkat pembelajaran, sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang termasuk dalam penelitian deskriptif dengan sumber data penelitian adalah kepala bengkel dan guru yang mengajar di bidang otomotif yang berjumlah 10 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan menggunakan skala persentase yaitu perhitungan dalam analisis data akan menghasilkan persentase. Proses perhitungan persentase dilakukan dengan jumlah yang tersedia dibagi dengan skor ideal kemudian dikalikan seratus persen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa : (1) perangkat pembelajaran yang dilakukan guru termasuk dalam kategori sangat baik (rerata pencapaian skor : 66,3 dari rentan skor X>61,2), ditunjang dengan penilaian dokumentasi perangkat pembelajaran dengan kateori sangat baik (rerata pencapaian skor 47,5 dari retan skor X>44,2). Hasil tersebut menunjukkan perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru sesuai dengan aturan kurikulum 2013. (2) kesiapan sarana program keahlian TKR termasuk kedalam kategori layak (rerata pencapaian persentase: 65,74 % dari rentan persentase 51%-75%). (3) kesiapan Prasarana program keahlian TKR termasuk kedalam kategori layak (rerata pencapaian persentase: 60,25 % dari rentan persentase 51%-75%). Hasil tersebut menunjukkan kesiapan sarana prasarana program keahlian TKR berkategori layak sesuai dengan Permendiknas RI no 40 Tahun 2008. Kata Kunci : kesiapan sarana prasarana, kesiapan guru, permendiknas RI No 40 Tahun 2008
PENGHEMAT BAHAN BAKAR DENGAN MENGGUNAKAN PIPA KATALIS METODE HYDROCARBON CRACK SYSTEM GANDA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK 160 CC Sena Mahendra; Fahmy Fatra; Akhmad Riszal Riszal; Didik Rohmantoro
Gorontalo Journal of Infrastructure and Science Engineering Vol 2, No 2 (2019): Gorontalo Journal Of Infrastructure And Science Engineering
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.086 KB) | DOI: 10.32662/gojise.v2i2.692

Abstract

Motorized vehicles with economical fuel, agile, fast, and practical are some of the main factors consumers determine the choice of buying a motorcycle. People who own motorcycles under 2000 have not been equipped with fuel-saving devices, so they are wasteful of fuel and must be smart to save fuel. Many motorcycle manufacturers release the newest fuel-efficient products, but they affect the engine's performance. The price of premium fuel types is Rp. 6,500.00 per liter, petalite Rp. 7,600.00 per liter, firstly Rp. 8,900.00 per liter, and Pertamax turbo Rp. 10,100.00 per liter. High fuel prices encourage researchers to make various fuel-saving innovations. The purpose of this study is to develop an HCS catalyst pipe design double spiral model arranged in series to save fuel above 67% on a 4 stroke motorcycle without affecting the engine performance. The research method uses independent variables with engine speed, pipe length, pipe diameter, and Pertamax volume. Dependent variable by testing engine torque and power, fuel consumption time, temperature, and noise of the 156.7cc Mega Pro motorcycle. The addition of dual HCS catalyst spiral pipes and Pertamax volumes adds to engine performance time. At a length of 500 mm and 2000 ml, the Pertamax volume for the engine speed of 3500 rpm is only able to save fuel by 52.52%. The most optimal HCS double catalyst spiral pipe design is a 500 cm long pipe with a volume of Pertamax 2000 ml. In addition to engine performance time on the catalyst spiral pipe design can increase engine torque and power by 92.3% at 3500 rpm and reduce the temperature by 12.34% at 6000 rpm, and 1.93% noise at 4000 rpm. Increasing the double HSC catalyst spiral pipe and Pertamax volume can increase the hydrocarbon content of fuel entering the combustion chamber supplied from Pertamax vapor. Premium fuel (C8H18) plus Pertamax vapors. This makes the fuel content has a high octane value, greater engine power, and low fuel consumption. A high octane value affects perfect engine combustion, reduced knocking, low engine temperature, and decreased noise.Kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang irit, lincah, cepat, dan