Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

ENGLISH SPEAKING SKILL: IMPLICATION TO THE PROFESSIONAL NURSES Daar, Gabriel Fredi
Wawasan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English language skill has been a need for the sake of written and oral communication purposes. One of the skills that is supposed to posses is English speaking skill. it is the ability of using English accurately and fluently. This artcle is aimed at describing the use of English speaking skill owned by proffesional nurses and its implications to nursing practices. Proffesional nurses are the user of this language either. English speaking skill is used in the context of therapeutic relationship between nurses and patients in the efforts to communicate problems and initiate healing through appropritae diagnosis. Therefore, proffesional nurses are demanded to learn English. Learning is emphazised on specific materials implemented in nursing field (English for specific purpose). Skill and mastery of nursing terms in English are necessarily possessed in order to be ale to plan and undertake ideal and effective model of communication and treatment to patients
MOTIVASI BELAJAR DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN STIKES ST. PAULUS RUTENG TAHUN AJARAN 2015/2016 Daar, Gabriel Fredi; Ndorang, Theofilus Acai
Wawasan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.497 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar, faktor pendukung dan penghambat motivasi belajar, dan implikasi motivasi belajar dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dilakukan pada mahasiswa program studi keperawatan di STIKes St. Paulus Ruteng, tahun ajaran 2015/2016. Peneliti menentukan subyek dengan cara purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa prodi keperawatan di STIKes St. Paulus Ruteng memiliki motivasi belajar bahasa Inggris sedang. Mahasiswa kurang serius mengikuti perkuliahan, dan mereka mengerjakan tugas-tugas bukan karena kesadaran sendiri tetapi lebih karena instruksi dosen. Meskipun mahasiswa senang dengan menunjukkan antusiasme pada saat menjawab pertanyaan bahasa Inggris, tetapi masih kurang baik karena itu hanya dilakukan oleh mahasiswa tertentu saja. Mahasiswa kurang ulet menghadapi kesulitan. Mereka cepat putus asa, bingung, merasa tidak semangat, menyerah begitu saja terutama ketika menghadapi persoalan yang sangat sulit. Mereka mengetahui dan menyadari bahwa belajar bahasa Inggris sangat penting untuk mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang pada gilirannya berguna saat berada di medan kerja, akan tetapi pembelajaran bahasa Inggris karena niat dan kemauan sendiri dilakukan tetapi masih sangat kurang baik. Motivasi belajar sedang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti metode mengajar dosen yang mendukung, keaktifan menggunakan bahasa Inggris, motivasi di sela-sela perkuliahan berlangsung, pengetahuan tentang kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, ketersediaan Modul perkuliahan, pengetahuan dan kesadaran mahasiswa akan pentingnya kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, minimnya pengetahuan dasar Bahasa Inggris, konsep negatif tentang bahasa Inggris, aplikasi komunikasi bahasa Inggris yang parsial, fasilitas lab bahasa yang belum tersedia, cepat putus asa dalam menghadapi kesulitan, kurangnya kesadaran dan niat pribadi untuk menjalankan tugas-tugas, dan penggunaan bahasa Ibu yang berlebihan. Motivasi belajar sedang berimplikasi pada peningkatan kompetensi dosen, penerapan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, pengkajian gaya belajar bahasa Inggris mahasiswa, penyajian materi bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran mahasiswa, pemberian motivasi, dan ketersediaan fasilitas pembelajaran.
OBSTACLES IN LEARNING TO SPEAK ENGLISH FACED BY NURSE STUDENTS OF STIKES SANTU PAULUS RUTENG, FLORES Daar, Gabriel Fredi
Wawasan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.832 KB)

