Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Program Pencegahan Fraud Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Fitra, Nur Hazul; Usman, Usman; Amir, Rahmi; Nurlinda, Nurlinda; Majid, Makhrajani
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i1.3467

Abstract

Fraud dalam JKN adalah tindakan yang dilakukan dengan sengaja oleh peserta, petugas BPJS Kesehatan, pemberi pelayanan kesehatan, serta penyedia obat untuk mendapatkan keuntungan finansial dari program jaminan kesehatan dalam sistem Jaminan Sosial Nasional melalui perbuatan curang yang tidak sesuai dengan ketentuan upaya yang secara sengaja dilakukan untuk menciptakan keuntungan yang tidak seharusnya dinikmati, baik oleh individu atau institusi, dan dapat merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pencegahan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Anggeraja, serta bagaimanakah sistem pengaduan dan penyelesaian perselisihan jika terdapat kecurangan (fraud) dalam dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Anggeraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian metode kualitatif deskriptif studi kasus prospektif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Anggeraja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, sementara teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas informan di Puskesmas Anggeraja memiliki pengetahuan atau informasi yang minim mengenai fraud (kecurangan); bahkan, sebagian besar dari mereka tidak mengetahuinya. Hal ini mempengaruhi tindakan yang diambil oleh pasien BPJS terkait tindakan yang meragukan dan pentingnya melaporkan dugaan kecurangan jika terjadi. Namun, mereka masih belum mengetahui apa itu tindakan fraud dan bagaimana keterlibatan pelayanan kesehatan dalam program JKN. Kesimpulannya, kecurangan di Puskesmas Anggeraja dapat dilaporkan melalui sistem pengaduan atau laporan tertulis yang ditujukan kepada Tim Pencegahan Fraud. Keluhan atau laporan dugaan kecurangan JKN harus mencakup identitas pengaduan, nama dan alamat instansi yang diduga melakukan tindakan kecurangan, dan alasan pengaduan. Jika terjadi perselisihan pendapat terhadap penetapan ada atau tidaknya kecurangan JKN, Dinas Kesehatan Provinsi atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dapat meneruskan pengaduan kepada Tim Pencegahan Kecurangan JKN yang dibentuk oleh Menteri.
Best Practice Personal Hygiene Orang Tua Balita Stunting : Studi Kasus Di Desa Batulappa dan Desa Kassa Hasni, Nur; Amir, Rahmi; Nurlinda, Nurlinda
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v24i2.813

Abstract

Stunting is still a nutritional problem experienced by toddlers in the world, including in Indonesia. This study aims to determine the application of best practice personal hygiene for parents of stunted toddlers in rural areas. The type of research used is descriptive qualitative method research prospective case study. The informants in this study were 17 informants in Batulappa Village and Kassa Village. Data collection techniques in this study were interviews and observations and data analysis techniques used in this study were triangulation techniques. The technique is a multi-method approach that researchers take when collecting and analyzing data. The results showed that the majority of informants in Batulappa Village and Kassa Village implemented clean delivery practices, but awareness of the importance of using clean water and washing hands with soap was still low. Although some used healthy latrines, none conducted mosquito larvae eradication at home, highlighting the importance of raising awareness of environmental health. Conclusion Hygiene practices such as handwashing and using clean water and healthy latrines still need to be improved in Batulappa Village to reduce the risk of stunting in under-fives, while education on mosquito larvae eradication is also important to prevent the transmission of diseases that contribute to stunting. Suggestion: Improving education, awareness and sanitation infrastructure as well as mosquito vector eradication education programs can help reduce the risk of stunting in Batulappa Village. Keywords: Best practice personal hygiene;  stunting; rural areas
Effectiveness Test of Granulated Bioinsecticide Formulation from Avocado Seed Extract Against Aedes aegypti Larvae Amir, Rahmi; Amrin; Bastiana; Tatiana; Fitriana; Nirwana; Syarief , Faisal
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): January - March
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i1.940

