Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA KIAI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SANTRI MEMBACA KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN MAMBAUL KHAIRAT KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Hayadi; Rahmat; Ashari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu, 1) untuk menganalisis bagaimana upaya kiai untuk meningkatkan kemampuan santri membaca kitab kuning; 2) Untuk menganalisi apa saja faktor yang mendukung dan menghambat untuk meningkatkan kemampuan santri membaca kitab kuning santri. Sedangkan jenis penelitian yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus di Pondok Pesaantren Mambaul Khairat Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, 1) Upaya kiai untuk meningkatkan kemampuan santri membaca kitab kuning ada 4 (empat) yaitu; Menyusun kurikulum pondok pesantren yang mengutamakan kitab kuning, Menerapkan sistem keinaikan kitab dan kelas, yaitu ula, wustha dan ulya, Menggunakan metode yang variatif dan strategi yang tepat dalam mengajar kitab kuning, Menyelenggarakan kompetisi atau lomba membaca kitab kuning (MQK) pada setiap menjelang akhirussanah pondok pesantren. 2) Faktor pendukung dan penghambat untuk meningkatkan kemampuan santri membaca kitab kuning adalah: Adanya dukungan penuh dari pimpinan pondok pesantren, terdapat tenaga pengajar kitab berpengalaman yang menguasai metode dan strategi mengajar cepat membaca kitab kuning, Memiliki sarana dan prasarana pesantren berupa ruang kelas, laptop, LCD proyektor dan pengeras suara. Adapun faktor penghambat untuk meiningkatkan keimampuan santri membaca kitab kuning adalah; Santri yang masuk pondok tidak meimiliki dasar membaca al qur’an yang baik, terjadinya penurunan semangat santri dalam belajar, 4) santri hanya mondok seilama 3 (tiga) tahun.
STRATEGI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB SMART SCHOOL PACET Fitria Hendayani; Hayim Asy’ari; Ashari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses strategi penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus di SLB Smart School Pacet, metode dan strategi yang digunakan dalam proses digunakan dalam proses strategi penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini dilaksanakan di SLB Samrt School Pacet. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Milles Huberman dengan tiga tahap yaitu, kondensasi data penyajian data, menggambarkan dan memverifikasi kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah ketekunan pengamatan, memperpanjang waktu penelitian di lapangan serta triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian ini berdasarkan rumusan masalah yang menunjukkan, Strategi penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam di SLB Smart School Pacet mencangkup empat strategi yaitu, keteladanan, pembiasaan, pendampingan khusus dan praktik ibadah. Sedangkan implikasi dari strategi penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam pada anak berkebutuhan khusus (tunarungu, tunagrahita dan autis) di SLB Smart School Pacet berdampak pada, sikap menghormati orang lain, mengembangkan karakter positif, menigkatkan keterampilan dan pengetahuan dan meningkatkan ibadah.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA DI SDN 31 PONTIANAK UTARA KALIMANTAN BARAT Muhammad Lutfi; Masyhadi; Ashari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membangun sikap moderasi beragama dilingkungan sekolah khususnya di dalam kelas dan lingkungan masyarakat dengan harapan membangun sikap toleransi dengan teori Abdullah Saeed tentang Islamic Thought: An Introduction. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, Teknik pengumpulan data dilkakukan dengan cara observasi secara langsung, wawancara mendalam dengan informan inti serta dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam dengan menanamkan Nilai-nilai Moderasi hal ini berfungsi sebagai pengenalan bagi siswa terkait dengan moderasi beragama. Guru PAI di SD 31 Pontianak Utara menanamkan nilai-nilai moderasi menjadikan siswa mempunyai karakter toleransi terhadap sesama, selain itu guru PAI memainkan peran sebagai fasitator dalam membangun karakter siswa terkait dengan nilai-nilai moderasi beragama. Guru PAI membangun nilai-nilai moderasi beragama dengan memberikan pengajarkan pada siswa tentang menghormati perbedaan agama, menjaga sikap tenggang rasa, dan mempromosikan kerukunan antarumat beragama, hal ini dilakukan dengan strategi mengintegrasi nilai-nilai moderasi beragam dalam kurikulum, hal ini dilakukan agar nilai-nilai moderasi beragama dapat tersampaikan dengan baik sehingga berdampak positif pada siswa dalam kehidupan keberagaman.
