Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : MIMBAR INTEGRITAS

PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMASAN MINUMAN KUNYIT ASAM DI SEKOLAH LANSIA TANGGUH BAGES KELAS S2 CERIA JEMBER Untari, Wiwik Sri; Santi, Risan Nur; Mayangsari, Andina
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6750

Abstract

Program sekolah lansia adalah hasil kerjasama lembaga Indonesia Ramah Lansia (IRL) dan BKKBN. Sekolah Lansia merupakan upaya pemberian informasi, pelatihan dan permainan edukatif tentang kesehatan, keagamaan, sosial budaya dan sebagainya, sehingga lansia dapat hidup bahagia sejahtera. Salah satu sekolah lansia yaitu Sekolah Lansia Tangguh Bages Jember. Salah satu ketrampilan yang diprogramkan adalah pembuatan dan pengemasan minuman kunyit asam. Program ini bertujuan agar peserta sekolah lansia mampu meningkatkan kualitas hidup, produktifitas dan kemandirian lansia. Metode yang diterapkan yaitu sosialisasi, pelatihan dan praktek langsung. Capaian indikator pemahaman peserta sebelum dan setelah pemaparan menunjukakan peningkatan yang signifikan, Harapan ke depan peserta lansia dapat menciptakan pendapatan dari hasil pembuatan minuman kunyit asam.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN OMZET KELOMPOK USAHA LELE ARDAN DESA CURAH COTTOK SITUBONDO Mayangsari, Andina; Rachman, Riza; Joewono, Andrew; Tauhid, Gunawan Abdi; Ristianti, Alindi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7271

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya internet dan media sosial (Instagram dan TikTok), telah mengubah cara bisnis berinteraksi dengan konsumen, menjadikan pemasaran digital sebagai strategi krusial bagi UMKM. Kelompok budidaya ikan lele "ARDAN" di Desa Curah Cottok, Situbondo, menghadapi kendala serius dalam pemasaran, di mana mereka hanya mengandalkan penjualan konvensional kepada pengepul yang menghasilkan keuntungan yang sangat kecil (Rp1.331.000,- per panen). Mitra juga belum memiliki kemampuan dan akun untuk memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produk olahannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat (dosen UNARS dan UKWMS serta mahasiswa) melaksanakan program yang berfokus pada peningkatan value produk (lele asap siap saji) dan peningkatan volume penjualan melalui pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi mengenai penggunaan platform Instagram dan TikTok. Pelatihan dirancang secara aplikatif, membimbing peserta untuk membuat akun bisnis, memanfaatkan fitur toko, membuat konten yang menarik (termasuk Reels/TikTok Video), hingga cara membaca analitik akun. Kegiatan pelatihan yang diikuti Kelompok budidaya lele Ardan dan UMKM ini berhasil memberikan transformasi pola pikir dan keterampilan digital kepada mitra. Jika sebelumnya mitra hanya menjual secara tradisional, kini mereka memiliki wawasan bahwa media sosial adalah alat pemasaran yang potensial, serta telah berhasil memiliki akun bisnis di kedua platform. Hasil ini sejalan dengan program pemerintah desa untuk hilirisasi produk dan menaikkan kelas UMKM. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi konten dan kualitas visual, yang akan diatasi melalui pendampingan berkelanjutan oleh tim pengabdian untuk mencapai keberlanjutan (sustainable) usaha.
FERTICOW (INOVASI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH PADAT SAPI) PADA TANAMAN PADI KELOMPOK TANI MAKMUR JAYA DI DESA DUWET, KECAMATAN PANARUKAN, KABUPATEN SITUBONDO Mayangsari, Andina; Rahman, Moh. Syaoki; Shabel Firdaus, Ghandy Rifki
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7369

Abstract

Kegiatan pengabdian pemberdayaan ini dilaksanakan untuk mengenalkan dan mengimplementasikan inovasi pupuk organik Ferticow yang berbahan dasar limbah padat sapi pada budidaya padi Kelompok Tani Makmur Jaya di Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Latar belakang kegiatan adalah masih tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sehingga biaya produksi meningkat dan kualitas tanah menurun, sementara di sisi lain tersedia limbah kotoran sapi yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan dilaksanakan berkolaborasi dengan Rumah BUMN Situbondo melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk Ferticow, demonstrasi fermentasi selama 14 hari, hingga pengaplikasian di lahan padi pada tahap pra-tanam. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, diskusi, praktik langsung, dan dokumentasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memberikan respon positif karena bahan baku mudah diperoleh, biaya rendah, dan sesuai dengan prinsip pertanian ramah lingkungan. Pupuk Ferticow yang dihasilkan dari campuran kotoran sapi padat, serbuk kayu, EM4 dan air memiliki ciri matang yaitu tekstur gembur, hangat, tidak berbau, dan berwarna hitam kecoklatan. Aplikasi pada lahan padi dilakukan merata pada saat pengolahan tanah. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah ternak menjadi produk bernilai ekonomi, tetapi juga memperkuat peran Rumah BUMN sebagai fasilitator pemberdayaan petani dan adopsi pertanian berkelanjutan di tingkat desa. Dimasa depan Ferticow berpotensi dikembangkan sebagai produk pupuk organik lokal melalui skema pemasaran sederhana kepada kelompok tani dan UMKM pertanian.