Abstract

Background:Vector-borne diseases, notably Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), represent a significant global health challenge, with the World Health Organization (WHO) estimating approximately 390 million infections annually. The Aedes aegypti mosquito, the primary vector of DHF, has developed resistance to conventional chemical insecticides, necessitating the exploration of eco-friendly alternatives. Avocado seed (Persea americana) extract, rich in insecticidal compounds such as flavonoids, tannins, and saponins, presents a promising source for bioinsecticides. Granulated formulations offer advantages over liquid formulations, including enhanced stability, controlled release, and greater practicality in field applications. Objectives:This study aims to investigate the sustainable application of health management information systems and the role of health information technology strategies in supporting the continued use of such systems. Specifically, the focus is on the implementation of granulated bioinsecticide formulations derived from avocado seed extract as a sustainable solution for controlling Aedes aegypti larvae. Methods:An experimental laboratory study was conducted at the Phytochemical Pharmacy Laboratory, ITKES Muhammadiyah Sidrap, in September 2024. Granulated bioinsecticides were prepared from avocado seed extract and evaluated for their efficacy in controlling Aedes aegypti larvae. A total of 25 third-instar larvae were included in both experimental and control groups, with concentrations of 10, 15, 20, and 25 ppm administered. Larval mortality was assessed at 24 and 48-hour intervals. Statistical analysis was performed using ANOVA, followed by post-hoc tests to determine significant differences. Results:The granulated bioinsecticide demonstrated a high level of efficacy, achieving a mortality rate of 94.2% at 25 ppm within 72 hours, compared to 58.5% at 10 ppm. ANOVA results indicated that both the concentration of the bioinsecticide and the exposure duration significantly affected larval mortality (p < 0.05). The granulated formulations exhibited prolonged effectiveness and a controlled release of active compounds, supporting their potential for large-scale applications. Conclusion:The granulated bioinsecticide formulated from avocado seed extract offers an eco-friendly and effective alternative for controlling Aedes aegypti larvae. The findings highlight its stability and scalability for use in vector control programs, contributing to sustainable public health initiatives. Further research should focus on optimizing the formulation, conducting field trials, and evaluating potential environmental impacts to maximize its practical applicability.  Keywords:avocado seed; Bioinsecticide; Aedes aegypti; Granules; Dengue vector control
Identifikasi Perilaku Petani Dalam Penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) Dalam Penggunaan Pestisida Di Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang Amir, Rahmi; Usman, Usman; Fadillah, Nurcahaya; Umar, Fitriani; Nurlinda, Nurlinda
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.1751

Abstract

Pestisida adalah bahan zat kimia yang digunakan untuk membasmi hama, baik itu berupa tumbuhan, hewan dan lainnya. Dalam penggunaannya kita perlu memperhatikan aturan pakai dari bahan yang akan diaplikasikan ke semua tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengidentifikasi perilaku petani dalam penerapan Climate Smart Agricultire dalam penggunaan pestisida, untuk mengetahui bagaimana pengetahuan petani mengenai akibat dari penggunaan pestisida yang berlebihan, dan untuk mengetahui bagaimana perilaku petani dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan informan sebanyak 7 orang yaitu, ketua kelompok tani, petani, dan penyuluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Petani belum cukup mengetahui mengenai Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim, dalam penggunaan pestisida petani hanya mengetahui dampak pestisida terhadap kesehatan, tidak mengetahui mengenai dampak terhadap lingkungan seperti pencemaran terhadap tanah, dan air; dalam melakukan penyemprotan beberapa petani tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap atau tidak menggunakan dengan baik dan benar. Sarannya yaitu, bagi para petani sawah agar dalam melakukan penyemprotan tanaman sebaiknya sesuai dengan takaran yang ada pada kemasan, juga menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap sesuai dengan aturan yang berlaku, dan jangan lupa cek up kesehatan ke instansi kesehatan, bagi tenaga kesehatan agar supaya melakukan penyuluhan tentang bagaimana bahaya apabila tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melakukan penyemprotan dan bagaimana dampak penggunaan pestisida terhadap kesehatan para petani, bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih mendalami lagi dalam melakukan penelitian terkait pertanian cerdas iklim atau pertanian yang ramah lingkungan.
Pengaruh Kemampuan dan Motivasi Kerja terhadap Penanganan Pasien Covid di Puskesmas Cempaka Kota Parepare Anwar, Muh. Rafly; Haniarti, Haniarti; Putri Rusman, Ayu Dwi; Zarkasyi R, Rahmat; Amir, Rahmi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i1.2577

Abstract

The Covid-19 outbreak is a global disease that has spread widely and affected many people, especially medical personnel who are at the forefront of treating Covid-19 patients and are very vulnerable to contracting the Covid-19 virus because they deal with patients directly. The aim of this research is to determine the influence of work ability and motivation on the treatment of Covid patients at the Cempaka Community Health Center, Parepare City. This research is a quantitative research. The data collection uses observation and questionnaires. There were 42 respondents. Analysis of the data using descriptive and inferential statistical data analysis. Use regression to see the influence between the independent variable (X) and the dependent variable (Y), either partially (separately) or simultaneously (together). The ability variable has a positive and significant influence on the ability of health workers at the Cempae Community Health Center in Parepare City to handle Covid patients. Second, there is a positive influence on the handling of Covid patients at the Cempae Health Center in Parepare City. The variable of work motivation partially has a positive and significant effect on the handling of Covid patients at the Cempae Health Center, Parepare City. Third, the variables Ability and Work Motivation have a significant effect on the handling of Covid patients at the Cempae Health Center, Parepare City. The results of hypothesis testing or simultaneous testing explain that the variables ability (X1) and Work Motivation (X2) have a significant effect on patient handling (Y), proven based on the results of the F-count value (57.815) > F-table (3.15) and the significance value that the sig value. (0.000) < 0.05 which means the hypothesis is accepted. The results of the coefficient of determination are 0.651, that the contribution of variables that occur in the Patient Handling variable (Y) is 65.1% determined by ability (X1) and work motivation (X2), the remaining 34.9% is influenced by other variables that are unknown and not researched in this assessment.
Evaluasi Penerapan Higiene dan Sanitasi Penyelenggaran Makanan di Instalasi Gizi RSUD Nene Mallomo Said, Sadrah; Umar, Fitriani; Thasim, Sukmawati; Haniarti, Haniarti; Amir, Rahmi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i3.3268