Abstract

Learning English is now seen as a need for expanding career, improving personal quality (speaking ability) and taking part in the world competition. For the sake of improving English speaking capability, many learning strategies are chosen. However, learning to speak English is not an easy task. Difficulties and problems are found during the efforts even reducing learning motivation. This research is aimed at investigating the obstacles encountered by nurse students in learning to speak English. It is a qualitative research conducted at students of Nursing Study Program STIKes St. Paulus Ruteng. The research subject is determined purposively, and the data collection is done using interview technique, observation and documentation. The findings indicated that the obstacles faced by the nurse students were classified into four categories .The obstacles included problems dealing with students interest of learning English, students learning motivation, students self-confident to start speaking, and basic knowledge of English and vocabulary mastery. The comments made by the students could be considered by the school authorities in order to improve quality of education for nurse students during the learning process
HUBUNGAN POLA ASUH IBU BEKERJA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD SANTA JULIANA GOLO BILAS Badar, Anastasia Natalia; Demang, Fransiska Yuniati; Daar, Gabriel Fredi
Wawasan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran utama seorang ibu adalah mengasuh anak, tetapi seiring dengan perkembangan zaman banyak ibu yang terjun ke dunia kerja, sehingga peran pengasuhanpun menjadi semakin rumit. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan sosial anak usia prasekolah, karena dalam periode ini, anak belajar untuk bersosialisasi dengan lingkungannya, yang dipelajari dari relasinya dengan sang ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 20 orang ibu bekerja dan 20 anak usia prasekolah yang mengikuti pendidikan anak usia dini di PAUD St. Juliana Golo Bilas. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Exact Fisher Test. Hasil penelitian menunjukan p value 0,001<0,05 berarti ada hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah di PAUD St.Juliana Golo Bilas. Diharapkan agar orang tua khususnya ibu yang bekerja dapat menerapkan pola asuh yang sesuai agar anak dapat mengalami perkembangan sosial yang sesuai.
LITERATUR REVIEW : HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Jeharut, Adelgonda Fitri; Hepilita, Yohana; Daar, Gabriel Fredi
Wawasan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kecemasan pada pasien Diabetes Melitus dapat memperburuk kondisi penderitanya. Kecemasan dapat merangsang hipotalamus hipofisis untuk melepaskan hormon ACTH dimana hormon ini dapat memicu kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon epinefrin dan kortisol yang akan meningkatkan kadar gula didalam darah. Tujuan dari penelitian literatur review ini adalah adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode Literatur reiview. Variabel independen adalah kecemasan sedangkan variabel dependen adalah kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Populasi dalam penelitian ini adalah jurnal nasional dan internasional yang telah melalui tahap screening dan sampel penelitian adalah 10 jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan kesepuluh artikel yang telah di review terdapat hubungan antara kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Masalah psikologis seperti kecemasan menjadi salah satu faktor yang dapat mengakibatkan meningkatnya kadar gula di dalam darah
Teachers Challenges in The Learning Process During The Covid-19 Pandemic in Rural Areas Daar, Gabriel Fredi; Nasar, Ismail
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p186

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan strategi yang diterapkan guru dalam kegiatan belajar mengajar di era pandemi di MAN Ruteng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk keperluan wawancara individu, dipilih lima guru secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan adalah WhatsApp, google classroom, messenger, dan facebook karena dapat digunakan dan diperoleh dengan mudah dan sebagian besar siswa memiliki ponsel. Kemudian tantangan yang dapat diidentifikasi adalah fasilitas penunjang pembelajaran dan lokasi domisili siswa. Sedangkan guru menerapkan strategi praktis aplikatif dalam menangani hambatan kegiatan pembelajaran selama masa pandemic.Abstract: This study explores the challenges and strategies applied in teaching and learning activities in the pandemic era at MAN Ruteng. This research is qualitative research with a phenomenological approach. Data obtained through interviews, observation, and documentation. For the purposes of individual interviews, five teachers were taken purposively. The results showed that the learning media used were WhatsApp, google classroom, messenger, and Facebook. They are used and obtained easily, and most students have cellphones. Then the challenges that can be identified are learning support facilities and student domicile locations. Meanwhile, teachers apply practical strategies in dealing with barriers to learning activities during the pandemic.
Pencegahan Stunting melalui Parenting Class di Desa Sambi Daar, Gabriel Fredi; Dewi, Claudia Fariday; Janggu, Jayanti Petronela
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.32

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang cara mendidik, merawat, dan memberikan makanan bergizi kepada anak pada 1000 hari pertama kehidupan berdampak pada ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan dan pengasuhan yang positif. Hal ini menyebabkan anak tidak tumbuh dan berkembang secara optimal bahkan menderita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah ruang pemahaman orang tua tentang pendidikan dan pengasuhan anak pada 1000 hari pertama kehidupan di desa Sambi, yang diharapkan berkontribusi dalam menurunkan angka stunting. Kegiatan dilakukan melalui parenting class kepada wanita usia subur, wanita hamil dan orang tua yang memiliki anak usia PAUD. Penelitian pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dialog dan sharing praktik baik. Berdasarkan evaluasi lisan, hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah bahwa hampir semua orang tua siswa beranggapan faktor gizi merupakan satu-satunya faktor penyebab stunting pada anak di desa Sambi. Anggapan ini memperkuat kebiasaan menerapkan pola asuh negatif pada anak dan kebiasaan tidak memperhatikan pendidikan dan pengasuhan anak. Berdasarkan pengakuan orang tua, pengetahuan tentang pendidikan dan pengasuhan positif bagi anak merupakan informasi baru yang membantu mereka untuk memberikan pendidikan dan pengasuhan yang tepat sehingga anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang ideal sesuai dengan usianya. Pelaksanaan pendidikan dan pengasuhan positif kepada anak pada usia 1000 hari pertama kehidupan dan pada usia Paud secara konsisten, akan berkontribusi pada penurunan angka stunting di Sambi, NTT.
FUN ENGLISH FOR ELEMENTARY STUDENTS: MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS SISWA S KELAS 6 MELALUI METODE INTERAKTIF DAN PERMAINAN EDUKATIF Daar, Gabriel Fredi; Maria M.N. Manggas; Elfrida Trifoniati Astuti; Maria Angelitari Aryanto; Steviana Marsiana; Florianus Jegaut; Djerubu, David
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2121