PERAN GURU DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING PADA PERSERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL HIKMAH SINTANG KABUPATEN SINTANG Riduan; Fadly Usman; Ashari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian ini yaitu, Pertama, guru menyikapi perilaku bullying pada peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al Hikmah Sintang Kabupaten Sintang, yaitu belum terlihat secara keseriusan dalam mengambil tindakan yang tepat terhadap pelaku bullying ini pada hal banyak pelaku bullying yang di lakukan siswa secara diam-diam tanpa sepengetahuan gurunya. Kedua, Guru mengatasi perilaku bullying pada peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Sintang kurang efektif karena guru hanya mengunakan beberapa cara untuk mengatasi pelaku bullying yang mana cara guru mengatasinya dengan cara pemanggilan anak yang melakukan bullying saja tanpa memanggil korban untuk memita kejelasan yang sebenarnya dan juga tidak ada namanya pemanggilan orang tua yang dilakukan oleh pihak sekolah, serta tidak ada kerjasama pihak sekolah dan orang tua dalam mengatasi bullying ini. Ketiga, Kendala guru dalam mengatasi perilaku bullying pada peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Sintang yaitu guru susah membedakan mana bullying dan mana tidak, guru sulit dalam menanamkan anti bullying kepada siswa, Sulitnya penanganan tindakan bullying yang hanya personal, Pengaruh lingkungan dan kebiasaan siswa yang menyebabkan siswa tidak ada efek jera, Kurangnya koordinasi antara guru dan orang tua yang menyebabkan sering terjadi bullying.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 KETAPANG KALIMANTAN BARAT Sayidin; Rahmat; Ashari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini: 1) untuk mengetahui bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan minat belajar. 2) untuk menganalisis faktor-faktor penghambat dan pendukung untuk meningkatkan minat belajar siswa di SMA Negeri 2 Ketapang. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian 1) Minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Ketapang tergolong baik, hal ini disebabkan oleh guru PAI yang profesional dalam menjalankan tugasnya yaitu dengan kedisiplinan guru dalam mengajar. Strategi guru Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui strategi pembelajaran yang dilaksanakan dengan membangkitkan dan mengembangkan kemampuan berfikir siswa. Selain itu guru Pendidikan Agama Islam juga menggunakan beberapa metode pembelajaran yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. 2) Kendala atau hambatan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMA Negeri 2 Ketapang yaitu kurangnya gairah siswa dalam mengikuti pembelajaran, Masalah ini dipengaruhi oleh faktor internal (yang berasal dari dalam diri siswa) dan juga oleh faktor eksternal (yang berasal dari luar diri siswa itu sendiri).
Strategi Transformasi Pemasaran dan Pelanggan dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan Perusahaan: Studi Kasus PT Jasindo Asuransi Cabang Kota Sorong Ashari; Rahmisyari; Arifin
JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi Vol 3 No 5 (2025): Agustus 2025
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the marketing and customer transformation strategies at PT Jasindo Sorong Branch and their impact on financial performance and customer satisfaction. A descriptive qualitative research method was used to collect data through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results show that the implementation of digital transformation has brought significant changes, such as increased promotional effectiveness and service speed through digital platforms. However, this process faces internal barriers, such as limitations in staff digital competencies and resistance to change, as well as external barriers, such as low customer digital literacy and limitations in internet infrastructure. The positive impacts identified include increased customer satisfaction, operational cost efficiency, and contributions to branch revenue growth, although these improvements are not yet optimal. This study concludes that successful transformation requires adaptive strategies, strengthening human resource capacity, and adequate infrastructure support.
Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Pemerintah Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka Amalia, Riri; Ashari; Zahari, Ahmad Farouq Mulku
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kualitas pelayanan administrasi pemerintah Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian terkait Analisis Kualitas Pelayanan Adminstrasi Pemerintah Desa Lamondape, Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka dinyatakan belum optimal. Hal ini dibuktikan dari beberapa indikator pelayanan yang belum efektif memenuhi kriteria pelayanan administrasi yang ideal. Indikator-indikator yang dianggap belum optimal, indikator kedisiplinan petugas dalam melakukan pelayanan hal ini dilihat dari adanya pegawai yang sering telat dan pulang lebih awal dari jam kerja yang telah ditentukan. Indikator kebersihan dan kenyamanan ruang pelayanan belum optimal, karena buku-buku tidak tertata rapi dan kertas-kertas tertumpuk tidak terpakai di ruang pelayanan sehingga masyarakat terganggu dalam melakukan pelayanan.
