Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kelurahan Paniki Satu Kecamatan Mapanget Kota Manado Marsella D. Amisi; Ribka F. Wowor; Yulianty Sanggelorang
JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020): JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jpai.2.1.2020.26827

Abstract

Perubahan komposisi tubuh terjadi pada usia lanjut, karena proses penuaan. Peningkatan massa lemak dan berkurangnya massa otot dapat menurunkan kemampuan lansia untuk beraktivitas sehingga berakibat pada penurunan kapasitas fungsional dan kualitas hidup. Kegiatan PKM dengan sasaran anggota PWRI, dilakukan melalui metode penyuluhan tentang aktivitas fisik di usia lanjut. Melalui kegiatan ini diharapkan ada peningkatan pengetahuan tentang pentingnya aktivitas fisik, sehingga lansia dapat menikmati masa tua dengan kualitas hidup yang baik. Kegiatan ini diikuti oleh 75 orang anggota PWRI. Hasil pretest menunjukkan 21,3%  peserta dengan pengetahuan kurang dan 78,7%  berpengetahuan cukup. Posttest dilakukan setelah penyuluhan. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan, yaitu  92%  berpengetahuan baik  dan 8%  berpengetahuan kurang. Kesimpulan, penyuluhan yang dilakukan memengaruhi tingkat pengetahuan anggota PWRI. Berdasarkan hal ini, maka penyuluhan kesehatan perlu dilakukan supaya lansia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Analisis Penerapan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas Pineleng pada Masa Pandemi Covid –19 Mahdi Mampa; Ribka Wowor; A. J. M. Rattu
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah seseorang yang telah mencapai usia >60 tahun. Aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup lansia salah satunya adalah kesehatan. Di masa pandemi saat ini, lanjut usia berisiko terhadap keparahan/kejadian dan kematian penyakit Covid-19, serta penyakit kronis yang rata-rata diderita oleh penduduk lanjut usia. Upaya pelayanan kesehatan terhadap lansia dimasa pandemi Covid-19 pada pelayanan kesehatan harus dilakukan dengan manajemen yang baik. Peneilitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pelayan kesehatan lansia di Puskesmas Pineleng pada masa pandemic Covid-19. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam kepada informan 6 orang yakni pada petugas puskesmas dan pasien lansia. Hasil penelitian berdasarkan wawancara diperoleh Pelaksanaan triase pasien di Puskesmas Pineleng sudah berjalan sesuai dengan SOP yang ada, Puskesmas Pineleng tidak memiliki poli khusus lansia tetapi dalam alur pelayanan pasien memiliki jalur khusus, Ruang tunggu, ruang pemeriksaan, laboratorium dan apotek berada di satu lantai yang sama dan terletak di lantai dasar dan jadwal pelayanan dicetak pada baliho ukuran 50cm x 100cm dan diletakkan di depan pintu masuk puskesmas, Pemberian obat rutin untuk pasien lansia yang memiliki penyakit kronis diberikan untuk 1 bulan saja, Tersedianya layanan homecare dari Puskesmas Pineleng untuk lansia yang beresiko tinggi, kerjasama lintas sektor terkait, organisasi masyarakat mulai dari tingkat desa dan kecamatan berjalan dengan baik. Kata kunci: lanjut usia, pelayanan kesehatan, pandemi Covid-19 ABSTRACTAccording to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, an elderly person is someone who has reached the age of >60 years. One of the important aspects of improving the quality of life of the elderly is health. During the current pandemic, the elderly are at risk for the severity/incidence and death of Covid-19 disease, as well as chronic diseases that are generally suffered by the elderly population.. Health care efforts for the elderly during the Covid-19 pandemic in health services must be carried out with good management. This study aims to analyze the application of elderly health services at the Pineleng Health Center during the Covid019 pandemic. The study used a qualitative method with in-depth interviews with 6 informants, namely healthcare center officers and elderly patients. The results of the study based on interviews obtained that the implementation of patient triage at the Pineleng Health Center has been running according to the existing SOP, Pineleng Health Center does not have a special clinic for the elderly but in the patient service flow, it has a special line, waiting room, examination room, laboratory, and pharmacy are on the same floor and is located on the ground floor and the service schedule is printed on a billboard measuring 50cm x 100cm and placed in front of the entrance to the healthcare center, Routine medication for elderly patients who have chronic diseases is given for 1 month only, Availability of home care services from the Pineleng Health Center for seniors who are at high risk, cooperation across related sectors, community organizations starting from the village and sub-district levels is going well. Keyword: the elderly, health services, the Covid-19 pandemic