praktis merupakan salah satu faktor utama konsumen menentukan pilihan membeli sepeda motor. Masyarakat yang memiliki sepeda motor di bawah tahun 2000 belum dilengkapi dengan alat penghemat bahan bakar, sehingga boros bahan bakar dan harus pintar menghemat bahan bakar. Banyak produsen sepeda motor yang mengeluarkan produk terbarunya paling irit bahan bakar, tetapi mempengaruhi performa mesinnya. Harga bahan bakar jenis premium Rp. 6.500,00 per liter, pertalite Rp. 7.600,00 per liter, pertamax Rp. 8.900,00 per liter, dan pertamax turbo Rp. 10.100,00 per liter. Harga bahan bakar yang tinggi mendorong peneliti melakukan berbagai inovasi penghemat bahan bakar.Tujuan penelitian ini mengembangkan desain pipa katalis HCS model spiral ganda yang disusun seri sehingga mampu menghemat bahan bakar diatas 67% pada sepeda motor 4 tak tanpa mempengaruhi performa mesin. Metode penelitian menggunakan variabel bebas dengan putaran mesin, panjang pipa, diameter pipa, dan volume pertamax. Variabel terikat dengan menguji torsi dan daya mesin, waktu konsumsi bahan bakar, temperatur, dan kebisingan sepeda motor Mega Pro 156,7cc. Penambahan pipa spiral katalis HCS ganda dan volume pertamax menambah waktu performa mesin. Pada panjang 500 mm dan 2000 ml volume pertamax untuk kecepatan putaran mesin 3500  rpm hanya mampu menghemat bahan bakar sebesar  52,52%. Desain pipa spiral katalis HCS ganda  yang paling optimal dari yaitu pipa dengan panjang 500 cm dan volume pertamax 2000 ml. Selain waktu performa mesin pada desain pipa spiral katalis ini dapat meningkatkan torsi dan daya mesin sebesar 92,3% pada putaran 3500 rpm serta mengurangi temperatur 12,34% pada putaran 6000 rpm, dan kebisingan 1,93% pada putaran 4000 rpm. Bertambahnya pipa spiral katalis HSC ganda dan volume pertamax dapat meningkatnya kandungan hidrokarbon bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran disuplay dari uap pertamax. Bahan bakar premium (C8H18) di tambah uap pertamax.menjadikan kandungan bahan bakar memiliki nilai oktan tinggi, daya mesin yang lebih besar dan komsumsi bahan bakar rendah. Nilai oktan tinggi mempengaruhi pembakaran mesin sempurna, knocking berkurang, temperatur mesin rendah, dan kebisingan menurun
PENGARUH PRAKTIK KERJA LAPANGAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA Pupung Alifudin; Nuraedhi Apriyanto; Fahmy Fatra; Siti Fatimah
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 5 No 1 (2023): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v5i1.2613

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk 1) Untuk menganalisis pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap Kesiapan Kerja Siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Al Alif Tunjungan. 2) Untuk menganalisis pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Kerja Siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Al Alif Tunjungan. 3) Untuk mengkaji pengaruh Kerja Lapangan dan Motivasi Kerja secara bersama-sama terhadap terhadap Kesiapan Kerja Siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Al Alif Tunjungan. Metodologi Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian ex post facto. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif. Penelitian ini difokuskan mengetahui (1) Pengaruh praktik kerja lapangan (PKL) terhadap kesiapan kerja siswa, (2) motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa, (3) Pengaruh praktik kerja lapangan dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa. Hasil Penelitian ini adalah, 1) ada pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap kesiapan kerja siswa siswa kelas XII Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Al Alif Tunjungan sebesar 8.8%. 2) ada pengaruh positif Motivasi Kerja Terhadap Kesiapan Kerja siswa kelas XII Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Al Alif Tunjungan sebesar 20%. 3) ada pengaruh positif Pengaruh praktik kerja lapangan dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas xii TBSM SMK Al Alif Tujungan dapat diterima sebesar 29.9%. Kata kunci: Praktik Kerja Lapangan, Motivasi Kerja, Kesiapan Kerja
