Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Perencanaan Kebutuhan Luas Ruang dalam Industri Pengolahan Minyak Atsiri Cengkeh Iman, Muhamad; Rahmawati, Siti; Delfitriani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21239

Abstract

Industri pengolahan minyak atsiri cengkeh merupakan salah satu subsektor agroindustri yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi besar di Indonesia. Meskipun demikian, efisiensi tata letak fasilitas produksi sering kali belum dioptimalkan, sehingga menimbulkan hambatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan luas ruang dan merancang tata letak fasilitas produksi minyak atsiri cengkeh yang efisien. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka mengenai spesifikasi mesin, proses produksi, efisiensi mesin, serta kebutuhan ruang berdasarkan luas alat, pergerakan operator, dan alur bahan. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas input pada setiap tahapan produksi, efisiensi mesin, kebutuhan jumlah mesin, serta Total Closeness Rating (TCR) sebagai dasar penyusunan denah tata letak. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan total ruang produksi adalah sebesar 161,6 m². Tahap penyulingan diidentifikasi sebagai pusat aktivitas dengan efisiensi 0,985 dan tingkat defect tertinggi (10%), sehingga menjadi titik krusial dalam desain fasilitas. Tata letak optimal disusun berdasarkan nilai TCR dengan menempatkan ruang produksi sebagai pusat, disusul ruang gudang bahan baku dan ruang penyimpanan alat. Penelitian ini menyadari keterbatasan pada absennya data observasi lapangan, sehingga rancangan yang dihasilkan bersifat konseptual dan perlu divalidasi lebih lanjut. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan awal bagi pelaku industri dalam merancang fasilitas produksi yang terintegrasi, efisien, dan mendukung pengembangan agroindustri berkelanjutan.
Perancangan Business Model Canvas (BMC) Produk Cookies di UMKM Mekar Pelangi Kurniadi; Delfitriani; Hendarto, Deni
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21711

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menyusun rancangan Business Model Canvas (BMC) pada produk cookies yang diproduksi UMKM Mekar Pelangi di Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Permasalahan utama yang dihadapi usaha ini adalah model bisnis yang berjalan belum optimal, sehingga diperlukan analisis dan penyusunan ulang berdasarkan sembilan elemen BMC. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 30 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen utama berasal dari wilayah lokal dengan preferensi terhadap cookies bertekstur lembut dan harga yang terjangkau. Saluran distribusi masih terbatas melalui WhatsApp, tetapi terdapat peluang perluasan pemasaran lewat media sosial dan marketplace. Berdasarkan temuan lapangan, perbaikan BMC difokuskan pada penguatan proposisi nilai, peningkatan jaringan distribusi, dan penyusunan strategi hubungan pelanggan yang lebih sistematis. Rancangan BMC baru ini diharapkan dapat membantu UMKM Mekar Pelangi meningkatkan daya saing serta menjamin keberlanjutan usahanya.
Pemberdayaan Desa Binaan (Pdb) Desa Bojong Murni, Meraih Asa Melalui Harumnya Minyak Atsiri Haris, Helmi; Delfitriani, Delfitriani; Ratu, Antonius Padua; Kusuma, Indra Cahya; Fanani, Muhamad Zainal; Khafiza, Salma Rukhiatul; Fahrezi, Muhammad Rizma; Firdausy, Hibatul Haqqi; Yudistriono, Wandi; Ismail, Depanito Anugrah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20897

Abstract

Background: Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Djuanda dilaksanakan di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Pemilihan desa didasarkan pada kedekatan lokasi dengan kampus, keterlibatan sebagai lokasi KKN, serta sinergi dengan mahasiswa dan pemerintah desa. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan bahan baku dan produksi minyak atsiri skala pilot, belum adanya uji mutu, keterbatasan hilirisasi produk, minimnya pembelajaran lingkungan di Pesantren Alam Pangrango, serta rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Tujuan: Tujuan program adalah meningkatkan produksi dan pemasaran tanaman serta minyak atsiri, mengembangkan produk hilirisasi berupa parfum dan sabun cair, meningkatkan keterampilan budidaya ikan sistem bioflok dan tanaman akuaponik, serta produksi cornblock plastik. Metode: Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra, peningkatan pemasaran dari skor 1 menjadi 3, serta peningkatan pendapatan dari skor 2 menjadi 4. Luaran tambahan berupa rekognisi SKS mahasiswa, publikasi di media massa, karya audio-visual, poster, serta artikel ilmiah yang disubmit pada jurnal terindeks SINTA. Kesimpulan: Program ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.  
A Supply Chain Risk Management for Dadih Product by Pricing Optimization D. Delfitriani; Taufik Djatna; Ma’ruf Pambudi Nurwantara
SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/seas.2.1.552.41-52

