Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengetahuan Pengelolaan Manajemen Sapi Perah Bagi Peternak Milenial di Jawa Barat Christi, Raden Febrianto; Edianingsih, Primiani; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60511

Abstract

Usaha peternakan sapi perah apabila dikatakan berhasil karena pengetahuan dalam pengelolaan manajemen sapi perah. Semakin baik pengelolaanya maka akan semakin besar peluang untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan  tentang pengelolaan sapi perah yang baik bagi peternak milenial di Jawa Barat. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan September yang dihadiri oleh 100 peternak milenial yang berlokasi di Lembang Kabupaten Bandung Barat. Tahapan kegiatan program ini antara lain persiapan kegiatan (pre test), pematerian, monitoring dan evaluasi kegiatan (post test). Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan dengan materi pengelolaan sapi perah khususnya pengetahuan aspek reproduksi saat pre test menjawab pertanyaan benar 40% sedangkan setelah post test menjawab pertanyaan semua dengan benar 100%. Terjadi peningkatan dari sebelumnya 60%. Pengetahuan aspek pakan hasil pre test menjawab pertanyaan benar 46% sedangkan setelah post test menjawab pertanyaan semua dengan benar 100%. Terjadi peningkatan sebesar 54%. Kemudian hasil pre test pada bagian pengetahuan aspek pengelolaan atau sistem manajemen menghasilkan pertanyaan benar 48% sedangkan hasil post test menjawab seluruh pertanyaan 100% meningkat sebesar 52%. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap pengelolaan manajemen usaha sapi perah pada peternak milenial di Jawa Barat mulai pengertian pengelolaan aspek reproduksi (breeding), pemberian pakan (feeding), dan pengelolaan (management).
Eskalasi Pengetahuan Bahan Pakan dan Formulasi Ransum Ternak Ruminansia Bagi Peternak Milenial di Jawa Barat Christi, Raden Febrianto; Islami, Romi Zamhir; Febrianto, Firman; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60409

Abstract

Pemahaman bahan pakan dan formulasi ransum perlu ditingkatkan pada peternak ruminansia. Semakin mengetahui jenis bahan pakan maka akan tepat pula dalam proses penyusunan ransumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah eskalasi pengetahuan tentang bahan pakan dan formulasi ransum menjadi solusi yang sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminansia di Jawa Barat. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan November 2024 yang bertempat di Kota Bandung dan diikuti sebanyak 70 peternak milenial dari seluruh perwakilan Kabupaten di Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya  tahapan persiapan, penyuluhan dan demonstasi, serta evaluasi pre-test dan post test. Langkah awal yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, kajian literatur sebagai dasar pemecahan masalah, serta persiapan terkait perizinan, lokasi, dan jadwal pelaksanaan. Tahap selanjutnya mencakup penyuluhan dan demonstrasi. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kegiatan penyuluhan pada pengertian pakan  100%, bahan pakan ruminansia 100% yang semula 92,85%, penggolongan nutrien pakan 100% semula 85,71%,  kebutuhan nutrien pakan 93,33% semula 35% dan teknik formulasi ransum 93,33% semula 35,71%.  Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap bahan pakan dan formulasi ransum ternak ruminansai pada peternak milenial di Jawa Barat mulai pengertian pakan, bahan pakan, penggolongan nutrien pakan, penggunaan kebutuhan nutrien pokok dan teknik formulasi ransum.
Effect of Corn Flour Addition on the Physical and Chemical Quality of Wedelia Trilobata (L) Hitchc Weed Silage for Ruminant Livestock Feed Sudrajat, Ajat; Syaharani, Retno Galuh; Saputra, Wahyu Candra; Rasminati, Nur; Astuti, Niken; Christi, Raden Febrianto; Ismail, Fazhana
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 25, No 2 (2025): July
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v25i2.63925

