Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Brand Image, Brand Awarreness, Dan Brand Trust Terhadap Brand Loyalty Pada Batik Tulis Dewi Rengganis Haidiputri, Trivosa Aprilia Novadiani; Rustianawati, Mutimmah; Lidyana, Novita; Safitry, Salwa Nadea
Ecobuss Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ecobuss, Volume 13, No 1, Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/ecobuss.v13i1.2313

Abstract

This research aims to determine the influence of Brand Image, Brand Awareness, and Brand Trust on Brand Loyalty in Dewi Rengganis Written Batik, Probolinggo Regency simultaneously, partially and which variable is dominant. The type of research used was quantitative descriptive, with a sample size of 35 respondents. Determination of samples using simple random sampling techniques. The data analysis methods used include validity and reliability tests, classical assumption tests, R2 determination analysis, multiple linear regression tests and f tests (simultaneous) and t tests (partial). The test results show that simultaneously, Brand Image, Brand Awareness, and Brand Trust influence Brand Loyalty. Partially, it shows that Brand Image, Brand Awareness, and Brand Trust influence Brand Loyalty. Meanwhile, the variable that has the dominant influence on Brand Loyalty is the Brand Image variable
Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada UD. Probo Sakti Kota Probolinggo Novadiani Haidiputri, Trivosa Aprilia; Tumini, Tumini; Wulandari, Mei
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.8700

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana harga, kualitas layanan, dan kualitas produk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di UD. Probo Sakti Kota Probolinggo. Sebanyak 78 responden dijadikan sampel dalam penelitian ini. Strategi pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan non-probability sampling. Pengujian dilakukan dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0 yang terdiri dari dua model penilaian, yaitu model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Berdasarkan hasil penelitian, 1) Pada UD. Probo Sakti Kota Probolinggo, kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. 2) Pada UD. Probo Sakti Kota Probolinggo, kepuasan konsumen berpengaruh besar terhadap keputusan pembelian. 3) Harga berpengaruh besar terhadap keputusan pembelian konsumen.
PELATIHAN DIGITAL BRANDING SEBAGAI PILIHAN DARI DIGITAL MARKETING BAGI PARA PELAKU UMKM KELURAHAN TRIWUNG LOR KOTA PROBOLINGGO Haidiputri, Trivosa Aprilia Novadiani; Hidayati, Setyani; Febriyanti, Bella Susi; Landasari, Tri Indah; Risqina, Venanda Octa; Darmawan, Arif; Firmansyah, Niko
Abdi Panca Marga Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v4i1.1630

Abstract

Technology develops every year and is utilized in various ways, including by MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) actors. Some people feel that technology has an impact in this era of globalization, especially the use of the internet. The internet is used as an information technology tool to carry out business activities. The goal of this activity is to create skills and creativity through digital branding in a product on digital marketing platforms (Shopee and TikTok). This training was attended by 21 MSME actors in Triwung Lor Village. MSME actors are still less innovative in developing their businesses. Generally, MSMEs do not use creative thinking in utilizing digital branding by leveraging digital platforms as marketing and sales tools. Therefore, through this training, MSME actors can become more productive in developing their businesses by following the latest trends, enabling their businesses to compete and grow in the online market world. Keywords: Digital Branding, Digital Marketing, MSMEs
Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan UKM Mahkota Jamur Sentana melalui Optimalisasi Jamur Tiram sebagai Bahan Baku Kaldu Jamur Haidiputri, Trivosa Aprilia Novadiani; Lidyana, Novita; Hartanti, Aprilia
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zk4xcv47

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Panca Marga dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan UKM Mahkota Jamur Sentana di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Permasalahan utama mitra meliputi penurunan hasil panen jamur tiram akibat penyiraman kumbung secara manual, belum adanya diversifikasi produk olahan, pemasaran yang masih terbatas pada lingkup lokal, serta pencatatan keuangan usaha yang belum tertata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program ini menerapkan pendekatan berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta transfer teknologi tepat guna berupa sistem IoT penyiraman otomatis, oven pengering, mesin grinder, dan mesin spinner. Selain itu, disusun pula standar operasional prosedur (SOP) budidaya dan pascapanen, SOP produksi kaldu jamur bubuk, panduan pencatatan keuangan digital, serta strategi pemasaran berbasis media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas jamur tiram dari 4–5 kg/hari menjadi 6–7 kg/hari, lahirnya produk inovatif berupa kaldu jamur bubuk dengan merek “Kaldu Jamur Mahkota”, serta terbentuknya sistem pencatatan keuangan berbasis aplikasi digital yang lebih transparan. Produk olahan jamur juga mulai dipasarkan secara daring melalui Shopee, Tokopedia, dan Instagram sehingga jangkauan konsumen semakin luas. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi perguruan tinggi, UKM, dan masyarakat desa mampu meningkatkan daya saing, mendorong diversifikasi produk, serta memperkuat keberlanjutan usaha kecil berbasis pertanian. Enhancing Productivity and Income of UKM Mahkota Jamur Sentana through the Optimization of Oyster Mushroom as Raw Material for Mushroom Broth Abstract The Community Partnership Program (PKM) of Universitas Panca Marga was implemented to improve the productivity and income of Mahkota Jamur Sentana SME located in Kregenan Village, Kraksaan District, Probolinggo Regency. The main problems faced by the partner included the decline in oyster mushroom yields due to manual watering of the mushroom house, the absence of product diversification, limited marketing which only reached the local market, and poorly structured financial records. To address these challenges, the program adopted a technology-based empowerment approach. The methods applied consisted of socialization, training, mentoring, and the transfer of appropriate technologies such as an IoT-based automatic watering system, drying oven, grinder, and spinner machine. In addition, standard operating procedures (SOP) for mushroom cultivation and postharvest handling, SOP for mushroom broth powder production, digital financial recording guidelines, and digital marketing strategies through social media and marketplaces were developed. The results showed that oyster mushroom productivity increased from 4–5 kg/day to 6–7 kg/day, while a new innovative product, branded “Kaldu Jamur Mahkota” (mushroom broth powder), was successfully produced and marketed. Financial management also became more transparent and organized through the use of mobile-based accounting applications. Moreover, the products started to penetrate a wider market through Shopee, Tokopedia, and Instagram, expanding beyond the local scope. This program demonstrates that the collaboration between universities, SMEs, and rural communities can enhance competitiveness, foster product diversification, and strengthen the sustainability of small-scale agribusinesses.