Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Keluarga Tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta Ega Putri Novalia; Intan Mutiara Putri; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.266

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang paling sering terjadi pada remaja putri, terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan, serta faktor-faktor seperti menstruasi, kurangnya asupan makanan bergizi, dan rendahnya penyerapan zat besi. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, prevalensi anemia pada remaja putri meningkat signifikan, terutama di Kabupaten Sleman.Salah satu upaya pemerintah adalah pemberian tablet tambah darah .Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dapat dimaksimalkan melalui dukungan keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah sebanyak 51 siswi dengan pengambilan sample secara teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan Hb menggunakan easy touch GCHb, kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil menunjukkan nilai p- value = 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri. Harapan selanjutnya bagi remaja lebih sadar pentingnya konsumsi TTD secara teratur dan terbuka kepada keluarga tentang kondisi kesehatannya untuk mencegah anemia.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Tentang SADARI Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul Pinkan Dyah Wardani; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.294

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu angka kejadian kanker payudara yang masih tinggi sehingga perlu dilakukan deteksi dini dimulai dari remaja melalui SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 123 responden remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum penyuluhan kemudian 3 hari berikutnya dilakukan posttest penyuluhan menggunakan video animasi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, sedangkan setelah intervensi sebanyak 55% responden memiliki pengetahuan baik, 39% cukup, dan hanya 6% masih kurang. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan II Bantul Uswatun Hasanah; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.295

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan bayi di indonesia dan berdampak signifikan terhadap kesehatan, seperti peningkatan resiko perdarahan, kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), hingga kematian ibu dan bayi. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu di Puskesmas Kasihan II Bantul, yang berjumlah sebanyak 296 ibu hamil. Sampel penelitian ini 55 orang ibu hamil diambil secara Accidental Sempling yang datang memeriksa kehamilannya pada saat dilakukan penelitian. Didapatkan 23  ibu hamil yang mengalami anemia dan 32 ibu hamil yang tidak mengalami anemia. terdapat 23. Data primer dikumpulka menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari penelitian Mita Rojulani Harapan (2022) dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan status anemia ibu hamil. Data skunder tentang kejadian anemia di ambil dari buku KIA. Rentang waktu pengambilan data dimulai pada tanggal 31 Mei s/d 18 Juni 2025. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ibu hamil yang memiliki tingkat pengetahuan rendah cenderung memiliki risiko anemia yang lebih tinggi dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil berperan penting dalam pencegahan anemia selama kehamilan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Sikap Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II Katrin Septia Rini; Esitra Herfanda; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.306

Abstract

ASI Eksklusif merupakan pemberian ASI dari lahir sampai umur 6 bulan tanpa makanan tambahan sehingga merangsang produksi untuk mencukupi kebutuhan bayi serta bisa terhindar dari penyakit. Menurut Dinkes Bantul cakupan ASI Eksklusif Di Puskesmas Sewon II sebesar 65,7%. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II, serta menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemberian ASI eksklusif dengan metode accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mempunyai pengetahuan baik (89,4%) dan pengetahuan cukup (10,6%). Adapun ibu hamil yang mempunyai sikap mendukung (85,1%) dan sikap tidak mendukung (14,9%). Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square dengan hasil analisis menunjukkan pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II.
Hubungan Pola Makan Dengan Tingkat Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Padukuhan Tejokusuman Kota Yogyakarta Debi Anggi Sagita; Evi Wahyuntari; Siti Arifah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.640

Abstract

Pola makan yang tidak seimbang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan lansia, termasuk risiko hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan tingkat kejadian hipertensi pada lansia di Posyandu Ngudi Waras Padukuhan Tejokusuman Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik total sampling, melibatkan 50 lansia sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk menilai pola makan dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,0% lansia memiliki pola makan buruk dan 44,0% memiliki pola makan baik, sedangkan 48,0% lansia mengalami hipertensi dan 52,0% tidak. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan hipertensi (p = 0,00; OR = 0,098; CI 95% = 0,026–0,365), yang menandakan bahwa lansia dengan pola makan baik memiliki risiko lebih rendah mengalami hipertensi. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pola makan sehat pada lansia serta peran posyandu dalam memberikan edukasi gizi dan pemantauan kesehatan.
Hubungan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Bantul Zahra Ainun Nabilla; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.708

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok rentan mengalami anemia, terutama akibat kekurangan zat besi. Menurut World Health Organization (WHO), prevalensi anemia pada remaja putri di dunia berkisar 40–88%, sedangkan di negara berkembang mencapai 53,7%. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul tahun 2024 menunjukkan angka kejadian anemia tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta berada di Kabupaten Bantul sebesar 54,8%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Bantul. Penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional ini melibatkan 81 responden dari 448 populasi pada Januari 2026. Data primer diperoleh melalui pengukuran kadar hemoglobin (Hb) menggunakan Easy Touch GCHb serta kuesioner kepatuhan konsumsi tablet Fe. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test. Hasil menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri, di mana remaja putri dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe kategori cukup patuh lebih banyak mengalami anemia (37%) dibandingkan dengan kategori patuh (2,5%). Disarankan edukasi kesehatan mengenai konsumsi tablet Fe saat menstruasi melalui tenaga kesehatan maupun media edukasi untuk meningkatkan pemahaman remaja putri dalam pencegahan anemia.
Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Trimester I Dengan Kejadian Anemia Di Puskesmas Turi Sleman Yogyakarta Diwa Enda Oktaviani; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.862

