Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT DALAM KESEMBUHAN PASIEN TB DI PUSKESMAS BITUNG BARAT KOTA BITUNG TAHUN 2020 Tindatu, Harrol Filipus; Maramis, Franckie R.R; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawas menelan obat atau disebut dengan istilah PMO adalah bertugas menjamin keteraturan pengobatan agar pasien lekas sembuh atau sukses berobat, pengobatan pasien TB bergantung oleh banyak faktor, salah satunya adalah peranan dari seorang pengawas menelan obat. Puskesmas Bitung Barat merupakan salah satu puskesmas di kota Bitung dengan penduduk terbanyak, dan tingkat kesembuhan dan penemuan kasus TB tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengawas menelan obat di puskesmas Bitung Barat Kota Bitung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September tahun 2020 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam terhadap 9 informan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran PMO di puskesmas Bitung Barat dalam mengawasi penderita TB menelan obat,memberikan dorongan agar pasien mau berobat secara teratur, membantu atau mendampingi penderita TB dalam mengambil obat di puskesmas sudah baik, namun perannya dalam mengedukasi pasien dan keluarga belum maksimal, hal ini disebabkan karena kurangnya informasi yang didapat tentang TB. Diharapkan bagi pihak puskesmas agar dapat lebih lagi memberikan pengetahuan tentang Tuberkulosis kepada para PMO dalam menjalankan tugasnya. Kata Kunci: Peran, PMO, Tuberkulosis, Puskesmas ABSTRACTSupervisors to ingest drugs or referred to as PMOs are in charge of ensuring regularity of treatment so that patients recover quickly or have successful treatment, TB patient treatment depends on many factors, one of which is the role of a supervisor to ingest drugs. The West Bitung Community Health Center was one of the health centers in the city of Bitung with the largest population, and the highest TB case detection and cure rates. This study aims to determine the role of supervisors to ingest drugs at the West Bitung health center, Bitung City. This research was held from August to September 2020 using qualitative research methods through observation, document review and in-depth interviews with 9 informants. The results of this study indicate that the role of PMO in Bitung Barat puskesmas in supervising TB sufferers from ingesting drugs, encouraging patients to seek treatment regularly, helping or accompanying TB sufferers in taking drugs at puskesmas was good, but its role in educating patients and their families has not been optimal this is due to the lack of information obtained about TB. It is hoped that the puskesmas will be able to provide more knowledge about Tuberculosis to PMOs in carrying out their duties. Keywords: Role, PMO, Tuberculosis, Public health center
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA TUMANI KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Wonok, Melvin Josua; Wowor, Ribka; Tucunan, Ardiansa A. T.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat, perekonomian negara, hingga sosial budaya yang ada di tengah masyarakat. Pandemi Covid-19 memunculkan adaptasi kebiasaan-kebiasaan baru di tengah masyarakat seperti tindakan sederhana mencuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun, menggunakan masker, etika saat batuk atau bersin, menjaga immunitas tubuh dengan berolahraga sampai makan makanan bergizi. Perilaku tersebut tiba-tiba menjadi hal yang spesial padahal sebelumnya merupakan hal asing untuk dilakukan. Perilaku pencegahan Covid-19 merupakan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap pencegahan Covid-19. Faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat yaitu pengetahuan, sikap, tindakan, usia, tingkat pendidikan dan pendapatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat terhadap pencegahan Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tumani Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan pada bulan Juli-Agustus 2020 dengan responden berjumlah 88 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu perilaku masyarakat terhadap pencegahan Covid-19 yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku masyarakat yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap pencegahan Covid-19 sebagian besar berkategori baik. Oleh karena itu, diharapkan agar perilaku pencegahan Covid-19 dapat selalu diterapkan oleh masyarakat Desa Tumani. Kata Kunci : Perilaku, Pencegahan Covid-19 ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has a major impact on public health, the country's economy, and the socio-culture in society. The Covid-19 pandemic has led to adaptations to new habits in society, such as the simple act of washing hands using running water with soap, using a mask, etiquette when coughing or sneezing, maintaining body immunity by exercising to eating nutritious foods. This behavior suddenly becomes special when it was previously a strange thing to do. Covid-19 prevention behavior is the knowledge, attitudes and actions of the community towards preventing Covid-19. Factors that influence people's behavior are knowledge, attitudes, actions, age, education level and income. The purpose of this study is to determine the description of people's behavior towards the prevention of Covid-19. This research was conducted in Tumani Village, Maesaan District, South Minahasa Regency in July-August 2020 with 88 respondents. The variables in this study are people's behavior towards Covid-19 prevention which consists of knowledge, attitudes and actions. The results of this study indicate that people's behavior which consists of knowledge, attitudes and actions towards the prevention of Covid-19 is mostly in the good category. Therefore, it is hoped that the behavior of preventing Covid-19 can always be implemented by the people of Tumani Village. Keywords : Stunting, Knowledge, Environmental Sanitation
