Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Klaster Industri Olahan Siput Gonggong Sebagai Upaya Penguatan Circular Economy Di Kabupaten Bintan Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Suprayogi, Suprayogi; Prihanto, Asep Awaludin; Pranowo, Dodyk; Tri Widayanti, Vindhya; Septifani, Riska; Gandhatyasri Rohmah, Wendra; Linggar Rucitra, Andan; Morita Ikasari, Dhita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6242

Abstract

Siput gonggong merupakan slah satu komoditas yang diunggulkan di daerah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dari daging siput gonggong dengan memanfaatkan daging siput gonggong menjadi berbagai inovasi produk makanan. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, pada pengabdian ini akan mengolah daging siput gonggong menjadi bakso gonggong, nugget gonggong, dan juga sambal gonggong. Dengan pelatihan dan pendampingan, masyarakat di Desa Pengujan mampu memproduksi produk-produk secara mandiri dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi serta daya simpan yang panjang. Nantinya, pengabdian ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan menciptakan klaster industri baru yang memiliki sifat berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan olahan laut lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan juga membuka peluang pasar yang lebih luas. 
Studi Kelayakan Teknis dan Finansial Usaha Keripik Ubi “Mbok Wo” sebagai Model Pengembangan UMKM Berbasis Pangan Lokal Hidayat, Arif; Rucita, Andan Linggar; Laeliocattleya, Rosalina Ariesta; Nugroho, Tri Wahyu; Ziauddin Ulya, Muhammad; Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Morita Ikasari, Dhita; Al Ghifari, Ibrahim; Rahma Putri, Callista Ammara; Rahmawati, Jurdannia; Fithri Urbaningrum, Dini; Purnama Aziz, Rusydian; Kamilia, Inas
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7707

Abstract

Pengembangan UMKM berbasis pangan lokal merupakan strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan. Salah satu contohnya adalah usaha keripik ubi Oemah Pawon Mbok Wo di Dusun Mardiasri, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, yang masih menghadapi kendala teknis dan finansial. Penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis biaya dan penerimaan dengan menggunakan instrumen pembukuan arus kas dan perhitungan indikator finansial. Hasil analisis teknis menunjukkan usaha dinyatakan layak karena didukung lokasi yang dekat dengan sentra ubi, ketersediaan bahan baku yang stabil, penggunaan teknologi vacuum frying yang meningkatkan kualitas produk, serta distribusi yang cukup lancar. Sementara itu, hasil analisis finansial secara kuantitatif memperlihatkan bahwa sebelum ekspansi investasi awal sebesar Rp 1.565.000 dengan biaya operasional Rp 65.432.500 menghasilkan NPV Rp 216.071.159, IRR 72,27%, dan Payback Period 9,7 bulan. Setelah ekspansi, investasi awal meningkat menjadi Rp 32.515.000 dengan biaya operasional Rp 125.912.500, tetapi nilai NPV naik menjadi Rp 317.898.191, IRR tercatat 67,07%, dan Payback Period 11,6 bulan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun efisiensi relatif menurun, keuntungan absolut serta kapasitas produksi meningkat secara signifikan. Analisis sensitivitas juga menegaskan bahwa meskipun perubahan harga bahan baku atau harga jual berpotensi memengaruhi margin dan periode pengembalian, kapasitas produksi yang lebih besar setelah ekspansi membuat usaha lebih adaptif. Oleh karena itu, penambahan mesin vacuum frying dapat dipandang sebagai strategi pengembangan yang tepat untuk memperkuat keberlanjutan dan daya saing UMKM keripik ubi di pasar yang lebih luas.
Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Mie Buah Naga Dalam Upaya Penguatan Ekonomi Lokal Di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Cakra Nirwana, Wa Ode; Mulyadi, Arie Febrianto; Laili, Fitrotul; Eka Pertiwi, Fenty Nurtyastuti; Ikasari, Dhita Morita; Rucitra, Andan Linggar; Tri Widayanti, Vindhya; Pratama, Muhammad Firza; Effendi, Rio Saputra; Adinda, Adella Tata; Bambang, Rahel Aisyiah; Aulia, Azmy; Lawalata, Svitzer Gerald
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7702