Abstract

Risk mitigation by using risk sharing approach is a method to minimize risk on supply chain management. In this case, the pricing optimization is needed to maximize and to balance the profit of each stakeholder on its sphere. This paper focused on Dadih product supply chain risk modelling which has three objectives: (1) to identify, (2) to evaluate the risk of each sphere along Dadih product supply chain, and (3) to build a supply chain risk management model for Dadih product by pricing optimization. The model is started by risk identification which showed that there were 52 risks along the whole chain. Then these risks were evaluated by using risk index measurement which showed that the dairy farmer sphere has the highest risk proportion on the whole chain. Finally, the optimum prices were obtained by using risk sharing model which is generated from the result of risk evaluation and the result of stakeholder efficiency measurement by using DEA method. We also found that the prices fluctuation among the DMU became smoothly after the optimization which occurred as a result of risk distribution along the chain.
Perancangan Model Bisnis Usaha Produk Dadih Susu Sapi Kedalam Kanvas Model Bisnis dan Peta Empati Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i2.2140

Abstract

The substitution of raw material for dadih product into cow's milk is an effort to overcome the limitations of buffalo milk. This business needs to be analyzed regarding business aspects amid the intense competition of fermented milk products on the market. The purpose of this study was to analyze the business model of cow milk dadih products using the model business canvas and to map the needs of consumers of dadih products using empathy maps. The results of the business model analysis shown that dadih products have the potential to be developed to expand market reach. Customer segmentation needs to be expanded using the proportion of values that have been designed and promoted with the help of all parties, including the support of the West Sumatra government. Empathy map provides an overview of dadih product manufacturers about the needs and desires of consumers of dadih products.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Tahu Sumedang (Studi Kasus Di Pabrik Tahu XY Kecamatan Conggeang) Nur Ali Sa'id; Amar Ma'ruf; Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v6i1.2681

Abstract

Feasibility analysis of XY tofu production business is a factory that produces traditional food typical of the Sumedang district. This production utilizes the marketing sector and marketing location which is located near the sub-district traditional market. This study aims to analyze the business of tofu Sumedang in the XY tofu factory which includes non-financial aspects (Market aspects, marketing, engineering, management, legal, social and environmental), and financial aspects. Based on non-financial results hat the non-financial aspects affect the operation of the tofu XY production business.  Based on the results of the calculation of financial aspects it is feasible to carry out the NVP value generated for 10 years Rp. 579,177,261 -, with production capacity per month producing tofu 216.000 seed and 6.806 kg tofu dregs per month. The IRR  obtained is 0,41% where the IRR is more than 0%. Net B / C obtained is 2,92, this means, every Rp. 1 spent on running this business will generate net benefits of Rp.2,92. The payback period obtained is 2,63 years. The sensitivity analysis for this project shown an increase in operational / production costs of 10%, an increase in raw materials and additional materials by 20% and a decrease in selling prices by 10% which does not affect this business.Keywords: feasibility business, financial analysis, sensitivity analysis
Perancangan Model Bisnis dengan Pendekatan Social Enterprises Sabun Cair Pencuci Tangan dengan Minyak Biji Mimba dan Minyak Atsiri Sereh: Business Model Design using a Social Enterprises Approach Handwashing Liquid Soap with Neem Seed Oil and Lemongrass Essential Oil Delfitriani Delfitriani; Fina Uzwatania; Gandung Wibatsu
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i2.4590

Abstract

Persaingan dalam pemasaran produk sabun mengharuskan para pemilik usaha memiliki keunggulan atau diferensiasi produk agar tetap diminati konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang model bisnis untuk sabun cair pencuci tangan dari minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh menggunakan kanvas model bisnis. Elemen penyusun kanvas model bisnis terdiri atas 9 elemen diataranya customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue stream, key resources, key activities, key partnerships, dan cost stuctures. Segmentasi pelangan dalam model bisnis ini yaitu masyarakat kalangan menengah ke atas serta masyarakat pengguna produk natural. Hal ini sesuai dengan proporsi nilai yang ditawarkan yaitu produk dengan tren back to nature. Produk ini aman digunakan karna bahan natural sebagai komposisi produk. Peran segmentasi yang mendukung sangat diperlukan dalam perancangan model bisnis agar produk dapat bersaing dan sesuai dengan keinginan konsumen terhadap produk sabun cair. Kanvas model bisnis dengan pendekatan social emterprises diharapkan memberikan nilai keberlanjutkan dalam usaha sabun cair berbahan baku minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh. Perancangan model bisnis social enterprises diperoleh berdasarkan hasil analisis kondisi saat ini dan analisis modifikasi elemen kunci kanvas model bisnis.
Pengembangan Konsep Desain Kemasan Produk Handsanitizer dengan Pendekatan Kansei Engineering Delfitriani Delfitriani; Diki; Fina Uzwatania
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i1.4916

