Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDAMPINGAN UMKM KELOMPOK NGGALI NGGAWA DESA BRE MELALUI DIGITAL BRANDING DALAM MENGEMBANGKAN ARUNGGINA SEBAGAI PRODUK OLAHAN KHAS BIMA Wahyunti, Sri; Amelia, Rizky; Sukrin, Sukrin; Salam, Agus; Jayanti, Mei Indra
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.983 KB) | DOI: 10.52266/taroa.v1i2.1009

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) melalui pendampingan dan pelatihan UMKM menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatan soft skiil bagi pelaku usaha diera digitalasi indistri, sehingga dapat berdampak pada peningkatan hasil usaha dan akses pemerataan potensi eknomi masyarakat terutam di tingkat pesedasaan. Dalam hal inilah, kegiatan Pendampingan UMKM Kelompok Nggali Nggawa desa Bre Melalui Digital Branding Dalam Mengembangkan Arunggina sebagai Produk Olahan Jajanan Khas Bima. Pelaksanan kegiatan PKM dikasanak dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Aadapun hasil yang diharapkan dari kegitan PKM ini yakni; 1) UMKM Kelompok Nggali Nggawa mampu memahami pentingnya memiliki strategi pemasaran untuk mengembangkan keuntungan. 2) UMKM Kelompok Nggali Nggawa memiliki pemahaman mengenai membangun citra produk melalui Branding (merek dagang), dan 3) UMKM Kelompok masyarakat Nggali Nggawa memahami strategi pemasaran produk arunggina oleh jajanan khas Bima melalui media sosial. Sehingga mendorong pemingkatan ekonomi secara secara masih bagi para pelaku usaha UMKM Kelompok Nggali Nggawa pada sektor home industry dalam mengolah serta memasarkan arunggina jajanan khas masyarakat Bima.
BAHASA SEBAGAI ALAT KEKUASAAN: TELAAH KONTEKSTUAL DALAM ANALISIS WACANA KRITIS Sukrin, Sukrin; Muhlisina, St.
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v9i2.5855

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis bahasa sebagai alat kekuasaan dalam berbagai konteks sosial dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mereproduksi dominasi, membingkai realitas, dan menyisipkan ideologi dalam praktik kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis berbagai teks seperti pidato politik, berita media daring, dokumen kebijakan, dan wacana media sosial. Model analisis yang digunakan merujuk pada pendekatan Fairclough dan Van Dijk yang memadukan analisis teks, konteks, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa digunakan secara sistematis untuk meneguhkan kekuasaan melalui strategi seperti eufemisme, kalimat pasif, diksi politis, serta konstruksi narasi yang menyudutkan kelompok tertentu. Selain wacana dominan, ditemukan pula bentuk resistensi melalui wacana tandingan yang muncul di ruang digital. Hal ini menunjukkan bahwa praktik bahasa merupakan arena kontestasi makna yang terus berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa adalah medan kuasa yang kompleks, dan pemahaman terhadap relasi antara bahasa, ideologi, dan kekuasaan sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih kritis, adil secara simbolik, dan setara dalam produksi makna.
Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Wilayah Nusa Tenggara Barat Syarifuddin, Syarifuddin; Fathurrahman, Fathurrahman; Mulyadi, Wahyu; Sukrin, Sukrin; Anhar, Ade S; Jamilah, Sri; Fathir, Fathir; Sartika, Dewi
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA terintegrasi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa SMP 15 Kota Bima yang dibagi menjadi kelas eksperimen (30 siswa) dan kelas kontrol (30 siswa). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor berpikir kritis siswa kelas eksperimen meningkat dari 56,40 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang–tinggi). Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 55,90 menjadi 68,10 dengan N-Gain sebesar 0,28 (kategori rendah). Uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05). Keterlaksanaan pembelajaran mencapai persentase 92% (sangat baik), dan respon siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis proyek sebesar 89% (sangat positif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi LKPD IPA terintegrasi Pembelajaran Berbasis Proyek efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Integrasi Etnopedagogi dan Artificial Intellegence: Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Sukrin, Sukrin; Ihlas, Ihlas
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i1.76

Abstract

Integrasi antara etnopedagogi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal menawarkan pendekatan inovatif yang menyatukan nilai-nilai budaya dengan teknologi modern. Artikel ini membahas potensi etnopedagogi sebagai landasan dalam penguatan karakter dan identitas siswa, sekaligus menggarisbawahi peran AI dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber terpercaya. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi etnopedagogi dan AI dapat meningkatkan relevansi pembelajaran, memperkaya materi berbasis budaya, dan mendukung personalisasi belajar siswa. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan berupa kesenjangan teknologi dan kebutuhan pelatihan guru. Hasil penelitian ini merekomendasikan strategi pembelajaran berbasis AI yang mengakar pada kearifan lokal untuk membangun generasi muda yang kompeten secara global namun tetap berakar kuat pada budaya nasional
Bahasa sebagai Alat Kekuasaan: Telaah Kontekstual dalam Analisis Wacana Kritis Sukrin, Sukrin
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.161