Implementasi Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2022 Tentang Peran Desa dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi (Studi Kasus Desa Bulumanai Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana) Satriani; Ashari; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskrifsikan Implementasi Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2022 Tentang Peran Desa Dalam Pencegahan Dan Penurunan Stunting Teringtegrasi di Desa Bulumanai Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2022 Tentang Peran Desa dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting Teringtegrasi (Studi Kasus Desa Bulumanai Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana) jika dilihat dari enam indikator yaitu Ukuran dan Tujuan, Sumber daya, Karakteristik Agen Pelaksana, Sikap dan Kecenderungan Para Pelaksana Kebijakan, Komunikasi Antar Organisasi dan Aktivitas Pelaksana, Lingkungan Ekonomi, Sosial dan Politik, masih belum sepenuhnya optimal. Hal ini dikarenakan  masih terdapat sebagian pelaksana kebijakan belum paham dan mengetahui maksud dalam peraturan bupati serta kesadaran masyarakat Desa Bulumanai masih sangat kurang terhadap pelaksanaan program pencegahan dan Penurunan Stunting Teringtegrasi kemudian masih terdapat masyarakat belum memiliki sanitasi dan terkendala dengan sulitnya air bersih yang belum menyeluruh sehingga masyarakat masih menggunakan air sungai dan sumur yang terkadang keruh hal tersebut dapat menjadi dampak risiko stunting
PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI EDUCATOR  UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MBI AMANATUL UMMAH PACET MOJOKERTO Ashari; Zakariyah
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 2 No 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/b836q009

Abstract

The results of the study show 1) the role of the head of the madrasa as an educator advises and encourages teachers to improve professional competence through further education, workshops, seminars, upgrading and training. The madrasa head guides teachers, encourages teachers to improve their skills in science and technology and becomes a good role model for all madrasa residents; 2) Teacher professional competence at MBI Amanatul Ummah. The teacher understands his obligation to be a good teacher or not at all. Many teachers have been certified, then received many awards from within and from outside, and the last education of many teachers is S2 and S3; 3) The obstacles are the distance between the teacher's house and the madrasa, the many teacher activities, and limited time due to the dense student activities. Meanwhile, those who support madrasa heads facilitate transportation, activities related to increasing teacher professional competence. In general, smart students. As well as giving prizes to the best teachers.
PERAN KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU di MA SYAMSUL MAARIF PRAYA BARAT LOMBOK TENGAH Rinayanti Ulfa; Mohammad Maulana Nur Kholis; Ashari
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 3 No 1 (2025): Indonesian Journal of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/ch1e6j27

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu : Pertama, untuk menganalisis perencanaan layanan Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis Peran kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalitas guru di MA Syamsul Ma’arif Praya Barat. 2) untuk menganalisis Profeionalitas guru di MA Syamsul Ma’arif Praya Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Trianguasi yang digunakan untuk menguji keabsahan data adalah triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Peran kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalitas guru di MA Syamsul Ma’arif Praya Barat. Bawasannya kepala sekolah Syamsul Ma’arif sudah melakukan tugasnya sebagai kepala sekolah yakni, peran kepala sekolah sebagai Educator, sebagai manager, sebagai supervisor, sebagai administrator, dan sebagai Motivator sesuai dengan visi, dan misinya. Maka dari itu langkah-langkah programnya  bisa berjalan sesuai dengan rencana yang ada seperti menyusun perencanaan, mengkoordinasikan kegiatan, melakukan pengawasan, evaluasi terhadap kegiatan. Akan tetapi masi ada kendala mengenai dengan fasilitas meja dan kursi untuk peserta didik belum terakomudir dengan baik. (2) Profesionalitas guru di MA Syamsul Ma’arif Praya Barat untuk profesional guru di MA Syamsul Ma’arif Praya Barat bawasanya guru-guru sudah berusaha untuk menjadi guru yang profsional dimana mereka selalu memberikan motivasi untuk meningkatkan minat peserta didik dalam pembelajaran. Akan tetapi masih kendala yang menyangkut dengan fasilitas internetan yang di sediakan oleh kepala sekolah namun masi ada guru yang tidak bisa mengunakan internetan dalam belajar. Dengan demikian ada juga yang masi kewalahan dalam memberikan materi ketika  tidak sesui dengan profesinya.