Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal Valtech

PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA UNTUK MENGOPTIMALKAN OUTPUT PRODUKSI COSMETIC DI CV. AURAKU CEMERLANG COSMECEUTICAL samudera Gustitama Vandira; salmia LA; Sri Indriani
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2442

Abstract

PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA UNTUK MENGOPTIMALKAN OUTPUT PRODUKSI COSMEIC DI CV. AURAKU CEMERLANG COSMECEUTICAL ABSTRAK Samudera Gustitama Vandira, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang, Januari 2020, Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Untuk Mengoptimalkan Output Produksi Cosmetic Di CV. Auraku Cemerlang Cosmeceutical. Dosen Pembimbing: Salmia dan Sri Indriani. Auraku Cemerlang Cosmeceutical adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam kosmetik. Pada proses produksi sering terjadinya output yang tidak mencapai target yang ditentukan perusahaan sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan pendistribusian. Penelitian ini bertujuan mengukur waktu standar untuk menghitung output standart produksi dan jumlah tenaga kerja yang optimal. CV. Auraku Cemerlang Cosmeceutical ini terbagi menjadi berbagai divisi, dari berbagai divisi tersebut peneliti akan melakukan penelitian di bagian divisi pengisian dan divisi packaging pada salah satu produksi kosmetik acne lotion, karena di divisi pengisian dan divisi packaging belum menerapkan pengukuran terhadap waktu standar untuk menghitung output standar produksi dan jumlah tenaga kerja Peneliti ini menggunakan metode Stopwatch Time Study, Pengolahan data yang digunakan meliputi uji keseragaman data, uji kecukupan data, menentukan performance rating, menentukan waktu normal, menentukan waktu standart, menentukan output standart, menentukan jumlah tenaga kerja, dan menentukan perbandingan antara penambahan tenaga kerja atau penambahan jam kerja lembur berdasarkan biaya upah tenaga kerja. Dari hasil pengolahan data menunjukan bahwa waktu standar proses pengisian kosmetik acne lotion selama 2,13 menit/unit dan waktu standar proses packaging kosmetik acne lotion selama 2,17 menit/unit. Jumlah tenaga kerja optimal yang dibutuhkan untuk mencapai target output perhari perusahaan sebanyak 10 orang dengan penambahan 2 tenaga kerja yang terdiri dari 1 pekerja pada divisi pengisian dan 1 pekerja pada divisi packaging dari tenaga kerja yang sudah ada sebanyak 8 orang. Kata Kunci: Waktu Standar, Output Standar, Tenaga Kerja Optimal
UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BAGIAN PRODUKSI DENGAN 5S DALAM KONSEP KAIZEN DI PT. BOMA BISMA INDRA (PERSERO) Nanang Dwi Nur Saputro; Sri Indriani; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2662

Abstract

PT. Boma Bisma Indra (Persero) merupakan Perusahaan Milik Negara yang memiliki 3 unit usaha, dan salah satu unit yang di teliti adalah unit Mesin Dan Peralatan Industri (MPI), masalah yang sering dialami adalah tingginya kecalakaan kerja yang terjadi yang mengakibatkan berkurangnya produktivitas kerja karyawan dan tindakan yang perlu di lakukan adalah melakukan perbaikan dengan menggunakan metode 5S Konsep Kaizen untuk mengurangi kecakalaan. Usulan Perbaikan Bedasarkan Metode 5S konsep Kaizen adalah : Seiri, melakukan pemilahan antara barang yang sudah tidak dipakai dengan barang yang masih di pakai; Seiton, menata atau membuat tempat khusus untuk barang yang sudah tidak dipakai ataupun masih dipakai; Seiso, semua pekerja membersihkan stasiun kerja masing-masing dan harus ada jadwal kebersihan secara berkala untuk setiap pekerja yang bekerja di perusahaan; Seiketsu, operator harus mendapatkan pengawasan saat bekerja supaya para karyawan bekerja dengan tertib dan disiplin; Shitsuke, perusahaan sebaiknya menetapkan jadwal periodik untuk melakukan audit 5S minimum seminggu sekali.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Studi pada kantin kampus ITN 2 Malang) Jeniriana Nitjano; Nelly Budiharti; Sri Indriani
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2780

