Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Perkemahan Kepramukaan sebagai Strategi Internalisasi Kedisiplinan dan Pembentukan Karakter Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang Julhidayat Muhsam
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Flobamorata Mengabdi
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v2i2.1377

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan: 1) untuk meningkatkan kedisiplinan pada mahasiwa; 2) untuk menanamkan Pendidikan karakter pada mahasiswa. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan membuat program pendampingan perkemahan pramuka. Subjek pengabdian adalah mahasiswa semester IV Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang. Pelaksanaan kegiatan melalui beberapa tahapan yaitu analisis situasi; studi literatur; survei; perencanaan kegiatan; pelaksanaan kegitan; dan pembuatan laporan kegiatan. Hasil penelitian Program pembelajaran kepramukaan dapat mengembangkan kedisiplinan dan penanaman nilai karakter lainnya pada mahasiswa dengan cukup optimal. Perkembangan kedisiplinan tersebut berdampak pada keseharian mahasiswa baik dalam sekolah rumah maupun di lingkungan Masyarakat.
Program Kampus Berdampak: Kolaborasi Kampus Dan Sekolah Dalam Peningkatan Literasi, Numerasi, Dan Keterampilan Siswa Melalui Ekstrakurikuler Pramuka Oleh Mahasiswa PGSD Maria C. Sanbein; Maria K. Seran; Stefania M. Luya; Maria O. Fahik; Yolenta A. Bria; Evaritha F. Amfotis; Ummu Fajariyah Akbari; Dian Meilani; Nurlailah; Felitciani Dwi Junitha Sanga Tolan; Julhidayat Muhsam
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2280

Abstract

Program Kampus Berdampak merupakan bagian dari implementasi KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Kupang tahun 2024 yang dilaksanakan di UPTD SD Negeri Tuak Daun Merah. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan literasi dasar pada siswa kelas rendah, mengembangkan keterampilan melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada siswa kelas tinggi, serta menciptakan sinergi kegiatan berdampingan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kreatif sekolah. Pelaksanaan program berlangsung selama 75 hari, dengan fokus utama pada kegiatan literasi dan numerasi untuk kelas rendah serta penguatan karakter dan keterampilan melalui Pramuka bagi kelas tinggi.Kolaborasi antara kampus dan sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan program, terlihat dari tingginya partisipasi guru dan antusiasme siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mahasiswa PGSD sebagai pelaksana program juga berperan aktif dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif sesuai kebutuhan siswa. Meskipun demikian, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya partisipasi aktif dari sebagian siswa dan keterbatasan pengalaman mahasiswa dalam mengelola dinamika kelas. Namun secara umum, program ini memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan potensi siswa dan memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Muhsam, Julhidayat; Muh, Abdul Syahril
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pti.v3i01.713

Abstract

The purpose of this study is to improve the learning outcomes of fourth grade students of SDI Siumolo, Kupang Regency by applying the PBL learning model. The type of research used in this research is Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were fourth grade students, with a total of 20 students consisting of 13 male students and 7 female students. The research was carried out in a cycle starting from cycle one to completion with the planning stage, implementation stage, observation stage, and reflection stage. Data collection techniques used in this study were observation and learning outcomes tests. From the results of the first cycle the average score was 67.75, with a completeness percentage of 55%, the results of observing student activities were 73.33 (enough) and the results of observing teacher activities were 76.78 (enough). After the second cycle obtained an average value of 81.75 with a percentage of completeness that is 90%, the results of observing student activities are 85.10 (Good) and the results of observing teacher activities are 96.42 (Good). Thus, student learning outcomes and the results of the analysis of observational observation sheets increase towards a better direction with the application of PBL learning models compared to using the lecture method.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Digital Bagi Guru SD di Era Merdeka Belajar Julhidayat Muhsam; Nurlailah Nurlailah; Suryadin Hasyda; Fenny Tanalinal Khasna; Nuriyah Nuriyah; Kenedi Kenedi
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v4i1.3332

Abstract

Abstrak: Kebijakan Merdeka Belajar mendorong transformasi proses pembelajaran yang tidak lagi terbatas pada ruang kelas konvensional. Namun demikian, sebagian besar guru sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan kompetensi dalam mengembangkan media dan bahan ajar berbasis digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran elektronik serta bahan ajar digital yang sesuai dengan kebutuhan kurikulum. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan terstruktur, pendampingan teknis, dan evaluasi produk. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 30 guru dari lima sekolah dasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor kompetensi peserta dari 52,3 menjadi 81,7 (peningkatan 56,2%), serta 87% peserta berhasil menghasilkan produk media pembelajaran elektronik yang layak digunakan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik secara langsung efektif meningkatkan kapasitas guru dalam menyiapkan sumber belajar digital yang relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Abstract: The Merdeka Belajar policy promotes a transformation in learning processes that extend beyond conventional classrooms. However, the majority of elementary school teachers still face limitations in digital competence, particularly in developing technology-based instructional media and teaching materials. This Community Service activity aimed to improve the competence of elementary school teachers in designing and developing electronic learning media and digital teaching materials in accordance with curriculum requirements. The methods applied included structured training, technical mentoring, and product evaluation. The training was conducted over three days involving 30 teachers from five elementary schools. Evaluation results showed an average increase in participants' competency scores from 52.3 to 81.7 (a 56.2% improvement), and 87% of participants successfully produced electronic learning media products ready for classroom use. This activity demonstrates that practice-based training is effective in building teachers' capacity to prepare digital learning resources relevant to the demands of 21st-century education.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS melalui Penerapan Model Problem Based Learning Bermuatan Kearifan Lokal (Oe Puah) pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Marni Y. Halla; Priscilla Seran; Yuliani Luruk; Julhidayat Muhsam
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) bermuatan kearifan lokal (Oe Puah) pada siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 1 Kupang. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian 28 siswa. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes kemampuan berpikir kritis, dan tes hasil belajar IPAS. Kearifan lokal Timor (Oe Puah) yang diintegrasikan meliputi sistem pertanian tradisional To'os dan praktik pengelolaan air Oe Puah sebagai konteks masalah autentik dalam setiap tahapan PBL. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis meningkat dari 28,6% (pra-siklus) menjadi 57,1% (Siklus I) dan 78,6% (Siklus II), sedangkan ketuntasan klasikal hasil belajar IPAS meningkat dari 35,7% menjadi 60,7% dan 82,1%. Nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat dari 55,4 menjadi 79,3, dan nilai rata-rata hasil belajar IPAS meningkat dari 58,2 menjadi 81,6. Disimpulkan bahwa model PBL bermuatan kearifan lokal efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS siswa Kelas IV Sekolah Dasar serta relevan dengan semangat implementasi Kurikulum Merdeka.