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah penghasil buah naga terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai lebih dari 82.000 ton per tahun. Pasokan buah naga yang melimpah saat panen raya sering menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan, sehingga petani dan pelaku usaha mengalami kerugian. Diversifikasi produk menjadi mie buah naga yang dilakukan oleh UD. Sri Mulyo merupakan salah satu upaya strategis dalam mengatasi permasalahan tersebut. Namun, proses produksi yang masih manual, pengeringan yang mengandalkan sinar matahari, kemasan yang kurang kedap udara, serta manajemen usaha yang belum profesional menjadi kendala utama yang membatasi kapasitas dan kualitas produksi. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, memperbaiki kualitas kemasan, memperkuat manajemen usaha, serta mengoptimalkan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaannya meliputi identifikasi masalah, pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP), penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP), instalasi peralatan produksi baru (mixer, mesin pencetak, oven pengering), inovasi kemasan kedap udara, dan pendampingan digital marketing. Populasi kegiatan adalah seluruh karyawan UD. Sri Mulyo, dengan partisipasi aktif pemilik dan lima mahasiswa program pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi, perbaikan mutu produk, pengurangan waktu pengeringan dari 2-4 hari menjadi 2-3 jam, kemasan lebih menarik dan fungsional, serta terbentuknya sistem manajemen keuangan dan jadwal produksi yang lebih terstruktur. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan jangka panjang dan monitoring keberlanjutan penerapan program agar kualitas tetap terjaga.
Precipitation, Synthesis, and Characterization of Hydroxyapatite Derived from Gonggong Snail Shells (Strombus canurium) Maritza, Najla; Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Yuliatun, Leny
Indonesian Journal of Chemistry Vol 26, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.107110

Abstract

The gonggong snail shell contains high calcium, reaching 67.70%, which potential to be used as a source of natural hydroxyapatite. Hydroxyapatite can be used as a biomaterial for bone substitutes because it is able to integrate with bone tissue without causing toxic effects or inflammation. The purpose of this study was to analyze the effect of temperature and precipitation synthesis time on the characteristics of hydroxyapatite produced from the gonggong snail shell for bone substitute biomaterials. The results showed that precipitation at 900 °C for 4 h is the best solution for synthesizing hydroxyapatite with a Ca/P ratio of 2.76, closely approximating the stoichiometric value of HAp. SEM revealed that the synthesized HAp exhibited a spherical morphology with a tendency to form granular aggregates. FTIR confirmed the presence of characteristic PO43− and OH− functional groups. XRD analysis indicated that primary phase of the synthesized material was HAp, consistent with JCPDS data. The optimal immersion time and temperature for fabricating at 900 °C for 4 h in HAp:alginate ratio (w/w) of 2.5:7.5 (HAPT2C) based on their mechanical properties. But HAp:alginate ratio (w/w) of 5:5 (HAPT2A) demonstrated higher water absorption compared to HAPT2C in the water uptake test. HAp from gonggong snail shell are promising biomaterial candidates for bone substitution applications, warranting further investigation through in vitro and in vivo biocompatibility studies.
Pendampingan Pembuatan Analisis Kelayakan Finansial Pengolahan Nanas Subgrade Menjadi Keripik Nanas Dalam Program Pemberdayaan Kelompok Tani Di Kabupaten Kediri Setyawan, Hendrix Yulis; Rucitra, Andan Linggar; Nugroho, Gabryna Aluliya; Firdausiyah, Nailah; Muchlisiyah, Jhauharotul; Ikasari, Dhita Morita; Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Luthfiyah, Mayla Ainayya; Nugroho, Dimas Aditiya; Amelia, Ridla; Putri, Inka Salsa Karina; Afifa, Lana Izzatul; Yulius, Nathanael Avriel
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.7537