Abstract

Makanan yang akan disajikan kepada pasien haruslah terjamin keamanannya dan juga terbebas dari kontaminasi. Penerapan higiene dan sanitasi makanan pada dasarnya mencakup penjamah makanan, tempat penyelenggaraan makanan, peralatan pengolahan, penyimpanan dan penyajian makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan higiene dan sanitasi pada sarana dan prasarana, sumberdaya manusia dan proses pengolahan makanan pada penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan metode snow ball sampling, informaan terdiri dari kepala instalasi gizi 1 orang, tenaga sanitasi lingkungan 1 orang, petugas IPCN (Infection Pretention Control Nurse) 1 orang, petugas penjamah makanan dan distribusi 3 orang, petugas logistik 1 orang, pasien 4 orang. Data hasil wawancara dan observasi disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi, untuk validitas data menggunakan metode triagulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan higiene dan sanitasi pada sarana dan prasarana, sumberdaya manusia dan proses pengolahan makanan pada penyelenggaran makanan di Instalasi Gizi RSUD Nene Mallomo belum sepenuhnya memenuhi syarat kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Diharapkan pihak RSUD Nene Mallomo untuk merencanakan dan menganggarkan pengadaan cerobong asap yang dilengkapi sungkup, pengadaan tempat mencuci tangan , melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi petugas, serta pengadaan troly yang dilengkapi dengan pengatur suhu.
Factors influencing microplastic contamination in bottled drinking water in Indonesia: a systematic review Amir, Rahmi
BKM Public Health and Community Medicine Vol 39 No 10 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v39i10.7980

Abstract

Purpose: This study aimed to determine the content of microplastics in Indonesia, the factors that influence them, and their impact on the human body. Methods: This study uses a qualitative method with a systematic literature review approach by reviewing eight journals screened using the prism method according to the inclusion criteria with a database derived from Science Direct, PubMed, Google Scholar, and the Invivo application. Results: The results showed that the concentration of microplastics in bottled water was 7,043 - 8,339 particles/L with sizes ranging from small to large (10-5000 µm). The dominant form of microplastics was fibers and fragments, primarily white, with the dominant composition being polypropylene (PP), polyethylene (PE), and polyethylene terephthalate (PET) polymers. Factors affecting microplastics in bottled drinking water include water sources, production processes, exposure to sunlight, and repeated use of bottles. Microplastics can cause hormonal imbalances, heart disease, infertility risk, digestive disorders, and growth inhibition. Ways to reduce MP particles in AMDK include traditional filtering of raw water, electrocoagulation, magnetic extraction, and membrane separation. Conclusion: This systematic literature review found that bottled drinking water in Indonesia contains 7,043 - 8,339 microplastic particles/L, primarily composed of PP, PE, and PET polymers. Factors influencing contamination include untreated waste disposal, high pollution levels, production processes, sunlight exposure, and repeated bottle use. These microplastics pose significant health risks, making it crucial to address these factors to reduce contamination and protect public health.
Best Practice Pendampingan Siswa Menengah Kejuruan dalam Edukasi Ekonomi Cirkular melalui Kiprah Cerdas Iklim (Smart Iklim) dalam Produksi Eco-Enzyme dan Produk Kreatifitas Berbahan Limbah Amir, Rahmi; Sampara, Nirwana; Haslinda, Haslinda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15610