Abstract

Research on the physical and chemical quality of weed silage with the addition of corn flour has been carried out. The research was carried out on November 30, 2024 – February 25, 2025 at the Animal Nutrition Laboratory of the Animal Husbandry Study Program, Mercu Buana Yogyakarta University and the Chem-Mix Bantul laboratory, Yogyakarta. The study used an experimental method with a complete random design (RAL) in a unidirectional pattern using 4 treatments, namely P0 (no treatment), P1 (1% corn flour), P2 (3% corn flour) and P3 (5% corn flour), then each treatment was replicated three times. In each treatment, molasses was added 0.6%, and EM4 1%. The observed variables including the physical quality of silage, namely aroma, color, mold presence, texture and pH, while the chemical quality included moisture content, crude protein content and crude fiber content.  The data obtained was tabulated and analyzed by variance analysis, if there were differences, further tests were carried out with Duncan's New Multiple Range Test (DMRT). The results of the variance analysis showed no significant difference (P>0.05) in the variables of Aroma, pH, and mold presence, but indicated significant effect in the color and texture variables (P<0.05). The average moisture content of the silage in this study was  P0: 54.53%; P1: 57.35%; P2: 55.79%; and P3: 55.42%, crude protein content  P0: 10.27%; P1: 11.00%; P2: 9.58%; and P3: 10.05%, crude fiber content P0: 34.51%; P1: 33.69%; P2: 34.78%; and P3: 36.58%. The results of the variance analysis showed no significant difference (P>0.05) in all treatments. It can be concluded that the addition of corn flour to weed silage affects the quality of Color, and Texture, but does not affect the Aroma, Mold, pH and chemical quality. The use of 1% corn flour produced the best quality of silage.
Peningkatan Performa Sapi Perah melalui Teknologi Rekayasa Reproduksi di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang Salimah, Aldena Bina; Christi, Raden Febrianto; Tasripin, Didin Supriat; Suryanah, Sari; Suharwanto, Dwi
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64651

Abstract

This community service program was designed to enhance the knowledge and practical skills of dairy farmers in Cijambu Village, Tanjungsari Subdistrict, Sumedang Regency, regarding the application of reproductive biotechnology. Farmers commonly experienced repeated failures in artificial insemination (AI) due to inaccurate estrus detection and insufficient understanding of reproductive management. The program was conducted through a pre-test, counseling session, discussion, and post-test. Evaluation results showed improved farmer comprehension, as seen in post-test scores: reproductive technology (from 45% to 85%), estrus and reproductive cycles (from 60% to 90%), and reproductive management (from 35% to 80%). This activity effectively enhanced the farmers' capabilities in managing dairy cattle reproduction more optimally.Keywords: dairy cattle, artificial insemination, reproductive technology, counseling
Eskalasi Pengetahuan Perkandangan Sapi Perah di Kelompok Ternak Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya Christi, Raden Febrianto; Suryanah, Sari; Salimah, Aldena Bina; Suharwanto, Dwi; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65618

Abstract

Tujuan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan kepada peternak sapi perah tentang perkandangannya. Kegiatan pengabdian ini telah melalui serangkaian kegiatan di lokasi dan diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Evaluasi awal kegiatan tentang materi yang diberikan 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) evaluasi akhir kegiatan terhadap materi yang sudah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan perkandangan pada peserta setelah diberikan kegiatan pematerian. Jenis tipe kandang yang digunakan di kelompok adalah kandang koloni dewasa dan kandang pedet. Fungsi peran kandang untuk melindungi ternak dari luar serta memberikan kenyamanan terhadap ternak. Ukuran kandang koloni dengan menunjang pada kebutuhan individu ternak. Suhu dan kelembapan yang harus ideal agar menghasilkan performa yang optimal. Perbedaan peternakan skala rakyat dan modern yang dilihat dari kepemilikan lahan yang berpengaruh terhadap jumlah ternak yang dipelihara serta bahan penyusun kandang.  Oleh karena itu, perlu pendampingan terhadap penerapan kajian materi yang telah diberikan dalam manajemen pemeliharaan sapi perah di kelompok tersebut.
Pelatihan Kecukupan Kebutuhan Nutrisi Sapi Perah Periode Laktasi dan Kering Kandang Di Kelompok Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya Christi, Raden Febrianto; Suharwanto, Dwi; Suryanah, Sari; Salimah, Aldena Bina; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65041