HUBUNGAN ANTARA MUTU JASA PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI INSTALAS RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. V. L. RATUMBUYSANG Wurangian, Prisilia K.; Kolibu, Febi K.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu jasa pelayanan kesehatan merupakan bagian terpenting dalam memberikan kepuasan bagi pelanggan. Setiap orang yang sudah pernah mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhannya pasti akan kembali ke tempat yang sama karena adanya pengalaman yang memuaskan yang telah di rasakan ataupun sudah diterima. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara mutu jasa pelayanan dengan kepuasan pasien peserta JKN di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode desain penelitian survei analitik dengan rancangan metode cross sectional study dandilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang pada bulan November tahun 2020-Februari tahun 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 responden peserta JKN. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dengan p = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95% dengan mempergunakan aplikasi atau program SPSS. Hasil penelitian diperoleh kehandalan (0,001), ketanggapan (0,001), jaminan (0,000), empati (0,031), bukti fisik (0,001) yang berarti nilai p value <0,05 maka terdapat hubungan antara kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, bukti fisik dengan kepuasan pasien peserta jaminan kesehatan nasional di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang.Kata Kunci: Mutu Jasa Pelayanan, Kepuasan PasienABSTRACTThe quality of health care services is the most important part in providing satisfaction for customers. Patients or people who have received satisfactory health services will return to their previous health care to obtain satisfactory health care standards according to their needs based on past experiences that have been obtained. The purpose ofthisnelitian is to know theh ubungan between mutu jasa pelayanan with the satisfaction ofjkn participants in the Outpatient Installation of The Mental Hospital Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. This type of research is quantitative research using analytical survey research design method with cross sectional study method design and has been conducted at Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Mental Hospital in November 2020-February 2021. Sampel in this study as many as 99 respondents JKN participants. With purposive sampling techniques. This research measuring instrument uses questionnaires. Bivariate analysis uses Chi Square test with p = 0.05 and 95% confidence level by using SPSS application or program. The results of the study obtained reliability (0.001), answer (0.001), guarantee (0.000), empathy (0.031), physical evidence (0.001) which means the value of p value <0.05 then there is a relationship between reliability, answer, assurance, empathy, physical evidence with patient satisfaction of national health insurance participants in the outpatient installation of The Mental Hospital Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang.Keyword: Quality of Service, Patient Satisfaction
GAMBARAN PELAYANAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS POOPO KABUPATEN MINAHASA SELATAN Langkai, Regina Tesalonika; Maramis, Franckie R.R.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya yang diselenggarakan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama sangat penting dalam melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19, sehingga perlu adanya penyesuaian-penyesuaian dalam proses pelayanan kesehatan. Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Poopo Kabupaten Minahasa Selatan dengan menggunakan metode kualitatif dan wawancara mendalam yang diambil 8 informan. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu pada pelayanan Puskesmas pada masa pandemi di Puskesmas Poopo terdapat perbedaan pada saat sebelum pandemi yaitu adanya pembagian petugas, memiliki perubahan alur pada saat masuk terdapat proses triase, waktu tunggu yang lebih cepat dalam proses pemeriksaan dan adanya pemeriksaan Covid-19 yang diberikan Puskesmas yaitu rapid-test dan swab test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas Poopo sudah melakukan penyesuaian-penyesuaian pelayanan kesehatan serta terdapat pemeriksaan pemeriksaan Covid-19. Saran kepada pihak Puskesmas adalah kiranya selalu dapatmengembangkan pelayanan kesehatan dan dapat melakukan pelayanan yang lebih baik pada masa pandemi ini. Kata kunci : pelayanan kesehatan, pandemi covid-19, Puskesmas Poopo ABSTRACTHealth service is an effort