Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Herlina, Nina; Oktariyani, Sinta Dwi; Dharmawan, Akhmad Kheru; Shariff, Fonda Octarianingsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3404

Abstract

Anemia pada kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, atonia uteri, dan infeksi. Pada janin dan bayi yang dilahirkan, anemia defisiensi besi dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, gangguan perkembangan, kelahiran prematur, kelainan kongenital, dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Anemia kehamilan berpotensi membahayakan ibu dan anak, karena itu anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dari rekam medik pasien yang disimpan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung, Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan bantuan program aplikasi statistik SPSS. Terdapat hasil distribusi frekuensi anemia pada ibu hamil di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 90 orang (50,0%). Kemudian pada distribusi frekuensi BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 52 kasus (28,9%). Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,003 (p< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR). Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Marnita, Dinda Anggini; Hasbie, Neno Fitriyani; Hadiarto, Rinto; Shariff, Fonda Octarianingsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3407

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi dengan ukuran tekanan darah sistolik ≥ 140 dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dikenal sebagai "the silent killer" karena tidak menunjukkan gejala sama sekali bahkan tanpa keluhan dapat menyebabkan kematian pada seseorang. Kesehatan ibu merupakan salah satu isu kesehatan yang terdapat dalam Sustanable Development Goals (SDGs) dengan 38 target SDGs di sektor kesehatan yang perlu diwujudkan, salah satu targetnya, yaitu upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030 Tujuan : Untuk mengetahui faktor risiko apa sajakah yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Rajabasa Indah, Bandar Lampung. Metode Penelitian: jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitiannya observasional analitik dengan study case control. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa catatan rekam medik pasien ibu hamil. Sampel penelitian berjumlah 332 ibu hamil di Puskesmas Rajabasa Indah, Bandar Lampung Hasil Penelitian: Hasil analisis faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil meliputi usia didapatkan p-value 0,040 dengan uji chi-square; paritas dengan uji fisher didapatkan p-value 0,007; riwayat hipertensi sebelumnya dengan uji chi-square didapatkan p-value 0,000; dan riwayat hipertensi dalam keluarga dengan uji chi-square didapatkan p-value 0,000. Kesimpulan: didapatkan adanya pengaruh faktor risiko terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Rajabasa Indah, Bandar Lampung tahun 2022.
Perdarahan Uterus Abnormal et causa Suspek Myoma Geburt+Anemia Sedang: Studi Kasus Shariff, Fonda Octarianingsih; Ningrum, Dewi
Medula Vol 15 No 2 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i2.1035

Abstract

The patient experienced complaints of bleeding from the genitals since 3 days ago and repeated since one month ago. At first the blood was just reddish spots, over time there was more and more, and the blood that came out was fresh, clotted blood accompanied by lower abdominal pain that spread to the waist. During bleeding, the patient uses approximately 10 40 cm pads a day. On physical examination, general condition/consciousness was found, both compos mentis and vital signs, general status examination revealed anemic conjunctiva (+/+), pale lips, and tenderness in the lower abdomen. Meanwhile, on external obstetric and gynecological examination, tenderness was found in the hypogastric region and bleeding appeared on internal examination. The working diagnosis in this case is Abnormal Uterine Bleeding et causa Suspected Myoma Gobert + Anemia based on clinical considerations, physical examination findings, and supporting examinations. On external obstetric and gynecological examination, tenderness was found in the hypogastric region and bleeding appeared on internal examination. In supporting examination, namely histopathological examination, the results showed Adenomyoma (Polyp of Cervix Uteri). Management in this case is curettage and extirpation
Sistokel: Laporan Kasus Shariff, Fonda Octarianingsih; Septia Rini, Vica Sukma
Medula Vol 15 No 2 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i2.1036