Abstract

Sapi perah adalah ternak yang dapat menghasilkan produksi susu dan bagian dari sumber gizi Masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Produksi susu yang dihasilkan dari seekor sapi perah sangat tergantung kepada aspek lingkungan salah satunya manajemen pakan. Periode yang diperhatikan adalah laktasi dan kering kandang. Tujuan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam mengetahui serta mengevaluasi kebutuhan nutrisi sapi perah periode laktasi dan kering kandang. Kegiatan ini diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Pengisian pre-test yang wajib dikerjakan oleh setiap individu tentang materi yang akan diberikan tentang pengetahuan dan evaluasi kebutuhan kecukupan ransum sapi perah periode laktasi dan kering kandang. 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) Pengisian post-test terhadap peserta individu untuk mengetahui sejauhmana pemahaman materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pre test mengenai kecukupan nutrien pakan sapi menghasilkan persentase nilai  sedikit sehingga setelah kegiatan pematerian selesai nilai post test meningkat. Kegiatan pelatihan evaluasi kecukupan nutrien pakan sapi perah periode laktasi dan kering kandang mampu memberikan respon positif serta meningkatkan pengetahuan di tingkat peternak.
Edukasi Kesehatan Ternak dan Pemanfaatan Gulma Wedelia Sebagai Pakan pada Peternak Kambing Perah di Giripurwo Kulonprogo D.I.Yogyakarta S.Pt.,M.Pt., IPP., ir. Ajat Sudrajat; Sambodo, Reo; Christi, Raden Febrianto; Khaerudin, Asep Rahmat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65901

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) mengenai edukasi kesehatan ternak dan pakan kambing perah telah dilaksanakan di Tompak, Giripurwo, Kulonprogo D.I.Yogyakarta. Tujuan kegiatan untuk memberikan pengetahuan mengenai kesehatan ternak pada kambing perah dan pengenalan potensi gulma wedelia sebagai pakan ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peternak perwakilan dari anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Giripurwo, Kulonprogo D.I.Yogyakarta. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan edukasi melalui penyuluhan. Tahapan pelaksanaan dimulai menyebarkan kuisioner pre-test, pemaparan materi kesehatan ternak dan potensi gulma wedelia, dilanjutkan sesi diskusi dan diakhiri penyebaran kuisioner post-test. Hasil PkM memberikan peningkatan pengetahuan dalam manajemen kesehatan ternak dan pemanfaatan gulma wedelia sebagai pakan kambing perah. Berdasarkan hasil post-test pengetahuan peternak meningkat yang semula 60% menjadi 100% peternak memahami manajemen kesehatan, macam-macam penyakit, cara pencegahan dan penanggulangannya serta gulma wedelia dapat dijadikan pakan kambing perah. Diharapkan dengan edukasi ini masyarakat Tompak, Giripurwo dapat mengaplikasikan manajemen kesehatan ternak dengan baik serta dapat memanfaatkan gulma wedelia sebagai pakan kambing perah.
Evaluasi Kandungan Mutu Fisik, Kimia, dan Mikrobiologi Kolostrum Kambing Perah di PT Alam Farm Manglayang Kabupaten Bandung Hasry, Muhammad Zaky; Christi, Raden Febrianto; Wulandari, Eka
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 6, No 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v6i2.63355

