Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN UNTUK WARGA MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS UNRIYO II MAGUWOHARJO Cornelia D.Y Nekada, Tia Amestiasih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.304 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.33

Abstract

Latar Belakang : Propinsi daerah istimewa Yogykarta, khususnya Kabupaten Sleman saat ini telah mengalami perubahan karakteristik daerah, dengan berkembangnya daerah tersebut, meningkatnya jumlah penduduk dan jumlah kendaraan. Salah satu bagian wilayah Sleman yang mengalamiperkembangan pesar yaitu Maguwoharjo. Daerah ini berkembang menjadi suatu kota baru dengan berdirinya beberapa kampus, stadion internasional dan lokasi hiburan. Lokasi yang dulunya sepi menjadi ramai dan terkadang timbul kemacetan, angka kecelakaanpun juga meningkat. Situasi ini diperberat dengan adanya beberapa warga masyarakat yang melintas di sekitar jalan raya Tajem,namun belum tertib berlalu lintas sebagai contoh menerobos lampu merah, berkendara dengan kecepatan tinggi, tidak memperhatikan marka jalan, maupun tidak menggunakan helm saat berkendara. Kondisi ini tentunya dapat memicu keadaan yang buruk apabila terjadi kecelakaan,seperti resiko cidera maupun kondisi yang membahayakan nyawa lainnya. Tujuan: Pengabdianmasyarakat ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan sederhana bagi warga masyarakat sekitar UNRIYO kampus II dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Metode: Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada seluruh warga masyarakat yang tinggal di sekitar kampus II UNRIYO. Pengabdi memberikan undangan kepada warga sekitar dan karyawan UNRIYO kampus II melalui kepala bagian umum. Target peserta adalah 30, namun yang hadir 28 orang.Hasil: Jumlah peserta yang hadir di penyuluhan adalah 28 orang yang terdiri dari satpam, cleaning services Kampus II UNRIYO dan warga yang tinggal di sekitar kampus II UNRIYO, seperti pedagang makan, guru TK dan tukang foto kopian. 100 % masyarakat undangan sangat antusias dalam mencoba mempraktekkan materi yang telah diberikan selama pelatihan. 100% warga yang diudang juga memperhatikan dan aktif bertanya saat kegiatan berlangsung. Kesimpulan: Hasilpengabdian masyarakat ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh berbagai pihak dalam skala yang besar dan waktu yang lebih lama khususnya untuk seluruh karyawan di kampus FIKES UNRIYO yang memiliki latar belakang sebagai instusi kesehatan.Kata Kunci: pertolongan, pertama, kecelakaan
Evaluation of Cytotoxic Activity of Combination Honey and Aloe Vera in NIH3T3 Fibroblast Cell Lines and Its Effect on Cell Viability Januar Rizqi; Tia Amestiasih
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 1 No 1 (2020): July-December 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alternative treatments can be used singly or in mixture to treat and prevent disease. Honey and Aloe vera are natural ingredients that have anti-microbial, anti-inflammatory, antioxidant properties that are used to treat wounds. Animal studies have shown that giving honey and Aloe vera can speed up wound healing time. This study aims to examine the cytotoxic effect of the combination of honey and Aloe vera on the NIH3T3 cell line and its impact on cell viability. This research is a pure experiment using the post-test only design with control group design. The cytotoxicity test was on NIH3T3 fibroblast cells using the MTT Assay method to determine the inhibitory concentration (IC50) value. Cell viability was calculated using the MTT Assay method. The combination is divided into 5 concentrations, combination 1 (2% honey and 500 μg/mL (0.005%) Aloe vera)), combination 2 (1.5% honey and 250μg/mL (0.0025%) Aloe vera)), combination 3 (1% honey and 125 μg/mL (0.00125%) Aloe vera)), combination 4 (Honey 0.5% and 50μg/mL (0.0005%) Aloe vera)), combination 5 (Honey 0.1 % and 0.5μg/mL (0.00005%) Aloe vera)). The combination of honey and Aloe vera showed inhibition below 13.87% with an IC50 value of 6.58%. Combination honey and Aloe vera on average was able to increase the viability of fibroblast cells above 86.13%. Combination 4 and 5 can increase cell viability 96.50% and 99.80%. The combination of honey and Aloe vera does not cause cytotoxic effects on NIH3T3 fibroblasts cell line and can increase the viability of fibroblasts.
Effect of Social Media Addiction on Anxiety and The Risk of Social Health Disaster in Adolescents Muflih Muflih; Tia Amestiasih
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 3, No 1 (2018): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.178 KB) | DOI: 10.24990/injec.v3i1.190