Abstract

Abstrak Kepuasan pelanggan mempunyai pengaruh dengan kualitas pelayanan yang diberikan dari suatu bisnis atau tempat kerja. Kantin ITN 2 malang yang bergerak dalam bisnis kuliner yang berupa makanan dan minuman diduga terdapat masalah dengan pelayanan jasa yang diberikan terhadap konsumen Kantin ITN 2 malang. Dari hasil penelitian dengan analisa regresi linear berganda diperoleh bahwa variabel yang berpengaruh terhadap kepuasan Pelanggan adalah bukti langsung (X1) positif dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,76. kehandalan (X2) negatif terhadap kepuasan konsumen dengan koefisien regresi sebesar -1,59. Jaminan (X3) positif dengan nilai koefesien regresi sebesar 0,52. daya tanggap (X4) positif dengan nilai koefesien regresi sebesar 1,21. Empati (X5) negatif terhadap kepuasan konsumen mempunyai koefisien regresi sebesar –0,10. Variabel berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan adalah l bukti: Lancarnya fasilitas wifi yang tersedia, kantin yang terlihat bersi dan terawat, ketersediaan tempat duduk yang memadai langsung dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,76. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan pelanggan
PENGUKURAN KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP PELAYANAN JASA PENYEBERANGAN LAUT DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (Studi Kasus PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil) Atika Febrianti; Sri Indriani; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3327

Abstract

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil salah satu pelayanan jasa penyeberangan dengan menggunakan kapal ferry, memiliki beberapa rute penyeberangan diataranya rute Singkil - Pulau Banyak. Permasalahan pada rute Singkil - Pulau Banyak adalah banyaknya keluhan yang terjadi oleh penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan prioritas perbaikan pelayanan penyeberangan laut, dalam pengukurannya menggunakan nilai GAP dan menggunakan Importance-Performance Analysis. Pengukuran tingkat kepuasan berdasarkan lima dimensi, tangibles, realibility, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil yang diperolah dari pengukuran nilai GAP berdasarkan dimensi tangibles (-0,111), realibility (-0,114), responsiveness (-0,124), assurance (-0,237), dan emphaty (0,023). Hasil analisis IPA menunjukan atribut yang perlu di prioritaskan perbaikannya adalah atribut : Memberikan informasi yang jelas ketepatan waktu keberangkatan, Cepat merespon penumpang yang datang, Kemudahan mendapatkan dan Kejelasan Informasi waktu keberangkatan dan Petugas menerapkan protokol kesehatan.
STRATEGI SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING (STP) DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK KOPI POSO Helianto Wutabisu; Sri Indriani; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3874

Abstract

Kopi Poso merupakan salah satu produk usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Poso yang mengolah biji kopi Robusta menjadi produk kemasan kopi bubuk. Dalam perkembangannya, usaha Kopi Poso sampai saat ini belum pernah melakukan analisa pasar, karena masih berfokus pada penjualan serta pengembangan produk. Sebuah strategi diperlukan untuk meningkatkan dan memperluas pemasaran serta analisa untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat sebagai konsumen terhadap produk Kopi Poso. Pada penelitian ini menggunakan metode Costumer Satisfaction Index (CSI) untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen, mendeskripsikan Segmentation, Targeting, dan Positioning (STP) dan selanjutnya menentukan strategi untuk meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk Kopi Poso. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kepuasan konsumen di peroleh dari hasil perhitungan Costumer Satisfaction Indeks (CSI) sebesar 83,22% yang menggambarkan tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut kualitas produk Kopi Poso termasuk dalam kategori “sangat puas”. Penetapan Segmentation, Targeting, dan Positioning didasarkan pada karakteristik demografis dan penilaian konsumen. Pada analisis segmentasi terbentuk 3 segmen berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan terakhir, pendapatan perbulan dan status perkawinan. Analisis targeting ditetapkan bahwa segmen 2 dan 3 yang menjadi target pasar karena memiliki persentase anggota cluster tertinggi. Positioning yang terbentuk berdasarkan penilaian responden terhadap atribut bauran pemasaran. Rumusan Strategi Pemasaran yang terbentuk dari hasil analisis terhadap produk Kopi Poso yaitu mempertahankan kualitas produk yang sudah ada, melakukan pengecekan terhadap proses produksi yang mempengaruhi rasa kopi, membuat kemasan dalam bentuk kecil (sachet) yang siap saji. Kemasan sachet juga mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang lebih murah, Dengan menambah jumlah toko, agen dan cafe/kedai kopi agar memudahkan konsumen mendapatkan produk. Promosi jangka pendek seperti potongan harga (diskon) maupun bonus. Menjalin dan mempertahankan kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta untuk mendukung promosi produk.
PENERAPAN CSI (CUSTOMER SATISFACTION INDEX) DAN STRATEGI STP (SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DAN OMZET PENJUALAN: STUDI KASUS: UMKM AYAM LENGKUAS “MAMA” CABANG DINOYO, KOTA MALANG Shinta Berlly Wiana Putri; Sri Indriani; Sumanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7353