Abstract

ABSTRAK Sampah merupakan isu yang belum terselesaikan hingga saat ini. Terlebih lagi bahwa timbulan sampah biasanya bersumber pada rumah tangga. Permasalahan sampah juga dialami di Kota Parepare yang memiliki catatan 36% sampahnya berasal dari sampah pangan. Salah satu desa yang masih juga memiliki permasalahan mengenai sampah. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan pembuatan eco-enzyme dalam memanfaatkan sampah organik bagi siswa SMK 3 kejuruan. Pemilihan siswa menjadi peserta kegiatan pengabdian dikarenakan mereka adalah sumber daya manusia juga harus dioptimalkan dalam pengelolaan sampah. Selain itu siswa merupakan kunci konsumen dan juga menjadi penyedia bahan pangan di rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini diawalai dengan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan peserta kegiatan yaitu SMK 3 Kota Parepare sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi terlebih dahulu mengenai apa saja yang harus diketahui tentang eco-enzyme. Sosialisasi menggunakan penyuluhan dan diselingi dengan diskusi maupun tanya jawab. Kegiatan pengabdian kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pembuatan eco-enzyme. Kata Kunci: Eco-enzyme, Sampah, Rumah Tangga  ABSTRACT Garbage is an issue that has not been resolved until now. Moreover, the generation of waste usually comes from households. Waste problems are also experienced in Parepare Municipality, which has a record of 36% of its waste coming from food waste. One of the villages still has problems regarding waste. The aim of this service is to provide education and assistance in making eco-enzymes in utilizing organic waste for Vocational School 3 students. The selection of students to become participants in service activities is because they are human resources and must also be optimized in waste management. Apart from that, students are key consumers and also providers of food in the household. The method used in this service begins with socialization then continues with practical activities. Based on the service activities that have been carried out, the activity participants, namely SMK 3 Kota Parepare, are very enthusiastic about participating in this service activity. This activity is carried out with a first socialization stage regarding what you need to know about eco-enzymes. Socialization uses counseling and is interspersed with discussions and questions and answers. The service activities were then continued with training and assistance in making eco-enzymes. Keywords: Eco-enzyme, Waste, Household
Pemberdayaan Anak Disabilitas melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Eco-Enzyme di SLB Negeri 1 Parepare Amir, Rahmi; Samparan, Nirwana; Meidina, Tatiana; Bastiana, Bastiana; Amri, Amri; Syarief, Faisal; Hendri, Hendri; Aminah, Aminah; Yusriana, Yusriana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.18685

Abstract

ABSTRAK Masalah sampah menjadi tantangan utama saat ini dengan volume global yang terus meningkat seiring pertambahan penduduk, dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat semakin mengkhawatirkan. Eco-enzymemuncul sebagai solusi inovatif dalam mengelola sampah organik, memanfaatkannya menjadi produk yang berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai demam berdarah dengue (DBD) dan pengelolaan limbah menjadi eco-enzyme terhadap pengetahuan dan sikap anak disabilitas di SLB Negeri 1 Parepare.. Jenis penelitian adalah Quasi Eksprimen dengan rancangan One-group Pretes dan Posttes design, sampel penelitian yaitu siswa  di SLB Negeri 1 Parepare sebanyak 36 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Edukasi diberikan dalam bentuk Power Point setelah 1 pekan diberikan posttes. Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi yaitu 3,72 dan setelah perlakuan meningkat menjadi 8,00. Dan rata-rata nilai sikap sebelum intervensi sebesar 20,56 setelah dilakukan intervensi meningkat sebesar 34,97. Analisis data dengan menggunakan uji paired T tes. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh edukasi pengelolaan sampah menjadi eco-enzyme terhadap pengetahuan (p=0,000), dan sikap (p=0,000) anak disabilitas . Disarankan bagi siswa dapat bersinergi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dengan melakukan pengelolaan sampah, bagi sekolah diharapkan integrasi materi tentang pengelolaan sampah kedalam kurikulum sekolah.  Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Eco-Enzyme,  Anak Disabilitas, Edukasi Lingkungan
Pestisida Dan Faktor Risiko Stunting (Kajian Literatur) Azizah Amalia, Nur; Usman; Dwi Putri Rusman, Ayu; Amir, Rahmi; Haniarti, Haniarti
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulo.v23i2.122

Abstract

The prevalence rate of stunting worldwide in 2020 reached 22% or 149.2 million people. Data from the Indonesian Nutrition Status Study (SSGI) conducted by the Ministry of Health (MoH) reported that in 2021, the prevalence of stunting cases in Indonesia was 24.4%. The purpose of this study is to examine the relationship between pesticide use and the risk of stunting. Using the Literature Review method, various previous studies were analysed that discussed pesticides related to stunting risk factors. Searches were conducted on several databases, namely, Google Scholar, Scopus, Pubmed, and Science Direct. Then the selection was carried out using the PRISMA flow. Based on the results of sorting journal articles, 10 research journal articles were found which were then analysed based on the topic of the study, namely pesticides and stunting. Because pesticides contain Thyroid Disrupting Chemical which can interfere with thyroid hormones, especially in mothers with productive age. Then supported by various other factors that affect stunting caused by pesticide exposure. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between pesticides and risk factors for stunting.