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis bahasa sebagai alat kekuasaan dalam berbagai konteks sosial dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mereproduksi dominasi, membingkai realitas, dan menyisipkan ideologi dalam praktik kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis berbagai teks seperti pidato politik, berita media daring, dokumen kebijakan, dan wacana media sosial. Model analisis yang digunakan merujuk pada pendekatan Fairclough dan Van Dijk yang memadukan analisis teks, konteks, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa digunakan secara sistematis untuk meneguhkan kekuasaan melalui strategi seperti eufemisme, kalimat pasif, diksi politis, serta konstruksi narasi yang menyudutkan kelompok tertentu. Selain wacana dominan, ditemukan pula bentuk resistensi melalui wacana tandingan yang muncul di ruang digital. Hal ini menunjukkan bahwa praktik bahasa merupakan arena kontestasi makna yang terus berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa adalah medan kuasa yang kompleks, dan pemahaman terhadap relasi antara bahasa, ideologi, dan kekuasaan sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih kritis, adil secara simbolik, dan setara dalam produksi makna.
Budidaya Rumput Laut sebagai Sumber Pendapatan Masyarakat Wilayah Pesisir: bahasa indonesia Sukrin, Sukrin; Agus Mokodompit, Eliyanti; Malik, Abdul
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 7 No. 1 (2025): February, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v7i1.933

Abstract

This research is based on the abundant potential of marine resources in the coastal area of Ronta Village, North Buton Regency, especially seaweed, which can be utilised to improve community welfare. But behind the potential, there are still many challenges faced by the community of Ronta Village, such as traditional cultivation techniques, limited capital, unoptimal market access, and climate change that affects productivity. On the other hand, the poverty rate in coastal areas is still a serious problem. The purpose of this research isto analyse the potential of seaweed cultivation as the main source of income for coastal communities in Ronta Village, North Buton Regency. The research method used was a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The sampling technique used purposive sampling which totalled 25 people from the coastal community. The results showed that capital assistance, experience, land area, seed quality, seaweed cultivation contributed significantly to the community's income, resulting in the opening of jobs, and improving living standards. This is evidenced by the average total cost of seaweed farming in one harvest season of Rp 3,647,022. Then the impact of the seaweed farming assistance programme in increasing farmers' income and one harvest season is Rp. 18,552,978 per harvest season. The conclusion of this research is that seaweed farming has great potential as an alternative source of income for coastal communities and can be an effective strategy in poverty alleviation in coastal areas.
Peran Pemasaran Digital dan Kreativitas dalam Membangun Minat Konsumen UMKM Berbasis Kearifan Lokal: Pendekatan PLS-SEM dan Kualitatif Azwar Anas Idris, Andi; Pindasari, Nanang; Sukrin, Sukrin; Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 8 No. 1 (2026): February, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v8i1.1445

Abstract

MSMEs in Kolaka Regency, such as Patowonua weaving and Tolaki Robusta coffee, play a strategic role in the economy and preservation of local wisdom. However, they face challenges of low digital literacy and communication creativity. This study aims to analyze the influence of digital marketing and creativity on consumer interest in order to formulate innovative marketing strategies based on local wisdom. The methods used are a quantitative survey of 75 consumers (analyzed with PLS-SEM) and qualitative interviews with MSME actors and experts. The results prove that digital marketing and creativity have a positive and significant effect on consumer interest. Strategies such as social media and creativity in products have proven effective in expanding market reach and building loyalty. The novelty of this research lies in the integration of a mixed method approach and the development of a strategy model that specifically combines digital marketing technology with creativity based on unique local potential, such as woven motifs and culinary specialties. The implications of this research are as a practical reference for MSME actors to adopt creative digital strategies, as well as a theoretical basis for the development of marketing literature that is contextual with local wisdom. The integration of these two things is the key to increasing the competitiveness of MSMEs.
PERAN KEUNGGULAN BERSAING DALAM MEMEDIASI PENGARUH SUMBERDAYA TIDAK BERWUJUD TERHADAP KINERJA PEMASARAN Sukrin, Sukrin; Haryanto, Abel
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v12i2.1449

Abstract

The purpose of this research is to identify and explain the role of competitive advantage in mediating the effect of intangible resources on marketing performance. The total population in this study amounted to 82 employees of the Regional Development Bank of Southeast Sulawesi from 82 sub-branch offices/cash offices spread across 17 districts/cities. Then the sampling technique uses a saturated sample. Data collection techniques using questionnaires or questionnaires that have been tested for validity and reliability. For data processing using the SmartPLS version 3.0 analysis tool. The results of the study show that intangible resources have a significant effect on marketing performance. Intangible resources have a significant effect on competitive advantage. competitive advantage has a significant effect on marketing performance. competitive advantage is able to significantly mediate the effect of intangible resources on marketing performance