Gambaran Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Graciella Moses; Chreisye K. F. Mandagi; Ribka E. Wowor
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Kesehatan Puskesmas telah berperan penting dalam  pencegahan dan pendeteksian COVID19 selama masa pandemi, serta dalam merespon pencegahan dan penanganan COVID19. Di tengah pandemi virus Corona, upaya kesehatan masyarakat akan tetap dilakukan sesuai kebutuhan. Puskesmas terus menawarkan jenis bantuan penting untuk mengatasi masalah daerah untuk administrasi kesejahteraan dan untuk mencapai norma-norma bantuan paling sedikit. Puskesmas Tumpaan juga memiliki tanggung jawab yang sama di wilayah kerja yaitu di kecamatan tumpaan dengan menjalankan pelayanan kesehatan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan Gambaran Pelaynan..Kesehatan..Pada..Masa Pandemi  COVID19 Di Puskesmas Tumpaan Kabpaten Minahasa Selatan sudah baik dengan dilakukannya pelayanan kesehatan degan SOP pelayanan COVID-19 dan perubahan alur pelayanan serta penyediaan sarana prasarana yang menunjang pelayanan. Kesimpulan dari peneltian ini yaitu Gambaran Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi  COVID-19 Di Puskesmas Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan sudah baik dengan dilakukannya pelayanan kesehatan degan SOP pelayanan COVID-19 dan perubahan alur pelayanan serta penyediaan sarana prasarana yang menunjang pelayanan dalam rangka memutuskan rantai penularan COVID-19. Saran untuk Puskesmas, kiranya Puskesmas dapat mempertahankan dan mengembangkan pelayanan kesehatan yang baik yang sesuai dengan Standar pelayanan pada masa Pandemi COVID-19. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 ABSTRACTPublic Health Center Health Services have played an important role in the prevention and detection of COVID19 during the pandemic, as well as in responding to the prevention and handling of COVID19. In the midst of the Corona virus pandemic, public health efforts will continue to be carried out as needed. Community health centers continue to offer important types of assistance to address regional problems for welfare administration and to achieve minimum aid norms. The Tumpaan Public Health Center also has the same responsibility in the work area, namely in the Tumpaan sub-district by running good health services. This study aims to use quantitative methods to find out the description of medical services during the COVID 19 pandemic at the Tumpaan Health Center, South Minahasa Regency. The results of the study show that the description of health services during the COVID-19 pandemic at the Tumpaan Public Health Center, South Minahasa Regency has been good with health services carried out with COVID-19 service SOPs and changes in service flow and the provision of infrastructure that supports health services during the COVID-19 pandemic. The conclusion of this study is that the overview of health services during the COVID-19 pandemic at the Tumpaan Public Health Center, South Minahasa Regency, has been good with health services with COVID-19 service SOPs and changes in service flow and the provision of infrastructure facilities that support services in order to break the chain of transmission. COVID-19. Suggestions for Public Health Centers, may Public Health Centers be able to maintain and develop good health services in accordance with service standards during the COVID-19 Pandemic.  Keywords: Health Services, Health Services During The Covid-19 Pandemic
Evaluasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Berdasarkan Permendagri No 77 Tahun 2020 Terhadap Laporan Keuangan Pada UPTD Balai Perbenihan Dan Persuteraan Alam Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara pricilia ribka wowor; Lintje Kalangi; Rudy Pusung
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) merupakan implementasi dari kebijakan keuangan daerah yang memuat rencana keuangan yang diperoleh dan digunakan pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan kewenangannya untuk penyelenggaraan pelayanan umum dalam periode waktu tertentu yang ditetapkan. Setiappenyelenggaraan kegiatan yang menggunakan APBD harus dapat dipertanggungjawabkan oleh pelaksanaan APBD, yang berarti bahwa mulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan harus dievaluasi secara bertahap agar dapatdiketahui apabila terjadi sesuatu yamg kurang baik dalam pelaksanaan APBD tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa evaluasi pertanggungjawabanpelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang dilakukan oleh UPTD Balai Perbenihan dan PersuteraanAlam Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara telah sesuai dengan Permendagri No 77 Tahun 2020
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah pada Masa Pandemi Covid-19 Aurelia C. Wulandari; Febi K. Kolibu; Ribka Wowor
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/kesmas.v12i1.46299