KORELASI ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR DI ERA PANDEMI TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN SISTEM PENGAPAIAN Ach Roisul Mukarom; Fuad Abdillah; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 5 No 1 (2023): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v5i1.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi perhatian orang tua dan motivasi belajar di era pandemi terhadap capaian pembelajaran system pengapian di smk negeri 3 bojonegoro. . Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan terhitung mulai bulan Februari 2022 sampai bulan april 2022. Dari Populasi 101 siswa, diambil sampel sebanyak 80 siswa yang menjadi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuisioner, domuntasi serta melakukan observasi dalam pengambilan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Uji prasyarat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, linieritas. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa kedua variabel bebas yaitu perhatian orang tua dan motivasi belajar di era pandemic secara bersama-sama memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap capaian pembelajaran yang dilihat dari F hitung 20.971 > nilai F tabel 3.115. Kemudian secara parsial variabel perhatian orang tua memiliki t hitung (4.014) > t tabel (1991) dan motivasi belajar di etra pandemic memiliki t hitung (6.420) > t tabel (1991) yang menyatakan signifikansi (thitung > ttabel) artinya masing-masing variabel bebas yaitu perhatian orang tua memiliki hubungan yang posotif signifikan dengan capaian pembelajaran serta motivasi belajar di era pandemi juga memiliki hubungan yang positif signifikan dengan capaian pembelajaran. Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0.336 yang artinya hubungan variabel independen perhatian orang tua dan motivasi belajar di era pandemic dengan variabel dependen capaian pembelajaran sebesar 33,6%. Kata kunci: Perhatian Orang Tua, Motivasi Belajar Di Era Pandemi, Capaian Pembelajaran
Dampak Kadar Hardener Dan Jenis Thinner (Nc) Terhadap Hasil Lapisan Pengecatan Pada Cat Nitrocellulose (Nc) Fahmy Zuhda Bahtiar; Fahmy Fatra; Heru Sugiantoro; Riko Diki Arwanto
AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education Vol 4 No 1 (2023): AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/aeej.v4i1.202

Abstract

This study aims to determine the effect of hardener volume and NC thinner types (super and ND) on the coating results, such as adhesion, gloss, hardness, and gasoline resistance to nitrocellulose paints (NC). This study used 5ml, 10ml, and 15ml of hardener volume variations with super and ND thinner types. The object of this research is nitrocellulose paints. This study found that the best adhesion test was produced at 5ml, 10ml, and 15ml of hardener volumes using super and ND thinners classified as 5B or 0% (percent area removed). For the best gloss test, the hardener volume was 15ml using super thinner with an average yield of 33,3 GU (Gloss Unit). The best hardness test was produced at volumes of 5ml, 10ml, and 15ml using super and ND thinners, while the best result for gasoline resistance testing was produced at volumes of 5ml, 10ml, and 15ml using super and ND thinners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume hardener dan penggunaan thinner jenis NC (super dan ND) terhadap hasil coating seperti gloss, adhesi, hardness dan gasoline resistance terhadap cat NC. Penelitian ini menggunakan variasi volume hardener 5ml, 10ml dan 15ml dengan penggunaan jenis thinner super dan ND. Obyek penelitian ini adalah cat nitroselulosa merek steel gloss. Hasil pada penelitian ini didapatkan bahwa uji adhesi terbaik dihasilkan pada semua variasi volume hardener dengan menggunakan thinner super dan ND yang tergolong klasifikasi 5B atau 0%. Untuk uji kilap terbaik diperoleh pada volume hardener 15ml dengan menggunakan super tiner dengan yield rata-rata 33,3 GU (Gloss Unit). Uji kekerasan terbaik dihasilkan pada semua variasi volume menggunakan tiner super dan ND, sedangkan hasil terbaik untuk pengujian gasoline resistance dihasilkan pada semua variasi volume hardener menggunakan tiner super dan ND.