Abstract

UMKM Ayam Lengkuas “Mama” merupakan UMKM yang menjual produk hidangan khas Minangkabau berupa ayam goreng yang diungkep lengkuas disajikan dengan nasi putih, sambal hijau, sayur singkong, dan lengkuas goreng. Dalam perkembangan usaha Ayam Lengkuas “Mama” mengalami kendala berupa penurunan omzet penjualan, tidak diketahuinya tingkat kepuasan pelanggan dan target pasar. Dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan dan omzet penjualan dapat diterapkannya metode CSI (Customer Satisfaction Index) dan STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan solusi menggunakan Marketing Mix. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk jumlah responden menggunakan Linear Time Function dengan jumlah respoden 60. Kuesioner dibagikan sebelum dan sesudah penerapan. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat CSI sebelum penerapan strategi sebesar 69,13% dengan kategori “Puas” dan sesudah penerapan meningkat menjadi 75,62% dengan kategori “Puas”, target pasar yang ditetapkan merupakan segmen 2 dan segmen 3. Positioning melalui pendekatan Price and Quality Positioning. Setelah itu diterapkan Marketing Mix sehingga omzet meningkat menjadi 59,80%.
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL PADA KARYAWAN PT. NIGIL NAL Hana Ribkah Joe Tabuni; Prima Vitasari; Sri Indriani
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7658

Abstract

PT. Nigil Nal adalah perusahaan yang beroperasi dibagian environmental khususnya penanaman tanaman tumbuhan di area lingkungan Tembagapura Papua dan di tambang PT. Freeport Indonesia. Perusahaaan ini melakukan pengambilan bibit tanaman secara langsung untuk ditanam. Kemudian untuk target para pekerja harus melakukan pekerjaan secara ekstra sehingga mengalami beban kerja, dan tingkat beban kerja yang tinggi memungkinkan pemakaian energi yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini yaitu akan menentukan skor beban kerja karyawan untuk mengetahui beban kerja mental dan fisik yang dominan tinggi yang dirasakan oleh para karyawan di PT. Nigil Nal dengan menggunakan metode NASA-TLX dan CVL kemudian akan diberikan usulan hanya berdasarkan beban kerja yang dirasakan dominan tinggi. Dalam penelitian ini pengumpulan data NASA-TLX menggunakan kuesioner dan CVL dengan pengambilan denyut nadi karyawan pada saat sebelum melakukan pekerjaan dan sesudah melakukan pekerjaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab beban kerja tinggi yang paling dirasakan oleh para karyawan adalah beban kerja fisik sehingga diberikan usulan perbaikan.
UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN DENGAN METODE MARKETING MIX (7Ps) DAN SOAR PADA STUDI KASUS CV GLORY STAR INDONESIA Yosafat Natanael Caesar Dilieano; Sri Indriani; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7679

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk mencapai 1,22% dan 1,17% pada tahun 2021 dan 2022 secara berurutan (berdasarkan lansiran dari Badan Pusat Statistik), berdampak pada peningkatan permintaan kebutuhan konsumsi produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), termasuk makanan dan minuman ringan. Berdasarkan laporan dari Statista, volume distribusi makanan ringan di Indonesia pada tahun 2020 dan 2021 secara berurutan adalah sebesar 1.183 juta kg dan 1.281 juta kg. Statista juga memprediksi kenaikan volume pada akhir tahun 2022, yakni pada angka 1.357 juta kg. Ini menjadi peluang besar bagi perusahaan distributor, seperti CV Glory Star Indonesia. Namun, pendapatan yang diterima belum mencapai target yang ditentukan, yakni terdapat total selisih sebesar Rp6,432,320,590 selama tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan upaya peningkatan penjualan menggunakan metode analisis Marketing Mix (Product, Price, Promotion, Place, Physical Evidence, People, and Process atau disingkat 7Ps) dan Strengths, Opportunities, Aspirations, and Results (SOAR). Penelitian dilakukan dengan menentukan variabel yang paling dominan atau berpengaruh berdasarkan metode analisis pertama, kemudian menentukan strategi dengan mengkombinasikan kedua metode analisis tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada total 90 responden dengan rincian 70 pelanggan dan 20 pegawai aktif. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa variabel yang paling dominan, yakni Place ( ), artinya tempat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap volume penjualan. Berdasarkan penentuan posisi matriks SOAR, didapatkan nilai tertinggi 3,331 pada strategi A-R (Aspirations-Results), artinya strategi ini perlu diprioritaskan oleh perusahaan sebagai upaya peningkatan penjualan.
PENGEMBANGAN BISNIS PAKAIAN WANITA MEREK "MUSEUM: THE STORY OF LIFE" MELALUI ANALISIS SWOT DAN QFD Yusfina Hima Darmayanti; Sri Indriani; Heksa Galuh W.
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9244

