Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Asmiyanti Barham; Evi Wahyuntari; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.164

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan paling umum dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2023 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 412 kasus. Jumlah kematian Ibu di DIY tahun 2021 mencapai 131 kasus dengan penyumbang terbanyak adalah kabupaten Sleman (45 kasus), yang salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dalam kehamilan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 ibu hamil. Hasil analisa uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value <0,05 yaitu usia (0,000), paritas (0,014), riwayat hipertensi keluarga (0,003), dan riwayat hipertensi ibu (0,000).
Hubungan Mean Arterial Pressure Dengan Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta Yeyen Puspita Sari; Evi Wahyuntari; Sholaikha Sulistyoningtyas
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.171

Abstract

Latar Belakang: Mean Arterial Pressure (MAP) adalah rata-rata nilai tekanan arterial dinilai dari pengukuran diastol dan sistol, kemudian ditentukan nilai rata-rata atreri. MAP dikatakan positif jika hasil > 90 mmHg, dan negatif jika hasilnya <90 mmHg. Preeklampsia adalah hipertensi yang terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥20 minggu atau setelah persalinan di tandai dengan meningkatnya tekanan darah menjadi ≥140/90 mmHg. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara MAP dan kejadian preeklamsi di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu hamil. Hasil: Hasil analisis statistik menggunakan Chi-square menunjukkan p-value 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Mean Arterial Pressure dan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Ibu yang mengalami preeklamsi memiliki risiko 15.167 kali lebih besar mengalami Preeklamsi dibandingkan dengan MAP normal, dengan koefisien korelasi 0,000 yang menunjukkan keeratan hubungan. Kesimpulan: Terdapat  hubungan antara Mean Arterial Pressure dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil, di mana ibu yang mengalami preeklamsi lebih berisiko melahirkan.
Hubungan Dukungan Keluarga Tentang Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta Ega Putri Novalia; Intan Mutiara Putri; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.266

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang paling sering terjadi pada remaja putri, terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan, serta faktor-faktor seperti menstruasi, kurangnya asupan makanan bergizi, dan rendahnya penyerapan zat besi. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, prevalensi anemia pada remaja putri meningkat signifikan, terutama di Kabupaten Sleman.Salah satu upaya pemerintah adalah pemberian tablet tambah darah .Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dapat dimaksimalkan melalui dukungan keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah sebanyak 51 siswi dengan pengambilan sample secara teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan Hb menggunakan easy touch GCHb, kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil menunjukkan nilai p- value = 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian anemia pada remaja putri. Harapan selanjutnya bagi remaja lebih sadar pentingnya konsumsi TTD secara teratur dan terbuka kepada keluarga tentang kondisi kesehatannya untuk mencegah anemia.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Tentang SADARI Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul Pinkan Dyah Wardani; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.294

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu angka kejadian kanker payudara yang masih tinggi sehingga perlu dilakukan deteksi dini dimulai dari remaja melalui SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 123 responden remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum penyuluhan kemudian 3 hari berikutnya dilakukan posttest penyuluhan menggunakan video animasi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, sedangkan setelah intervensi sebanyak 55% responden memiliki pengetahuan baik, 39% cukup, dan hanya 6% masih kurang. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan II Bantul Uswatun Hasanah; Nurul Soimah; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.295

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan bayi di indonesia dan berdampak signifikan terhadap kesehatan, seperti peningkatan resiko perdarahan, kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), hingga kematian ibu dan bayi. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu di Puskesmas Kasihan II Bantul, yang berjumlah sebanyak 296 ibu hamil. Sampel penelitian ini 55 orang ibu hamil diambil secara Accidental Sempling yang datang memeriksa kehamilannya pada saat dilakukan penelitian. Didapatkan 23  ibu hamil yang mengalami anemia dan 32 ibu hamil yang tidak mengalami anemia. terdapat 23. Data primer dikumpulka menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari penelitian Mita Rojulani Harapan (2022) dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan status anemia ibu hamil. Data skunder tentang kejadian anemia di ambil dari buku KIA. Rentang waktu pengambilan data dimulai pada tanggal 31 Mei s/d 18 Juni 2025. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ibu hamil yang memiliki tingkat pengetahuan rendah cenderung memiliki risiko anemia yang lebih tinggi dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil berperan penting dalam pencegahan anemia selama kehamilan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Sikap Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II Katrin Septia Rini; Esitra Herfanda; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.306

Abstract

ASI Eksklusif merupakan pemberian ASI dari lahir sampai umur 6 bulan tanpa makanan tambahan sehingga merangsang produksi untuk mencukupi kebutuhan bayi serta bisa terhindar dari penyakit. Menurut Dinkes Bantul cakupan ASI Eksklusif Di Puskesmas Sewon II sebesar 65,7%. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II, serta menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemberian ASI eksklusif dengan metode accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mempunyai pengetahuan baik (89,4%) dan pengetahuan cukup (10,6%). Adapun ibu hamil yang mempunyai sikap mendukung (85,1%) dan sikap tidak mendukung (14,9%). Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square dengan hasil analisis menunjukkan pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II.
Co-Authors 5Indah Gita Cahyani Agung Nugroho Anisa, Diah Nur Anjarwati Anjarwati Anjarwati Anjarwati, Anjarwati Asmiyanti Barham Borealis, Hagia Faradhita Cahya Subrata, Arsyad Cetrin, Sabilla Ratu Dian Retnaningdiah, Dian Dwi Ernawati Ega Putri Novalia Eka Pratiwi, Maulita Listian Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Esitra Herfanda Faurina Risca Fauzia Faurina Rizca Fauzia Fauzi, Arfi Ikhsan Fauzia, Faurina Fauzia, Faurina Risc Fauzia, Faurina Rizca Fauzia, Faurina Rizca Fitria, Rohmah Ida Fitriahadi, Enny Fristyaningrum Hidayah Herlin Fitriana Kurnia Herlin Fitriani Kurnia Herlin Fitriani Kurniawati Hidaya, Pratika Wahyu Ika Puspitasari Ika Puspitasari Indahsari, Sulistyaning Nur Intan Mutiara Putri Ismarwati Ismarwati Ismarwati Rendra Widyatama I.M. Sunarsih Sutaryo Jannah, Ghina Raudataul Al Katrin Septia Rini Lailiah, Aulia Nur Luluk Rosida M, Debby Sannya Indah Putry Mamnuah, Mamnuah Mochammad Hakimi Mochammad Hakimi, Mochammad Monika I, Yovy Mesa Nguyen, Thuy Hong Nurul Soimah, Nurul Oktavianus Wahyu P, Oktavianus Wahyu Paramitha Amelia Kusumawardani Pinkan Dyah Wardani Pratika Wahyu Hidaya Ramadanti, Rania Ratu Zilan Fitri Sari, Armenia Diah Septiana, Cesa Setiyani, Ratna Yunita Shafriani, Nazula Rahma Sholaikha Sulistyoningtyas Silvi Lailatul Mufida Siti Istiyati Sri Wahtini Sri Wahtini Subardjo, Ratna Yunita Setiyani Syawitri, Namila Ajeng Tri Hapsari Listyaningrum Uswatun Hasanah Wahtini, Sri Wahyu, Oktavianus Wahyuhidaya, Pratika Wiranti, Shilva Dwi Yekti Satriyandari Yeyen Puspita Sari Yuni Purwati Zula, Nuli Nuryanti