Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mewujudkan Sekolah Sehat melalui Optimalisasi Peran Jumantik dan Edukasi PHBS Rokhmayanti, Rokhmayanti; Erviana, Vera Yuli; Wibowo, Rena Anjeli
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6432

Abstract

Schools play an important role in increasing health awareness, including the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) to prevent diseases such as Dengue Fever (DBD). On February 3, 2025, the PHBS education program was implemented at Rasmisart School, Songkhla, Thailand, focusing on increasing teacher understanding and the role of Mosquito Larvae Monitors (Jumantik). The methods used included multimedia presentations and interactive discussions. Evaluation through pre-tests and post-tests showed an increase in understanding of 10%, with several aspects of PHBS reaching a level of understanding of 100%. These results confirm the effectiveness of PHBS education in increasing health awareness in the school environment. The methods used included multimedia presentations and interactive discussions. Evaluation through pre-tests and post-tests showed an increase in understanding of 10%, with several aspects of PHBS reaching a level of understanding of 100%. These results confirm the effectiveness of PHBS education in increasing health awareness in the school environment.
Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Tengahan Sleman Yogyakarta Utami, Sri; Makiyah, Sri Nabawiyati Nurul; Rokhmayanti, Rokhmayanti; Febrian, Muhammad Dias
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak yang memiliki pengetahuan buruk tentang kesehatan gigi mulut cenderung memiliki perilaku kesehatan gigi yang buruk sehingga lebih rentan terhadap infeksi karies gigi, yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan. Pendidikan kesehatan gigi bagi anak-anak sekolah dasar berusia 6-12 tahun sangat penting karena pada usia tersebut merupakan periode kritis, baik untuk pertumbuhan gigi mereka maupun perkembangan mental mereka, sehingga memerlukan berbagai metode dan pendekatan untuk menghasilkan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang sehat, terutama dalam hal kesehatan gigi. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan terkait kesehatan gigi mulut serta menggambarkan persepsi kesehatan gigi pada siswa sekolah di SD Muhammadiyah Tengahan Yogyakarta. Sebanyak 109 siswa sekolah diberikan penyuluhan kesehatan gigi mulut serta dilakukan wawancara menggunakan kuesioner mengenai persepsi kesehatan gigi mulut. Hasil program menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pretes dan postes, yaitu sebesar 24 poin untuk siswa perempuan, 20,40 poin untuk siswa laki-laki. Siswa perempuan mengalami karies gigi terbanyak dan tidak merasa malu meskipun memiliki karies gigi. Siswa laki-laki paling banyak mengeluh tentang gusi bengkak.