Abstract

Kemasan memiliki peran dalam meningkatkan minat konsumen terhadap pembelian produk. Desain kemasan yang sesuai dengan keinginan konsumen dapat diperoleh dari rancangan kemasan berdasarkan emosi dan perasaan konsumen. Hal ini dapat pula meningkatkan daya saing produk di pasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan menentukan konsep desain visual produk handsanitizer dengan pendekatan Kansei engineering. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Term Frequency Inverse Document Frequency (TF-IDF) dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil pengidentifikasian kebutuhan konsumen terhadap produk handsanitizer diperoleh 25 kata kansei yang mewakili produk dan ekstraksi kata Kansei pada kemasan handsanitizer menggunakan metode PCA menunjukkan dua konsep desain yaitu Eye catching dan Praktis.
Perancangan Sistem Jaminan Halal Produk Hand Sanitizer Di PT. XYZ Agus Susanto; Aditia Ginantaka; Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i1.5284

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang Jaminan Produk Halal Nomor 33 Tahun 2014. Makanan, minuman, obat, kosmetika, dan barang gunaan yang masuk, beredar, dan dijual di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. PT. XYZ memproduksi barang gunaan hand sanitizer. Perusahaan ini belum memiliki dan menerapkan Sistem Jaminan Halal (HAS 23000). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, mengimplementasikan, dan mengevaluasi SJH di PT. XYZ. Metode penelitian menggunakan data kualitatif. Penyusunan kebijakan halal, penunjukan tim manajemen halal, matriks halal dan dokumen pendukung bahan, serta fasilitas produksi menggunakan metode deskriptif. Penyusunan SOP dalam bentuk diagram alir menggunakan Microsoft Visio. Implementasi SJH dilakukan sesuai Manual SJH yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen SJH yang disusun telah sesuai dengan proses bisnis perusahaan. Penerapan SJH juga telah diterapkan dengan baik. Seluruh karyawan lulus dalam evaluasi pelatihan SJH dengan post test. Evaluasi dengan diagnostic model, sistem traceability berada di level bawah. Evaluasi implementasi SJH ditemukan belum ada bukti pelatihan halal eksternal. Usulan perbaikan diberikan agar PT. XYZ memberikan pelatihan SJH secara berkala kepada karyawan, meningkatkan sistem traceability agar berada di level sedang, dan berpartisipasi dalam pelatihan halal yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI.
Pengembangan Konsep Desain Kemasan Produk Lealoe dengan Pendekatan Kansei Engineering Delfitriani Delfitriani; Fina Uzwatania; Iqhfar Maulana; Dodik Ariyanto
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.7465

Abstract

Persaingan dalam pemasaran produk sabun mengharuskan para pemilik usaha memiliki keunggulan atau diferensiasi produk agar tetap diminati konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang model bisnis untuk sabun cair pencuci tangan dari minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh menggunakan kanvas model bisnis. Elemen penyusun kanvas model bisnis terdiri atas 9 elemen diataranya customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue stream, key resources, key activities, key partnerships, dan cost stuctures. Segmentasi pelangan dalam model bisnis ini yaitu masyarakat kalangan menengah ke atas serta masyarakat pengguna produk natural. Hal ini sesuai dengan proporsi nilai yang ditawarkan yaitu produk dengan tren back to nature. Produk ini aman digunakan karena bahan natural sebagai komposisi produk. Peran segmentasi yang mendukung sangat diperlukan dalam perancangan model bisnis agar produk dapat bersaing dan sesuai dengan keinginan konsumen terhadap produk sabun cair. Kanvas model bisnis dengan pendekatan social emterprises diharapkan memberikan nilai keberlanjutkan dalam usaha sabun cair berbahan baku minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh. Perancangan model bisnis social enterprises diperoleh berdasarkan hasil analisis kondisi saat ini dan analisis modifikasi elemen kunci kanvas model bisnis.