Abstract

Introduction: Adolescents who get social media addiction, dopamine discharges occur in their bodies that create anxious feelings that can cause problems in social behavior in schools, living quarters, and peer social environments, and even trigger criminal acts such as defamation, slander, kidnapping, and fraud. The purpose of this research was to analyze the relationship between social media addiction and anxiety and the risk of social health disasters in adolescents. Methods: This research method is quantitative analytic descriptive with a cross-sectional design. The population in this study were 385 students in one of the junior high schools in the Yogyakarta area of Indonesia. Data retrieval technique in this research uses Stratified Random Sampling technique. Data on social media addiction, anxiety and the risk of social health disaster were analyzed by Spearman Rank Test, a numerical correlation statistical test, with SPSS 21. Results: The results showed that the mean value of the age variable was 13.91, social media addiction was 60.38, anxiety was 14.46, and the risk of social health disaster was 67.97. The results of the statistical hypothesis test obtained that there was no significant relationship between social media addiction, anxiety, and social health disaster risk variables in adolescents. Conclusion: The conclusion of this research obtained that social media access can cause negative and positive impacts. Anxiety and the risk of social health disasters events are thought to be influenced by external factors.
THE EFFECTIVENESS OF CITRONELLA (Cymbopogon nadrus) AROMATHERAPY ON BLOOD PRESSURE IN THE ELDERLY IN KARET, PLERET, BANTUL Rizky Erwanto; Dwi Endah Kurniasih; Tia Amestiasih; Ametkabal Kriswento Luturmas
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v9i2.658

Abstract

The elderly have hypertension due to an increase in arterial pressure. Hypertension that is not treated properly can cause complications such as stroke, coronary heart disease, diabetes, kidney failure and blindness. One of the non-pharmacological treatments for hypertension in the elderly is citronella aromatherapy. Citronella (Cymbopogon nardus) contains monoterpene alcohol such as linalool and geraniol, which function as analgesics, calm and balance stimulation, and have a vasodilator effect. Treatment of hypertension in the elderly at the research site is still limited to administering drugs (pharmacological therapy). The provision of non-pharmacological therapy to treat hypertension has not been carried out at the research site This study aimed to determine the differences in the effectiveness of citronella aromatherapy on blood pressure in hypertensive older people in Karet, Pleret, Bantul. This study used a Quasy experimental pre-post without control group design method. In addition, the researcher used the bivariate Wilcoxon signed-rank test. The results obtained are p-value of 0.00, meaning there is a significant difference in the mean value before and after the citronella aromatherapy intervention was given. Therefore, it is hoped that this intervention can be used as a reference to reduce blood pressure in the elderly who have hypertension. Keywords: Citronella Aromatherapy; Blood Pressure; Elderly
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENANGANAN PERTAMA SISWA SYNCOPE DI SMAN 1 NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Panji Nugroho; Cornelia D.Y Nekada; tia amestiasih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i1.54

Abstract

Syncope adalah hilangnya kesadaran dan kontrol otot dalam  beberapa detik hingga beberapa menit yang menyebabkan seseorang jatuh pingsan. Kejadian syncope sering terjadi di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta kurang lebih sebanyak 6-8 orang dalam 1 bulan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan terhadap penanganan pertama siswa syncope di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan crossectional, jumlah sampel pada penelitian ini 64 responden dari 176 siswa, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling. Statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah somer. Data di ambil pada tanggal 28 Maret 2016 sampai 1 April 2016 di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan baik responden sebanyak 34 orang (53,1%) dan penanganan pertama baik responden sebanyak 38 orang (59,4%) nilai P-Value 0,679 (>0,1). Keterampilan dalam memberikan penanganan pertama siswa syncope tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan saja akan tetapi ada hal lain yang berkontribusi seperti motivasi dan interaksi. Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap penanganan pertama siswa syncope di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta.Kata Kunci :  SPGDT, Syncope, Pengetahuan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG OSTEOPOROSIS DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI MAKANAN BERKALSIUM DI PANTI WREDHA X YOGYAKARTA Yasinta Ema Soke, Mohamad Judha, Tia Amestiasih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i1.135