organized by the First Level Health Facility which aims to maintain and improve public health. The role of First Level Health Facilities is very important in preventing and controlling Covid-19, so adjustments are needed in the health service process. Covid-19 is a disease caused by the Novel Coronavirus. This study aims to determine the description of health services during the Covid-19 pandemic at the Poopo Health Center, South Minahasa Regency using qualitative methods and in-depth interviews taken by 8 informants. Data analysis used source triangulation and method triangulation. The results of the study obtained were that in the Puskesmas services during the pandemic at the Poopo Health Center there were differences before the pandemic, namely the distribution of officers, having a change in the flow at the time of entry, there was a triage process, a faster waiting time in the examination process and the Covid-19 examination which was carried out. given by the Puskesmas, namely rapid-test and swab test. The conclusion of this study is that the Poopo Health Center has made adjustments to health services and there is a Covid-19 examination. Suggestions to the Puskesmas are to always be able to develop health services and be able to provide better services during this pandemic. Keywords: health services, covid-19 pandemic, Poopo Health Center
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA PAKUWERU KECAMATAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Mokobimbing, Meysi Karla; Maramis, F , R. R.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah COVID-19 yang muncul pada awal tahun 2020 telah menginfeksi hampir seluruh negara. Jumlah kasus penyakit COVID-19 yang tinggi menimbulkan dampak negatif dalam berbagai bidang, terutama ekonomi. Menurut WHO, perilaku pencegahan yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan secara teratur, menghindari menyentuh bagian wajah, menjaga kebersihan, menutup mulut ketika batuk atau bersin, tetap di rumah jika merasa tidak sehat, dan menjaga jarak minimal satu meter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan COVID-19 masyarakat desa Pakuweru Kecamatan Tenga  Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  yang bersifat deskriptif. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan maret-mei 2021 di desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Kuesioner berisi pertanyaan mengenai karakteristik responden dan perilaku pencegahan Covid-19 . Pengetahuan pencegahan covid 19, sikap pencegahan covid 19 dan tindakan pencegahan covid 19 disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan tentang pencegahan virus corona masyarakat dominan baik sedangkan sikap dan tindakan pencegahan Covid-19 masyarakat umumnya baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid 19. ABSTRACTThe Corona virus outbreak that emerged in early 2020 has infected almost all countries. The high number of COVID-19 cases has had a negative impact in various fields, especially the economy. According to WHO, preventive behaviors that can be carried out include washing hands regularly, avoiding touching the face, maintaining cleanliness, covering mouth when coughing or sneezing, staying at home if you feel unwell, and maintaining a distance of at least one meter. This study was conducted to determine the description of the behavior of preventing the corona virus in the Pakuweru village community, Tenga District, South Minahasa Regency. This research is a descriptive quantitative research. The research was carried out from September to November 2020 in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency. The questionnaire contains questions regarding the characteristics of the respondents and the prevention behavior of the Corona Virus. Knowledge of covid 19 prevention, covid 19 prevention attitudes and covid 19 prevention measures are presented in the form of frequencies and percentages. The results of this study show that knowledge about prevention of the corona virus in the community is dominantly good, while the attitudes and actions to prevent the corona virus are generally good. Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Prevention of Covid 19
Analisis Layanan Kesehatan Puskesmas Wenang Kota Manado Pada Masa Pandemi Covid-19 Lebe, Klerin A.; Korompis, Grace E. C.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas yang merupakan penyelenggara pelayanan tingkat pertama harus menyesuaikan dengan keadaan sekarang karena Covid-19. Puskesmas sangat berperan penting dalam melaksanakan tindakan dini secara teratur dan terarah dalam memutus mata rantai penularan virus ini. Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana layanan kesehatan Puskesmas Wenang Manado pada masa Pandemi Covid-19. Hasil penelitian yang sudah diperoleh bahwa sistem alur pelayanan  Puskesmas sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), perubahan alur pelayanan juga terjadi di Puskesmas Wenang yaitu harus melewati proses Skrining dan saat ini Puskesmas hanya menggunakan 2 poli pemeriksaan, yaitu poli sehat dan poli sakit, tempat duduk memiliki jarak, dan penggunaan APD sudah sesuai denga tata cara penggunaanya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terjadinya banyak perubahan layanan di Puskesmas Wenang Manado diantaranya terjadinya perubahan alur, tempat pemeriksaan hanya menggunakan 2 poli, pasien yang datang harus di skrining terlebih dahulu, dan tempat duduk memiliki jarak. Saran untuk Puskesmas Wenang kiranya dapat mempertahankan pelayanan yang ada meskipun saat ini banyak kendala yang dihadapi serta dapat mengembangkan pelayanan Puskesmas yang belum terealisasi agar supaya kedepannya pelayanan yang ada di Puskesmas Wenang akan lebih baik lagi meskipun di masa Pandemi Covid-19.    