Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Isolasi dan Seleksi Bakteri Proteolitik Asal Limbah Cair Tahu Sebagai Dasar Penentuan Agen Pembuatan Biofertilizer Muhammad Asril; Sovia Santi Leksikowati
Elkawnie Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v5i2.4356

Abstract

Liquid tofu waste has the effect of damaging the environment if treated poorly. The waste contains a reasonably high protein so that it can be used as a substrate for isolation of proteolytic bacteria. Proteases produced by proteolytic bacteria can hydrolyze proteins in liquid tofu waste. The results of protein hydrolysis are amino acids in the form of nitrogen. The nitrogen can be used by plants for nutritional growth so that bioconversion products from proteolytic bacteria can be used as biofertilizers. The purpose of this study was to isolate and select potential proteolytic isolates from tofu liquid waste, which could be used as biofertilizer agents. The method used was bacterial isolation, proteolytic activity test, potato decay test, hemolysis test, and antagonism test among isolates. The results showed that there were two potential isolates from 28 isolates that had been successfully isolated, namely BLT-12 and BLT 21 with each Proteolytic Index of 3.20 and 3.16, respectively. The two isolates were gram-positive in the form of basil, did not have hemolysis activity, could not decompose potatoes so that they did not have a pathogenic effect on the test plants and did not have antagonistic properties between the two others. Therefore, BLT 12 and BLT 21 isolates can be used as candidates for potential isolates of biofertilizer agents.
Pelatihan Fotografi dan Identifikasi Burung untuk Pengembangan Ekowisata Birdwatching di Pulau Pahawang Haryandi, Yopi; Nurhayu, Winati; Rahayu, Yeni; Leksikowati, Sovia Santi; Darmawan, Andy
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17562

Abstract

Pulau Pahawang di Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan ekowisata berbasis keanekaragaman hayati melalui aktivitas pengamatan burung atau birdwatching. Namun, keterlibatan masyarakat lokal dalam kegiatan ini masih rendah akibat minimnya pengetahuan mengenai identifikasi burung dan keterampilan fotografi satwa liar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan identifikasi burung dan edukasi fotografi satwa liar sebagai upaya pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan mitra lokal seperti kelompok sadar wisata dan pemuda setempat melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknik identifikasi visual maupun suara, serta pelatihan dasar-dasar fotografi menggunakan perangkat sederhana dan kamera profesional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas masyarakat dalam mengenali serta mendokumentasikan spesies burung lokal secara akurat. Selain itu, terbentuknya komunitas pengamat burung dan terciptanya katalog burung Pulau Pahawang menjadi instrumen penting dalam promosi ekowisata daerah. Melalui pendekatan partisipatif ini, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam mengelola potensi alam secara ramah lingkungan. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal mampu memperkuat kelestarian hayati sekaligus meningkatkan pendapatan penduduk melalui sektor ekowisata yang terintegrasi di Pulau Pahawang.