Abstract

Dusun Kalilanang, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri memiliki potensi yang besar dalam produksi nanas. Namun, banyaknya nanas subgrade yang dihasilkan tidak memenuhi standar pasar, sehingga menimbulkan rendahnya harga jual. Pemanfaatan nanas subgrade menjadi keripik nanas menjadi solusi untuk meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan petani. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada kelompok tani dalam memahami analisis kelayakan finansial usaha keripik nanas secara terukur, sehingga mampu melihat potensi keuntungan usaha. Program dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, serta simulasi langsung dengan pendekatan partisipatif. Analisis meliputi perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), dan Internal Rate of Return (IRR) dengan menggunakan data lokal dan template Excel yang mudah dipahami. Hasil analisis menunjukkan bahwa HPP berada pada tingkat yang efisien, BEP dapat dicapai pada kapasitas produksi yang realistis, serta NPV bernilai positif. Selain itu, PP menunjukkan periode pengembalian investasi yang relatif singkat dan IRR menunjukkan tingkat pengembalian internal berada di atas tingkat yang disyaratkan. Indikator-indikator tersebut menandakan bahwa usaha keripik nanas layak untuk dijalankan. Program pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai analisis kelayakan finansial usaha dan menunjukkan bahwa pengolahan nanas subgrade menjadi keripik nanas layak dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri. 
Co-Authors Adelya Desi Kurniawati Adinda, Adella Tata Afifa, Lana Izzatul Al Ghifari, Ibrahim Alexander Tunggul Sutanhaji Amelia, Ridla Andan Linggar Rucitra Andriatmoko, Novil Dedy Ardaneswari Dyah Pitaloka Citraresmi Arie Febrianto Mulyadi Arif Hidayat Asep Awaludin Prihanto Aulia, Azmy Azzimatul Ihwah, Azzimatul Bambang, Rahel Aisyiah Cakra Nirwana, Wa Ode Claudia Gadizza Perdani, Claudia Gadizza Danang Triagus Prayudi, Danang Triagus Danurrendro, Saktyo Dhita Morita Ikasari Diyah Dewanti, Beauty Suestining Dodyk Pranowo Dwiyogo, Modo Effendi, Rio Saputra Fajaryanti, Aprillia Ni'ma Fenty Nurtyastuti Eka Pertiwi Firdausiyah, Nailah Fithri Urbaningrum, Dini Fitrotul Azizah Fitrotul Laili Gandhatyasri Rohmah, Wendra Ika Atsari Dewi Indra Kurniawan Saputra Jamroni, Mofit Kamilia, Inas Karunia Widhianingputri, Karunia Lawalata, Svitzer Gerald Linggar Rucitra, Andan Luthfiyah, Mayla Ainayya Maritza, Najla Morita Ikasari, Dhita Muchlisiyah, Jhauharotul Muji Paramuji Nugroho, Dimas Aditiya Nugroho, Gabryna Aluliya Nugroho, Tri Wahyu Nur L. Rahmah Nur Lailatul Rahmah Nur Lailatur Rahmah, Nur Lailatur Pratama, Muhammad Firza Purnama Aziz, Rusydian Puspitasari, Puspa Putri, Inka Salsa Karina Rahma Putri, Callista Ammara Rahmawati, Jurdannia Ramadhani, Intan Fatilah Riska Septifani Rosalina Ariesta Laeliocattleya, Rosalina Ariesta Rucita, Andan Linggar Setyawan, Hendrix Yulis Sudarminto Setyo Yuwono Suprayogi Suprayogi Susinggih Wijana Susinggih Wijana Susinggih Wijana2 Tafana Firdausi Prastiwi Tri Widayanti, Vindhya Wasbir, Syaifudin Wendra G. Rohmah, Wendra G. Wendra Gandhatyasri Rohmah Yuliatun, Leny Yulius, Nathanael Avriel Ziauddin Ulya, Muhammad