Abstract

Motivasi kerja adalah keadaan yang mendukung keinginan seseorang untuk bekerja dan mengarahkan serta menyalurkan sikap, perilaku dan tindakan orang tersebut karena mempunyai tujuan tertentu. Tenaga Kesehatan ialah individu yang mengabdi dibidang kesehatan dan mempunyai tingkat pengetahuan serta keterampilan berdasarkan pendidikan pada bidang kesehatan dalam jenis tertentu dan mempunyai wewenang melaksanakan upaya kesehatan.Pusat Kesehatan Masyarakat merupakan bagian pelaksanaan teknis dinas Kabupaten/Kotaserta memiliki tanggungjawab dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan di Wilayah kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan rancangan cross sectional (studi potong lintang). Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Paniki Bawah pada bulan November sampai bulan Maret 2022. Berdasar kepada penelitian yang dilakukan kondisi kerja dan supervisi tenaga kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah masuk dalam kategori baik, tanggung jawab dan kompensasi tenaga kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah masuk dalam kategori kurang baik.Hasil uji Chi-Square, ada hubungan antara tanggung jawab dengan motivasi kerja, ada hubungan antara kompensasi dengan motivasi kerja, tidak ada hubungan antara kondisi kerja dengan motivasi kerja,tidak ada hubungan antara supervisi dengan motivasi kerja.
GAMBARAN KEPUASAN PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) TERHADAP MUTU JASA PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.III MANADO Henry Simarmata; Adisti A Rumayar; Ribka E Wowor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.15976

Abstract

Kepuasan pasien merupakan gambaran akhir dari terlaksananya suatu pelayanan kesehatan yang telah diterima atau dirasakan oleh pasien. Kepuasan pasien bisa diukur dari mutu pelayanan kesehatan yang telah diberikan kepada pasien melalui 5 dimensi mutu pelayanan kesehatan diantaranya kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati serta bukti fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien peserta JKN sesuai 5 dimensi mutu layanan kesehatan terhadap pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini merupakan pasien rawat jalan peserta JKN yang berkunjung setiap bulannya berjumlah 3.087 pasien. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Waktu penelitian dilakukan pada bulan April hingga Mei 2023. Hasil penelitian mengenai kepuasan pasien peserta JKN di RS Bhayangkara Tk.III Manado yaitu dimensi reliability pasien yang merasa puas berjumlah 70 responden (70%) dan tidak puas berjumlah 30 responden (30%), dimensi responsiveness pasien yang merasa puas berjumlah 52 responden (52%) dan tidak puas berjumlah 48 responden (48%), dimensi assurance pasien yang merasa puas berjumlah 74 responden (74%) dan tidak puas berjumlah 26 responden (26%), dimensi emphaty pasien yang merasa puas berjumlah 67 responden (67%) dan tidak puas berjumlah 33 responden (33%), dimensi tangible pasien yang merasa puas berjumlah 70 responden (70%) dan tidak puas berjumlah 30 responden (30%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kepuasan pasien masih belum terpenuhi secara keseluruhan dilihat dari lima dimensi mutu yang telah diukur.  
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERAWATAN KEBERSIHAN DIRI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI & KELAS X2 SMA N 1 AIRMADIDI MINAHASA UTARA Tessa A. D. Pinontoan; Sulaemana Engkeng; Ribka E. Wowor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20955