Kata Kunci : Layanan Kesehatan, pandemi Covid-19, Puskesmas Wenang.  ABSTRACTPublic health center is the first level service provider that must adjust to the current situation due to Covid-19. The health center plays an important role in carrying out regular and targeted early action in breaking the chain of transmission of this virus. Covid-19 is a disease caused by the corona virus. This study aims to analyze how the health services of the Manado Wenang Health Center during the Covid-19 Pandemic. The results of the research that have been obtained are that the Puskesmas service flow system is in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP), Changes in service flow also occurred at the Wenang Health Center, which had to go through the screening process and currently the Puskesmas only uses 2 examination polyclinics, namely healthy polyclinics and unhealthy polyclinics, the seat has a distance, and the use of personal protective equipment (APD/Alat pelindung diri) is in accordance with the procedures for its use. The conclusion of this study is that there have been many service changes at the Wenang Manado Health Center including changes in the flow, the inspection site only use 2 polyclinics, Patients who come in must be screened first. Suggestions for Wenang Health Center would be to maintain the current service although currently there are many obstacles faced, and also can develop Puskesmas services that have not been implemented so that in the future the services at Wenang Health Center will be even better even during the Covid-19 Pandemic. Keyword: Health Services, Covid-19 pandemic, Wenang Health Center (Puskesmas Wenang) 
Hubungan Antara Mutu Jasa Pelayanan Kesehatan Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Klinik Bala Keselamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Sajow, Estefan Imanuel; Wowor, Ribka; Maramis, Franckie R. R.
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan yaitu merupakan keseluruhan pelayanan kesehatan yang diberikan sesuai standar kepada para pasien atau masyarakat oleh instansi kesehatan dengan tetap mengevaluasi pelayanan kesehatan yang diberikan agar kebutuhan dan keinginan pasien dapat dipenuhi. Kepuasan pasien merupakan penilaian pelayanan kesehatan yang dirasakan seseorang setelah petugas kesehatan melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan harapan atau tidak sesuai dengan harapan.  Penelitian ini menggunakan jenis survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Tempat penelitian dilakukan di Klinik Kesehatan Bala Keselamatan Amurang, Minahasa Selatan. Waktu penelitian dilaksanakan pada Januari-Maret, 2020. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariate dan analisis bivariate menggunakan uji statistik chi-square pada tingkat kemaknaan 95%. Hasil Penelitian menunjukkan H1 diterima artinya ada hubungan mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Klinik Bala Keselamatan dengan nilai p = 0,000, dimana nilai mutu jasa pelayanan kesehatan yang baik sebesar 75% dan nilai kepuasan pasien yang menjawab sebanyak 85%. Kata Kunci : Mutu Jasa Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Pasien ABSTRACTThe quality of health services is the overall health service provided according to standards to patients or the community by health agencies while still evaluating the health services provided so that the patient's needs and desires can be met. Patient satisfaction is an assessment of health services that a person feels after health workers perform health services in accordance with expectations or not in accordance with expectations. This study uses an analytic survey with a cross sectional study approach. The research was done at the Bala Keselamatan Health Clinic Amurang, South Minahasa. The time of the study was carried out in January-March, 2020. The data analysis in this study was univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square statistical test at a significance level of 95%. The results showed that H1 was accepted, meaning that there was a relationship between the quality of health services and patient satisfaction at the Bala Keselamatan Clinic with a value of p = 0.000, where the value of the quality of good health services was 75% and the value of patient satisfaction who answered was 85%. Keywords : Quality of healthcare, Patient’s satisfaction
