Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDAMPINGAN TUTOR SEBAYA TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA REMAJA PUTRI SMK MEDIKA SAMARINDA Savira, Adinda Bunga; Hendriani, Dwi; Rahayu, Eka Putri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i4.7848

Abstract

Anemia sering terjadi pada remaja putri karena kekurangan zat besi yang dapat mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh sehingga berdampak pada penurunan produktivitas kerja. produktivitas tenaga kerja. Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi. Salah satu upaya peningkatan kesehatan masyarakat adalah dengan strategi Pemberdayaan dan pengembangan masyarakat melalui Tutor Sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan terhadap darah serta kepatuhan minum Tablet Tambahan Darah. Teknik pengumpulan data menggunakan True Experiment dengan desain Pretest-Postest Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Medika Samarinda yang berjumlah 120 siswa. Medika Samarinda berjumlah 120 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin kepada 92 responden dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis univariat menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa eksperimen Pretest-Postest sebesar (83,3%) dan kepatuhan sebesar (47,62%), serta peningkatan jumlah siswa kontrol Pretest-Postest sebesar (54,8%) dan tidak ada peningkatan. dalam kepatuhan pengendalian sebesar (100,00%). Analisis bivariat menunjukkan secara statistik terdapat pengaruh pengetahuan eksperimen (p-value = 0,000) dan kepatuhan (p-value = 0,000). (nilai p = 0,000). Dan menunjukkan secara statistik tidak ada pengaruh terhadap pengetahuan pengendalian (p-value = 0,058) dan kepatuhan pengendalian (p-value = 1,000).
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA VIDEO ANIMASI SADARI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMK NEGERI 1 SAMARINDA widiyawati, uun; Hendriani, Dwi; Tonapa, Emelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36575

Abstract

Kanker Payudara merupakan angka kematian yang tertinggi. Kanker Payudara tidak hanya terjadi pada usia 30-50 tahun saja. Remaja juga telah banyak ditemukan kasus penderita kanker payudar. Maka diperlukannya deteksi dini sebagai upaya mencegahnya peningkatan angka kematian akibat kanker payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Video Animasi tentang SADARI terhadap pengaruh pengetahuan dan sikap siswi di SMK Negeri 1 Samarinda. Alasan pendekatan ini dinamakan kuantitatif adalah karena data penelitian bersifat numerik dan dianalisis dengan analisis statistik. Dalam penelitian ini, dua kelompok akan digunakan untuk pra-tes dan pasca-tes, yang memerlukan pengambilan dua pengukuran sebelumnya (pra-tes) sebelum perlakuan (perlakuan) dan kemudian melakukan pengukuran lagi setelahnya (pasca-tes). Para peneliti akan menggunakan metode desain eksperimen semu selama penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, pengetahuan dan sikap siswi SMK Negeri 1 Samarinda dipengaruhi oleh penggunaan media Video Animasi SADARI untuk pendidikan kesehatan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai ? = ??0,000 (<0,05), yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Pengetahuan dan sikap siswi SMK Negeri 1 Samarinda dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan SADARI menggunakan konten video animasi.  
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN GROUP WHATSAPP TERHADAP PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING PADA SISWA SMAN 7 SAMARINDA Intan Primadana; Dwi Hendriani; Nino Adib Chifdillah
HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2025): April
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Stunting is a chronic condition that describes the inhibition of child growth. a report from the WHO World Health Organization, the prevalence of stunting in children in 2020 states that stunting toddlers in the world are the second highest in Southeast Asia reaching 31.8%. The 2021 Indonesian Toddler Nutrition Status (SSGI) stunting rate in Indonesia is 24.4%. The purpose of this study was to analyze the effect of health education with whatsapp groups on knowledge and attitudes regarding the prevention of stunting in students of SMAN 7 Samarinda Method: This research is a Pre-Experimental research with One group pretest-pos test design. The population in the study of class XII students amounted to 84 out of 282 people using proportional random sampling technique in sampling. Data analysis using Wilcoxon test. Results: The results of bivariate analysis showed that there was an influence before and after being given health education using whatssap media. There was an increase in knowledge from 34.5 to 64.3 and attitudes also increased from 28.2 to 69.0 the results of the Wilcoxon statistical test on knowledge and attitude variables were p = 0.00. Conclusion: There is an effect of health education using whatassap group on increasing knowledge and attitude in students of SMAN 7 Samarinda. It is expected that adolescents increase awareness regarding the importance of prevention of stunting. Suggestion: It is hoped that it can be the basis of science, especially in the health sector to conduct health education
Workshop Penerapan Pendekatan STEAM untuk Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD Sudarti, Sudarti; Fitriani, Fitriani; Hendriani, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 2 (2025): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i2.571

