Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN GROOMING DALAM PELAYANAN PRIMA DI RSU DHARMA YADNYA DENPASAR Ni Nyoman, Dwi Sutrisnawati; Suasnawa , I Gede; Kartika Dewi, Ni Made Umi; Lya Suandari, Putu Vierda; Wardhana, Zainal Firdaus; Sri Saraswati, Anak Ayu; Yudhi Saputra, I Gusti Ngurah Made; Made Rudiartha, I Gusti Lanang; Reganata, Gde Palguna; Virawan, Made Koen; Ratmaya, Ketut Anom
UNBI Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2020): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v1i1.146

Abstract

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap kesehatan, menuntut rumah sakit untuk memberikan pelayanan prima kepada pasien. Grooming merupakan salah satu hal yang penting diperhatikan oleh karyawan rumah sakit dalam memberikan pelayanan prima kepada pasien. RSU Dharma Yadnya sebagai salah satu RS Swasta yang senantiasa berproses meningkatkan mutu pelayanan.  Pengabdian Masyarakat oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit Universitas Bali Internasional, bertujuan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan dari karyawan di RSU Dharma Yadnya terkait grooming dan sikap dalam memberikan pelayanan kepada pasien.  Metode Pemberian informasi dilakukan dengan ceramah, tanya jawab dan simulasi. Dilakukan pretest dan posttest untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian informasi. Peserta penyuluhan berjumlah 25 orang dari unit pelayanan medis maupun unit administratif. Rata-rata nilai pretest yaitu 57.2 dari total nilai 100 poin, dan 84% responden memiliki nilai pretest dibawah nilai 70. Setelah pemberian materi, Rata-rata nilai posttest yaitu sebesar 74.8 poin. Sebanyak 20 responden (80%) mendapatkan nilai 70 keatas. Kegiatan penyuluhan berjalan lancar didukung dengan atensi yang baik dari karyawan Rumah Sakit. Terjadi peningkatan pengetahuan karyawan mengenai Grooming dengan selisih rata-rata pretest dan posttest sebesar 17.6 poin. Evaluasi serta penyegaran materi secara berkala perlu dilaksanakan oleh Rumah Sakit, serta dapat mengintensifkan kerjasama dengan institusi pendidikan.
Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penggunaan obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara: The relationship between knowledge level and self-medication behavior in the use of analgesic drugs in Banjar Baluk II, Negara District Buana, Putu Negia Suci Cahyani; Wintariani, Ni Putu; Reganata, Gde Palguna; Sutema, Ida Ayu Manik Partha
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/v6kdej02

Abstract

Latar belakang: Pengobatan sendiri adalah praktik lokal untuk menyelesaikan perawatan kesehatan untuk diri sendiri tanpa berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara tingkat informasi dan perilaku pengobatan sendiri obat penghilang rasa sakit di Banjar Baluk II, Wilayah Negara, dan hubungan sosiodemografi antara tingkat informasi dan pengobatan sendiri. Penelitian menggabungkan pendekatan cross-sectional untuk penyelidikan kuantitatif. Metode: Penelitian ini termasuk kuantitatif jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. 95 responden dijadikan sebagai contoh penelitian. Lokasi penelitian ini dilakukan di Banjar Baluk II Kecamatan Negara dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Mei tahun 2023. Analisis statistik menggunakan pengujian analisis korelasi pada uji Spearmen’s Rank. Hasil: Terdapat 42 (44,2%) responden yang memiliki informasi kurang, 46 (48,4%) yang memiliki informasi cukup, dan 7 (7,4%) yang memiliki informasi sangat baik. Ada 57 responden (60,0%) yang berperilaku baik saat menggunakan obat penghilang rasa sakit untuk pengobatan sendiri, dan 38 responden (40,0%) berperilaku baik. Tingkat pengetahuan terhadap perilaku terdapat nilai Spearmen’s Rank yang positif sebesar 0,514 termasuk dalam kategori sedang dengan signifikansi sebesar 0,000 (0,000<0,05). Terdapat hubungan antara usia (r=0, 0,334), pendidikan (r= 0,443) dan pekerjaan (r= 0,303) (p-value= 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara adalah cukup baik serta terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan dan pekerjaan.