Abstract

Anemia sering terjadi pada ibu hamil trimester pertama dan berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Status gizi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin sehingga berpengaruh terhadap kejadian anemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi ibu hamil trimester I dengan anemia di Puskesmas Turi Sleman Yogyakarta tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional pada 45 ibu hamil trimester I. Data diperoleh melalui pengukuran LILA dan kadar hemoglobin dari buku KIA, dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan p-value 0,003 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan status gizi ibu hamil trimester I dengan anemia.
Determinan Hasil Pemeriksaan HPV DNA pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Kasihan II Heni Indriani; Evi Wahyuntari
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.7467

Abstract

Cervical cancer ranks among the most common cancers and is a primary contributor to female mortality worldwide, especially in countries with lower and middle-income economies, such as Indonesia. A lasting infection with human papillomavirus (HPV), especially the cancer-causing types HPV-16 and HPV-18, significantly increases the risk of developing cervical cancer. A positive HPV DNA test result indicates a high risk of cervical cell transformation into precancerous lesions and invasive cancer, making HPV DNA testing an important indicator for assessing cervical cancer risk. Therefore, HPV DNA detection serves as a key indicator for identifying the risk of developing cervical cancer. This study aims to describe the determinants of HPV DNA test results among women of reproductive age at Puskesmas (Community Health Center) Kasihan II, Bantul Regency. This study employed a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 48 women of reproductive age who underwent HPV DNA testing and were selected using a purposive sampling technique. Secondary data were obtained from medical records and included age at first marriage, smoking habits, number of sexual partners, family history of cervical cancer, parity, and use of hormonal contraception. Data were analyzed using frequency distributions. The results showed that the majority of respondents were HPV-negative across variables such as age at first marriage, smoking habits, number of sexual partners, family history, parity, and hormonal contraception use. However, both negative and positive results require careful attention through strengthened routine screening and reproductive health education as preventive measures against cervical cancer in primary healthcare settings.
Strategies for Child Marriage Prevention in Indonesia: A Case Study Enny Fitriahadi; Thuy Hong Nguyen; Endang Koni Suryaningsih; Evi Wahyuntari; Yekti Satriyandari
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i3.13732

Abstract

Early marriage is a complex social problem, with many girls marrying before the age of 18. In Indonesia, child marriage data in 2021 increased by 30%. This figure indicates that early marriage remains a significant challenge in Indonesia, in terms of education and health. This study aims to explore perceptions about child marriage and provide insight into the dynamics of decision-making around child marriage in Dlingo and Dukun, Indonesia. Qualitative research methods were used to ensure an in-depth understanding of the reasons and processes behind child marriage. Data were collected through 12 focus group discussions (FGD), 20 in-depth interviews (IDI), and 6 semi-structured key interviews (KII) informants. The instrument used a semi-structured guideline, using individual interview techniques. Data analysis used Nvivo version 12. This study concluded that families use child marriage as a protection strategy in response to economic insecurity. In addition, this program is also used as a means to protect young women from sexual exploitation and prevent consensual sex before marriage. Early marriage is associated with the vulnerability of pregnancy complications, while the recommendation is to provide comprehensive education to adolescents about reproductive health and the dangers of early marriage.
Co-Authors 5Indah Gita Cahyani Agung Nugroho Anisa, Diah Nur Anjarwati Anjarwati Anjarwati Anjarwati, Anjarwati Asmiyanti Barham Borealis, Hagia Faradhita Cahya Subrata, Arsyad Debi Anggi Sagita Dian Retnaningdiah, Dian Diwa Enda Oktaviani Ega Putri Novalia Eka Pratiwi, Maulita Listian Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Esitra Herfanda Faurina Risca Fauzia Faurina Rizca Fauzia Fauzi, Arfi Ikhsan Fauzia, Faurina Fauzia, Faurina Risc Fauzia, Faurina Rizca Fauzia, Faurina Rizca Fitria, Rohmah Ida Fitriahadi, Enny Fristyaningrum Hidayah G. Gunawan Heni Indriani Herlin Fitriana Kurnia Herlin Fitriani Kurnia Herlin Fitriani Kurniawati Hidaya, Pratika Wahyu Ika Puspitasari Ika Puspitasari Indahsari, Sulistyaning Nur Intan Mutiara Putri Ismarwati Ismarwati Ismarwati Rendra Widyatama I.M. Sunarsih Sutaryo Jannah, Ghina Raudataul Al Katrin Septia Rini Lailiah, Aulia Nur Luluk Rosida M, Debby Sannya Indah Putry Mamnuah, Mamnuah Mochammad Hakimi Mochammad Hakimi, Mochammad Monika I, Yovy Mesa Nurul Soimah, Nurul Oktavianus Wahyu P, Oktavianus Wahyu Paramitha Amelia Kusumawardani Pinkan Dyah Wardani Pratika Wahyu Hidaya Ramadanti, Rania Ratu Zilan Fitri Sari, Armenia Diah Septiana, Cesa Setiyani, Ratna Yunita Shafriani, Nazula Rahma Sholaikha Sulistyoningtyas Silvi Lailatul Mufida Siti Arifah Siti Istiyati Sri Wahtini Sri Wahtini Subardjo, Ratna Yunita Setiyani Syawitri, Namila Ajeng Thuy Hong Nguyen Tri Hapsari Listyaningrum Uswatun Hasanah Wahtini, Sri Wahyu, Oktavianus Wahyuhidaya, Pratika Wiranti, Shilva Dwi Yekti Satriyandari Yeyen Puspita Sari Yuni Purwati Zahra Ainun Nabilla