Abstract

The STEAM approach has been adapted to the characteristics of PAUD learning, but there are still many teachers who fail to understand, develop and innovate this approach to make it easier for children to use. The goal of STEAM outcomes is for children to acquire the 4C skills, which are the four skills that are very important in modern life in the 21st century. This corresponds to the partner's problem: qualitatively, only a small percentage of teachers understand STEAM concepts but still have difficulty providing instruction to their children. To implement STEAM in PAUD-based learning, both partners need additional knowledge and skills. The training was carried out for two days, the training participants for this activity reached 53 participants. During the activity, two PG PAUD students were assisted. The result of this training is a change in knowledge and understanding of the preparation of teaching modules for the Merdeka Curriculum using the STEAM approach as part of teacher competency to be able to carry out learning practices using the STEAM approach in the Merdeka Curriculum.
Efektivitas Gamifikasi Genially dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Sadari pada Remaja Putri di Samarinda Fihayati, Nastiti; Pramono, Joko Sapto; Hendriani, Dwi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1541

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan Indonesia sebanyak 22.598 jiwa, dengan sebagian besar kasus terdiagnosis pada stadium lanjut yang menyebabkan sulitnya penanganan. Keterlambatan diagnosis ini sebagian besar diakibatkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran tentang deteksi dini SADARI, serta hambatan internal seperti rasa malu atau takut. Mengingat rendahnya edukasi kesehatan reproduksi digital, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas gamifikasi Genially dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SADARI di kalangan remaja putri. Studi ini menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan 67 partisipan siswi kelas X dari SMKN 4 Samarinda yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Intervensi dilakukan dua sesi (120 menit/sesi) menggunakan media gamifikasi Genially. Data pengetahuan dan keterampilan dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji statistik menunjukkan pengaruh signifikan gamifikasi Genially terhadap peningkatan pengetahuan SADARI (Z = -7.047, ρ < 0.001) dari 14,9% menjadi 92,5% pada kategori "Baik" dan peningkatan keterampilan SADARI (Z = -8.011, ρ < 0.001) dari 0% menjadi 95,5% pada kategori "Baik". Temuan ini memperluas bukti bahwa gamifikasi Genially efektif sebagai strategi promotif kanker payudara di kalangan remaja.
Efektivitas Konseling Menggunakan Media Roda Klop Terhadap Motivasi PUS Menjadi Calon Akseptor KB Di Puskesmas Tiong Ohang Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahulu Tahun 2023 Ernawati, Ernawati; Rahman, Gajali; Putri, Rosalin Ariefah; Hendriani, Dwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.138

Abstract

Pendahuluan: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi penting dalam mengatur keluarga secara sehat. Namun, motivasi perempuan usia subur (PUS) untuk menjadi calon akseptor KB masih perlu ditingkatkan. Konseling menggunakan media roda klop menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu PUS memahami manfaat KB dan mempertimbangkan keputusan. Tulisan ini membahas efektivitas konseling media roda klop terhadap motivasi PUS menjadi calon akseptor KB. Tujuan: Mengetahui efektivitas konseling menggunakan media roda KLOP terhadap motivasi PUS menjadi calon Akseptor KB di Puskesmas Tiong Ohang Kecamatan Long Apari. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis pre-eksperiment. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PUS yang terdata di Puskesmas Tiong Ohang Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahulu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 42 orang. Hasil: Diperoleh motivasi sebelum pemberian konseling menggunakan roda KLOP sebagian besar motivasi rendah. Diperoleh motivasi sesudah pemberian konseling menggunakan roda KLOP sebagian besar motivasi tinggi. Diperoleh hasil uji wilcoxon nilai-p = 0,002 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat efektivitas konseling menggunakan media roda KLOP terhadap motivasi PUS menjadi calon Akseptor KB di Puskesmas Tiong Ohang Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahulu. Kesimpulan: Terdapat efektivitas konseling menggunakan media roda KLOP terhadap motivasi PUS menjadi calon Akseptor KB di Puskesmas Tiong Ohang Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahulu.
Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Kelas 9 Di SMPN 1 Long Bagun Tahun 2023 Ding, Natalia Karuhe; Rahman, Gajali; Putri, Rosalin Ariefah; Hendriani, Dwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.139