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan bahasa Inggris kepada siswa Sekolah Dasar kelas 6 di SDK Ri’I, Bea Mese, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Metode kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi selama dua hari, masing-masing berdurasi 1,5 jam. Tiga tahapan utama melandasi kegiatan ini: pre-test sederhana untuk mengukur kemampuan awal siswa dalam kosa kata dan percakapan, kegiatan pembelajaran interaktif melalui berbagai metode kreatif (penggunaan flashcards, storytelling, role play, permainan edukatif seperti Bingo Vocabulary, Simon Says, dan aktivitas menyanyi lagu berbahasa Inggris), serta post-test dalam bentuk wawancara reflektif terhadap siswa guna menilai pemahaman dan respons mereka terhadap kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa memberikan respons yang sangat antusias dan positif terhadap metode pembelajaran yang digunakan. Mereka terlibat aktif dalam setiap aktivitas, menunjukkan peningkatan penguasaan kosa kata, kemauan berbicara dalam bahasa Inggris, serta rasa percaya diri dalam mengekspresikan diri. Aktivitas seperti storytelling dan role play terbukti efektif dalam menstimulasi kemampuan komunikasi mereka, sedangkan permainan edukatif berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif dan penuh semangat. Simpulan, bahwa pendekatan pengajaran yang menyenangkan dan berbasis aktivitas kreatif memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi, keterlibatan, dan perkembangan keterampilan bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Dengan metode yang interaktif dan kontekstual, siswa tidak hanya belajar secara pasif, tetapi terlibat secara aktif dan emosional dalam proses belajar. Kata Kunci: Bahasa Inggris Dasar, Pembelajaran Menyenangkan, Siswa Sekolah Dasar
The sociopragmatic study of speech acts in Goet Ira in the Wee Mbaru cultural rite Daar, Gabriel Fredi
Studies in English Language and Education Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v10i2.26545

Abstract

Wee Mbaru is a cultural rite of entering a new house in the Manggarai speech community speaking the Pasat-Ruis dialect in Flores Island, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. Ira is one of the phases in this cultural tradition. At this stage, a Tongka (spokesperson) and participant representatives conduct cultural interactions using goet (expression or proverb). This study aimed to analyze the speech acts of goet in the Ira phase. The study used a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected using in-depth interviews with seven key informants, taken purposively with the main criteria of having adequate knowledge of Manggarai culture, good ability to use goet, and experience as a Tongka. The results showed that the speech acts of goet in the Ira phase included representative and directive acts (illocutionary acts). The study also found that the expressive speech act of gratitude, prayers, and hopes, and the speech act of giving financial support are categorized as perlocutionary speech acts. The use of goet by a Tongka and participant representatives is considered a language politeness strategy effective for refining the language used, especially for avoiding face-threatening acts. Tongka and participant representatives need to understand the context and situation of the speech so that the choice of goet is appropriate and conveyed judiciously.
Students English Language Learning Strategy and Implication to the Teaching and Learning Activity: A Study at Health Vocational Schools (SMK Kesehatan) in Ruteng at Flores Daar, Gabriel Fredi
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 6 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i6.1620

Abstract

Different theorists proposed different definition of learning strategies (Wenden, 1987, OMalley and Chamot, 1990, Oxford, 1990).  All the definitions highlighted that learning strategies are the actions taken to make learning easier, faster, more enjoyable, more self-directed, more effective, and more transferrable. The study aims to find out how Health Vocational School students in Ruteng, Flores employ learning strategies, what strategy is mostly employed and the implications of learning strategy employed to language learning and teaching which cover cognitive strategy, meta cognitive strategy and social strategy. Its mixed method research combining the use of quantitative and qualitative study.  For the purpose of quantitative study, it was chosen 123 students by using the technique of cluster random sampling, meanwhile for the purpose of qualitative data, it was chosen 12 students and three English teachers by using purposive sampling. The research result shows that students of health vocational schools in Ruteng, Flores employ medium language learning strategy for the three learning strategies studied (Cognitive strategy employed by 90,2% (111) students, meta cognitive strategy employed by 86,2%(106) students, and social strategy employed by 86,2% (106) students. Regarding learning strategy mostly employed, the most frequent strategy is cognitive strategy which gains the mean 3.33. Meanwhile, the least strategy is social strategy and it reaches the mean of 3.26.  Medium learning strategy for the three strategies studied, and cognitive strategy as the most frequent strategy employed has the implication to applying teaching method which is oriented to raise up students cognitive strategy, adopting regularly the meta cognitive instruction in the classroom to help students improve academic achievement, and providing the opportunity for students to practice speaking English out of the classroom.