Abstract

Anterior wall prolapse (cystocele) occurs when the front wall of the vagina bulges. The patient is 52 years old with complaints of pain and soreness in the vaginal canal area for the past 6 months which has worsened for the last 3 weeks. Complaints are accompanied by a small amount of urination, and if the patient coughs or sneezes it is always accompanied by a small amount of urine output. The patient also complained of lower abdominal pain that radiated to the waist about 6 months ago, the pain came and went, and the pain got worse when the patient was active, especially when urinating, and decreased when the patient rested. The patient has no history of diabetes mellitus but has a history of hypertension. First menstruation at the age of 11 years. The patient did not use contraception. Based on the diagnosis based on anamnesis, physical examination, gynecological examination and supporting examinations, there is Cystocele. In the anamnesis, there were complaints of pain and soreness in the vaginal canal area since 6 months ago and worsened in the last 3 weeks. Complaints are accompanied by a small amount of BAK, and if the patient coughs or sneezes it is always accompanied by a small amount of urine output. The patient has a history of hypertension and is taking Amlodipine 5mg. History of menarche: 11 years, regular menstrual cycle, length of menstruation: 3-4 days with history of P3A0 pregnancy. On physical examination, external obstetric and gynecological examination revealed tenderness in the hypogastric region. On internal examination with VT there was no palpable protrusion, then the patient was asked to perform the Valsalva maneuver and an organ protrusion appeared from the vagina. On a supporting ultrasound examination, the results of the uterus were within normal limits. The patient goes home and is given education not to lift heavy loads and strain.
Multigravida dengan Vertigo Adhi putri, Citra; Shariff, Fonda Octarianingsih
Medula Vol 15 No 3 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i3.1301

Abstract

Pregnancy causes significant hormonal changes, particularly increased estrogen and progesterone, which can affect the audiovestibular system. This condition is associated with the onset of vertigo, balance disorders, and even temporary hearing loss. The physiological state of pregnancy in women is quite significant due to the impact of hormones, the cardiovascular system, and psychological changes. The circulatory, respiratory, gastrointestinal, musculoskeletal, dermatological, and auditory vestibular systems all undergo structural and functional changes as a result of certain hormones such as progesterone, estrogen, placental lactogen, and human chorionic gonadotropin. The audiovestibular system is involved in several symptoms, including hearing loss, tinnitus, facial nerve paralysis, otosclerosis, autophony, and vertigo, which may appear for the first time or worsen during pregnancy. This case reports a 27-year-old woman, G5P1A3, at 17 weeks of gestation, presenting with complaints of spinning dizziness, vomiting, weakness, and epigastric pain. Anamnesis, physical examination, hematological tests, and obstetric ultrasonography were performed. The diagnosis revealed a multigravida with vertigo, with differential diagnoses of vertigo, cephalgia, and hyperemesis gravidarum. The patient received intravenous fluids (Ringer’s Lactate), ondansetron, vitamin B6, dimenhydrinate, and paracetamol. Vertigo in pregnancy is a frequent and disturbing condition, characterized by a spinning sensation, dizziness, and instability or unsteadiness. These symptoms result from hormonal changes during pregnancy that affect the audiovestibular system and may worsen in subsequent trimesters. Vertigo in pregnancy is a multifactorial condition related to both physiological and hormonal changes, with diagnosis established through anamnesis, physical examination, and supporting investigations.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2022 Herlina, Nina; Oktariyani, Sinta Dwi; Dharmawan, Akhmad Kheru; Shariff, Fonda Octarianingsih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27684

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, atonia uteri, dan infeksi. Pada janin dan bayi yang dilahirkan, anemia defisiensi besi dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, gangguan perkembangan, kelahiran prematur, kelainan kongenital, dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Anemia kehamilan berpotensi membahayakan ibu dan anak, karena itu anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dari rekam medik pasien yang disimpan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung, Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan bantuan program aplikasi statistik SPSS.Hasil Penelitian : Terdapat hasil distribusi frekuensi anemia pada ibu hamil di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 90 orang (50,0%). Kemudian pada distribusi frekuensi BBLR di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022 sebanyak 52 kasus (28,9%). Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,003 (p< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR).Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2022.
Edukasi Menopause Pada Pasien Di Poli Obstetri Dan Ginekologi RS Bintang Amin, Bandar Lampung Shariff, Fonda Octarianingsih; Rahman, M Rizki; Wiranti, Irda; Ulfa, Maria; Buaton, Lusi Setiawaty; Amelia, Lia; Meidy, Annisa Rosyifa
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 1 (2025): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i1.18753

Abstract

Menopause adalah menstrusi yang berhenti total selama 12 bulan atau lebih. Memasuki masa menopause akan dikuti dengan gejala-gejala menopause. Kegiatan Pegabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait menopause dan gejala-gejala menopause pada pasien wanita di Poli Obstetri dan Ginekologi RS Bintang Amin, Bandar Lampung. Kegiatan diawali dengan memberikan pre-test kemudian edukasi melalui penyuluhan dan diakhiri dengan diskusi serta post-test. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada wanita terhadap menopause dan gejala menopause. Dari 10 peserta, semua memiliki pengetahuan baik terkait menopause dan gejala menopause setelah diberikan edukasi. Semakin baik pemahaman wanita terhadap menopause maka semakin baik juga penerimaan mereka terhadap perubahan yang akan dialami ketika memasuki masa menopause. 
PENYULUHAN BAHAYA ANEMIA PADA KEHAMILAN DI RUMAH SAKIT BINTANG AMIN Shariff, Fonda Octarianingsih; Faridz, Siska Monica
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 2, No 2 (2024): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v2i2.18057