Abstract

Latar Belakang: Usia harapan hidup yang semakin meningkat berdampak pada peningkatan penyakit degeneratif pada lansia, salah satunya adalah osteoporosis. Osteoporosis yang dialami lansia dapat menimbukan masalah kesehatan seperti fraktur akibat menurunnya kekuatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang dan kondisi tersebut diperburuk oleh kurangnya asupan kalsium yang dikonsumsi oleh lansia. Hasil Studi Pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 27 Oktober 2014, dari 10 lansia didapatkan 8 lansia mengatakan tidak tahu dan tidak mengerti tentang apa itu osteoporosis dan sumber makanan apa saja yang mengandung kalsium.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 lansia di Panti Wredha X Yogyakarta. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian ini menggunakan analisis Somers'd..Hasil Penelitian : Mayoritas responden mempunyai pengetahuan dalam kategori baik yaitu sebanyak 26 responden (66,7%), dan sebagian besar mempunyai perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium yang baik yaitu sebanyak 24 responden (61,5%). Hasil uji didapatkan p value 0,036 kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi 0,325 yang berada pada koefisien 0,2 sd < 0,4.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium di Panti Wredha Hanna Surokarsan Yogyakarta dengan tingkat keeratan yang lemah. Kata Kunci: Osteoporosis, perilaku mengkonsumsi kalsium 1Mahasiswa S-1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta.2Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.3Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG DO NOT RESUSCITATION (DNR) DENGAN SIKAP MERAWAT PASIEN DI ICU RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Tia Amestiasih; Cornelia Dede Yoshima Nekada
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i2.109

Abstract

Do Not Resuscitation (DNR) merupakan suatu keputusan yang ditujukan pada pasien untuk dilakukan penghentian alat bantu hidup, penghindaran Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR), serta hanya mempertahankan kenyamanan. DNR masih menjadi dilema etik karena beberapa perawat merasakan simpati kepada pasien. RSUD Panembahan Senopati Bantul merupakan salah satu RS yang memiliki SOP DNR dan relatif baru diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang DNR dengan sikap perawat dalam merawat pasien DNR di Ruang ICU RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, responden pada peneltian ini berjumlah 20 orang yang merupakan seluruh perawat ICU, analisa data pada penelitian ini menggunakan uji somer’s. Data peneltian ini diambil pada tanggal 10-20 Oktober 2016. Berdasarkan hasil uji somer’s didapatkan hasil P value 0,679 (>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang DNR dengan sikap perawat dalam merawat pasien DNR di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Formulasi Dan Evaluasi Organoleptik Minyak Atsiri Jeruk Nipis Sebagai Sediaan Aromaterapi Rizqi, Januar; Amestiasih, Tia; Rahmadani, Irianti Fitri
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.634