Abstract

Kolostrum adalah susu hasil sekresi dari kelenjar ambing induk kambing betina selama 1-5 hari setelah proses kelahiran cempe. Kolostrum kambing mengandung komponen penting, diantaranya adalah protein, lemak, laktosa, vitamin serta growth factor, imunoglobulin, dan enzim dalam jumlah yang besar yang sangat dibutuhkan cempe. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan mutu fisik (berat jenis), kimia (protein, lemak, laktosa), serta sifat mikrobiologi. Penelitian ini telah dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah 10 sampel (5 induk pada hari ke-1 dan hari ke-2) dengan menghitung rata-rata, standar deviasi dan dilanjutkan dengan koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan mutu fisik kolostrum yaitu berat jenis memiliki rata-rata 1,061 g/mL pada 0 jam pasca melahirkan dan 1,052 g/mL pada 24 jam pasca melahirkan, Kandungan mutu kimia kolostrum memiliki rata-rata protein sebesar 6,29% pada 0 jam pasca melahirkan dan 5,37% pada 24 jam pasca melahirkan, lemak sebesar 10,58% pada 0 jam pasca melahirkan dan 7,21% pada 24 jam pasca melahirkan,dan laktosa 10,50% pada 0 jam pasca melahirkan dan 8,76% pada 24 jam pasca melahirkan, serta Kandungan mutu mikrobiologi kolostrum memiliki rata-rata TPC sebesar 6,23 × 10⁵ CFU/mL pada 0 jam pasca melahirkan dan 7,28 × 10⁵ CFU/mL pada 24 jam pasca melahirkan.
HUBUNGAN ANTARA LINGKAR DADA, TINGGI PUNDAK, DAN PANJANG BADAN DENGAN PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FH LAKTASI DI BPPIBTSP BUNIKASIH CIANJUR Bahri, Toto Multiana; Salman, Lia Budimulyati; Christi, Raden Febrianto
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.2

Abstract

Sapi perah adalah hewan ternak yang dipelihara secara khusus karena kemampuannya untuk menghasilkan susu. Produksi susu sapi yang rendah dan kualitas susu yang tidak memenuhi standar merupakan permasalahan yang sering terjadi, oleh karena itu perlu perbaikan sifat kualitatif dan kuantitatif pada sapi perah agar dapat menghasilkan produksi susu yang maksimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan sapi perah FH laktasi dan mengetahui hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan dengan produksi susu sapi perah FH laktasi di BPPIBTSP Bunikasih Cianjur. Penelitian menggunakan metode survey dengan analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan Lingkar Dada (LD) pada laktasi ke-1, 2, dan 3 masing-masing sebesar 176,6 ± 14,5 cm, 186,6 ± 8,38 cm, dan 187,2 ± 8,5 cm. Nilai rataan Tinggi Pundak (TP) pada laktasi ke-1, 2, dan 3, masing-masing sebesar140 ± 13,03 cm, 138,6 ± 3,88 cm, dan 137,4 ± 3,22 cm. Nilai rataan Panjang Badan (PB) pada laktasi ke-1, 2, dan 3 masing-masing sebesar 151 ± 6,87 cm, 152,5 ± 6,68 cm, dan 158 ± 4,22 cm. Hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan dengan produksi susu sapi FH memiliki korelasi sebesar 0,271, yang termasuk dalam kategori rendah dengan nilai signifikansi sebesar 0,567. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan terhadap produksi susu sapi perah FH laktasi.
EVALUASI PRODUKSI SUSU DAN PEMELIHARAAN SAPI PERAH KELOMPOK TANI TERNAK DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN Sudrajat, Ajat; Luthfitriyani, Cintya Ayu; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023 di Kelompok Tani Ternak, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode survei, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria peternak mempunyai minimal 1 induk laktasi dan minimal 1 tahun beternak. Sampling dilakukan pada 50 responden. Variabel yang diukur adalah profil peternak, produksi susu dan manajemen pemeliharaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan profil peternak sapi perah mayoritas berjenis kelamin laki-laki (76%), dengan rentang umur 25-56 tahun (56%) dan 50 tahun (44%), mayoritas berpendidikan SMP (58%), mayoritas memiliki pekerjaan pokok sebagai peternak (86%) dan paling banyak memiliki pengalaman berkisar 31-40 tahun. Produksi susu rata-rata 12,3 liter/ekor/hari, dan manajemen pemeliharaan cukup baik. Dapat disimpulkan bahwa produksi susu dan manajemen pemeliharaan sapi perah rakyat di kelompok tani ternak Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman cukup baik.