Abstract

“Museum: The Story of Life” menghadapi penurunan penjualan dan kesadaran merek yang rendah sejak 2018. Dalam mengatasi tantangan ini, dilakukan analisis SWOT dan QFD untuk memahami dan meningkatkan kinerja bisnis. Identifikasi SWOT menyoroti kekuatan personalisasi produk, beragam jenis kain, dan penekanan pada kualitas, tetapi juga menunjukkan kelemahan seperti kurangnya tenaga kerja. Peluang terletak pada segmentasi kelas atas, inovasi desain, platform digital, dan respons terhadap konsep slow fashion. Ancaman melibatkan kemunculan fast fashion dan persaingan dengan merek serupa. Meskipun nilai IFAS (0,90) dan EFAS (0,40) menunjukkan nilai rendah dalam pengelolaan peluang, posisi perusahaan di Kuadran I menunjukkan potensi pertumbuhan optimal. Disarankan menerapkan strategi progresif dengan fokus pada inovasi, pengembangan digital, dan penetrasi ke segmen kelas atas untuk membangun fondasi kuat dan terus berkembang di masa mendatang. Dengan memprioritaskan kenyamanan konsumen dan meningkatkan kualitas paska-cuci, "Museum: The Story of Life" dapat merencanakan pertumbuhan strategis dengan memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal, mempertahankan posisi kompetitif melalui personalisasi, inovasi, dan fokus pada segmen pasar kelas atas.
Penerapan Metode Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Pada Baso Aci (Studi Kasus Pada Baso Aci Nyengir) Naufal Adham Maulana; Sri Indriani; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11359

Abstract

Naufal Adham Maulana, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Penerapan Metode Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Pemasaran Pada Baso Aci (Studi Kasus Pada Baso Aci Nyengir). Dosen Pembimbing: Dra. Sri Indriani, MM dan Ir. Kiswandono, MM. Salah satu usaha kuliner Baso Aci yang berada di Kota Malang adalah Baso Aci Nyengir yang berdiri sejak tahun 2020. Dalam memulai usaha ini, Baso Aci Nyengir dihadapkan dengan banyak rintangan dan hambatan dalam persaingan harga, kualitas, kurangnya sumber daya, dan keterbatasan aset dengan kompetiror lain yang juga berjualan Baso Aci di wilayah Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan problem pada penjualan produk di Baso Aci Nyengir yaitu mengalami kenaikan dan penurunan. Penelitian ini menggunakan metode Analisis SWOT untuk menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari Baso Aci Nyengir dan menyusun Strategi Pemasaran dalam meningkatkan penjualan Baso Aci Nyengir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baso Aci Nyengir mendukung strategi agresif dengan posisi di Kuadran I (Strengths-Opportunities) dalam matriks SWOT, menunjukkan kondisi yang sangat baik untuk memanfaatkan kekuatan internal guna meraih peluang eksternal. Untuk mencapai hal ini, perusahaan harus mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran dan promosi di semua platform media sosial, serta meningkatkan pelayanan pelanggan untuk mempertahankan pelanggan tetap dan menarik yang baru. Selain itu, pengembangan produk baru, ekspansi pasar, kolaborasi strategis, serta pemanfaatan teknologi dan data juga penting dilakukan. Dengan langkah-langkah ini, Baso Aci Nyengir dapat memanfaatkan kekuatan internalnya untuk meraih peluang pasar, dan meningkatkan pangsa pasar.