Gambaran Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Poopo Kabupaten Minahasa Selatan Langkai, Regina Tesalonika; Maramis, Franckie R.R.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya yang diselenggarakan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama sangat penting dalam melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19, sehingga perlu adanya penyesuaian-penyesuaian dalam proses pelayanan kesehatan. Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Poopo Kabupaten Minahasa Selatan dengan menggunakan metode kualitatif dan wawancara mendalam yang diambil 8 informan. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu pada pelayanan Puskesmas pada masa pandemi di Puskesmas Poopo terdapat perbedaan pada saat sebelum pandemi yaitu adanya pembagian petugas, memiliki perubahan alur pada saat masuk terdapat proses triase, waktu tunggu yang lebih cepat dalam proses pemeriksaan dan adanya pemeriksaan Covid-19 yang diberikan Puskesmas yaitu rapid-test dan swab test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas Poopo sudah melakukan penyesuaian-penyesuaian pelayanan kesehatan serta terdapat pemeriksaan pemeriksaan Covid-19. Saran kepada pihak Puskesmas adalah kiranya selalu dapatmengembangkan pelayanan kesehatan dan dapat melakukan pelayanan yang lebih baik pada masa pandemi ini. Kata kunci : pelayanan kesehatan, pandemi covid-19, Puskesmas Poopo ABSTRACTHealth service is an effort organized by the First Level Health Facility which aims to maintain and improve public health. The role of First Level Health Facilities is very important in preventing and controlling Covid-19, so adjustments are needed in the health service process. Covid-19 is a disease caused by the Novel Coronavirus. This study aims to determine the description of health services during the Covid-19 pandemic at the Poopo Health Center, South Minahasa Regency using qualitative methods and in-depth interviews taken by 8 informants. Data analysis used source triangulation and method triangulation. The results of the study obtained were that in the Puskesmas services during the pandemic at the Poopo Health Center there were differences before the pandemic, namely the distribution of officers, having a change in the flow at the time of entry, there was a triage process, a faster waiting time in the examination process and the Covid-19 examination which was carried out. given by the Puskesmas, namely rapid-test and swab test. The conclusion of this study is that the Poopo Health Center has made adjustments to health services and there is a Covid-19 examination. Suggestions to the Puskesmas are to always be able to develop health services and be able to provide better services during this pandemic. Keywords: health services, covid-19 pandemic, Poopo Health Center  
Gambaran Perilaku Masyarakat Terhadap Tindakan Pencegahan Covid-19 Di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan Mokobimbing, Meysi Karla; Maramis, Franckie R. R.; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah COVID-19 yang muncul pada awal tahun 2020 telah menginfeksi hampir seluruh negara. Jumlah kasus penyakit COVID-19 yang tinggi menimbulkan dampak negatif dalam berbagai bidang, terutama ekonomi. Menurut WHO, perilaku pencegahan yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan secara teratur, menghindari menyentuh bagian wajah, menjaga kebersihan, menutup mulut ketika batuk atau bersin, tetap di rumah jika merasa tidak sehat, dan menjaga jarak minimal satu meter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan COVID-19 masyarakat desa Pakuweru Kecamatan Tenga  Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  yang bersifat deskriptif. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan maret-mei 2021 di desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Kuesioner berisi pertanyaan mengenai karakteristik responden dan perilaku pencegahan Covid-19 . Pengetahuan pencegahan covid 19, sikap pencegahan covid 19 dan tindakan pencegahan covid 19 disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan tentang pencegahan virus corona masyarakat dominan baik sedangkan sikap dan tindakan pencegahan Covid-19 masyarakat umumnya baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid 19. ABSTRACTThe Corona virus outbreak that emerged in early 2020 has infected almost all countries. The high number of COVID-19 cases has had a negative impact in various fields, especially the economy. According to WHO, preventive behaviors that can be carried out include washing hands regularly, avoiding touching the face, maintaining cleanliness, covering mouth when coughing or sneezing, staying at home if you feel unwell, and maintaining a distance of at least one meter. This study was conducted to determine the description of the behavior of preventing the corona virus in the Pakuweru village community, Tenga District, South Minahasa Regency. This research is a descriptive quantitative research. The research was carried out from September to November 2020 in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency. The questionnaire contains questions regarding the characteristics of the respondents and the prevention behavior of the Corona Virus. Knowledge of covid 19 prevention, covid 19 prevention attitudes and covid 19 prevention measures are presented in the form of frequencies and percentages. The results of this study show that knowledge about prevention of the corona virus in the community is dominantly good, while the attitudes and actions to prevent the corona virus are generally good. Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Prevention of Covid 19. 