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi adalah peristiwa penting bagi remaja dimana proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya dinding rahim karena tidak dibuahi. Pengetahuan tentang personal hygiene saat menstruasi sangat penting dan dibutuhkan untuk membentuk perilaku personal hygiene yang benar saat menstruasi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri kelas 3 Di SMPN 1 Long Bagun Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah “cross sectional”. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas III SMPN 1 Long Bagun, Sample diambil dengan total sampling sebanyak 63 siswi. Analisa data yang digunakan adalah chi square. Hasil: Berdasarkan uji chi square  nilai p value 0.022 < α (0,05), menunjukan Ha diterima dengan menolak Ho yaitu ada hubungan pengetahuan dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi. Pembahasan: Kurangnya pengetahuan saat menstruasi berdampak seseorang berperillaku buruk terhadap personal hygiene  saat menstruasi. Beresiko terkena infeksi saluran kemih, keputihan, kanker serviks dan kesehatan reproduksi lainnya. Maka dibutuhkan peran aktif petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan dan edukasi kepada siswi.  Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Remaja Putri Kelas 3 Di SMPN 1 Long Bagun Tahun 2023.
Hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Remaja Putri di Smp Negeri 22 Samarinda dalam Mengonsumsi Tablet Tambah Darah Soltan, Nurhikmah; Mardiana, Nina; Hendriani, Dwi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.867

Abstract

Anemia mempengaruhi lebih dari 30% orang di seluruh dunia, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia. Di dunia, 29% remaja putri menderita anemia. Self efficacy sangat mempengaruhi niat remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe. Semakin baik Self efficacy, maka akan menghasilkan niat yang kuat mengonsumsi tablet Fe. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan Self efficacy dengan kepatuhan remaja putri di SMP Negeri 22 Samarinda dalam mengonsumsi tablet Fe. Desain penelitian deskriptif analitik, pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu siswi kelas VIII SMP Negeri 22 Samarinda. Teknik penarikan sampel total sampling yaitu 207 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi kemudian dianalisis menggunakan Spearman Rho. Ada hubungan antara Self efficacy pengalaman diri sendiri dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe (? = 0,000), dan Self efficacy pengamatan terhadap orang lain dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe (? = 0,001). Self efficacy berhubungan dengan kepatuhan remaja putri dalam minum tablet Fe. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan memberikan intervensi berupa penyuluhan tentang anemia dan tablet Fe kepada responden untuk meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe.
Pengaruh Intervensi Edukasi Ludo terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Praktik Kebersihan Menstruasi Pada Santriwati Putri, Defi Salsabila; Pramono, Joko Sapto; Hendriani, Dwi
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6146

Abstract

Kebersihan menstruasi memegang peran dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup perempuan. Praktik kebersihan yang buruk dapat memicu gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran kemih, gangguan reproduksi hingga berpotensi terkena kanker serviks. Di lingkungan pondok pesantren, santriwati seringkali mengalami kendala berupa minimnya fasilitas sanitasi dan kurangnya akses informasi tentang kebersihan menstruasi. Inovasi pembelajaran melalui permainan ludo dinilai efektif dalam menciptakan metode edukasi yang menarik dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi edukasi permainan ludo terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan  praktik kebersihan menstruasi pada santriwati. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-post test. Sampel terdiri dari 56 santriwati Pondok Pesantren Al-Husna kelas 7-9 yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi menggunakan media permainan Ludo yang telah dimodifikasi, mencakup kartu informasi, pertanyaan dan tantangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (ρ-value = 0,000), sikap (ρ-value = 0,002), dan praktik (ρ-value = 0,021) setelah  intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi melalui permainan Ludo mampu meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan perilaku kebersihan menstruasi secara signifikan. Oleh karena itu, permainan Ludo dapat dijadikan sebagai media edukasi alternatif yang efisien, menarik, dan sesuai untuk diterapkan dalam upaya peningkatan kebersihan menstruasi di kalangan remaja putri di lingkungan pesantren.
Phenomenological Study of Smoking Behavior in Adolescents at State Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Samarinda Alvina, Octavia; Hendriani, Dwi; Tonapa, Emelia
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Ayurveda Medistra
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v7i1.125

Abstract

The current health problems were the high prevalence of smoking. The decision to smoke in teenagers began with the desire to try, while smoking behavior was due to not having enough knowledge about the dangers of smoking. This research aimed to determine the phenomenological picture, namely the factors that influence smoking behavior in teenagers at SMK Negeri 1 Samarinda. This type of research was qualitative with a phenomenological design. The research was conducted through in-depth interviews and observations. The research sample consisted of 7 informants at SMK 1 Samarinda who were determined using the purposive sampling technique have been. In predisposing factors, school teenagers have low knowledge and attitudes about smoking, which leads to smoking behavior. In enabling factors, school teenagers received pocket money that was used to buy cigarettes and the beginning of smoking when they were in junior high school, they were introduced directly by peers and assumed that cigarette advertisements did not influence school teenagers to smoke. In reinforcing factors, the closest people (family and teachers) knew and reprimand school teenagers when they smoke, while peers ignored the behavior. There were predisposing, enabling factors and reinforcing factors that influenced smoking behavior in teenagers. It was expected that teachers and parents improve regulations and facilities related to smoking in the school environment and provided support for teenagers to stop smoking. Teenagers are expected to be able to participate in all health program activities with an effort to reduce smoking habits.