Abstract

Masalah kesehatan karena kurang menjaga kebersihan diri seperti, dermatitis pada kulit, infeksi pada mata serta telinga, gangguan pada kuku, serta karang gigi karena kurang merawat kebersihan gigi dan mulut. Pengetahuan yang baik dalam perawatan kebersihan diri akan mempengaruhi praktik kebersihan diri sehingga menjauhkan dari berbagai penyakit untuk itu diperlukannya pemberian edukasi kesehatan agar dapat menumbuhkan kesadaran akan kebersihan diri. Penyuluhan sebagai proses peningaktan pengetahuan untuk aktif dalam menjaga dan memelihara kebersihan agar dapat berpengaruh pada kebiasaan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian yaitu pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap serta perlakuan yaitu penyuluhan tentang perawatan kebersihan diri. Penelitian ini memakai analisis univariat serta analisis bivariat dengan uji statistik non parametric yakni uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini memastikan bahwa nilai P Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 pada variabel pengetahuan dan sikap setelah penyuluhan. Sesuai hasil itu kesimpulan bahwasanya terdapat pengaruh signifikan antara penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada peserta didik kelas X1 dan X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara
Hubungan antara Mutu Jasa Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Ledy Chintia Lahaji; Ribka Elisabeth Wowor; Grace E.C. Korompis
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.28660

Abstract

Latar Belakang: Mutu jasa pelayanan kesehatan adalah perpaduan sifat-sifat dan karakteristik produk atau jasa yang bisa memenuhi kebutuhan pasien. Mutu pelayanan kesehatan puskesmas sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut termasuk sumber daya manusia agar pelayanan kesehatan yang bermutu dapat dirasakan oleh semua masyarakat. Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang muncul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang didapatkan setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kotobangon. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 122 responden dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kotobangon Kotamobagu pada bulan Oktober-Desember  tahun 2019. Analisis dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistic yaitu uji chi square. Variabel dalam penelitian ini yaitu mutu jasa pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien alat instrumen yang digunakan yaitu kuesioner.Hasil: Hasil yang didapatkan yaitu nilai p value untuk hubungan dimensi kehandalan dengan kepuasan pasien yaitu 0,004, p value untuk dimensi jaminan dengan kepuasan pasien yaitu 0,035, p value untuk dimensi bukti fisik dengan kepuasan pasien yaitu 0,000, p value untuk dimensi empati dengan kepuasan pasien yaitu 0,020, p value untuk dimensi ketanggapan dengan kepuasan yaitu 0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kotobangon Kota Kotamobagu.
Hubungan antara Mutu Jasa Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Injilin Sarah Eudia Meruntu; Ribka Elisabeth Wowor; Adisti Aldegonda Rumayar
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.28665

Abstract

Latar Belakang: Mutu jasa pelayanan kesehatan merupakan derajat kesempurnaan suatu pelayanan kesehatan sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan. Kepuasan pasien didefinisikan sebagai perasaan dari seseorang setelah membandingkan hasil yang dirasakan dengan harapannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.  Metode Penelitian: Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 100 responden yang diambil dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado pada bulan Oktober 2019 - Januari 2020. Variabel dalam penelitian ini yaitu mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data secara bivariat menggunakan uji statistik Khi kuadrat. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan yaitu pelayanan kesehatan yang terdiri dari lima dimensi yaitu kehandalan (nilai p = 0,040), daya tanggap (nilai p= 0,040), jaminan (nilai p= 0,000) dan bukti fisik (nilai p= 0,011). Hal ini menunjukkan adanya hubungan antar variabel. Selanjutnya, untuk empati tidak memiliki hubungan (nilai p=0,248). Kesimpulan: Kesimpulan dari peneltian ini yaitu terdapat hubungan antara dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan dan bukti fisik pada pasien rawat jalan di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
Gambaran Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Fachreza Pakaya; Paul A.T. Kawatu; Ribka Elisabeth Wowor
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.28666