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Kebutuhan fisiologis tersebut berbeda pada setiap orang, dimana dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin, tempat tinggal, perilaku merokok, dan tahap kehamilan. Berdasarkan WHO, anemia pada kehamilan ditegakkan apabila kadar hemoglobin (Hb) <11 g/dL. Kejadian anemia atau kekurangan darah pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9%. Dampak anemia pada ibu hamil dapat diamati dari besarnya angkat kesakitan dan kematian maternal, peningkat angka kesakitan dan kematian janin, serta peningkatan resiko terjadinya berat badan lahir rendah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama para ibu hamil tentang bahaya anemia pada kehamilan serta dampaknya terhadap ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada pasien yang berada di ruang tunggu rumah sakit pertamina mengenai bahaya anemia pada kehamilan dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala untuk menghindari faktor resiko kematian dan kesakitan ibu dan bayi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 April 2024 di ruang tunggu  poliklinik Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan wawasan pasien terutama para ibu hamil tentang anemia pada kehamilan serta pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala untuk mencegah timbulnya kesakitan dan kematian ibu hamil dan bayi baru lahir.
Hubungan Antara Konsumsi Junk Food Dengan Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung Angkatan 2021, 2022, Dan 2023 Padisha, Afnan Naufal; Shariff, Fonda Octarianingsih; Alfarisi, Ringgo; Hermawan, Dessy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.21164

Abstract

Obesitas merupakan akumulasi lemak berlebih yang berisiko terhadap kesehatan dan sering dikaitkan dengan pola konsumsi makanan tak sehat, termasuk junk food. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara konsumsi junk food dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung angkatan 2021, 2022, dan 2023. Studi ini ialah studi kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Studi ini memakai 211 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner tingkat konsumsi junk food dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tergolong obesitas (52,6%) dan konsumsi junk food terbanyak berada pada kategori rendah (45,0%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara tingkat konsumsi junk food dengan status obesitas (p = 0,000). Distribusi data memperlihatkan bahwa seluruh responden dengan konsumsi junk food tinggi tergolong obesitas, sedangkan responden dengan konsumsi rendah mayoritas tidak obesitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumsi junk food memperbesar risiko obesitas di kalangan mahasiswa kedokteran, yang dapat menjadi perhatian dalam upaya promosi gaya hidup sehat pada kelompok usia produktif.
Laporan Kasus : Perempuan 44 Tahun Dengan Perdarahan Uterus Abnormal Et Causa Polip Endometrium Shariff, Fonda Octarianingsih; Pinky, Anastasya Agusetyani; Ayu, Lis Awang Sega; Aulia, Winneke Rizki; Fitrihanny, Leona Ferda; Nurfauzi, M Rizal; Dewi, Azzah Kurnia; Yuswanita, Ajeng; Nugraha, Rezha Wahyu
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20601

Abstract

Perdarahan uterus abnormal (PUA) merupakan masalah ginekologi yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif akhir hingga perimenopause. Salah satu penyebab struktural PUA adalah polip endometrium, yaitu pertumbuhan jinak pada lapisan endometrium yang dapat menimbulkan perdarahan berkepanjangan dan anemia. Dilaporkan kasus seorang perempuan usia 44 tahun (P3A0) yang datang dengan keluhan perdarahan menstruasi terus-menerus selama tiga bulan, disertai nyeri perut bawah dan gejala anemia. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan ginekologi, pemeriksaan laboratorium, ultrasonografi (USG), serta pemeriksaan histopatologi jaringan hasil kuretase. Pasien menunjukkan tanda anemia dengan kadar hemoglobin 8,6 g/dL dan ditemukan massa bertangkai di kavum uteri. Penatalaksanaan meliputi transfusi darah, dilatasi dan kuretase, serta ekstirpasi polip endometrium. Kondisi pasien pasca tindakan stabil, perdarahan berhenti, dan tidak ditemukan komplikasi. Hasil histopatologi menunjukkan polip endometrium dengan endometrium fase proliferatif. Polip endometrium perlu dipertimbangkan sebagai penyebab PUA pada wanita usia reproduktif akhir. Diagnosis yang tepat dan penatalaksanaan yang cepat dan adekuat dapat menurunkan morbiditas serta meningkatkan kualitas hidup pasien.