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 Di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung Biney, Irianti Diana; Wowor, Ribka E.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus COVID-19 masih terus mengalami peningkatan. Upaya pencegahan pun terus dilakukan demi memutus rantai penularan COVID-19. Perilaku merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tindakan pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2021. Hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,002) dan sikap ( p = 0,015) dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung.  Kata Kunci: Pencegahan COVID-19, Pengetahuan, Sikap ABSTRACTThe number of COVID-19 cases continues to increase. Prevention efforts continue to be carried out to break the chain of transmission of COVID-19. Behavior is one of the factors that affect COVID-19 prevention measures. The purpose of this study is to find out the relationship between knowledge and attitude with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. This research is quantitative research is an analytic survey with a cross sectional study approach. The study was conducted from April to June 2021. Knowledge and attitude relationship with COVID-19 prevention measures using chi square test. The results of the analysis showed that there is a relationship between knowledge (p = 0.002) and attitude (p = 0.015) with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. Based on the results of the statistical test, it can be concluded that knowledge and attitudes have a relationship with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City.  Keywords: COVID-19 Prevention, Knowledge, Attitude 
Co-Authors A. J. M. Rattu Adam, Cicilia Miranda Adam, Hilman Adisti A Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adisti Aldegonda Rumayar Aling, Yismaya Ardhana, Reynandi Rifky Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Aurelia C. Wulandari Bawang, Jeferson Biney, Irianti Diana Chreisye K. F. Mandagi Dolongpaha, Winly Vaskiano Gusti Entaren, Hardina Debora Fachreza Pakaya Febi Kornela Kolibu Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Franckie Rudolf Raymond Maramis Frans E. N. Wantania, Frans E. N. Frans Wantania Grace E.C. Korompis Grace Korompis Graciella Moses Henry Simarmata Humokor, Ardia Cahyani Iin Deliana Ishak Injilin Sarah Eudia Meruntu Irot, Rahel Falentcia Serafim Kambey, Miracle Abygail Yolwan Kenang, Maissy C. Komaling, Pryschilya Puteri Mega Langkai, Regina Tesalonika Lebe, Klerin A. Ledy Chintia Lahaji Linoe, Ribka Gloria Lintje Kalangi Lukas, Ligriani Lumanaw, Harianto K.J Lupa, Putra E. R. Mahdi Mampa Mandagi, Chreisye K. F Mandagi, Chreisye K. F. Maramis, F , R. R. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Julio Victor Fredrik Marsella D. Amisi Masloman, Sumarty Amalia Mokalu, Gloria Mokobimbing, Meysi Karla Mukuan, Hizkia Mundung, Rulandi Muntiaha, Christania R. Onibala, Nathalia Pamolango, Fendy Pangkey, Claudia I. F. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paul A.T. Kawatu Rianna J Sumampouw Ribka Gloria Linoe Rondonuwu, Mutiara L.M. Rudy Pusung Sajow, Estefan Imanuel Salawangi, Glady Endayani Saleh, Nadiah saludung, ananda fiorelsa sihombing, Michelles F. Sondakh, Yunissia Jibriel Sulaemana Engkeng Suoth, Lery F. Suwuh, Melky Kindly Tambuwun, Prisilia Zefanya Tessa A. D. Pinontoan Tindatu, Harrol Filipus Tiwa, Linovia L. Warouw, Finny Wonok, Melvin Josua wowor, syalomita Tesalonika Wurangian, Prisilia K. Yulianty Sanggelorang Yulnisye Wansaga