Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Transportasi

PENGEMBANGAN MATERIAL RINGAN SERAT GELAS PADA INDUSTRI KERETA API Oki Kurniawan; Willy Artha Wirawan; Akbar Zulkarnain
Jurnal Transportasi Vol. 19 No. 3 (2019)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.429 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v19i3.3671.187-194

Abstract

Abstract The use of composite materials has been developed in the railroad transportation industry sector in Indonesia. For example, PT INKA has used composite materials with fiber glass reinforcement. The purpose of this study is to determine the characteristics of tensile strength and bending strength of the composite material so that it can be proposed to be further developed and utilized by the manufacturing industry, especially the railroad industry. In this study, 4 types of matrix variations were examined, namely epoxy, repoxy, polyester, and bhispenol using fiber glass reinforcement. Tensile strength and bending strength tests were performed in accordance with the ASTM D-638 and the ASTM D-790 standards, respectively. The results of this study indicate that the variation of the matrix is very influential on the tensile strength and bending strength of composite materials. Keywords: composite material, glass fiber, tensile strength, bending strength  Abstrak Penggunaan material komposit mulai banyak dikembangkan di sektor industri trasportasi kereta api di Indone-sia. Sebagai contoh, PT INKA sudah menggunakan material komposit dengan penguat serat gelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kekuatan tarik dan kekuatan bending material komposit agar dapat diusulkan untuk lebih dikembangkan dan dimanfaatkan oleh industri manufaktur, khususnya industri kereta api. Pada penelitian ini digunakan 4 jenis variasi matriks, yaitu epoxy, repoxy, polyester, dan bhispenol dengan menggunakan penguat serat gelas. Pengujian kekuatan tarik menggunakan standar ASTM D-638 dan pengujian bending menggunakan standar ASTM D-790. Hasil studi ini menunjukkan bahwa variasi matriks sangat berpengaruh pada kekuatan tarik maupun kekuatan bending material komposit. Kata-kata kunci: material komposit, serat gelas, kekuatan tarik, kekuatan bending
RANCANG BANGUN WHEELCHAIR LIFT ALAT BANTU PENYANDANG DISABILITAS MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK Ekananta, Krisna Pramudya; Pambudi, Ardhenta Sigit; Wirawan, Willy Artha; Damayanti, Ajeng Tyas
Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v23i2.7357.83 - 92

Abstract

Public service is an activity conducted to fulfill service needs in accordance with applicable regulations. Public services are intended for every user of the available service. The enhancement of public services is directed towards individuals with disabilities. A wheelchair lift is an assistive device used to facilitate individuals with disabilities who use wheelchairs to board and disembark from trains at low or moderate platforms. This device operates by lifting wheelchair users with disabilities without requiring manual assistance from human personnel. The design and construction of this device are developed by considering both mechanical and electrical aspects, ensuring it can be operated easily, reliably, efficiently, and capable of lifting a load of up to 117 kg. The utilization of this device can help reduce the risk of injuries for wheelchair-using individuals with disabilities when boarding and disembarking from trains. ABSTRAK Pelayanan publik merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pelayanan publik diperuntukan bagi setiap pengguna jasa pelayanan yang ada. Peningkatan pelayanan publik ditujukan untuk penyandang disabilitas. Wheelchair lift merupakan suatu alat bantu yang digunakan untuk memudahkan penyandang disabilitas pengguna kursi roda untuk naik turun kereta pada peron rendah maupun sedang. Alat ini bekerja dengan mengangkat penyandang disabilitas pengguna kursi roda tanpa harus diangkat manual oleh tenaga manusia. Rancang bangun alat ini dibuat dengan mempertimbangkan desain secara mekanikal maupun elektrikal sehingga dapat dioperasikan secara mudah, handal dan efisien serta mampu mengangkat beban 117 kg. Penggunaan alat ini dapat membantu mengurangi risiko cidera bagi penyandang disabilitas pengguna kursi roda pada saat naik turun kereta.