Abstract

Latar belakang: Jeruk nipis secara ilmiah dikenal sebagai Citrus aurantifolia, telah diakui sebagai salah satu bahan yang potensial dalam aromaterapi berkat sifat terapeutiknya serta aroma segarnya yang khas. Minyak atsiri jeruk nipis dikenal karena komponen bioaktifnya seperti d-limonene yang memiliki sifat terapeutik dan aroma segar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi minyak atsiri jeruk nipis sebagai sediaan aromaterapi dengan fokus pada karakteristik organoleptik. Metode: Penelitian ini adalah experiment dengan rancangan penelitian post-test only without control group design. Dua formulasi minyak atsiri 5% dan 10% diuji dan dievaluasi menggunakan uji organoleptik terhadap aroma, warna, bentuk, rasa di kulit, serta pH. Hasil: menunjukkan bahwa formulasi dengan konsentrasi minyak atsiri lebih tinggi memiliki aroma yang lebih kuat dan disukai oleh mayoritas responden. Nilai pH berkisar antara 4 hingga 5, yang berada dalam batas aman untuk sediaan topikal. Sensasi dingin pada kulit disebabkan oleh kandungan menthol dalam setiap formulasi. Kesimpulan: Minyak atsiri jeruk nipis dengan konsentrasi 10% memberikan aroma yang lebih kuat, dengan pH 5 dan banyak disukai responden. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan produk aromaterapi yang efektif serta aman digunakan pada kulit. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi minyak atsiri jeruk nipis dapat meningkatkan daya tarik sensorik produk aromaterapi.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kesiapsiagaan Bencana pada Mahasiswa Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta Tia Amestiasih; Murdhiono, Wahyu Rochdiat; Herry Soetjipto, Sri Tanjung Saroyo
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.635

Abstract

Latar Belakang: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terjadi bencana alam, diakibatkan karena adanya gunung berapi aktif serta beberapa daerah berbatasan dengan laut. Mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), sebagai calon tenaga kesehatan yang menjadi role model di masyarakat serta bertanggungjawab mempersiapkan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi korban bencana, dituntut memiliki tingkat kesiapsiagaan bencana yang tinggi. Efikasi diri  merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana pada individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa kesehatan UNRIYO. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimental dengan desain cross sectional, tipe correlation research. Sampel berjumlah 305 mahasiswa fakultas ilmu kesehatan UNRIYO yang diambil melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data diambil melalui pembagian kuisioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil dalam penelitian ini sebagaian besar reponden memiliki tingkat efikasi diri tinggi 92,5% dan kesiapsiagaan bencana dalam kategori siap 96,1%. Hasil pembacaan Fisher’s exact didapat p value = 0,226 (p value > 0,005). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.
Hubungan Nafsu Makan dengan Status Gizi Balita Sitti Khadijah; Dheska Arthyka Palifiana; Tia Amestiasih; Stevany Stevy
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol. 6 No. 1 (2024): Membangun Ekosistem AI di Bidang Kesehatan, Ekonomi, dan Humaniora: Peluang dan
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita sebagai kelompok usia rentan terhadap masalah gizi, dikarenakan mengalami percepatanpertumbuhan dan perkembangan. Salah satu permasalahan gizi pada balita adalah gangguan nafsumakan. Nafsu makan balita yang berkurang dan berlangsung lama akan berpengaruh pada status gizi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nafsu makan dengan statu gizi balita. Desainpenelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah balita diDusun Jenengan Maguwoharjo sejumlah 29 balita. Teknik sampling yang digunakan adalahpurposive sampling. Status gizi balita ditentukan dengan parameter BB/U dan PB/U atau TB/U. Datadianalisis univariat (karakteristik dan status gizi balita) dan bivariat menggunakan uji Kendall tau.Hasil analisis data mayoritas jenis kelamin laki-laki (54,2%), umur kategori >36-48 bulan dan >48-60 bulan sama (29,2%), berat badan lahir normal (79,2%), pendidikan ayah menengah (66,7%) danpendidikan ibu juga menengah (58,3%). Berdasarkan indeks antropometri BB/U, balita memilikinafsu makan tidak baik dan status gizi kurang sejumlah 3 balita (12,5%), balita memiliki nafsu makanbaik dan status gizi lebih sejumlah 2 balita (8,33%). Nilai sig 0,314 > dari 0,05. Berdasarkan indeksantropometri PB/U atau TB/U, balita memiliki nafsu makan tidak baik dan pendek sejumlah 3 balita(12,5%), balita memiliki nafsu makan baik dan tinggi sejumlah 2 balita (8,33%). Nilai sig 0,016 <dari 0,05. Kesimpulannya tidak ada hubungan nafsu makan dengan status gizi balita berdasarkanindeks antropometri BB/U dan ada hubungan nafsu makan dengan status gizi balita berdasarkanindeks antropometri PB/U atau TB/U.