Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal solma

Peningkatan Kemandirian dan Mobilisasi Penderita Pasca Stroke melalui Stroke Education Program (SEP) Berbasis Telerehabilitation pada Paguyuban Stroke di Tuban Syafaah, Nurus; pitaloka, Dyah; Basuki, Hyan Oktodia; Arifin, M. Fahrul
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12894

Abstract

Background: Stroke is a neurological disorder that occurs due to disruption of blood circulation to the brain which lasts for about 24 hours or more.  The activities of the stroke association are running quite smoothly, but some programs are not running well, especially the program to move the body using physical or movement techniques. Lack of knowledge and awareness of sufferers to practice moving their stiff bodies.  This causes the condition of stroke sufferers to worsen. Method: This education is provided to provide an overview of stroke and its prevention, both for families who provide support and care and for sufferers themselves to provide encouragement and an overview of what activities they must carry out correctly. Providing the SEP stroke education program using the telerehabilitation method is very appropriate for patients to use while at home to control and as telerehabilitation which can be used for rehabilitation patients at home to increase independence and mobility in post-stroke patients. Results: The stroke education activities of the SEP program using the telerehabilitation method have shown significant results with the evaluation results of stroke sufferers having a lot of improvement in their abilities, especially in independence and re-mobilization. Conclusion: This community service activity is a means of helping post-stroke patients to be able to control and act as home rehabilitation aids to increase independence and mobility in post-stroke patients and also answer the challenges of the 5.0 era.
Pelatihan Inovasi Produk Pangan Lokal Berbasis Bayam dan Ikan Tengiri untuk Pencegahan Anemia Remaja di Kelurahan Panyuran Pitaloka, Dyah; Munir, Miftahul; Fauziansyah, Ahmad; Febiyanti, Wiwid Sulistyo
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20231

Abstract

Background: Anemia salah satu masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama pada kelompok remaja, dengan prevalensi mencapai sekitar 32%. Anemia pada remaja sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi, yang dapat memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan organ tubuh, serta kemampuan konsentrasi dan kognitif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan anemia melalui pendekatan edukatif yang bersifat lokal dan berbasis kearifan masyarakat. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan ibu berjumlah 25 yang memiliki anak remaja di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sasaran kegiatan adalah remaja putri dan ibu yang memiliki remaja putri. Pelatihan difokuskan pada inovasi camilan sehat berbahan dasar bayam dan ikan tengiri, berupa rolade dan baksogoreng, dengan berbahan dasar ikan tengiri dan bayam sebagai alternatif makanan yang dapat di trima oleh remaja untuk memenuhi asupan zat besi. Hasil: Hasil evaluasi pelatihan didapatkan ibu dapat mengaplikasikan inovasi makanan pencegahan anemia berbasis kearifan lokal dengan bayam dan ikan tenggiri yang dikonsumsi oleh remaja; berdasarkan survei awal sebagian besar remaja tidak menyukai ikan, namun setelah pelatihan mereka berminat mengonsumsi olahan tersebut. Sebanyak 83,3% ibu berhasil membuat inovasi pangan, minat remaja meningkat dari 35% menjadi 72,5%, dan rata-rata Hb naik 1,2 g/dL setelah 1 bulan konsumsi. Kesimpulan: Dari kegiatan tersebut didapatkan bahwa kemampuan ibu meningkat dalam memberikan makanan tambahan yang bergizi, banyak remaja yang mengkonsumsi makanan sehat berbasis zat besi.