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit sebagai industri jasa merupakan sebuah industri yang mempunyai beragam persoalan tenaga kerja yang rumit dengan berbagai risiko terkena penyakit akibat kerja bahkan kecelakaan akibat kerja sesuai jenis pekerjaannya, sehingga berkewajiban menerapkan upaya Kesehatan dan Keselamatana Kerja Rumah Sakit (K3RS). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan Program K3RS di RSU Hermana Lembean Minahasa Utara.  Metode Penelitian: Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan desain stud kasus. Jumlah informan sebanyak 5 orang dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di RSU Hermana Lembean Minahasa Utara pada bulan Oktober 2019 - Januari 2020. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu alat perekam suara, kamera, laptop dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis isi (Miles Hubermann). Hasil Penelitian: Rumah Sakit Hermana Lembean telah menerapkan ketentuan sesuai dengan akreditasi Rumah sakit, akan tetapi yang belum dimaksimalkan dalam program kesehatan kerja yaitu pemantauan lingkungan kerja dan surveilans kesehatan kerja sedangkan untuk program pelayanan keselamatan kerja yang belum dimaksimalkan yaitu pemantauan lingkungan kerja, pengukuran ergonomi, pelaksanaan penanggulangan kebakaran di Rumah sakit. Kesimpulan: Kesimpulan yang diperoleh dari implementasi program kesehatan dan keselamatan kerja Rumah sakit sudah berjalan, tetapi belum dilakukan secara optimal.
Co-Authors A. J. M. Rattu Adam, Cicilia Miranda Adam, Hilman Adisti A Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adisti Aldegonda Rumayar Aling, Yismaya Ardhana, Reynandi Rifky Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Aurelia C. Wulandari Bawang, Jeferson Biney, Irianti Diana Chreisye K. F. Mandagi Dolongpaha, Winly Vaskiano Gusti Entaren, Hardina Debora Fachreza Pakaya Febi Kornela Kolibu Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Franckie Rudolf Raymond Maramis Frans E. N. Wantania, Frans E. N. Frans Wantania Grace E.C. Korompis Grace Korompis Graciella Moses Henry Simarmata Humokor, Ardia Cahyani Iin Deliana Ishak Injilin Sarah Eudia Meruntu Irot, Rahel Falentcia Serafim Kambey, Miracle Abygail Yolwan Kenang, Maissy C. Komaling, Pryschilya Puteri Mega Langkai, Regina Tesalonika Lebe, Klerin A. Ledy Chintia Lahaji Linoe, Ribka Gloria Lintje Kalangi Lukas, Ligriani Lumanaw, Harianto K.J Lupa, Putra E. R. Mahdi Mampa Mandagi, Chreisye K. F Mandagi, Chreisye K. F. Maramis, F , R. R. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Julio Victor Fredrik Marsella D. Amisi Masloman, Sumarty Amalia Mokalu, Gloria Mokobimbing, Meysi Karla Mukuan, Hizkia Mundung, Rulandi Muntiaha, Christania R. Onibala, Nathalia Pamolango, Fendy Pangkey, Claudia I. F. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paul A.T. Kawatu Rianna J Sumampouw Ribka Gloria Linoe Rondonuwu, Mutiara L.M. Rudy Pusung Sajow, Estefan Imanuel Salawangi, Glady Endayani Saleh, Nadiah saludung, ananda fiorelsa sihombing, Michelles F. Sondakh, Yunissia Jibriel Sulaemana Engkeng Suoth, Lery F. Suwuh, Melky Kindly Tambuwun, Prisilia Zefanya Tessa A. D. Pinontoan Tindatu, Harrol Filipus Tiwa, Linovia L. Warouw, Finny Wonok, Melvin Josua wowor, syalomita Tesalonika Wurangian, Prisilia K. Yulianty Sanggelorang Yulnisye Wansaga