Analisis Re-Mapping ECU Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor Injeksi 4 Tak 150cc Fahmy Fatra; Sena Mahendra; Irvan Setiawan
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i1.14499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil performa, konsumsi bahan bakar spesifik dan emisi gas buang. Dengan memberikan perlakuan re-mapping ulang ECU standard pada sepeda motor Honda Cb150R injeksi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan re-mapping ECU standard. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium otomotif Universtas Ivet dengan pengujian yang dilakukan yaitu uji torsi, uji daya, uji konsumsi bahan bakar dan uji emisi gas buang. Adapun sampel yang digunakan yaitu motor Honda Cb150R dengan dilakukan variasi re-mapping ECU standar dan menggunakan bahan bakar pertamax. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat perbedaan torsi dan daya Pada sepeda motor Honda CB150R injeksi antara penggunaan mapping ECU standard dan penggunaan variasi re-mapping ECU standard, grafik menujukan peningkatan pada torsi dan daya yang di hasilkan dengan penggunaan variasi re-mapping ECU standard Stage 5 secara signifikan pada setiap RPM (1500 – 9500) dengan interval 1000 RPM. Pengujian dilakukan sebanyak 9 kali percobaan pada rentan putaran mesin 1500-9500 RPM, torsi meningkat sebesar 29% pada putaran 1500 RPM, sedangkan daya meningkat sebesar 40% pada putaran mesin 7500 RPM. Konsumsi bahan bakar mengalami penurunan sebanyak 22,6 % pada putaran mesin 9500 RPM. Terdapat peningkatan dan penurunan pada pengujian emisi gas buang menggunakan variasi re-mapping ECU standard stage 5 ika dibandingkan dengan mapping ECU standard pabrik, grafik menunjukan terdapat peningkatan nilai CO sebanyak 325%, unsur HC mengalami peningkatan sebanyak 58,3%, nilai CO2 mengalami penurunan sebanyak 25,7%, O2 mengalami peningkatan sebanyak 1% unsur lambda mengalami penurunan sebanyak 25,8% dan AFR mengalami penurunan sebanyak 25,8% pada putaran 1500 RPM. Kata kunci: re-mapping ECU standar, performa mesin, Honda Cb150R
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ASAM TARTRAT TERHADAP PEMBENTUKAN KERAK DI DALAM PIPA PENGEBORAN MINYAK BUMI Fahmy Fatra; Joko Suwignyo
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.991

Abstract

Kerak yang ditimbulkan pada pipa pengeboran minyak bumi yaitu kerak barium sulfate (BaSO4). Kerak ini merupakan masalah serius yang banyak dihadapi pada proses pengeboran minyak bumi dan gas di laut lepas. Masalah serius tersebut mengakibatkan penyempitan diameter dalam pipa, dan berkurangnya transfer air pada pipa sehingga dapat berakibat pipa menjadi pecah. Pada penelitian ini menjelaskan proses pengerakan barium sulfat (BaSO4) pada aliran laminer disistem perpipaan. Larutan barium sulfat (BaSO4) dibuat dengan cara mencampurkan larutan equimolar barium chloride (BaCl2) dan natrium sulfate (Na2SO4). Parameter yang diteliti adalah variasi konsentrasi barium sulfate yaitu 1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm, 2500 ppm, dan 3000 ppm, laju aliran 30 ml/menit (konstan), temperatur 20oC (konstan) dan konsentrasi aditif asam tartrat (0, 5, 10 ppm). Proses pembentukan kerak barium sulfate (BaSO4) dimonitor dengan alat konduktivity meter. Hasil kerak barium sulfate (BaSO4) yang diperoleh baik sebelum penggunaan aditif asam tartrat (C4H6O6) maupun setelah dicampur aditif asam tartrat (C4H6O6) kemudian dikeringkan dan dikarakterisasi dengan analisa SEM dan XRD. Dari hasil pengujian SEM dapat disimpulkan bahwa larutan tanpa menggunakan aditif kristalnya akan mudah menempel di pipa dikarenakan bentuknya yang tumpul sehingga kristal mudah untuk menempel di pipa. Sedangkan larutan dengan menggunakan aditif bentuk kristalnya runcing itu artinya kristal akan sulit untuk menempel di pipa sehingga dapat menghambat pertumbuhan kerak di dalam pipa. Sedangkan dari hasil uji XRD kerak yang terjadi yaitu kerak barium sulfate (barite). Kata Kunci: Barium sulfate, konsentrasi larutan, asam tartrat
PENGARUH PUTARAN MIXTURE ADJUSTING SCREW DAN SPEED ADJUSTING SCREW DENGAN VARIASI PENYETELAN CELAH KATUP TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR Joko Suwignyo; Fahmy Fatra
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1486

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan   mixture adjusting screw   dan putaran    speed adjusting screw   . 2) Mengetahui pengaruh variasi celah katup terhadap konsumsi bahan bakar Sepeda Motor. 3) Mengetahui pengaruh variasi putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis Deskriptif untuk mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan  idle   mixture adjusting screw . Dan  idle   speed adjusting screw   serta mengetahui pengaruh variasi penyetelan celah katup terhadap konsumsi bahan bakar.  Penelitian ini dilakukan di Bengkel Laboratorium PVTMO Unisvet. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Sepeda Motor Supra X 125 Tahun 2007 dipengaruhi dengan variasi  idle   Speed Adjusting Screw   dan  idle  mixture adjusting screw  dan celah katup. Teknik analisis data dengan deskriptif yang membandingkan pengaruh variasi  idle   speed adjusting screw   dan  idle mixture adjusting srew dan celah katup terhadap konsumsi bahan bakar Sepeda Motor Supra X 125 Tahun 2007.  Hasil penelitian : 1). Penelitian pengaruh konsumsi bahan bakar dengan celah katup (IN 0,02 – OUT 0,05) dan  idle  mixture adjusting screw  1/5, 1, dan 2 putaran dengan hasil  idle  mixture adjusting screw  (IMAS ) (1/5) yaitu 33 ml ( 2000 RPM ), 38 ml ( 3000 RPM ) dan 48 ml ( 4000 RPM ). Selanjutnya pada IMAS (1 ) yaitu 13 ml ( 2000 RPM ), 19 ml ( 3000 ) dan 26 ml ( 4000 RPM ). Kemudian pada IMAS (2) yaitu 12 ml ( 2000 RPM ), 17 ml ( 3000 RPM ) dan 23 ml ( 4000 RPM). 2). Pengaruh konsumsi bahan bakar dengan celah katup ( IN 0,05 – OUT 0,08 ) dan  idle  mixture adjusting screw  1/5, 1, dan 2 putaran. Dengan hasil  idle  mixture adjusting screw  ( IMAS ) (1/5) yaitu 24 ml (2000 RPM), 32 ml (3000 RPM) dan 43 ml (4000 RPM). Hasil dari IMAS (1) yaitu 12 ml (2000 RPM), 17 ml (3000 RPM) dan 23 ml (4000 RPM). Kemudian hasil dari IMAS (2) yaitu 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM) dan 22 ml (4000 RPM ). 3). Dari hasil penelitian pengaruh konsumsi bahan bakar dengan celah katup (IN 0,15 – OUT 0,15) dan  idle  mixture adjusting screw  (1/5, 1 dan 2) putaran selama 3 menit, menunjukkan hasil  mixture adjusting screw  (IMAS) (1/5) yaitu 22 ml (2000 RPM), 29 ml (3000 RPM) dan 38 ml ( 4000 RPM). Hasil dari IMAS (1) yaitu 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM) dan 21 ml (4000 RPM). Kemudian hasil dari IMAS (2) yaitu 9 ml (2000 RPM), 14 ml (3000 RPM) dan 19 ml (4000 RPM).