Claim Missing Document
Check
Articles

Pulmonary Tuberculosis Transmission and Family-Based Prevention Efforts: Evidence from Samarinda, Indonesia Pramono, Joko Sapto; Dwi Hendriani; Ardyanti, Dian
Miracle Journal Get Press Vol 2 No 4 (2025): November, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v2i4.235

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) remains a major public health concern in Indonesia, including Samarinda, where transmission often occurs within families due to close contact with patients. Family-based interventions are essential to strengthen preventive behaviors and reduce transmission risk; however, limited family participation continues to hinder their effectiveness. Purpose: This study aimed to analyze the relationship between family roles and pulmonary TB prevention behavior in the working areas of Karang Asam, Wonorejo, and Loa Bakung Health Centers, Samarinda. Methods: A cross-sectional quantitative design was employed involving 80 respondents selected through purposive sampling. Data on family participation in TB prevention were collected via questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: A significant relationship was found between family roles and TB prevention behavior (p = 0.001 < 0.05). Families actively involved in prevention demonstrated better practices, including consistent mask use, maintaining ventilation, and treatment adherence. Conclusion: Family-based interventions play a vital role in TB prevention. Strengthening family education, counseling, and empowerment—alongside collaboration among health workers, community cadres, and policymakers—is crucial. Implementing structured psychoeducation and community engagement strategies can effectively reduce stigma, improve adherence, and enhance TB prevention efforts.
Hubungan Tekanan Darah terhadap Kadar Kreatinin pada Perokok Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Haryanti, Wahyu; Hartini, Supri; Hendriani, Dwi; Irwadi, Didi
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.10281

Abstract

Kebiasaan merokok berperan dalam meningkatkan risiko gangguan pada sistem kardiovaskular dan fungsi ginjal. Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan vasokonstriksi dan memicu peningkatan tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi dapat berdampak terhadap kadar kreatinin serum, yang sering digunakan sebagai indikator fungsi filtrasi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tekanan darah dengan kadar kreatinin pada perokok aktif di wilayah kerja Puskesmas Palaran. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 41 laki-laki perokok aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah serta kadar kreatinin serum. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, sedangkan analisis hubungan dilakukan dengan uji Pearson dan Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara tekanan darah dan kadar kreatinin serum (r = 0,511; p < 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang. Selain itu, jumlah rokok yang dikonsumsi per hari juga memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah (r = 0,443; p = 0,004) serta kadar kreatinin (r = 0,492; p = 0,001). Disimpulkan bahwa peningkatan tekanan darah memiliki keterkaitan dengan peningkatan kadar kreatinin pada perokok aktif. Upaya edukasi kesehatan dan pemeriksaan rutin penting dilakukan guna mengantisipasi risiko Hipertensi dan gangguan ginjal sedini mungkin.